NovelToon NovelToon
Kelahiran Sang Penguasa

Kelahiran Sang Penguasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Fantasi Timur
Popularitas:595.6k
Nilai: 4.4
Nama Author: Badtisstha Nafta

halo guys disini saya mau memperkenalkan novel yang baru saya tulis, dan ini novel pertama saya tentang kultivator.

banyak novel tentang kultivator yang ada di sini, dan karena novel-novek itu juga yang membuat saya ingin membuat cerita tentang kultivator ini maka dari itu, jika nantinya ada sedikit kemiripan dengan beberapa novel itu karena saya menjadikan beberapa novel itu menjadi contoh atau inspirasi saya.

namun ini benar-benar murni dari pemikiran saya sendiri, semoga teman-teman pembaca suka dan selamat membaca.
jangan Lupa Kasih Like serta votenya ya agar saya dapat bersemangat lagi dalam melanjutkan cerita ini.

jika teman-teman menemukan kesalahan dalam pengetikan kata atau kalimat, mohon untuk berkometar saja, itu nantinya bisa membantu saya agar bisa berkembang lagi serta saya tau dan dapat merevisi ceritanya nanti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Badtisstha Nafta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hari Kedua Turnamen Keluarga Lin

hallo teman-teman setelah kemarin saya sedang kurang sehat.

dan sekarang sudah mendingan, semoga kedepannya saya ngak bakal telat-telat up lagi ya, maaf buat teman-teman pembaca yang udah nungguin update lanjutan ceritanya Kelahiran Penguasa Alam.

semoga kalian suka.

maaf jika masih banyak kesalahan dalam penulisan kalimat.

...Selamat Membaca......

...

" yap kena kamu hhhhh " ucap Lin Tian.

Bai Lin yang mendengar suara yang dia kenal, dia langsung ketakutan, saat dia mencoba akan kabur dia merasa kekuatannya seperti hilang, saat dia melihat kebawah, ternyata sudah ada tali yang mengikat tubuhnya, dengan array pengikat yang sangat Kuat.

" hehehehe kenapa kakak mengikatku seperti ini " tanya Bai Lin.

" ohhh kamu belum sadar ya, baiklah akan ku buat kamu sadar dengan apa yang telah kamu lakukan kepada orang-orang di kota " jawab Lin Tian.

setelah itu, Lin Tian langsung memberikan hukuman kepada Bai Lin.

...

selama semalaman kemaren, Lin Tian akhirnya bisa menangkap Bai Lin yang saat ini sedang di hukum oleh Lin Tian di belakang penginapan.

sedari awal di hukum Bai Lin sudah teriak-teriak agar dilepaskan, karena saat ini hukuman yang di terima Bai Lin adalah dengan dia di gantung di halaman belakang penginapan, serta dibawah ekor nya ada api unggun yang mulai membakar bagian ekor Bai Lin.

" Kakak, ampun!, sudah lah lepaskan aku, aku janji tidak akan mengulanginya lagi " ucap Bai Lin memohon agar di lepaskan.

" aku tidak akan percaya dengan bualanmu itu, jadi selama seminggu kedepan kamu akan seperti ini terus, dan sebentar lagi aku akan ke arena pertandingan di hari kedua ini, kamu jangan pernah sekali-kali mencoba kabur, jika kamu mencoba untuk kabur maka hukuman yang nantinya akan kamu terima saat kamu tertangkap lagi olehku akan lebih kejam dari yang sekarang ini " ucap Lin Tian mengancam Bai Lin.

" Tolong lah kak, aku kemarin cuma ingin bersenang-senang saja kak, kan kemarin kamu sedang sibuk turnamen dan aku sedang bosan jadi aku mencari kesenangan sendiri " ucap Bai Lin yang terus memohon agar di lepaskan.

" 1 hari saja ya kak hukumannya " Lanjutnya.

" ohhhh bersenang-senang, baiklah sekarang kamu bisa bersenang-senang dengan api unggu itu, jika kamu mencoba melarikan diri, hukuman kamu akan jauh lebih parah dari yang saat ini, Ingat itu! " ucap Lin Tian dengan wajah tenang namun sangat menakutkan bagi Bai Lin.

" Ayolah kak, beri aku keringanan ya " ucap Bai Lin dengan wajah yang di buat sedih.

" nikmatilah hukumanmu, dan belajarlah dari kesalahan kemarin, agar kamu tidak berulah lagi " ucap Lin Tian.

" kalau begitu aku berangkat dulu ke arena pertandingan, sampai jumpa nanti sore, dan kamu jangan pernah mencoba untuk kabur " ucap Lin Tian yang langsung pergi ke arena Turnamen Keluarga Lin.

...

di arena Turnamen saat ini, sudah banyak penonton yang hadir karena mereka penasaran dengan apa yang akan di lakukan oleh para peserta untuk hari ke dua turnamen ini dan agar mereka bisa mendapatkan peluang untuk masuk ke babak semi final nantinya.

Lin Tian yang masih dengan tampilan yang sama dengan hari pertama pun akhirnya sampai di arena turnamen, dia tidak lagi duduk di bangku penonton, melainkan duduk di bangku yang sama dengan peserta yang lain.

