NovelToon NovelToon
Seatap Dengan Mantan

Seatap Dengan Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Idola sekolah
Popularitas:19.5k
Nilai: 5
Nama Author: Riria Raffasya Alfharizqi

Pada masa putih abu-abu. Jeviza menjalin cinta dengan Keandra, tetapi baru 1 tahun pacaran, hubungan keduanya harus berakhir karena sebuah kesalah pahaman. Lalu keduanya dipertemukan lagi setelah 2 tahun berpisah, lebih gilanya, Jevi dan Kean berada di satu rumah. Seatap dengan mantan itu lah yang terjadi setelah perpisahan.



Mantan tapi masih cemburu, cinta tapi gengsi menjadi bumbu kehidupan keduanya setelah berada di satu rumah yang sama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riria Raffasya Alfharizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Marah Tapi Perhatian

Motor sport milik Kean berhenti di depan Jeviza. Keduanya sama-sama diam bahkab setelah beberapa detik Kean sudah sampai, tidak ada perintah dari Kean agar Jeviza segera naik ke atas motornya.

"Langsung, balik kan?" tanya Jevi ragu-ragu.

Mati-matian ia beranikan diri dan turunkan ego untuk bertanya. Kean seperti patung yang tidak punya perasaan, hanya diam dengan sorot mata lurus padanya. Sesekali Jeviza mendengar decakan dari cowok itu, membuat Jeviza menahan kesal dan merutuki pertanyaannya tadi.

"Gue pakai taksi aja."

"Naik, buang dulu minuman lo."

Jeviza melotot, menatap Kean tidak percaya, lalu melirik ke arah minuman yang masih tersisa setengah, benar kata Sisil tadi, matcha di kafe Gio sangat enak dan sayang jika harus membuangnya.

Kean menghela napas dalam, melihat keraguan di wajah Jeviza membuatnya semakin merasa kesal, entah karena tidak menurutinya atau karena Jeviza tampak tidak bereaksi apa-apa ketika Kean menyuruh membuang minuman itu.

"Habisin dulu, baru naik."

Tanpa menjawab, Jeviza mengangguk. Ia kembali mendekatkan sedotan itu pada mulutnya, membuat fokus Kean semakin teralihkan hanya pada bibir Jevi yang menempel pada sedotan stainless tersebut. Rasa tidak suka kembali ia rasakan, tetapi Kean cukup tenang menyikapi perasaannya yang sedari mengganggu ketenangannya. Bahkan sampai terdengar bunyi sedotan Jevi di tetes terakhir minumannya.

"Bentar," lirih Jevi mencari keberadaan tempat sampah di sekitar. Ia tidak menemukan tempat sampah di sekitar situ, mau tidak mau ia harus membawanya lagi untuk dibawa pulang atau sampai ia nanti menemukan tempat sampah di sekitar jalan.

Lagian cup yang diberikan Janu sebenarnya bukan cup plastik biasa. Bisa digunakan lagi setelah di cuci.

Kean melirik tangan Jevi yang masih menenteng cup kosong di tangannya, lalu kembali menatap lurus ke depan.

"Buang, Je."

"Tapi, nggak ada tempat sampahnya, Kak."

Dengan kesal tetapi masih terlihat tenang, Kean turun dari motornya, mengambil alih cup kosong itu lalu menaruhnya di pinggir jalan.

Jevi melongo, tidak suka dengan cara Kean yang membuang cup kosong itu sembarangan.

"Kak, kok gitu?"

"Diem, bentar lagi diambil Gio," balasnya seraya mengetik sesuatu di ponselnya.

"Buruan naik, sebelum ada yang lihat," titahnya dituruti Jeviza tanpa menjawab.

Gadis itu naik ke atas motor Keandra. Kendaraan roda dua yang dulunya sering mengantar dan pulang Jevi ke sekolah. Dan kendaraan yang menjadi saksi cerita keduanya.

Jantung Jeviza semakin berdetak tidak menentu saat bau maskulin Kean mulai menguar di indera penciumnya. Aroma khas seorang Kean sedari dulu, jarak keduanya sekarang sedekat ini, tetapi untuk sekedar bertegur sapa saja rasanya sangat berat.

Jeviza menatap punggung tegap Kean di depannya. Pikirannya menerawang jauh ke sana.

