NovelToon NovelToon
Hanya Untuk Bella

Hanya Untuk Bella

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: irra

Mengandung yang panas-panas ..


Delan adalah pria pendiam dan dingin. Namun siapa sangka dibalik semua itu Delan tega merampas kehormatan seorang gadis belia yang memujanya yaitu Bella dengan memanfaatkan kepolosan dan perasaan gadis itu. Tidak seperti janjinya yang akan bertanggung jawab namun Delan malah pergi menggapai impiannya dan tidak pernah kembali

Bertahun-tahun Bella menunggu namun Delan tak kunjung kembali sampai akhirnya mereka tak sengaja bertemu dengan keadaan yang tak lagi sama, pria pujaan Bella itu sudah menikah dengan wanita lain


Jadi apa yang harus Bella lakukan??


Peran utama adalah sang pelakor, penasaran? baca selanjutnya ➡


Tinggalkan jejak , like & vote untukku ya 🖐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon irra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Honeymoon part 2

🌹🌹🌹

Delan semakin mendekap tubuh itu dengan bibir yang mulai merakus dan menuntut. Delan juga membalikan tubuh Bella menbuat wanita itu menghadapnya. Ciuman mesra itu berubah jadi panas saat Delan mulai memakai lidahnya menekan tengkuk Bella agar ciuman mereka semakin dalam

Delan menarik pinggang itu menempel pada tubuhnya. Satu jemarinya juga tak diam menyusup kebalik gaun Bella, menyerbu paha, meremasnya dengan gemas lalu menyusup kebalik cd Bella

" Aaahhh .. " Bella melepaskan bibir itu begitu saja, wajahnya menengadah keatas membuat Delan leluansa menjamah lehernya

" Aahhh ahhh .. " Bella mulai merintih saat jari tengah Delan menyeruak masuk membelah kewanitaannya yang masih rapat

" Bella kamu masih sama." Bisik Delan, keduanya benar-benar bercumb* dipesisir pantai, untung saja vila mereka jauh dari masyarakat dan jarang terjamah wisatawan sehingga pantai itu sangat sepi tanpa pengunjung

Delan mulai mempercepat gerakan tangannya dibawah sana, ia sangat tak tahan mendengar rintihan Bella. " Aaaah ohhh Delan emmmh .. " sekujur tubuh Bella terasa panas saat ini, tubuhnya juga meliuk tak karuan

" Delan aku .. "

Bibirnya terus mencumbu* leher Bella dengan jemari semakin cepat tak terkendali dibawah sana membuat Bella tak tahan dan akhirnya menjerit, kedua tangannya mencengkram kemeja hitam Delan. Bella memeluk leher Delan dengan nafas tersengal. Delan segera menurunkan Bella yang bahkan belum siap, pria menarik Bella dan berjalan tergesa-gesa karena hasratnya yang sudah tak tertahan lagi pada Bella

Tiba dikamar Delan segera mengunci pintu ia mendekati Bella yang mematung didepan ranjang. Wajah Bella tampak dipenuhi rasa gugup karena pandangan Delan yang penuh terkaman padanya. Delan menjulang tinggi didepan Bella, keduanya saling menatap beberapa saat. Kedua tangan Delan hinggap dibelakang membuka tali pengikat dileher Bella sehingga saat tali itu terlepas, gaun Bella langsung jatuh kelantai

Untuk sesaat Delan tampak meneliti bentuk tubuh berlekuk itu dengan jakun naik turun." Bella. " panggil Delan pada Bella yang menunduk malu, wanita itu mengangkat wajahnya

" Aku menginginkanmu Bella, bolehkah aku melakukannya malam ini?"

Bella mengangguk malu membuat Delan tersenyum lalu kedua tangannya menyentuh pinggang Bella, sekujur tubuh Bella terasa memansa saat itu. Kedua tangan itu merayap naik keatas pada pengait bra, seketika itu juga bra itu jatuh kelantai bersaman dengan buah dada yang menggantung didepan mata Delan

Delan belum menyentuh buah dada itu, pria itu beralih pada cd hitam Bella. Menariknya dengan gaya pelan kebawah, pria itu benar-benar menelanjangi Bella didepan matanya. Bella semakin gugup saat Delan mendorongnya duduk diatas kasur, Delan mulai mendekat, menumpu kedua tangannya kebelakang tubuh Bella

" Bella malam ini kamu sangat cantik." puji Delan mencoba membuang rasa canggung, sebenarnya Delan juga sangat gugup namun pria itu pandai menyembunyikannya dari Bella

