NovelToon NovelToon
Sweet Moments

Sweet Moments

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Misteri
Popularitas:339k
Nilai: 5
Nama Author: savetia

Beruntungnya Aku Bersamamu

"Grizella Maheswari"

Aku akan bersamamu, aku akan melakukan yang terbaik, agar mipimu tidak berubah menjadi mimpi buruk lagi, aku berjanji akan selalu ada untukmu mengubah semuanya menjadi indah.

"Erkan Gibra Arsakha"

Kisah seorang gadis yang masih memiliki Trauma di masalalu dan seorang Pria yang akan mengubah semuanya, di sini lah dimana moment buruk itu di rubah menjadi moment yang indah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon savetia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berdamai Dengan Masalalu

Erkan terus tersenyum sendiri menatap layar ponsel yang terdapat foto Zella disana yang di dapatkan tempo hari saat Erkan menyelesaikan urusanya di kamar kecil, mendapati Zella yang sudah tertidur dengan posisi kaki menjuntai kebawah dan rambut panjang gadis itu tergerai rapih ke atas, pemandangan yang lucu menurut Erkan.

Zella gadis yang berhasil membuat Erkan berubah karna gadis itu Erkan tahu cara untuk mengekspresikan diri tanpa harus Erkan plajari pada gambar ekspresi yang selalu dirinya lihat hanya agar terlihat baik-baik saja oleh keluarganya, Erkan pernah melakukan terapi pengobatan untuk dirinya tapi berakhir sia-sia tidak ada perubahan pada padanya, tapi gadis itu tanpa melakukan apapun bisa membuat Erkan berubah.

dan entah sejak kapan perasaan cinta itu muncul setelah Erkan membawa Zella masuk ke dalam kehidupanya atau mungkin dirinya sudah merasakan cinta itu ketika awal pertemuan mereka di swiss.

"Erkan!"

Erkan mengalihkan pandanganya pada seseorang yang memanggilnya dari kejauhan hendak menghampirinya senyuman manis terukir di bibirnya Erkan benar-benar merasa tersihir oleh senyuman itu yang membuatnya juga ikut tersenyum pada gadis yang tadi iya lihat di layar ponsel sekarang gadis itu sudah berada di hadapanya.

"Maaf..lama yah nungguin aku ?"

Erkan membawa tubuh itu mendekat untuk mencium pucuk kepalanya " Aku juga baru datang " ujar Erkan setelah melepaskan kecupanya dan menatap lekat pada gadis di hadapanya "kamu yakin udah siap?" tanya Erkan mengusap lembut pucuk kepala Zella

"insya allah aku siap " jawab Zella dengan yakin

" kalo gitu ayo kita jalan " ajak Erkan seraya membukaan pintu mobilnya

beberapa lama kemudian mereka sudah sampai di kawasan Flowers Resto tempat dimana Zella dan Erkan akan menemui seseorang di dalam sana

" are you okay " Tanya Erkan mengengam jemari Zella

Zella mengela nafas memandang Erkan terseyum kepadanya " aku baik-baik saja Er.." balas Zella menggenggam jemari Erkan untuk meyakinkanya, bagaimanapun juga Zella harus siap untuk berdamai dengan masalalunya.

Erkan mengagukan kepalanya lalu membawa Zella masuk kedalam restaurant tersebut dengan jemari saling bertautan

"kalian sudah datang?" sapa seorang pria paruh baya namun masih terlihat gagah diusianya yang ke 55thn, pria itu bangun dari duduknya rasa bahagia terpancar dari wajahnya ketika melihat seseorang yang amat dia sayangi akhirnya bersedia menemuinya kembali namun kali ini ada seseorang yang menemaninya

"Papah!"

