NovelToon NovelToon
Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS

Cara Menjadi Kaya : BERNAFAS

Status: tamat
Genre:Fantasi / Tamat
Popularitas:6.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Dyoka

Bagaimana caranya untuk menjadi kaya? Bekerja? Berinvestasi? Itu adalah cara klasik. Semua orang bisa melakukannya.

Namun berbeda dengan Andi. Jika semua orang menjadi kaya dengan bekerja keras, maka yang Andi lakukan hanya diam menikmati harinya. Yang perlu ia lakukan hanyalah bernafas. Iya bernafas.

[Ding]

[Level : 1 (10000/100000)

[Host masih berada di level 1. Tingkat konversi : setiap nafas dihargai dengan satu rupiah]

[Host perlu mengeluarkan uang untuk bisa meningkatkan level. Semakin tinggi level semakin tinggi pula tingkat konversi]

[Selamat berjuang menghabiskan uang Host]

----

Yang perlu Andi lakukan hanyalah bersantai dan menghabiskan uangnya untuk bisa bertambah kaya. Cukup mudah bukan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dyoka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Rencana Jahat Jony

Jony menendang dengan keras ban mobilnya. Kemarahan nampak jelas terpancar di wajahnya. Pemuda itu baru saja mendatangi pemilik rumah dan pertokoan yang ada di gang belakang sekolahnya. Namun ia gagal mendapatkan rekaman video CCTV dari perkelahian yang terjadi di sini pagi tadi.

Para pemilik CCTV itu mengatakan pagi tadi ada seorang pemuda yang membeli rekaman CCTV selama dua hari belakangan. Ia memberikan uang lima ratus ribu untuk setiap CCTV. Dan di sepanjang jalan ini setidaknya ada sepuluh rumah dan pertokoan yang memiliki CCTV.

Dari ciri-ciri yang mereka berikan, Jony tahu pemuda yang membeli rekaman CCTV tersebut adalah Andi. Ia yakin anak itu meminta sahabatnya, Brian, untuk mengirimkannya uang agar bisa membeli rekaman CCTV dari semua pemilik CCTV di gang ini.

“Sial. Aku kalah cepat darinya. Pasti ini ide Brian untuk membeli rekaman CCTV itu, dan aku yakin cecunguk itu meminta uang kepada Brian untuk bisa membeli semua rekaman CCTV. Kalau tidak, dari mana dia mendapatkan uang sebanyak itu.”

“Anak miskin seperti dia hanya bisa menjadi lintah bagi temannya yang kaya. Si Brian itu juga sama saja. Kenapa juga dia mau berteman dengan anak miskin seperti dia. Yang ada dia akan terus dimanfaatkan seperti ini.”

Jony mengacak-acak rambutnya sembari berteriak dengan penuh kemarahan. “Arrggghh. Jika begini rencanaku untuk menjebaknya gagal. Karena kamu sudah melakukan hal ini, kamu memaksaku untuk bertindak jauh lebih keji dari pada ini.”

Jony kemudian meraih ponselnya yang ada di sakunya. Ia mencari nama Rendi di antara nama-nama yang ada di kontak ponselnya. Setelah menemukannya, ia kemudian menelfon temannya itu. Ada hal yang perlu ia lakukan untuk memberi pelajaran kepada Andi, dan Rendi dapat membantunya untuk melakukannya.

“Hallo Jony temanku. Ada apa kau menelfonku?” Sapa Rendi ketika telfon Jony tersambung.

“Hallo Rendi. Aku tidak akan berbasa basi denganmu. Sekarang aku butuh bantuanmu. Kau bilang kau memiliki kenalan seorang preman bukan? Aku mau kau menghubungi mereka. Aku akan memberikan tugas kepada mereka untuk menghajar seseorang.”

“Jika mereka berhasil, aku akan membayar sepuluh juta kepada mereka. Tenang saja kau juga akan aku beri uang dua juta jika preman yang kau suruh ini benar-benar berhasil melaksanakan tugas yang aku berikan.” Jelas Jony.

“Wow, wow, wow. Tunggu dulu, kenapa kau tiba-tiba meminta preman untuk menghajar seseorang? Bukannya kau tidak mau berurusan dengan mereka karena kau tidak mau merusak citra ayahmu. Lalu kenapa sekarang kau tiba-tiba ingin menyewa jasa seorang preman?”