" Terima kasih." saut Bella. Delan tersenyum lucu dengan jawaban itu, bahkan Bella tampak tak berani menatap mata Delan

Dan hal pertama yang Delan cicipi adalah bibir Bella, bibir merah chery itu kembali Delan jamah dengan ciuman mautnya. Bella selalu kewalahan karena Delan yang rakus dan lihai. Lalu bibir itu mulai turun kebawah pada leher yang sudah terdapat dua tanda merah, Delan kali ini menambahnya lagi menjadi empat

Delan semakin turun, pria itu berlutut dibawah Bella dan mulai menjamah buah dada Bella. Puncaknya yang merah muda menjadi perhatian Delan, bibirnya mulai menyentuh membuat Bella merintih apalagi saat Delan mulai memasukan kedalam mulutnya, Bella mulai tak bisa mengendalikan pikirannya, suara wanita itu mulai kencang

" Delan aahh ahh uhmmm .. " Bella menjambak rambut Delan, pandangannya pada Delan yang menyusu lahap padanya. Tubuh Bella meliuk tak karuan karena itu dan semakin tak karuan saat Delan semakin kebawah. Bella menjerit lagi, ia tak menyangka Delan akan sampai sejauh itu

" Aahh Delan kamu .. " Bella mengulum jemarinya sendiri melihat Delan dibawah sana, pria itu benar-benar memanjakan Bella. Lidah dan bibirnya sangat terasa dibawah sana di area sensitifnya hingga mengeluarkan suara decak mesum. Dan akhirnya Bella melepaskan rasa nikmat itu untuk kedua kalinya. Bella mencoba mendorong kepala Delan saat itu tapi pria itu malah semakin menarik tubuhnya mendekat dan sesapan kuat itu membuat bibir Bella menganga lebar dengan kepala menengadah keatas dan kedua tangan yang bertumpu kebelakang hingga kedua gunung kembarnya membusung kedepan

Aah Bella bahkan masih belum siap dan masih terengah, Delan sudah memangku wanita itu ketengah. Delan mendudukan dirinya diantara paha Bella, menatap lekat tubuh Bella yang tak berubah sedikitpun. Kedua puncak dada itu masih sama masih merah muda dengan putin* seujung jari kelingkingnya, juga kewanitaan yang terurus dengan bulu-bulu yang kontras dengan kulit putih Bella. Hanya saja yang membedakan adalah buah dada Bella yang lebih besar dan kulit yang semakin putih

Delan membuka seluruh pakaiannya dihadapan Bella membuat wajah itu kian memerah dan memanas. Bella juga meneguk ludahnya kasar melihat sesuatu yang menantang didepan matanya. Dan Bella kian gugup saat Delan mendekat mensejajarkan wajah mereka, pria itu juga menarik satu jemari Bella dan dituntun pada miliknya yang telah berdiri tegak dan ukuran besar membuat Bella sedikit bergidig takut, dulu adik Delan membuatnya kesakitan

" Kamu harus menyukainya mulai sekarang." Bella menegang saat menyentuh benda keras dan panjang itu, lalu tatapannya pada Delan yang tampak menikmati sentuhannya dibawah sana, bibir pria itu sedikit menganga

Dan Bella semakin menegang saat Delan merubah posisinya. Pria itu menjauh dari Bella dan membuka kedua pahanya. Bella menggigit bibir bawahnya saat merasakan benda keras itu terasa hangat menyentuh permukaan kulitnya

" Aaahh .. " Bella mulai merintih lagi, namun rintihan sakit saat Delan berusaha mendorong adiknya untuk masuk. Untuk beberapa saat pria itu berhenti dan menatap Bella yang menatapnya, lihatlah rambut Delan yang basah menambah keseksian dan ketampanan pria itu dimata Bella, bahkan mereka belum melakukan kegiatan inti, tubuh mereka sudah basah oleh keringat

Tapi tak lama Delan mendekat mendaratkan bibirnya dibibir Bella, mengecup bibir itu dengan lembut." Tahanlah, ini pasti akan sakit." bisik Delan, dan sebuah dorongan kuat menembus pertahanan Bella membuatnya menjerit merasakan sakit seperti dulu, Bella sampai menitikan airmata karena itu

" Aaahh sakit .. "

" Huuu sakit Delan .. " Delan hanya mencium bibir Bella untuk menenangkannya dan menautkan satu jemarinya pada jemari Bella yang menyentuh dadanya. Pria itu mulai menggerakan tubuhnya dengan pelan mencoba memberi waktu Bella untuk menyesuaikan diri

" Delan .. "

" Sebentar hmm, ini tidak akan lama."