"Papah seneng kamu mau ketemu papah lagi Zella " ujar Jhonathan tersenyum melihat Zella " akhh.. kamu tidak ingin mengenalkan pria di sampingmu Nak? " tanyanya

"Akhh.. iya kenalkan dia Erkan dia ini.. "

"kekasihmu?" Sela Jhonathan lalu di agngguki oleh Zella dengan kikuk ternyata Papahnya menebak dengan benar" jadi kamu yang bernama Erkan" tanya Jhonathan

"iya benar" jawab Erkan mengulurkan tangnnya untuk berjabat " perkenalkan pak Jhonathan saya Erkan kekasih putri anda

"saya sudah tahu tentang kamu Erkan!" ujar jhonathan menyambut uluran tangan Erkan yang mengukan kepalanya " tidak perlu formal kepada saya, kita bukan sedang mengadakan pertemuan bisnis" lanjut Jonathan tersenyum pada Erkan "Yasudah ayo silahkan duduk" ajaknya ada Zella dan Erkan

"Terimakasih Pah" jawab Erkan

"Ukhu..Uhkhuu.. Ukhuu " tiba-tiba Zella terbatuk ketika mendengar Erkan memanggil Papah

dengan cepat Erkan menepuk pundak Zella dan memberikan gadis itu segalas minum air putih " Pelan-pelan " ujar Erkan

"Kamu tidak apa-apa nak" tanya Jhonathan sedikit khawatir melihat anaknya

Zella yang masih minum menggelengkan kepalanya dan menggoyangkan telapak tanganya memberi kode kalo dirinya baik-baik saja " Aku gak apa-apa ko Pah " jawab Zella ketika menjauhkan minumnya " tengorokan aku tiba-tiba gatel " terang Zella

Erkan hanya tersenyum mendengarnya benar-benar menggemaskan pikir Erkan.

"syukurlah kalo kamu tidak apa- apa, Yasudah kalo begitu kita makan dulu" ajak Jhonathan

tidak lama kemudian di meja makan tersebut hanya terdengar dentingan piring karna suasana benar-benar terasa cangung untuk Zella dan papahnya karna ini pertemuan kedua mereka dan untuk Erkan dia bener-benar menepati janjinya untuk menemani Zella bertemu sang Papah

"Zell!.. aku tinggal sebentar yah" bisik Erkan namun Zella menahan tangan Erkan agar jangan pergi meninggalkannya, Erkan yang mengerti kecemasan Zella mengusap lembut pugung tanganya.

"hanya sebentar" ujar Erkan memandang Zella "Pah.. saya permisi sebentar" pamit Erkan sebelum bangkit dari duduknya Erkan menyempatkan dirinya untuk mengusap lembut pucuk kepala Zella.

"dia terlihat sangat mencintaimu Zella " ujar Jhonathan ketika Erkan sudah pergi meninggalkan mereka berdua

Zella yang sedari tadi hanya diam melihat Papahnya "dari mana Papah tau dengan Erkan" tanya Zella karna tadi Zella mendengar jika sang Papah mengenal Erkan

" Om kesayanganmu Adrian yang menceritakanya, dan setalah Papah liat secara langsung ternyata benar apa yang di katakan Adrian pria itu terlihat sangat mencintaimu, anak Papah "

"Begitukah?"

"Papah ini seorang pria Zella! jadi papah tau dari cara dia memandangmu dan memperlakukanmu dengan penuh cinta, seakan kamu adalah harta yang paling berharga untuknya, seperti itulah pria jika benar-bener mencintai wanitanya"

"Seperti Papah dan Mamah" tanya Zella

Jhonathan terdenyum kecut " iya Papah sangat mencintai Mamahmu tapi Papah malah menghianatinya dengan menikah lagi yang justru membuat salah satu buah hati kami harus pergi

Zella menundukan kepalanya mendengarnya karna tiba-tiba rasa sesak itu muncul namun Zella mencoba untuk menahanya

"Maafkan Papah Zella karna tidak bisa menjaga kalian, Papah benar-benar ingin memperbaiki semuanya"

Zella mendongkakn kepalanya menarik napas panjang dia teringat dengan kata-kata Erkan ketika di perjalanan tadi "Memaafkan belum tentu membuat kita lebih baik atau bahkan merasa lebih baik tetapi yang jelas membuka jalan kebaikan."

