NovelToon NovelToon
Marsyalfa Gadis Istimewa

Marsyalfa Gadis Istimewa

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Mata Batin / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:556.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: naely taufiqoh

Marsyalfa gadis indigo yang memiliki kemampuan melihat makhluk tak kasat mata, tidak hanya itu syalfa juga bisa melihat masa depan, hanya saja tidak berlangsung lama.

petualangan menolong banyak ora yang yang terjebak di sebuah kampus yang memiliki banyak misteri.

banyak jiwa yang terjebak di sana, siapa pelaku sebenarnya yang menjadikan seluruh mahasiswa menjadi korban? bagaimana cara mereka bertahan hidup?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon naely taufiqoh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Villa

aaaahhhh, pergi!! pergi! jangan ganggu aku! pergi!!"

terdengar suara teriakan dari arah belakang bangunan itu.

pak Hanz dan Rania langsung bergegas ke arah suara teriakan itu.

ada seorang lelaki seumuran pak Hanz sedang meringkuk di sebuah ruangan yang terbuka.

"pak, bapak kenapa?" tanya pak Hanz menepuk pundak lelaki itu.

"aaaaaah, jangan ..jangan ganggu aku ".

" pak..pak..lihat saya pak" kata pak Hanz yang kini memegang kedua pundak lelaki itu.

Lelaki itu mendongakan wajahnya menatap orang yang memegang kedua bahunya.

"Tolong saya pak, suara itu terus mengganggu saya setiap hari"

" Tenang lah dulu pak, ini minumlah dulu biar bapak tenang" kata pak Hanz memberikan sebotol air mineral yang di bawanya.

" Terimakasih pak".

" Iya, nama bapak siapa?"

" Saya Ujang pak"

" Saya Hanz , dan gadis di dekat saya ini rania."

Rania mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan pak ujang, yang di sambut langsung oleh pak ujang.

"pak ujang kenapa bisa ada disini?" Tanya pak Hanz heran, karena disini sangat sepi tanpa ada rumah di sekelilingnya.

"Saya bekerja disini pak"

"Apa bapak disini seorang diri?"

" Iya pak, sebelumnya saya tinggal di belakang villa ini dengan ayah saya, tapi beliau sudah meninggal".

" Saya turut berdukacita pak atas meninggalnya beliau" kata Rania menimpali.

" Iya, lagi pula ayah saya meninggal juga sudah lama".

" Pak Ujang, kenapa tadi berteriak? Memangnya bapak mendengar suara apa?". tanya pak Hanz.

"Saya sering mendengar suara teriakan seorang wanita pak?"

" Sejak kapan bapak mendengarnya?".

" Belum lama ini pak".

" Apa bapak mendengar suara teriakan seperti merasa kesakitan? Atau teriakan kesedihan? Apa Bapak juga merasa ada angin yang sangat besar menerpa tubuh dan wajah bapak?''.

"Iyah, saya merasakan itu beberapa hari ini , tapi bagaimana bapak bisa tahu?"

" Apa bapak mengenali suara itu?"

"Iya pak, saya mengenalinya, tapi saya tidak melihat siapapun saat suara itu menggema di pendengaran saya?".

"Itu jiwa yang tertinggal, jiwa yang sudah bersemayam lama di suatu tempat, tapi ada sesuatu yang datang mengganggunya, sehingga secara tidak langsung membangkitkann ya kembali"

"Apa itu mungkin?" Ucap pak Ujang lirih.

"Maksud bapak?" Tanya Rania mulai penasaran.

" Siapa pemilik suara itu? Bapak mengenali suaranya?".

"Iya pak, suaranya mirip dengan " fadhiya".

Setelah pak Ujang mengucapkan nama itu , tiba tiba datang burung gagak yang cukup besar terbang berputar putar di atas kepala mereka.

semua orang menunduk, menghindari burung gagak itu, namun tidak lama burung itu pergi entah kemana.

"Siapa dia pak? " Tanya Rania.

" Dia salah satu mahasiswa di kampus dekat vila ini, setiap mahasiswa yang berkuliah disini, namun tidak memiliki tempat tinggal atau rumah mereka jauh, mereka akan tinggal di vila ini".

" Ada berapa mahasiswa yang tinggal di sini saat itu pak?".