Bagaimana bisa Jeviza tidak benar-benar bisa membenci cowok di depannya ini? Dia tahu, Kean sudah mengkhianatinya, tetapi rasa benci itu terkalahkan oleh rasa yang sebenarnya masih tertinggal, meski terus mencoba menyangkalnya, tetapi Jeviza sadar, rasa untuk Kean jauh lebih besar dari rasa benci dan kecewanya.

Gue benci perasaan ini

Batinnya masih dengan menatap lurus pada pundak Kean.

Sementara tanpa Jeviza ketahui, sorot mata Kean sesekali mencuri pandang pada wajah Jeviza. Gadis itu terlihat sedang melamun dengan pandangan kosong.

Entah apa yang menjadi pikiran Jeviza saat ini, sampai ketika sedang bersamanya, Jeviza lebih memilih sibuk dengan isi pikirannya.

Motor milik Kean berhenti di depan gerbang. Jeviza turun lalu membukanya lebih lebar, sementara motor Kean masuk ke dalam garasi, setelah menutupnya lagi, Jeviza menoleh ke arah Kean yang masih berada di atas motornya, cowok itu sedang membuka helm yang pernah tanpa sengaja ia jatuhkan. Dengan langkah penuh hati-hati tetapi masih terlihat tenang, Jeviza menghampiri Kean.

"Makasih," ujarnya lirih, juga sangat singkat.

Kean tidak menjawab, ia menatap kepergian Jeviza di depannya.

"Tidak lama motor milik Puspa datang, wanita itu terlihat kesusahan dengan banyak pastik di depannya, juga jok motor yang sudah penuh dengan kantong plastik.

"Ke, tolong bantuin kakak bawa ke dalam ya?"

Kean mengangguk, tanpa lama lagi mulai mengambil beberapa kantong plastik dan membawanya masuk ke dalam.

"Jevi, bareng lo kan?" tanyanya diangguki Kean.

"Udah, ke atas dia."

"Bagus, untung lo nawarin buat jemput dia, Ke tadi."

Tanpa Puspa menjelaskan pun Kean sudah tahu, kalau Puspa sedang repot, dan mar Arlo yang memang diminta oleh papanya untuk lembur mengingat ada klien yang tiba-tiba datang ke jogja. Mengecek pembangunan hotel milik keluarga Keandra yang sedang berjalan sudah dua bulan ini.

"Udah, kak?"

Puspa melihat dapur yang sudah penuh dengan kantong belanjaannya, lalu mengangguk mantab. "Aman, Ke."

Kean mengangguk dan membalikan tubuhnya, ia akan ke kamarnya sebelum pergi ke bengkel nanti.

Seperti yang sudah biasanya terjadi. Kean terdiam di depan pintunya, ia menatap pada pintu di depannya yang tertutup rapat, di sana dalam sana ada Jeviza yang entah sedang melakukan apa.

Sudut bibir Kean tertarik ke atas, ia lalu masuk ke dengan tubuh di telan pintu kamarnya.

Tidak langsung membersihkan diri, Kean duduk di tepi ranjang, tangannya mencari kaca mata bening yang selalu membingkai wajahnya setiap kali ia membuka layar laptop miliknya.

Wajah seriusnya, juga jemari yang terampil mengetik keyboard di pangkuannya sangat terlihat bossy sekali jika saja penggemarnya yang melihat.

Kean bukan artis, juga tidak ikut kegiatan band di kampus yang bisa saja membuat namanya semakin melejit dan lebih banyak disukai mahasiswi di kampusnya.

Sebisa mungkin Kean ingin terlihat biasa saja, meski tidak menampik jika apa saja yang melekat pada tubuh tegapnya barang dengan harga diatas dompet mahasiswa biasa.

Jabatannya sebagai ketua BEM sukses membuat namanya semakin dikenal, dan menjadi berita di gosip kampus karena selain parasnya yang sangat menjual untuk menaikan kampus, Kean tergolong mahasiswa cerdas.

Menutup laptopnya, Kean menaruh kaca mata anti radiasi miliknya di atas nakas. Lalu bersiap mandi sebelum pergi ke bengkel.

Sekitar 15 menit. Kean keluar dari kamarnya, ia langsung menuju ke bawah untuk berpamitan kepada Puspa. Namun langkah Kean harus terhenti detik itu juga saat tanpa sadar melihat keberadaan Jeviza di taman kecil belakang rumah.