"Zella sudah memaafkan Papah" ujar Zella ya dia ingin membuka jalan kebaikan itu untuk dirinya dan sang Papah memafkan masalalu yang begitu menyakitkan untuknya

senyuman Jhonathan mengembang akhirnya Zella mau memaafkanya sekian lama dia menunggu moment ini dan akhirnya hal itu terjadi, dengan cepat Jhonathan beranjak dari tempat duduknya menghampiri Zella langsung membawa tubuh Zella kedalam pelukanya ini lah yang dia inginkan untuk memeluk kembali anaknya yang sangat di rindukanya

tidak ada penolakan dari Zella justru gadis itu membalas pelukan sang Papah dengan air mata yang menetes di pipinya air mata yang sedari di tahanya akhirnya keluar juga.

"Terimakasih, Papah sangat menyanyagimu Zella Maafkan Papah " ujar Jhonathan memeluk erat tubuh Zella yang sedang menangis dalam pelukanya akhirnya putri kecilnya kembali Zellanya kembali.

di sisi lain Erkan berdiri di balik pintu bersandar di tembok mendekap tanganya di dada dengan senyuman di bibirnya Erkan memdengarkan semuanya dia sengaja meninggalkan Zella dan papahnya karna ingin memeberikan waktu untuk mereka menyelesaikan masalahnya. lama dengan posisinya Erkan beranjak pergi.

***

"Terimakasih Er "

Erkan menoleh kesamping ke arah Zella saat ini mereka sudah berada dalam mobil " aku tidak melakukan apapun, tidak perlu berterimakasih?" tanya Erkan

" Kamu sengaja yah tinggalin aku biar bisa berduan sama Papah tadi" tanya Zella penuh selidik

"hmmm.." gumam Erkan " kalian berdua tidak akan memulai pembicaraan jika aku masih disana, dan terbukti kamu akhirnya berbaikan dengan Papahmu bukan?"

"Iya untuk itu aku berterimakasih"

" bagaimana dengan perasaanmu kali ini?" tanya Erkan mengusap lembut pucuk kepala Zella yang memang sudah menjadi kebiasaannya

"Lega.. rasanya beban yang bertumpu pada pundakku hilang begitu saja, aku akan memulai semuanya dari awal bersama Papah"

Erkan tersenyum di balik kemudi " aku senang mendengarnya jika kamu sudah berbaikan dengan Papahmu"

"Kita mau kemna Er?.. ini sepertinya bukan jalan pulang?" tanya Zella karna melihat Erkan membawa mobilnya berlawanan arah

"Aku akan mengajakmu kesuatu tempat"

"Kemana?"

"kamu akan tau nanti "

"Ashh... selalu seperti itu kamu terlalu misterius" sebal Zella karna Erkan selalu saja bermain rahasia

Erkan terkekeh melihat Zella yang kesal " kamu nanti akan tahu sayang?" jawabnya

"Hmmm" gumam Zella karna percuma saja dia memaksa Erkan memberitahunya karna pria itu tidak akan pernah memberitahunya..