" 2 orang semua wanita".

"Apa bisa bapak beritahu siapa namanya selain fadhiya?".

"Namanya Ashita".tapi Ashita jarang menginap disini, karena dia juga bekerja di sebuah restoran. dia akan menginap kalau keadaan darurat saja, atau pas libur kerja. jadi fadhiya sering tinggal sendiri di vila ini".

" Apa bapak tahu, mereka sekarang dimana?".

Mendapat pertanyaan seperti itu wajah pak Ujang mendadak pucat pasi.

"Bapak merahasiakan sesuatu?" Tanya pak Hanz yang mulai curiga melihat perubahan pada wajah lelaki di depannya.

" Maafkan saya" pak Ujang yang menangis histeris.

" Tenang lah pak, bapak bisa cerita pada saya jika bapak mau, mungkin itu bisa meringankan beban pak Ujang, atau siapa tahu kami bisa membantu". Kata pak Hanz.

"Sebenarnya fadhiya sudah meninggal pak".

Jedaaar

Suara petir tiba tiba terdengar dengan suara hujan yang cukup lebat. Membuat ketiganya terlonjat kaget.

" Huuh ,itu petir bikin orang jantungan saja" Rania mengelus dadanya akibat terkejut.

"Tadi perasaan cuaca tidak mendung kenapa jadi hujan begitu" kata Rania masih mengelus ngelus dadanya.

Pak Hanz tidak menghiraukan perkataan Rania, dia menatap pak Ujang kembali.

"Meninggal? Sejak kapan?"

"Iya, itu sudah berlangsung lama pak".

1
Aeniah Nia
luar biasa bagus
Zainuri Zaira
ngeri banget yh bcax
Mila Karmila
curiga hbs semua nanti temnx cb perhatikan jg tmnx jngn ngurus diri sendiri, kacau deh g ada yg perduli
Mila Karmila
kok g ada yg sholat ya supaya setan takut
echa purin
/Good/
Dk
lanjut sambungan ceritanya thor
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒓𝒖 𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒖𝒎𝒑𝒂𝒉 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒃𝒆𝒏𝒆𝒓" 𝒈𝒂𝒌 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝒌𝒆𝒏𝒂𝒎𝒂𝒂𝒏 𝑴𝒂𝒓𝒊𝒐 𝒉𝒓𝒔 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒔𝒊𝒉 😭😭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑻𝒉𝒐𝒓 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒈𝒂𝒌 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝒌𝒍 𝑴𝒂𝒓𝒊𝒐 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 😭😭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝑮𝒊𝒂𝒏𝒐 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕 𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒃𝒆𝒏𝒆𝒓" 𝒕𝒆𝒈𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒂𝒓𝒕 𝒊𝒏𝒊 😱😱
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕 𝒚𝒂 💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝒏𝒂𝒏𝒕𝒊 𝑴𝒂𝒓𝒊𝒐 𝒋𝒈 𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏𝒈𝒈𝒂𝒍 𝒌𝒂𝒓𝒏𝒂 𝒎𝒆𝒍𝒊𝒏𝒅𝒖𝒏𝒈𝒊 𝑺𝒚𝒂𝒍𝒇𝒂 🤔😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒏𝒂𝒑𝒂 𝒆𝒏𝒈𝒈𝒂 𝒅𝒓 𝒂𝒘𝒂𝒍 𝒔𝒊𝒉 𝒃𝒂𝒏𝒕𝒖𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒋𝒅 𝒈𝒂𝒌 𝒃𝒏𝒚𝒌 𝒌𝒐𝒓𝒃𝒂𝒏 𝒚𝒈 𝒃𝒆𝒓𝒋𝒂𝒕𝒖𝒉𝒂𝒏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒚𝒐 𝑲𝒂𝒓𝒊𝒏𝒂 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂𝒏𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒎𝒆𝒏𝒆𝒈𝒂𝒏𝒈𝒌𝒂𝒏 😱😱
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒍𝒊𝒂𝒏 𝒑𝒂𝒔𝒕𝒊 𝒃𝒊𝒔𝒂 💪💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝒍𝒈
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒑𝒆𝒓𝒋𝒖𝒂𝒏𝒈𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝒊𝒕𝒖 𝒍𝒉𝒐 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒂𝒔𝒊𝒉𝒂𝒏 𝑴𝒐𝒍𝒚 😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!