Sekelumit kisah cinta seorang Gadis (muslimah) dari keluarga Ningrat yang mengejar cintanya sampai menyeberangi samudra. Perjuangannya tak semulus yang diimpikan, karena sebagai keturunan Ningrat (Berdarah biru) tentu keluarga sudah menjodohkannya dengan pria yang juga berasal dari keluarga Ningrat.
Cerita ini lanjutan dari Dokter kirana
(Perjalanan kisah Cinta Kinzi)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uni Ramadhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Gara-Gara Kecoa
Mobil baru saja sampai di parkiran bandara, Kenzo dan Kirana turun diikuti Kinara dan juga Kinzi. Papa Kenzo mengeluarkan koper mereka dari dalam bagasi mobil
"Mama pulang dulu yah Kina,,, kamu hati-hati dan kamu Kinzi!! jaga istrimu dengan baik! jangan kasar! jangan sakiti dia!!" ucap mama memperingatkan Kinzi
"Iya ma!" jawab Kinzi setengah malas
"Mama hati-hati ya ma,, kabari kina kalau mama sudah sampai" ucap Kina saat mencium tangan mertuanya dan keduanya berpelukan
"Iya,, kalau suamimu macem-macem, kasih tau mama" ucap Kirana saat berbisik kepada Kinara
"Beres mas" jawab Kinara. Lalu keduanya terkekeh
"Hati-hati pa," ucap Kinzi saat mencium tangan papa Kenzo lalu mereka berpelukan
"Iya,, inget jangan kasar sama perempuan! papa tidak pernah mengajarkan kamu untuk berbuat kasar!" ucap Kenzo
"Iya iyaaa" jawab Kinzi, lalu Kinzi memeluk mamanya dan Kinara mencium tangan Kenzo. Setelah itu Kenzo dan Kirana masuk kedalam bandara.
Papa dan mama sudah tidak terlihat, Kinara berjalan kembali ke mobil mereka tadi begitu juga Kinzi. Lalu keduanya masuk kedalam mobil dan masih saling diam tanpa ada yang ingin berbicara. Kinzi menghidupkan mesin mobil dan menjalankannya menuju ke hotel.
Sesekali Kinzi melirik kearah Kinara yang lebih memilih melihat ke kaca samping.
"Kamu sengaja kan ngadu ke papa dan mamaku!" ucap Kinzi memecah kesunyian
Kinara tidak ingin menjawab, karena dia tau pada akhirnya nanti mereka pasti akan adu mulut
"Kina! kamu gak denger ya aku ngomong?!" ucap Kinzi
Ciiiiitttttttt
Kinzi mengerem dadakan saat menepikan mobilnya dan membuat Kinara terkejut.
"Apa-apaan sih Chef? kenapa coba berhenti disini?" tanya Kinara yang hampir jantungan
"Kamu yang kenapa? aku ngomong dari tadi gak kamu jawab?!" sarkas Kinzi merasa tidak suka jika ada orang yang berani mengacuhkan nya
"Chef lupa ya? Chef pernah bilang kepada saya, kalau saya harus menjaga sikap didepan papa dan mama, dan sekarang mereka sudah tidak ada. Jadi kenapa saya harus menjaga sikap? bahkan jika saya tidak ingin menjawab juga ya terserah saya dong! Lagian........" jawab Kina belum selesai
Kinzi dibuat geregetan oleh Kinara, Kinara yang juga masih kesal dengan Kinzi, tidak ada hentinya mematahkan ucapannya, Lalu ditariknya Kinara agar mendekat kepada Kinzi dan dengan cepat Kinzi membungkam Kinara dengan kecupannya.
Kinara tidak terima dan berontak saat Kinzi semakin memperdalamnya. Hingga akhirnya kegaduhan terjadi didalam mobil dan saat mereka terus begaduh sebuah ketokan membuyarkan semuanya
Tok
Tok
Tok
Kinzi melepaskan Kinara yang sudah berantakan akibat dirinya. Lalu dilihatnya seorang pria yang berdiri di samping kaca mobil Kinzi. Sementara Kinara merapikan penampilannya dengan menghadap kesamping
"Dasar mesum!! ngeselin banget sih!!" ucap Kinara ngedumel sendiri
Kinzi menurunkan kaca mobilnya
"Ada apa pak?" tanya Kinzi
"Maaf pak,,, dilarang berhenti disini,, itu ada rambu-rambunya,,, kalau bapak tidak menjalankan mobil, maka siap-siap saja di datangi polisi" ucap tukang penjual bunga di pinggir jalan
"Ohh iya pak,, terima kasih sudah mengingatkan,, ini tadi karena istri saya ngambek jadi saya berhenti sebentar" jawab Kinzi
"Iya pak,, silahkan jalan"
Kinzi tersenyum lalu menutup kaca mobil dan menjalankan mobilnya kembali. Terlihat wajah Kinara yang manyun karena kesal dengan sikap Kinzi yang sewena-wena kepadanya.
