NovelToon NovelToon
IF LOVE

IF LOVE

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:232.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: ZmLing

Selamat Membaca untuk yang para readers baru. Semoga terhibur dan jangan lupa untuk tinggalkan like dan komentar setiap selesai membaca! Terima Kasih.❤❤❤

Zevina Albert gadis cantik berumur 22 tahun. Bekerja sebagai sekretaris di perusahaan properti terbesar di New York bernama D'Property.

Darvin Anthony pria tampan berusia 28 tahun pemilik D'Property. Ia merupakan atasan sekaligus kekasih Zevina.

Banyak yang memandang iri melihat keromantisan mereka. Namun tidak ada yang tahu dibalik itu semua Zevina terikat Toxic Relationship dengan Darvin. Merasa hubungan yang ia jalani bertahun tahun ini sangat tidak sehat Zevina berusaha untuk mengakhiri nya, namun selalu saja Darvin merayu nya dengan berjanji akan berubah.

Hal paling menyakitkan adalah ketika Zevina harus kehilangan janin dalam kandungannya akibat ulah kejam dari Darvin.

Ia pun bertekad untuk pergi tanpa sepengetahuan Darvin. Di negara berbeda ia dipertemukan dengan seorang gadis kecil berusia 8 tahun yang sangat terobsesi untuk menjadikan dirinya sebagai Ibu sambung nya, istri untuk Ayah nya Jack White.

Akankah Jack merupakan kebahagiaan Zevina, atau Darvin yang akan benar benar berubah menjadi pria yang lebih baik dan berusaha meraih kembali cinta nya?

Warning!!! Cerita mengandung adegan dewasa di beberapa chapter. Harap bijak dalam memilih bacaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZmLing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

If Love 22

"Hai Jack." Sapa Darvin. Namun pandangan nya tertuju pada Zevina yang sibuk berbicara denga. Raina seolah tidak ingin melihat nya.

"Kau disini sendiri?" tanya Jack penasaran.

"Hem, tadi nya aku kesini untuk bertemu klien ku, tapi tiba tiba dia membatalkan janji kami." Ucap Darvin masih sesekali melirik pada Zevina.

"Kalau begitu kau gabung saja dengan kami." Usul Jack. Seketika Zevina langsung mendengus kesal walau yang lain tidak menyadari tapi Darvin tahu. Setiap gerak gerik Zevina tidak luput dari pandangan nya.

"Bolehkah?" Darvin bertanya girang.

"Tentu saja. Disamping Zevina masih kosong." Ucap Jack tanpa rasa bersalah dan menunjuk tempat kosong disamping Zevina.

"Baiklah, aku akan bergabung." Ucap Darvin semangat dan langsung berjalan dan duduk di samping Zevina.

"Apa apaan dia? Bukankah dia paling tidak suka dengan makanan cepat saji?" Batin Zevina kesal. Ia tahu Darvin dulu memang sangat tidak menyukai makanan cepat saji.

"Hai, sayang. Aku merindukan mu." Bisik Darvin tepat ditelinga Zevina dan mengecup pipi Zevina. Semua yang ada di dekat mereka tidak menyadari perbuatan Darvin karena mereka sibuk sendiri.

Zevina mematung. Kecupan Darvin bisa mempunyai dua arti. Satu ia benar benar tulus merindukan Zevina, dua itu adalah awal dari hukuman yang akan ia terima. Darvin hanya menyeringai tipis.

"Um Jack, siapa gadis kecil cantik ini?" tanya Darvin memecah keheningan. Tanpa yang lain ketahui, satu tangan nya menggenggam tangan Zevina dibawah meja. Dia menggenggam sangat erat sehingga Zevina tidak bisa meronta lepas.

"Ini putri ku, Raina" Jack menjawab sambil memperkenalkan Raina pada Darvin.

"Hai Uncle. Dan ini Mommy ku, Zevina." Ucap Raina melambai pada Darvin. Darvin tersenyum kaku, tangannya menggenggam tangan Zevina lebih erat lagi saat mendengar Raina memanggil nya Mommy.

"Ini Mommy mu? Bagaimana jika dia menjadi istri uncle saja?" tanya Darvin serius tapi mereka tentu saja menganggap itu candaan.

"Terserah Mommy. Daddy bilang padaku agar tidak memaksa Mommy." Ucap Raina polos.

"Raina, kenapa kali ini kau malah mengkhianati ku dan tidak menginginkan ku?" Batin Zevina kesal.

"Wow. Terima kasih princess kecil." Ucap Darvin semangat.

"Sama sama." Raina membalas tak kalah semangat.

Kemudian makanan yang mereka pesan datang dibawa oleh pelayan satu persatu. Raina langsung melahap makanan nya dengan semangat tanpa peduli yang lainnya.

"Raina pelan pelan." Ucap Zevina saat melihat Raina makan terburu buru.

