NovelToon NovelToon
Journey Of Love

Journey Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Romansa-Teen school
Popularitas:77.8k
Nilai: 5
Nama Author: Selawati Restiana

Ini kisah tentang Helena Giovani Ganendra dan juga Rivaldi Putra Adijaya yang saling jatuh cinta. Bagaimana bisa mereka bersatu jika Helena mempunyai sifat yang jutek, sementara Rivaldi mempunyai sifat dingin dan cuek pada setiap perempuan. Apakah mereka berdua berani mengungkapkan perasaan mereka? Atau mereka hanya bisa memendamnya sendiri?

Penasaran? Ikuti terus ceritanya😉🤗


Semoga kalian suka sama ceritanya❤️❤️
Jangan lupa bantu Vote, Like dan juga Share
Mohon bantu follow akun Author juga ya🤗♥️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selawati Restiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menjauh

...HAPPY READING!!!...

...•...

...•...

...•...

Setelah dari toilet, Helena langsung berlari ke kelas untuk mengambil baju seragamnya. Untungnya di dalam kelas tidak ada orang satupun, sehingga tidak ada yang mengetahui jika Helena basa kuyup. Setelah mengambil baju seragamnya, Helena kembali berlari menuju toilet untuk berganti baju.

Selesai berganti baju, kebetulan bel pulang sudah berbunyi jadi Helena kembali ke kelas untuk mengambil tasnya. Di dalam kelas sudah sepi, sepertinya semua siswa/siswi sudah pulang termasuk Gia dan Ana. Helena berjalan menuju gerbang setelah menelpon supir untuk memintanya menjemput Helena. Sampai di gerbang, Helena berdiri di dekat pos satpam untuk menunggu jemputnya datang.

"Heh gue cariin ternyata udah disini" ucap seseorang sambil menepuk pundak Helena

Helena berbalik dan melihat Valdi yang ada di sampingnya lalu dia mengalihkan pandangannya kembali ke arah jalanan.

"Eh itu pipi lo kenapa merah?" tanya Valdi yang tak sengaja melihat kedua pipi Helena yang merah

"Gakpapa" ucap Helena tanpa menatap Valdi

"Gakpapa gimana? Itu merah kayak abis kena tamparan, lo abis ngapain?" ucap Valdi seraya menarik dagu Helena supaya menghadapnya

"Gue bilang gakpapa, ini cuma kejedot" elak Helena sambil menepis tangan Valdi

"Gak, gue tau banget ini bekas tamparan, siapa yang udah nampar lo?" tanya Valdi yang terlihat mulai emosi namun Helena hanya diam tidak berniat menjawab pertanyaan Valdi

"Yaudah ayo pulang" ucap Valdi seraya menarik pelan tangan Helena

"Gue di jemput" ucap Helena sambil menarik tangannya dari genggaman Valdi

"Kenapa minta jemput? Tadi kan lo berangkat sama gue jadi pulangnya juga sama gue aja" ucap Valdi dengan tatapan heran

"Gak usah, supir gue udah otw" ucap Helena dengan nada dinginnya

"Bilangin gak usah jadi, lo pulang sama gue" ucap Valdi sedikit memaksa

"LO GAK DENGER! GUE BILANG GAK USAH!" tanpa sadar Helena membentak Valdi karena dia sudah mulai emosi, Valdi hanya terkejut mendengar bentakan Helena

Tak lama setelah itu jemputan Helena datang lalu Helena langsung masuk ke dalam mobil tanpa berkata apapun pada Valdi. Valdi hanya menatap kepergian Helena.

'Dia kenapa? Apa lagi PMS? Trus kenapa pipinya bisa merah? Masa kejedot kayak gitu' -batin Valdi

...***...

Di kamar Valdi, terlihat Valdi yang berusaha menelepon Helena namun tidak di angkat meskipun Valdi sudah mencoba menelepon Helena beberapa kali. Valdi merasa khawatir dengan keadaan Helena. Dia takut jika Helena sedang ada masalah dan Valdi tidak mau melihat Helena menanggung masalahnya sendiri.