Erkan mengendrai mobilnya membutuhkan waktu selama 3jam samapai tujuan hingga Zella tertidur selama perjalanan. Erkan mendekatkan tubuhnya ke samping tempat duduk Zella ibu jarinya mengusap lembut pipi Zella " sayang bagun... kita sudah sampai " ujar Erkan membangunkan Zella

"Eummmmhhhh.... aku masih ngantuk " gumam Zella enggan membuka matanya

"Yakin kamu gak mau bangun? kita sudah sampai rugi kalo kamu gak mau liat! ujar Erkan seraya menekan tombol yang berada di mobil Aston Martin miliknya dengan secara otomatis atap mobil tersebut terbuka secara perlahan

Zella yang merasakan silau karna cahaya menembus bola matanya dengan perlahan Zella membuka matanya, hal yang pertama yang dia lihat adalah pemandangan yang begitu indah di depannya

" Pantai! "

"Hmm... iya pantai kamu menyukainya" tanya Erkan

Zella langsung mengangukan kepalanya dengan antusias rasa kantuk yang tadi dia rasa sudah hilang begitu saja karna pemandangan yang berada di depanya pria itu bener-bener selalu saja membuat Zella terkesan dengan caranya

" Sangat!.. ayo kita kesana Er" ajak Zella membuka pintu mobilnya

"bukanya kamu tadi masih ingin tidur?" tanya Erkan

"Aishhh... ayolah Er, aku udah gak ngantuk lagi"

"Ok ayo kita kesana" jawab Erkan yang ikut keluar dari mobilnya

Zella berlari ke arah pinggir pantai sadalnyapun sudah dia lepas begitu saja karna ingin merasakan air pantai dengan ombak kecil menerpanya membasahi kakinya

"Wow... ini seru " girang Zella namun ketika asik bermain air sebuah tangan besar melingkar di perutnya seseorang memeluknya dari belakang dengan dagu bertumpu pada pundaknya

"Kamu menyukainya, sampai melupakan aku hm..?" bisik Erkan sambil mengendus leher Zella sehingga membuat gadis itu merasakan geli karna bulu-bulu yang tumbuh di rahang Erkan mengesek pada kulitnya

"Er.. lepas nanti ada orang yang liat "

"Tidak akan ada yang melihat, karna aku sudah membooking area ini agar tidak ada orang lain yang datang ketempat ini"

Zella langsung membalikan tubuhnya menatap Erkan " jagan bercanda?"

Erkan tersenyum menatap Zella" aku tidak pernah bercanda, aku memang sudah membookingnya, agar kita bisa menikmati waktu hanya berdua"

"aku selalu penasaran sebenarnya seberapa kayanya seorang Erkan "

"Percayalah.. aku tidak ingin kamu pingsan ketika mendengarnya " canda Erkan

"Ck... dasar sombong" decak Zella pergi meningalkan Erkan

"Hay.. kamu mau kemna?"

"Ayo... kejar aku pria Sombong " triak Zella berlari menjauh dari Erkan

dengan cepat Erkan mengejarnya "liat saja aku akan menangkapmu Zella" triak Erkan

mereka berduapun berlarian di pinggir pantai dengn tawa yang tidak pernah berhenti mereka bener-bener begitu terlihat bahagia dengan Erkan yang mengejar Zella yang terus menghindar darinya, mungkin jika ada orang yang melihatnya mereka bisa di katai lebay atau kekanak-kanakan karna bermain kejar-kejaran padahal mereka sudah dewasa. tapi hal yang lebay dan kekenak-kanakan itu membuat mereka berdua bahagia.

"Dapat!" akhirnya Erkan mendapatkan Zella lalu memeluk gadis itu "apa aku bilang, aku bisa mendapatkanmu.. sejauh apapaun kamu berlari "

"Curang" ujar Zella tak terima

"aku tidak curang!... dan ini hukuman buat kamu " Erkan dengan sedikit mengangkat tubuh Zella membawanya ke dekat ombak seakan ingin menjatuhkan Zella kedalam air tersebut

"akhhh... Erkan please jagan aku tidak membawa baju ganti" triak Zella namun Erkan tidak mendengarkanya

"Kamu harus di hukum sayang"

"Ok maafkan aku, pleasee... " mohon Zella

Erkan langsung menghentikan langkahnya lalu mentap Zella dia mengurungkan niatnya untuk membasahi tubuh gadisnya dengan air laut, Erkan memandang Zella dan membawa kedua tangan Zella untuk dia genggam

Dengan reflek tubuh Zella mendekat pada Erkan dengan wajah keduanya saling berhadapan dengan jarak yang begitu dekat, Erkan tersenyum menempelkan jidatnya pada jidat Zella.