"Ini semua gara-gara kamu!" ucap Kinzi
Kinara tidak menjawab, karena dia masih marah kepada Kinzi
" Bukannya minta maaf, malah marah-marah,,, dasar pemarah!!!" sarkas Kinara didalam hatinya.
Tak lama kemudian, mereka sampai di hotel, lalu Kinara turun dari mobil dengan cepat dan berjalan menuju ke lobby, begitu juga Kinzi yang menyusul Kinara. Sampainya di lobby mereka bertemu dengan Vino yang baru saja keluar dari lift
"Kak Kinzi,, dari mana?" tanya Vino saat melihat Kinzi dan tidak ingin melihat Kinara. Kinara yang cuek pun berjalan masuk kedalam lift menuju ke ruang kerja Kinzi
"Oh tadi habis mengantar papa dan mama ke bandara. kamu mau kemana?" tanya Kinzi
"Mau ke mobil sebentar, ada dokumen yang mau aku serahin ke kak Kinzi tapi ketinggalan di mobil, nanti aku antar ke ruangan kakak" ucap Vino
"Baiklah, aku tunggu di ruangan ku" ucap Kinzi yang kemudian berjalan menuju kedalam lift sementara Vino berjalan ke parkiran
"Sepertinya mereka ada hubungan lain,, tidak biasanya penampilan Kina berantakan begitu" ucap Vino yang melihat penampilan Kinara sedikit berantakan dari biasanya. Ditambah wajah Kinara yang manyun seperti habis bertengkar mulut dengan seseorang.
Kinara masuk kedalam ruangan Kinzi dan berjalan menuju ke kamar mandi untuk membenarkan penampilannya. Kinara berdiri di depan kaca dan melihat lipstik pinknya pun sudah tidak berbentuk lagi.
"Dasar suami mesum! katanya gak cinta, tapi selalu menciumiku!! ngomong dong kalau cinta!!! gengsi banget jadi orang!!" ucap Kinara saat membersihkan bibirnya dengan air dan tissue basah Yang dan di kamar mandi.
Kinzi masuk kedalam ruangannya dan melihat Kinara tidak ada diruangan nya. Saat Kinzi akan keluar, langkahnya terhenti ketika mendengar jeritan Kinara dari dalam kamar mandi
"Aaaaaaaaaa" teriak Kinara
Dengan cepat Kinzi berlari ke arah kamar mandi lalu membuka pintunya. Sontak Kinzi kaget ketika Kinara langsung memeluknya.
"Ituuu ada kecoa iiihhh geliiii" teriak Kinara yang sudah hampir menangis ketika melihat seekor kecoa keluar dari saringan air.
"Turunlah Kina!!! Bagaimana aku bisa membuang kecoa kalau kamu kayak gini?? mau sampai kapan kamu memelukku?!" ucap Kinzi
Kinara baru tersadar jika dirinya saat ini tengah memeluk Kinzi dengan sangat erat.
Ceklekkkk
Vino masuk kedalam ruangan Kinzi dan ketiga orang itu sama-sama kaget dan terdiam. Vino syok melihat Kinara yang saat itu tengah memeluk Kinzi dengan sangat erat, Kinzi dan Kinara juga kaget ketika melihat kedatangan Vino yang tiba-tiba.
"Sorry aku ganggu" ucap Vino yang akan menutup kembali pintunya
"Vino tunggu!!!" ucap Kinzi dan Vino menghentikan langkahnya
Dengan cepat Kinara melepaskan pelukannya kepada Kinzi dan menjauh darinya.
"Ada apa kak?" tanya Vino
"Tolong kamu panggil kepala kebersihan,,,, itu kenapa ada kecoa di kamar mandi!" ucap Kinzi
"Baik" jawab Kinzi yang kemudian keluar dari ruangan Kinzi.
Vino ingin marah tapi marah kepada siapa, suasana hatinya menjadi kacau ketika melihat Kinara menempel kepada pria lain. Ada rasa tidak rela tapi Vino tidak ingin mengakuinya. Kemudian Vino menemui kepala kebersihan dan mengatakan bahwa Boss besar mencarinya.
Sementara itu di ruangan Kinzi kembali di Landa kesunyian, Baik Kinzi maupun Kinara tidak ada yang ingin saling bicara. Keduanya di sibukkan dengan pikiran mereka masing-masing.
.
.
.
.
.
Bersambung.......
NEXT BACA NOVEL SELANJUTNYA... MENIKAH MUDA..
YASMIN JUGA DLU BGITU, DARI GADIS BIASA, JDI NYONYA BOS, DIBAWA K JERMAN, KMUDIAN HONEYMOON K PARIS..
KEVIN - YASMIN UDH
NAYYA - BAGAS UDH
ADIMAS - RARA UDH,
ARYA - MAYA UDH,
NINA - REZA UDH,
DAVE - DEBBY UDAH,
GALANG - GADIS UDH,
THANIA - BARA UDH,
GEA - UDH
RISYA UDH.
SKRANG LANJUT BACA KISAH KINZI..