"Dia kenapa sih susah banget di telepon" gumam Valdi sambil menatap layar ponselnya

"Oh iya Gia" Valdi pun mencari kontak Gia dan langsung meneleponnya

"Halo Val, ada apa tumben nelpon gue" ucap Gia setelah panggilan tersambung

"Gue cuma mau nanya, Lena gakpapa kan?" ucap Valdi to the point

"Emang kenapa sama Lena sampe lo nanya kayak gitu?" tanya Gia yang merasa heran

"Soalnya tadi gue liat pipi Lena merah kayak abis ditampar. Trus tadi juga dia gak balik bareng gue padahal udah gue paksa tapi dia milih pulang sama supirnya. Gue takutnya dia kenapa-napa" ucap Valdi dengan nada khawatir

"Masa sih? Perasaan tadi pas olahraga dia baik-baik aja kok, tapi gue gak tau sih soalnya gue gak ketemu lagi sama Lena sampe pulang sekolah, gue kira dia pulang sama lo"

"Gak ketemu lagi gimana? Kalian kan sekelas" ucap Valdi yang merasa bingung

"Iya tadi kan kelas kita jadwal olahraga, nah pas gue sama Lena selesai olahraga dia tuh pergi ke toilet trus gak tau lagi deh dia kemana. Tadi pas bel pulang juga gue gak liat dia" ucap Gia panjang lebar

"Gue minta tolong sama lo coba telpon Lena, gue khawatir sama dia" ucap Valdi

"Kenapa gak lo aja yang nelpon Lena langsung" ucap Gia dengan nada heran

"Masalahnya gue udah coba telpon dia beberapa kali tapi gak di angkat" ucap Valdi

"Oh yaudah ntar gue coba" ucap Gia

"Thanks ya, kalo udah ada kabar kasih tau gue" ucap Valdi

"Iya ntar gue kasih tau, yaudah gue tutup ya" ucap Gia lalu memutuskan teleponnya

"Semoga aja Lena gakpapa" gumam Valdi seraya merebahkan tubuhnya di kasur

...***...

Dari pulang sekolah hingga malam ini, Helena masih tertidur. Dia tau jika Valdi meneleponnya namun dia sengaja tidak mengangkatnya dan memilih tidur. Perlahan pintu kamar Helena terbuka dan menampakkan Vania. Vania masuk ke dalam kamar Helena berniat ingin membangunkan Helena.

"Lena bangun Sayang" ucap Vania sambil duduk di tepi kasur

Helena pun menggeliat lalu mengucek matanya, dan melihat Mamanya ada di hadapannya.

"Mama udah pulang?" tanya Helena dengan suara khas bangun tidurnya

"Iya Mama baru sampe tadi sore, kamu mandi dulu gih trus nanti ke bawah buat makan malem" ucap Vania sambil merapihkan rambut Helena yang sedikit berantakan

"Iya Ma nanti Lena ke bawah" ucap Helena sambil menatap Vania

"Eh ini pipi kamu kenapa?" tanya Vania yang sadar jika pipi Helena merah

"Gakpapa kok tadi kena bola pas olahraga" Helena sengaja berbohong pada Vania supaya Vania tidak khawatir

"Yaudah nanti di bawah Mama obatin ya, kalo gitu Mama ke bawah dulu" Vania berdiri lalu berjalan keluar dari kamar Helena dan tidak lupa menutup pintunya

Sebelum ke kamar mandi, Helena mengambil ponselnya yang berada di sampingnya. Dia melihat beberapa panggilan tak terjawab dari Valdi dan Gia. Takut-takut jika ada yang penting, Helena menelepon Gia.

"Halo El" ucap Gia setelah panggilan tersambung

"Halo Gi, sorry tadi gue gak sempet angkat telepon lo karna tadi gue lagi tidur, ada apa telpon gue?" ucap Helena

"Oh itu gue cuma mau nanya, lo gakpapa kan?" tanya Gia to the point

"Gue gakpapa, emang kenapa?" tanya Helena dengan nada bingung

"Tadi si Valdi nanyain keadaan lo ke gue, trus katanya tadi dia liat pipi lo merah, emang pipi lo kenapa? Perasaan tadi gakpapa"

"Oh gue cuma kejedot dikit kok, udah ya gue mau mandi nih" ucap Helena lalu memutuskan teleponnya tanpa menunggu jawaban Gia

...***...