Sehingga Zella dan Erkan dapat Mersakan hembusan napas di antara mereka, dengan perlahan Erkan sedikit menundukan dan memiringkan kepalanya, dengan reflek Zella memejamkan matanya kemudian Zella merasakan benda lembut itu menyentuh bibirnya memeberikan *******-******* kecil disana Jemari yang tadi di genggam Erkan kini menyentuh tengkuk Zella untuk memperdalam ciuman mereka, kedua tangan Zella meremas jass yang di pakai oleh Erkan

ketika keduanya merasakan membutuhkan oksigen dengan perlahan keduanya melepskan ciumannya "Kamu membuatku ingin selalu menyentuhnya" ujar Erkan mengusap lembut bibir Zella dengn ibu jarinya

Zella hanya tersenyum lalu memeluk Erkan kedua tangannya melingkar di leher Erkan "pelukan kamu juga bikin aku nyaman" ujar Zella

"I love you "

" Mee to.. I love more Erkan"

1
Nury Laksana Joyo Sentono
lama gak up loh thor
Nur Aenia
episode yg menegangkan Thor..😮😮
kreen ditunggu episod berikutnyaaaa...😍
Savetia Ningrum Bp: ok makasih atas dukungannya ☺
total 1 replies
Nur Aenia
mana lg nihh kelanjutanya thor...🤔
g sabaaar nunggu kelanjutanyaaaaaa😀😀
Nur Aenia
semakin penasaran aq tuuuhh..
Nur Aenia
ditunggu kelanjutanya Author giamanaa
bikin penasaran seru menegangkan...😀😀
Savetia Ningrum Bp
Salam kenal.. makasih nisa😊
Erik Siculay
keren
Erik Siculay
keren😍
Anita Jenius
Semangat up thor..
4 like buatmu.
Savetia Ningrum Bp: thanks u 🙏💕
total 2 replies
Anita Jenius
Like full di ceritamu thor..
Semangat ya
Anita Jenius
Hadir kak..
7 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
teh Ryu_Za
aku syukaaa paper cuts... suara trio cbx dabest 👍👍👍
Savetia Ningrum Bp: EXOL 😍
total 1 replies
Maulidya Puspasari U
👍
Deasy Verawaty Manangkalangi
bucin akut... lanjut
Anita Jenius
Hadir kak..
8 like buatmu.
Mari kita saling dukung.
Semangat up terus ya..
IG @zmling_
Hai aku mampir meramaikan cerita mu

yuk mampir di "Mr. Mafia or Mr. Psychopath?" juga ya

Semangat
ᨆᨔᨙᨂᨛᨑᨛ
hadirrr
Ansifa: Permisi kak, izin promote.
Mampir Yuk ke karya ku

* Cinta Sang CEO Tampan
* Pesona Prajurit Tampan
* Cold Woman Itu Istriku

Terimakasih🤗
total 1 replies
Mhee
bikin penasaran 😳 ditunggu nexk up nya yaa
Ansifa: Permisi kak, izin promote.
Mampir Yuk ke karya ku

* Cinta Sang CEO Tampan
* Pesona Prajurit Tampan
* Cold Woman Itu Istriku

Terimakasih🤗
total 1 replies
Mhee
ini lanjutannya mana,,,??
Savetia Ningrum Bp: lanjutanya baru Up kk ☺
total 1 replies
HIATUS
vreya cantiiik 😍
Ansifa: Permisi kak, izin promote.
Mampir Yuk ke karya ku

* Cinta Sang CEO Tampan
* Pesona Prajurit Tampan
* Cold Woman Itu Istriku

Terimakasih🤗
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!