Rendi tidak percaya dengan apa yang ia dengar. Seorang Jony yang selama ini tidak mau berurusan dengan preman tiba-tiba saja mengatakan akan memakai jasa mereka untuk menghajar seseorang. Siapa dia yang berhasil memantik kemarahan Jony hingga membuatnya menggunakan jasa preman?

Rendi tebak orang ini cukup hebat dalam bertarung. Jika tidak, kenapa Jony memilih memakai jasa preman. Bukannya dia memiliki sembilan anak buah. Rendi rasa mereka saja sudah cukup untuk memberi pelajaran seseorang. Hal ini membuat Rendi pensaran dengan identitas target Jony.

“Aku akui anak ini terlalu kuat. Anak buahku tidak sanggup menghadapinya. Mereka lari ketakutan ketika berhadapan dengannya. Jadi aku harus memakai jasa preman untuk memberi pelajaran kepada anak ini. Jika tidak namaku bukan lagi Jony.”

“Fiuh.” Rendi bersiul pelan. “Jadi siapa dia yang memiliki kehormatan untuk bisa membuat Tuan Muda Jony menyewa jasa preman untuk menghajarnya. Sangat spesial sekali dia. Apa kau bisa memberitahuku siapa dia?” tanya Rendi penasaran.

“Andi. Kau ingat cecunguk itu jago silat. Anak buahku tidak akan bisa menghajarnya. Yang ada mereka dipermaikan oleh cecunguk itu. Jadi, aku ingin memberi pelajaran anak itu dengan memakai jasa preman. Ingat satu hal, jika preman yang kau hubungi itu membawa lebih dari sepuluh orang.”

“Jangan lupa untuk membawa senjata tumpul. Aku hanya ingin preman-preman itu menghajarnya dan mematahkan beberapa tulang cecunguk itu. Tidak perlu menghajarnya setengah mati. Aku masih waras. Aku tidak ingin urusan ini panjang ke polisi. Ini bisa merusak citra ayahku. Jika tidak, aku akan dihajar oleh ayahku.”

“Baiklah, baiklah. Aku akan menghubungi preman kenalanku dan mengatakan sebuah permintaanmu. Tetapi kamu perlu mentrasfer uang mukanya terlebih dahulu. Kamu tahu sendiri bukan mereka tidak akan mengambil tindakan jika tidak ada uang.” Jelas Rendi.

“Tidak masalah. Akan aku transfer uang lima juta kepadamu. Kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk uang muka. Sisanya akan aku bayar ketika mereka selesai melaksanakan tugasnya.” Jelas Jony.

“Siap Bos Jony.” Setelah berkata demikian, Rendi menutup sambungan telfonnya dengan Jony.

Sebuah seringai terlihat menghiasi bibir Jony. Ia seolah bisa membayangkan penderitaan yang akan diterima oleh Jony setelah ini. Pemuda itu tidak sabar melihat hal itu terjadi.

“Lihat saja Andi. Setelah ini aku yakin kamu tidak akan berkutik. Para preman itu bukanlah anak SMA yang masih amatiran dalam bertarung. Aku yakin setelah ini kamu hanya bisa terbaring lemah di ranjang setelah preman-preman itu menghajarmu.”

*****

Sementara itu, Andi yang tengah menunggu sepedanya selesai diperbaiki tidak mengetahui rencana jahat yang dibuat Jony untuknya. Pemuda itu kini sibuk melihat panel status miliknya.

[Ding]

[Modul Menjadi Kaya]

[Level 5 (13355000/100000000)]

[Saldo Host : Rp 25.144.200,-]

[Tingkat Konversi : 1 kali nafas \= 11 rupiah]

[Misi : --- ]

[Penyimpanan : - Voucer Cashback 200% (3/3)]

[Kemampuan : - Lidah Manis : Selamanya]

[Selamat berjuang menghabiskan uang Host]

Ia sudah menyisihkan uang lima juta rupiah ke dalam rekening bisnisnya kemarin. Dengan begitu Andi tidak perlu lagi kebingungan membedakan uang miliknya dan uang dari hasil bisnisnya. Saldo pribadi Andi akan bertambah jika ia mentrasfer laba yang ia terima dari rekening bisnisnya ke rekening pribadinya.

Tadi Andi juga sudah mengeluarkan uang lima juta rupiah untuk membeli rekaman vido CCTV. Meski ia mengelurkan uang cukup banyak untuk mendapatkan semua rekaman itu, Andi rasa itu tidak masalah. Sekarang ia memiliki uang yang cukup banyak, jadi tidak masalah untuknya mengeluarkan uang sebanyak itu.