Jantungnya berdetak sangat cepat ketika melihat tubuh Jeviza yang dibalut dengan kaos putih dan celana tidur basah karena ulah Jeviza sendiri.

Gadis itu sedang menyiram tanaman dengan bermain selang, terlihat Jevi yang kesusahan ingin mengusir lebah dengan menyemprotkan air, tetapi lebah itu seakan mengejeknya malah terbang di sekitarnya.

Pemandangan yang sebenarnya dosa untuk Kean lihat, tetapi sangat sayang untuk diabaikan. Tubuh Jevi tercetak dengan jelas dibaju basahnya, bahkan bagian dalam yang dikenalan gadis itu bisa Kean lihat dengan jelas. Darah Kean berdesir hebat, tangannya mengepal bersamaan dengan Kean yang membalikan tubuhnya dan kembali naik ke atas.

Sret

Tubuh Jeviza terperanjat mendengar suara pintu kaca di depannya terbuka. Kean berdiri di sana dengan sangat tenang, tetapi sorot mata Kean begitu tajam. Detik berikutnya, sebuah handuk terlempar tepat di tubuh Jeviza.

"Pakai, mas Arlo sebentar lagi pulang."

1
deeRa
Duhh, Ken fist nights nanti gimana ya Ama si jepii 😆
Riria Raffasya Alfharizqi: eh, gimana? gimana? kaaa???
total 1 replies
It's me💓💓
k riria kpn romantis" sannya lma bgt dh
Riria Raffasya Alfharizqi: ya gimana ya kak, ini kan permantanan bukan percintaan hihi.. sabarrr duluu
total 1 replies
deeRa
Kapus, kita nyeblak yukk.. /Grin/
Riria Raffasya Alfharizqi: sambil ngegosip ye?
total 1 replies
Dian Rahmawati
masih saling cinta
Riria Raffasya Alfharizqi: keknya iya deh ka
total 1 replies
deeRa
Akun ku baru bisa dibuka lg🤭
bomloppp deh😍
Nikita
🧡
uwong
kalo menurutku,fotonya yang ada tulisan seatap dengan mantan itu bagus yang kemarin itu deh kalo yang sekarang itu kek norak gitu maap ya tapi ini cuma menurutku aja thor🙏
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  
takut sma si zemi,, takut pria brkacamata kek di film" yg apasih namanya.. obses , dia kek pngen apa" yg dimiliki kean
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  : iyaa kaann😫
total 2 replies
Nikita
bang ke ayo tembak jepizza dong
Riria Raffasya Alfharizqi: tembak kamu aja, mau ngga?
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
udah bab 35 mereka masih diem" bae pdhl masih cinta,gue jorogin lama" berdua biar pada ngaku🤣
It's me💓💓: udh sebulan lbih diem diem nya😂😂
total 2 replies
dwi alfiah
ayo dong balikan
dwi alfiah: gemes aja kak ri
total 2 replies
Nikita
😘
Riria Raffasya Alfharizqi: hehehe
total 1 replies
Dian Rahmawati
wah Kean pengen cium jeviza
Riria Raffasya Alfharizqi: masa si ka? hee
total 1 replies
Siti Nur Rohmah
nafsu...nafsu...
tahan ke,,, tahan!!!
Riria Raffasya Alfharizqi: bilangin tu ka ke keandrul
total 1 replies
Dian Rahmawati
wah Kean pergi lagi nih
Lestary Tri
kak riri aku tampung dulu ya . tak baca nek nanti udah bnyak bab . .pasti slalu wow ceritanya . love u kak .
Nikita
eits tunggu🎶 tunggu🎶 tunggu🎶 Daleman ? 🤭
Riria Raffasya Alfharizqi: hahahaha
total 1 replies
𝓖𝓲𝓽𝓪 𝓹𝓮𝓫𝓻𝓲𝓪𝓷𝓲◗  
hehh🤣
Riria Raffasya Alfharizqi: hahahaha
total 1 replies
Nita Nita
😄😄😄🤣🤣🤣🤣
Riria Raffasya Alfharizqi: hahahaha
total 1 replies
Dian Rahmawati
hahahahhaha. 🤣
Riria Raffasya Alfharizqi: hahahaha
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!