"This is so delicious Mom." Ucap Raina dengan mulut penuh makanan.

"Yeah, tapi pelan pelan nanti kau bisa ... "

"Uhuk uhuk ... "

Belum selesai Zevina berbicara, Raina sudah tersedak makanan nya dulu.

"Apa aku bilang? Makanlah dengan hati hati. Tidak ada yang akan merebutnya dari mu." Omel Zevina sambil memberikan minuman pada Raina.

Jack tersenyum melihat perhatian yang Zevina berikan pada putrinya. Sedangkan Darvin menatap Zevina dengan tatapan sulit diartikan.

"Apa jika baby masih ada, kau juga akan sesayang itu pada nya? Tentu saja kau akan lebih menyayangi nya karena dia darah daging kita." Batin Darvin tersenyum kecil. Namun dibalik senyum nya, ia menyimpan luka sekaligus rasa bersalah.

"Sudah?" tanya Zevina saat Raina menghentikan minum nya dan memberikan gelas itu kembali pada Zevina. Raina mengangguk.

"Sekarang makan dengan perlahan okay." Ucap Zevina sambil mengelap bekas saos disudut bibir Raina.

"Thank you Mommy." Ucap Raina kemudian mengecup pipi Zevina.

Mereka pun melanjutkan kegiatan makan mereka dengan diselingi canda tawa. Darvin dan Zevina ikut hanyut dalam suasana itu hingga seolah tidak pernah ada yang terjadi diantara mereka.

Setelah selesai mereka bersantai sejenak sambil masih mengobrol kecil. Setelah dirasa cukup, mereka pun memutuskan untuk meninggalkan restoran dan pulang ke tempat masing masing. Namun saat diparkiran mereka terkejut mendengar amukan Rick.

"Sial." Ucap Rick kasar sambil menendang salah satu ban mobilnya yang ternyata bocor.

"Ya sudah Rick, kau ikut Tuan Jack saja biar aku memakai taxi." Usul Zevina tulus.

"Tidak tidak. Sebaiknya aku saja yang menggunakan taxi." Ucap Rick menolak.

"Tidak masalah. Tuan Jack ada rapat setelah ini dan dia membutuhkan dirimu." Ucap Zevina mengingatkan Rick.

"Apa kau yakin?" tanya Rick.

"Yakin. Sudah sana. Mereka sudah menunggu." Ucap Zevina mendorong pelan Rick menuju ke mobil Jack.

Setelah itu Jack pun melajukan mobilnya kembali ke perusahaan nya. Zevina berjalan meninggalkan restoran itu menuju ke halte khusus. Entah dia akan menaiki taxi ataupun bus. Namun dengan cepat Darvin mengejar dan menarik nya kedalam pelukan nya.

"Darv, lepaskan aku." Ucap Zevina meronta lepas sambil memukul dada Darvin.

Darvin tidak peduli. Darvin justru mempererat pelukan pada wanita yang sangat ia rindukan selama enam bulan ini.

"Kembalilah sayang. Aku mohon." Pinta Darvin menghirup dalam aroma wangi yang selalu membuatnya mabuk itu.

"Aku tidak mau Darv, sudah cukup semuanya." Zevina menolak dengan tegas. Zevina tidak ingin terlihat lemah lagi.

"Tidak sayang. Aku tahu aku yang bersalah. Aku minta maaf." Ucap Darvin tulus, seketika membuat Zevina ragu. Bagaimana pun juga masih ada cinta untuk Darvin.

"Aku tidak bisa Darv. Aku tidak mencintai mu lagi." Ucap Zevina berbohong.

Darvin tentu saja tahu wanita nya sedang berbohong. Empat tahun cukup untuk nya mengenal semua tentang Zevina.

"Aku menyesal sudah menyakiti mu dan bahkan membunuh buah cinta kita. Aku menyesal sayang." Ucap Darvin. Darvin benar benar tulus meminta maaf. Tapi ia tidak berani berjanji untuk tidak berbuat kasar pada Zevina.

"Apa perlu aku juga menyusul baby, agar kau percaya pada keseriusan ku?" tanya Darvin sambil melepas pelukan nya dan menatap dalam mata indah Zevina.

Zevina belum menjawab. Ia mencoba mencari tanda kebohongan dari Darvin, namun nihil. Zevina tidak menemukan nya.

"Maafkan aku sayang. Aku mohon." Pinta Darvin lagi dan lagi.

"Apa kau bisa berjanji untuk mencintai ku lebih baik?" tanya Zevina.

Darvin tahu apa maksud dari pertanyaan Zevina.

"Aku tidak bisa berjanji sayang. Aku tidak ingin berjanji jika aku sendiri tidak yakin aku bisa menepati nya." Ucap Darvin tertunduk lemah. Ia bahkan melangkah mundur sedikit menjauh dari Zevina.

