Kania Larasati yang sangat mengidolakan sosok Leo Hen ,penyanyi sekaligus pemain sinetron yang tengah naik daun,bisa dikatakan jika Leo Hen adalah cinta pertama nya meski hanya bisa melihat nya di sosmed atau di tv saja .
Namun rasa sukanya mendadak jadi benci karen sikap Leo Hen yang membuat nya kesal di awal pertemuan nya.
"aaaaakkkkkhhhh.....dasar kepiting rebus awas loe ya " Kania berteriak
Akan tetapi ada alasan tersendiri bagi seorang Leo Hen dengan selalu membuat Kania kesal bahkan membencinya ,hingga tanpa Leo sendiri sadari gadis yang ia buat membencinya itu sudah berhasil mencuri hati nya .
Bagaimana jadinya jika keduanya di ikat dengan tali pernikahan ? akankah kedua nya akan hidup bahagia ?
atau malah sebalik nya ?
Pasangan ini juga terkenal dengan sebutan pasangan absurd , mengapa demikian...yuk ikuti kisahnya ....
Tetap dukung author kaleng-kaleng ini ,dengan memberi like dan komentar nya jangan lupa subscribe nya juga
🙏🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon qsk sri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BTS asal-usul Munir
...🍀🍀🍀🍀...
"bang Munir......." Kania menatap tajam
sedangkan yang di tatap hanya cengengesan seraya menunjukan dua jari tengah dan telunjuk nya membentuk huruf V
"loe bohongin gue " bang Munir langsung lari terbirit-birit menghindari Kania yang sudah siap dengan sapu lidi di tangan nya
"sini loe bang ,gue cincang loe " Kania dengan kesal berlari mengejar bang Munir yang berlari ke arah pak Aji ,dan bersembunyi di belakang tubuh pak Aji.
"ampun.....Abang becanda neng ....gitu aja marah " ucap nya yang terus bersembunyi
"iih....babeh awas jangan ngelindungi dia" ucap Kania
"emang nya ada apa sih ,duh itu awas kena babeh ,kan sakit kalau kena pukul" pekik pak Aji juga ngerasa ngeri jika terkena pukulan Kania
"itu beh ,masa dia bilang kalau babeh lagi ngamuk ,emang dia kira babeh banteng apa " adu Kania ,namun bang Munir juga tak ingin kalah dia mengatakan sesuatu
"lah ,Abang ga ada bilang kang babeh ini banteng ya, itu kamu loh yang ngatain , terus tadi itu ya kang babeh ,masa tadi Kania bilang babeh telat minum obat makanya kang babeh ngamuk ,gitu kata nya " adu nya seraya menjulurkan lidah nya
"apa .....hemmm....berani nya kamu ya bilang seperti itu ,kamu fikir babeh gila hah " sengal pak Aji menjewer telinga Kania gemas
"adududuh...duh sakit beh ,ampun ...maaf beh...bang Munir ih tukang ngadu, ampun beh " pekik nya
"makanya kalau ngomong itu jangan sembarang" sengal pak Aji
"astaga....ada apa ini ,bang ...lepas "
Bu Yuli datang melerai keributan itu
"ibu....sakit huuuuu huuuu...." Kania mulai drama
"udah lepas ,kalian kenapa sih, pasti kamu provokator nya kan " tuduh ibu Yuli pada bang Munir
pak aji pun melepaskan jeweran nya , Kania langsung berlari berlindung di belakang tubuh ibu nya
"eh ko aku " bang Munir menujuk diri nya sendiri
"huuu....sakit Bu" adu nya seraya mengusap telinga nya
"alllaahh....drama ...orang jeweran nya juga pelan ko ,lebay " ucap pak Aji
"sudah-sudah kalian ini, sana kamu ganti baju abis itu kita makan ,ibu sudah buatkan makanan kesukaan mu " ucap Bu Yuli perhatian
"iya Bu , dirumah ini hanya ibu saja yang menyayangi ku " Kania mengecup pipi Bu Yuli
"Abang gak di cium juga neng " celetuk bang Munir
"Abang mau aku cium ?" tanya Kania tersenyum jahil
"kalau gitu merem " perintah Kania saat bang Munir menganggukan kepalannya
alih-alih mencium pipi bang Munir ,Kania malah meraih ikan lele yang sudah lemas di dalam ember dan menempel kan nya pada pipi bang Munir sambil terkekeh
pak Aji dan Bu Yuli hanya terkekeh pelan sambil menggelengkan kepalanya
"ko dingin " batin nya
karena penasaran bang Munir pun membuka mata nya saat merasakan sesuatu menempel di bibir nya
"taraaaaa......" Kania tersenyum lebar lalu berlari setelah meletakan kembali ikan lele itu pada tempat nya
"huuueeeekkkk......"
"pantas saja dingin abis itu bau amis lagi , hueeekk....." gumam nya
"hahaha.......mimpi apa kamu nir sampe di c*pok lele " pak Aji tergelak dan langsung dapat pukulan di bahu nya
"aduh "
"jaga omongan nya ,kalau Kania dengar kan gak baik buat telinga nya "
"dan kamu ,jangan pernah bermimpi mendapat ciuman Kania " ini yuli menatap tajam bang Munir
"becanda ko Bu " cicit nya
Bang Munir memang sudah sangat dekat dengan mereka, dari sebelum Kania lahir bang Munir yang memiliki nama asli Haryanto sudah dianggap nya anak,asal usul nama Munir itu karena dulu Haryanto yang masih berusia remaja memelihara seekor kucing yang di beri nama Munir ,kucing itu kemudian mati mengenaskan karena tertabrak mobil , Haryanto saat itu sangat terpukul hingga ia ingin orang-orang memanggil nya Munir agar Haryanto selalu merasa jika Munir nya masih bersama dengan nya , konyol memang tapi itulah fakta nya .
...☘️☘️☘️☘️...
🤣🤣🤣🤣🤣
Author hebat,semangaaaaaaaaat 👍👍👍👍👍