Sementara itu, Valdi baru saja selesai makan malam dan dia langsung menuju ke kamarnya. Dia duduk di kursi meja belajar setelah sampai di kamarnya. Tak lama kemudian ponselnya berdering menandakan ada panggilan masuk. Valdi meraih ponselnya lalu melihat layar ponselnya yang menampakkan nama Gia, tak berpikir panjang Valdi langsung mengangkatnya.

"Gimana Gi? Lo udah nelpon Lena?" tanya Valdi tanpa berbasa basi

"Iya tadi gue telpon dia, katanya tadi dia lagi tidur jadi gak sempet angkat telpon dari kita, pipinya merah karna kejedot katanya dan dia juga bilang gakpapa" ucap Gia menjelaskan

"Tapi gue yakin banget kalo itu bekas tamparan" ucap Valdi

"Yaudah kita tanyain aja besok pas di sekolah"

"Yaudah thanks ya" ucap Valdi

"Iya santuy lah" ucap Gia lalu memutuskan panggilannya

Setelah panggilan terputus, Valdi langsung menelepon Helena lagi. Dia menunggu Helena mengangkatnya namun dia tidak mendengar tanda panggilan tersambung.

"Le kenapa sih kok gak angkat telpon dari gue, apa gue WhatsApp aja ya" gumam Valdi lalu dia mengetikkan sesuatu di ponselnya

...Lele...

^^^Le angkat telpon gue^^^

Valdi terus saja menatap layar ponselnya menunggu balasan dari Helena. Hingga akhirnya ponselnya berbunyi, dia langsung membuka pesan dari Helena.

...Lena...

Apa?

^^^Kenapa lo gak ngangkat telpon gue?^^^

Gakpapa

^^^Lo beneran baik-baik aja kan?^^^

Iya

^^^Besok gue jemput lo^^^

Gak perlu

^^^Pokoknya gue bakal jemput lo kayak biasa^^^

^^^read^^^

"Kok cuma di read doang" gumam Valdi yang merasa kesal

...•...

...•...

...•...

...•...

...•...

...SEE YOU!!!...

Maaf kalo ada typo🙏

Jangan lupa vote, comment and share♥️

1
Natasha
jaehyun nyasar anjirr😳
Natasha: 😌😌wkwkwkw
total 2 replies
Natasha
sabar ya Rossa 😳
Natasha
itu rambut apa kemoceng ?😳
Natasha: ahaha aku terlalu jujur ya 😳😅
total 2 replies
Natasha
PJ dong val 😏🙄
Natasha
takut gua Sama mukanya si Rossa,kek setan anjirr muka nya
VBEAR
next 😍 semangat kak 🤗💪
My name is A
next kak😁🌻
Athala jeslyn
aku tunggu
Athala jeslyn
up lgi thor
Athala jeslyn
syukur deh klo ortu nya sadar diri
My name is A
masih menunggu kelanjutanya🌻😁
My name is A
masih setia menunggu🌻
VioletLiu
Jessica f*ck youu pen musnahkan deh ihhh😠😠😠😡😡😡😬
VioletLiu: kesel thor wkwkwk Valdi kek orh bego gk peka 😡😡😡
total 2 replies
My name is A
next kak🌻
VioletLiu
Valdi cemburu dan buat satu kesalahAn😧😧
Al.yl: kita liat di next part oke👌🏻
total 3 replies
My name is A
semangat selalu kakak author,sunflower girl hadir🌻🌻
My name is A: saya tunggu kak🌻
total 2 replies
VBEAR
next 😍
VioletLiu
Safe Flight Valdi Jaga hati Val klo lu gk jaga hati ku santet online nanti
VioletLiu: wkwkwwjwkwk soalnya gk bisa nampol online gk kerasa nanti🙄
total 2 replies
VBEAR
semangat terus kak 💪🤗
Al.yl: thanks❤❤
total 1 replies
VBEAR
selalu like 😍
Al.yl: thanks❤
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!