Apalagi semua ini untuk membalaskan sakit hatinya kepada Jony dengan cara yang elegan. Baginya tidak masalah. Andi yakin sekarang ini Jony sangat marah padanya ketika mengetahui semua rekaman CCTV sudah ia beli semua. Pemuda itu pikir ekspresi marah Jony akan sangat lucu untuk dilihat.

“Ini semuanya sudah selesai.” Ucap pemilik bengkel di mana Andi membetulkan sepedanya.

Hal tersebut membuat Andi menghentikan lamunannya. Pemuda itu kemudian berdiri dan menghampiri pemilik bengkel.

“Berapa Mas semuanya?”

“Semuanya empat ratus ribu rupiah.”

Andi mengeluarkan uang empat ratus ribu dari saku celananya. Ini adalah uang yang ia terima dari antek-antek Jony. Untung dia tadi mengambil uang ini dari antek-antek Jony. Dengan begini ia tidak perlu mengeluarkan uang dari kantong pribadinya untuk memperbaiki sepeda miliknya.

Setelah membayar semuanya, Andi membawa pergi sepedanya.

[Ding]

[Modul Menjadi Kaya]

[Level 5 (13355000/100000000)]

[Saldo Host : Rp 24.745.000,-]

[Tingkat Konversi : 1 kali nafas \= 11 rupiah]

[Misi : --- ]

[Penyimpanan : - Voucer Cashback 200% (3/3)]

[Kemampuan : - Lidah Manis : Selamanya]

[Selamat berjuang menghabiskan uang Host]

1
ephyra
perintis
Eko Cahyono
Sindiran keras buat pemerintah.
Gaji guru 10 juta di novel.
Di realita gaji guru rendah apalagi guru honorer gak sampe 500 ribu sebulan, bahkan ada yg gak sampe 300 ribu.
Ardi Provision
nanti keluarga jony rugi 20m mc rugi 50 m taktik bisnis mc sangat luar biasa 😂😂😂
Ardi Provision
masak ia thoor 😂😂😂
Ardi Provision
habis dibeli lalu diturunkan harga saham yang rugi bukan saja joni tapi juga mc ini apa karena terlalu pintar ya
Ardi Provision
jangan sepele dengan tamat SMA dinegri konoha gak tamat SMA bisa jadi orang kedua 😁
Ardi Provision
hadeuh mc ini kalung aja bisa kececer kurasa joni nya kalau gak lengket juga bisa kececer, pas mau BAK baru kelimpungan 😂😂😂
Ardi Provision
oooohh pikir mau disimpan terus 😂😂😂
Ardi Provision
bakal dapat masalah lagi nih sama orang tua mc 😂😂😂
baru kali ini baca novel sistem yang mc nya gak mampu menjelaskan uangnya 😁
Ardi Provision
goblok, bukan nya pergi dan beli di toko sebelah sebagai pukulan tidak langsung, kurang ide ya thoor, jangan marah ya 😁😁
Ardi Provision
merek buah mangga digigit tupai ya thoor 😂😂😂
Ardi Provision
mc terlalu kemarok nanti kurang ide untuk menjelaskan hadeuh thoor
Ardi Provision
ditempat kami anak gebernur atau pengusaha tidak berebut parkiran
Ardi Provision
hal pertama yang perlu author perhatikan sebelum menulis cerita sistem adalah sistem sesuatu diluar akal sehat dan bukan buatan manusia karena tidak ada produk manusia yang bisa memberi kan sesuatu diluar akal sehat
Ardi Provision
untuk apa disimpan?
Ardi Provision
uang 5 juta bisa jadi pemilik saham 40% yang buat, antar dan pemilik resep cuma 60 % gila benar sistem bisnis nya 😂😂
S P Lani
sistem nya yg goblog ngapain sistem kalau ga tau ada bahaya .tau nya udah di dpn mata baru pperingati .tolol penulis anda buat sistem .bahkan Dinda sebagai musuh utama yg ada di sebelahnya tidak bisa di ditek ngapain aja sistem nya
S P Lani
195 gue skip males bacanya anjng
S P Lani
melebar ke mana mana alur ceritanya s makin ga jelas nih penulis ceritanya sok misterius dgn penerus palsu sekarang cuma nanya minta info aja sampe harus balapan .ga jelas anjng
S P Lani
kayanya si Brian yg jadi penghianat ya ga penulis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!