"Baiklah, aku tahu jawaban mu sekarang. Terima kasih untuk cinta yang kau berikan selama empat tahun ini sayang. Maaf hanya luka yang selalu aku berikan pada mu. Kau berhak bahagia." Darvin mengalah setelah mendengar pertanyaan Zevina. Ia tahu sudah tidak ada lagi celah dihati Zevina untuk nya. Jika biasanya dia akan berusaha membujuk Zevina bagaimanapun caranya, maka tidak dengan kali ini. Ia berusaha untuk ikhlas dan tulus melepas Zevina.

Ia kemudian berbalik dan hendak meninggalkan Zevina.

"Darv ... " Zevina memanggil Darvin dengan suara lirih membuat langkah Darvin terhenti. Darvin tidak berbalik, hanya diam ditempat. Ia tidak siap mendengar kemarahan Zevina padanya.

"Aku akan memberikan mu kesempatan terakhir, tapi dengan satu syarat. Aku tidak akan pulang lagi ke New York. Aku akan tetap tinggal disini." Ucap Zevina tegas.

Darvin mendengar itu langsung berbalik, berlari dan memeluk Zevina dengan sangat erat. Ia tidak menyangka Zevina masih mau memberi nya satu kesempatan lagi.

"Tidak masalah sayang. Aku tidak akan memaksa mu selama kau mau menerima ku lagi." Ucap Darvin tulus. Ia benar benar sangat bahagia. Wanita nya akhirnya mau menerima nya lagi. Cinta pertama dan satu satunya dalam hidupnya.

"Darv, ini terlalu kuat. Aku tidak bisa bernafas." Ucap Zevina memukul pelan lengan Darvin agar melonggarkan pelukan nya. Jujur, Zevina marah pada Darvin, tapi dia tidak ingin berbohong pada perasaan nya yang sampai sekarang masih setia mencintai Darvin.

Entahlah dia bodoh atau apapun itu, tapi dia hanya tidak ingin hidup dalam kebohongan dan menyiksa diri sendiri untuk melupakan pria cinta pertama nya itu. Pria yang sudah mendapatkan segalanya dari nya.

"Panggil aku dengan kata sayang lagi seperti dulu. Aku mohon." Pinta Darvin membenamkan wajahnya pada ceruk leher Zevina.

"Sayang, longgarkan pelukan mu. Aku tidak bisa bernafas." Pinta Zevina menuruti permintaan Darvin sambil terkekeh.

Darvin melepaskan pelukan nya dan menangkup wajah Zevina dengan kedua telapak tangan nya. Ia langsung mencium lembut bibir Zevina yang sangat ia rindukan itu. Obat untuk segala sakitnya. Zevina tidak menolak dan malah membalas ciuman Darvin tak kalah panas. Mereka tidak peduli dengan orang orang nya sedang melewati mereka.

Cinta membuat mereka merasa dunia ini hanya milik mereka berdua.

********

Terima kasih untuk dukungan yang kalian berikan.

Jangan lupa tinggalkan komentar, like, vote, dan favorit cerita ku yah.

Jika berkenan dan kalian merasa suka dengan karya ku, bisa juga donk share keteman teman kalian biar makin rame.

Sayang kalian dan selalu jaga kesehatan yah.

1
Syarif Chumairoh
aww aku terkaget
Syarif Chumairoh
aaaaaaaaaaaaaa
mulai emosi akoh
Syarif Chumairoh
Buruk
Syarif Chumairoh
Biasa
Novita Sari
ini sih bukan anak TK tapi lebih ke ank SMA
Novita Sari
pmn nya darvin mulai tampil ni
Novita Sari
kayak nya derex dg sev saudara
Novita Sari
aku berpikir Malah Alice kayak nya masih hidup
kavena ayunda
keanuu love
kavena ayunda
jijik aja ma jack ma liz
kavena ayunda
kecewa bgt kiraen zack.gk.tergoda ma liz
Soraya
permisi numpang duduk dl ya kak
Shity Sarah
darek Abang ny Thor
Lina aja
haduh
Lina aja
lanjut
Lina aja
knpa donk darvin bisa bgtu....apa kah ada trauma msa lalu
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
💜⃞⃟𝓛 💠⃟⃝♠🏡s⃝ᴿ ѕ⍣⃝✰Yeyen
Zevina bner2 wanita yg tegar 👍👍
yulia nisma
kirain zevina gak segampang itu menyerah...kirain zevina jd wanita yg kuat&mandiri...biarpun cinta tp hargadiri itu hargamati...eeehh ternyata cpt meleleh ke darvin..ya dah sampai sini aja bacanya..bye...🤨
Maria Lina: bodoh zavina tu .mati aj lh lo zavin kesel deh bacanya dsr lemah mkn tu cinta
total 2 replies
yulia nisma
baru mampir thor..semoga bs lanjut sampai end😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!