" Uuuh .. " Delan tersenyum lucu mendengar rintihan sakit itu

Setelah cukup lama merasakan sakit, akhirnya Bella merasakan lagi rasa nikmat itu. Rintihan Bella mulai kencang memenuhi kamar itu. Sementara Delan, pria itu asyik mencumb* buah dada Bella, bak bayi yang menyusu pada ibunya dengan satu tangan yang juga main disana

Setelah lama dalam posisi itu Delan mulai mengubah gaya, Pria itu bangkit membuka kedua paha Bella dengan lebar. Saat itu Bella merasakan tubuhnya benar-benar terguncang hebat karena gerakan cepat Delan, tak hanya dalam ciuman saja namun dalam persetubuhan pun Delan sangat lihai mampu menaklukan Bella hingga ia merengek meminta untuk pelan-pelan namun tak digubris Delan, pria itu malah kian berpacu, mendengar jeritan Bella membuatnya merasa puas

" Ouuhh Bella .. " Delan mulai membantu Bella membuat berisik kamar honeymoon mereka, kedua tangannya juga mulai berpindah pada pinggang lalu semakin berpacu hingga benturan tubuhnya dan Bella menambah suara erotis malam ini

Dalam setengah jam ini Bella sudah tujuh kali melepaskan kenikmatannya tapi Delan masih saja seperti itu, mengguncang tubuhnya tanpa ampun membuat Bella merasakan sedikit perih dibawah sana. Jeritan Bella bahkan tersendat akibat guncangan ditubuhnya yang terlalu cepat. Bella juga dapat merasakan kasur empuk itu bergoyang kencang, sejujurnya Bella takut kasur itu rusak karena Delan

Delan yang lemah dan bertahan dua menit dimata Angela itu kini sangat perkasa dan jantan untuk Bella, lihatlah Delan masih tak ada tanda-tanda untuk berhenti sampai detik ini. Hingga getaran itu Bella rasakan kembali, rasa nikmat itu mulai berpusat diinti Bella

" Aah Delan .." jerit Bella mencengkram sprei yang sudah tak berbentuk itu dengan kedua tanganny

" Tahan Bella, kita sama-sama." sautnya parau lalu mendekat, merengkuh tubuh Bella dengan erat. Bibirnya mencium bibir Bella beberapa saat sebelum guncangan hebat disertai ledakan hangat dirahim Bella. Saat itu tubuh Bella bergetar lagi, cairannya kini membaur bersama sperm* Delan. Untuk pertama kalinya Bella merasakan kehangatan itu, rasa lengket dan tentunya nikmat yang sangat luar biasa untuknya dan Delan

-

-

1
Nia Nara
Karakter bella di cerita ini agak gampangan ya
lisa lisa
astaga msh sangat bocah
Siti Juliana
lanjut kk
Siti Juliana
akhirnya kau kembali thor...
Muslimin Asifah
sama kak aku juga nangis baca novel ini
Nur Haena
lanjuttt kak😊
Wiwin
Luar biasa
Dewi Ansyari
Pevita yg sabar ya😭😭😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 😱 Kenzi benar2 jahat membunuh anak Pevita dan Milan yg masih seumur jagung 😭😭😭😭😭Bahkan hampir membunuh Eleanor😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 😱 menakutkan semoga saja Bayi dalam kandungan Pevita baik2 saja dan juga Eleanor😭😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 😱 kok jadi makin degdegan deh
Dewi Ansyari
Astaga 😱 sedih banget😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Semoga Milan bisa berjuang untuk Pevita dan Eleanor sedih banget😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 🤦🏻 seharusnya Pevita jujur saja pa Mila kalo Dy punya putri Eleanor
Dewi Ansyari
Kasihan Pevita di marahi Laura 😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga Laura kayaknya akan jadi duri dalam daging deh, dan Dy akan membuat persahabatnnyna dengan Pevita kacau hufff
Dewi Ansyari
Pevita pasti akan menyesal dan menangis lagi atau malah trauma😔
Dewi Ansyari
Astaga 😱 Pevita kebablasan dan Milan kali ini membantu Pevita 😭😭😭😭
Dewi Ansyari
Astaga 😱 kenapa Milan dan Pevita bertemu lagi, ada apa ini thorr?
takutnya Pevita trauma lagi😔
Dewi Ansyari
Semoga Pevita selamat 😭😭😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!