" selamat pagi semuanya, hari ini kita akan melanjutkan turnamen Keluarga ini, setelah kemarin kita melihat para peserta yang lolos ke babak ini, maka hari ini akan diadakan pertandingan untuk mendapatkan 10 peserta yang akan maju ke babak semi final, jika nantinya di antara kalian para peserta ada yang tidak lolos, maka kalian jangan berkecil hati, dengan kalian yang sudah lolos ke peringkat 100 besar maka itu sudah bisa dikatakan sebagai kebanggaan buat kalian, karena bagi peringkat 100 besar sudah bisa dikatakan sebagai Murid Dalam Keluarga Lin, maka dari itu kalian akan mendapatkan sumber daya yang lumayan banyak di bandingkan dengan murid Luar, serta nantinya kalian bisa mempelajari Kitab tingkat Bumi yang ada di Lantai 2 perpustakaan Beladiri Keluarga Lin kita " ucap tetua pertama.

para peserta yang masuk ke peringkat 100 besar, saat mendengar perkataan tetua pertama bahwa mereka sudah masuk ke murid dalam pun akhirnya bersorak senang, karena dengan adanya sumberdaya yang nantinya mereka dapatkan maka tingkat kultivasi mereka bisa maju ke tingkat selajutnya.

apalagi ditambah dengan mereka dapat mempelajari tehnik-tehnik yang ada di kitab tingkat Bumi, mereka jauh lebih senang, namun mereka juga tidak mengurangi semangat mereka, mereka juga ingin masuk di peringkat 10 besar walau nantinya akan sangat sulit untuk mereka lalui.

" Baiklah sekarang kita akan mengundi nomer urut kalian, nantinya jika nomer yang disebutkan muncul maka bagi para pemilik nomer tersebut dipersilahkan untuk maju ke arena pertandingan, pertandingan di babak ini akan kita lakukan seperti kemarin dimana akan ada 20 peserta yang akan bertanding dalam 1 arena, dan karena itu arenanya akan di bagi menjadi 5, dan akan diambil 2 orang pemenang yang dapat bertahan di atas arena sampai pertandingan selesai " kata Tetua Pertama.

" baik lah mari kita mulai " lanjut tetua pertama yang langsung melemparkan bola-bola kecil yang bertuliskan angka 1 sampai 5.

setelah bola dilemparkan, para peserta pun langsung menangkap masing-masing 1 bola.

" setelah kalian tau angka berapa yang kalian dapatkan, silahkan menuju arena dengan angka yang sama seperti yang kalian dapatkan " ucap tetua pertama.

para peserta pun mulai turun ke arena sesuai dengan nomer yang mereka dapatkan, begitupun juga dengan Lin Tian dan Lin shen yang masing-masing dari mereka mendapatkan nomer 3 dan nomer 5.

mereka berdua pun langsung turun ke arena yang akan mereka tempati.

" baik lah, peraturan masih sama seperti kemarin, setelah ada bunyi lonceng, maka kalian bisa langsung memulai pertandingannya " ucap tetua pertama.

setelah itu tetua pertama pun langsung membuat array pemisah antara arena yang satu dengan yang lainnya, serta pemisah antara bangku penonton dengan arena pertandingan, agar nantinya tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, serta sebagai antisipasi akan kerusakan yang kemungkinan bisa terjadi saat para peserta sudah mulai bertanding nantinya.

...

...sampai disini dulu ya readers....

...maaf jika masih banyak kesalahan dan ceritanya tergolong sedikit ngak jelas, karena ini murni dari pemikiran author sendiri....

...semoga kalian suka, dan mohon maaf bila masih banyak kekurangan, jangan lupa like dan komen agar author dapat memperbaiki kekurangan, serta jangan lupa untuk vote biar author lebih semangat lagi dalam melanjutkan cerita ini....

...see you next bab readers, semoga hari kalian menyenangkan....

^^^salam dari penulis pemula.^^^

^^^^^^Mr. B^^^^^^

1
Imam Subekti
buruk
Dian Pravita Sari
kecewa kecewa selalu itu itu terus komen komen apa gak pernah ditanggapi kok komen
Dian Pravita Sari
para peminat cerita novel tolong tinggal saja aplikasi ini krn selalu dan selalu kl cerita naskah gak diulang pasti ce
ditanya putus di tengah jalan
Dian Pravita Sari: jgn bc novel tolong gak da tanggung jaeabnya
total 1 replies
Dian Pravita Sari
menjadikan males
Dian Pravita Sari
kl. gak niat buatnaskah dan blm tamat gak deah di buat kan menjadikan pembaca kece
ea
kualitas kontrol naskah mana????
Dian Pravita Sari
percuma kritik krn gak pernah ditanggapi quity control. naskah lah paling cerita diiulsmg ulang atau cerita putus tengah jalan gak taman mengesalkan gakhbonafode blas
Alan Banghadi
Bagus lin Tian semoga kamu tambah kuat
Alan Banghadi
Itu anak kamu Patriak lihat saja Dy sudah hebat hukan
Alan Banghadi
Wow Lin tian adalah penguasa semua berhasil jadi yg terkuat👍🏻👍🏻👍🏻
Alan Banghadi
Wow Lin tian adalah penguasa semua berhasil jadi yg terkuat
Alan Banghadi
Lin tian pasti bahagia ketemu adik yg tidak pernah Dy tau
Alan Banghadi
Akhirnya Lin tian sudah kuat dan siap untuk bertempur.semangat tua 👍🏻👍🏻
spooky836
mr babi ke
spooky836
alam plagiat
spooky836
bila plagiat begitu otak ada akal xde
spooky836
plagiat
Jim Mi
awal yg baik, asal jgn putus d tengah
Ihwan Udin
boleh lah
Alif
kalau bisa setiap bab tidak usah selalu di isi tanda tangan
Muhammadjefri
Biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!