NovelToon NovelToon
HIDUPKU

HIDUPKU

Status: tamat
Genre:Bad Boy / Persahabatan / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:688.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: ina corlet

Novel ini adalah karya pertama yang saya yakini bikin kepala pusing disebabkan typo, alur membagongkan, hal hal diluar nurul, dan cerita klise yang freak. saya sangat ingin merevisi karya ini tetapi rasa malas ini menguasai tubuh tanpa ampun. jadi maafkan cerita yang memusingkan ini rakyat ku!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ina corlet, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemotretan

Yas dan hans yang melihat kiara tersungkur di lantai membuat keduanya refleks mendekati kiara dan menanyakan keadaannya.

"Kau baik baik saja nyonya" tanya hans dengan cemas.

"Apa kau terluka?" di ikuti yas yang juga mengkhawatirkan kiara.

Kiara hanya terengah engah ketika usai mengeluarkan unek unek dalam benak hatinya, kepalanya benar benar serasa terbentur benda keras karena aliran darahnya naik dengan cepat saat itu.

Yas yang sadar bahwa dia tengah berjongkok mengkhawatirkan kiara, dengan cepat dia berdiri seakan kegerahan membenarkan kerah dasinya dan berdehem sangat sengaja. Membuat dirinya merasa tertampar mengetahui dirinya berada di bawah bersama wanita paling di bencinya.

"Hm, hans apa kita benar benar harus bersantai disini, apa aku tida punya jadwal lain, apa pekerjaanku sudah selesai"

"Ah maafkan saya tuan, kita akan segera berangkat"

"Baiklah, aku akan menunggumu di mobil, segeralah datang dan jangan sampai kita terlambat"

Yas berlalu meninggalkan kiara dan hans yang masih terduduk di lantai dalam rumah itu, hans mencoba membantu kiara untuk bangkit dari duduknya agar cepat tersadar sehingga tida menghambat agenda tuan yas hari ini.

"Mari nyonya biarkan saya membantu anda"

"Kepalaku berat sekali hans, apa kita tida bisa membatalkan acara hari ini"

"Sudah tida ada waktu lagi nyonya, pernikahan anda akan berlangsung 4 hari lagi, tolong mengertilah keadaan ini"

Hans dan kiara segera bangkit dan berjalan menuju mobil yang terparkir di depan rumah.

Perjalanan baru saja dimulai, ketiganya hanya terdiam tida mampu berkata apa apa. Yas seperti memerah pipinya membayangkan kejadian yang baru saja ia alami.

Hans hanya terdiam merasa bersalah karena telah melihat privasi dari kiara pada saat itu.

Dan kiara kini merasa posisinya terancam karena tadi berani memaki tuan yas. Dia benar benar berfikir sekarang akan mati rasanya, membayangkan akan semarah apa nantinya laki laki itu padanya. Sesekali kiara menahan rasa sakit di kepalanya, mengusap keningnya dengan lembut karena masih teras berat rasanya.

Mobil sudah sampai di gedung pemotretan ternama dari kalangan para ternama, gedungnya sangat megah dan mewah, kiara mendengar bahwa pemotretan ini akan dimasukan juga kesebuah majalah yang mengusung tema kesederhanaan. Dengan alasan kiara adalah sampah bodoh yang di pungut dan di daur ulang oleh manusia yan perduli lingkungan seperti yas, dan itupun menurut pandangan yas yang tentunya hanya dia yang tau.

"Selamat datang tuan, kami senang berkesempatan memotret anda"

"Yah, berikan saja yang terbaik untuk ku"

"Baiklah mari ikut dengan ku"

Kiara dan yass mengikuti fotografer tersebut kesebuah ruang ganti pakaian, kiara terlebih dahulu di minta untuk berganti baju dan sedikit di poles makeup agar terlihat semakin cantik dilihat. Kemudian setelah beberapa saat, di susul yas yang juga mengganti jasnya dengan warna tan yang di serasikan dengan gaun kiara yang sangat ramping.

"Baiklah semuanya sudah selesai, mari kita bekerjasama dan selesaikan pemotretan ini dengan bahagia"

Tutur salah seorang yang sepertinya leader dari timnya.

Kiara dan yas sekarang terlihat sangat kaku didepan para pemotret, bingung entah harus bagaimana dia bersikap walaupun orang orang di depannya memberikan arahan dengan santai dan sangat jelas. Tentu saja yas lebih kaku dari kiara, bahkan senyumnya terlihat sangat aneh saat itu.

Kiara berdalih sangat sakit kepalanya sedari tadi, saat masih di dalam mobil, tanpa sengaja dia menyenderkan kepalanya pada punggung yass yang saat itu sedang membelakanginya, yas tanpa sadar menoleh ke arah kiara, dengan repleks melihat wajah kiara dengan sangat dekat, wajah manis itu terpejam sempurna tampa di buat buat. Dia memang benar benar kelelahan dan juga memang sedang sakit kepala.

Lalu tanpa di sadari oleh sepasang pengantin, para fotografer langsung memotret kesempatan langka ini yang sedari tadi tida dapat di temukan di seluruh foto mereka. Padahal pada saat yang bersamaan semua kru yang memotret sedang meminta waktu untuk cut, menyiapkan fose yang nantinya akan di berikan arahan kepada kiara dan yas.

Bersambung ...

1
Aulia Hayalan
satu kata untukmu Tiara" bodoh"
Yusria Mumba
bagus kiara pergi yng jauh, daripada, dsiksa,
Yusria Mumba
ceritanya sedih banget,
Yusria Mumba
puny suami tapi hidup kagura sensarah
Yusria Mumba
kasiang kiara tertekan terus,
Yusria Mumba
semangat kiara,
Yusria Mumba
kasiang kita, ny
Yusria Mumba
yang sabar kiara,
Yusria Mumba
kasiang kiana,
Yusria Mumba
kasiang,
Masri Masri
paling yas termakan oleh kebucinanya sendiri
samara
Luar biasa
Jeankoeh Tuuk
apakah itu Kiara
apa Kiara hilang ingatan
Jeankoeh Tuuk
penasaran....
apa
kelakuan deff
Jeankoeh Tuuk
cinta Yas mulai tumbuh
Jeankoeh Tuuk
Yas mulai sadar ....
Jeankoeh Tuuk
luluhnya suatu kebencian
Jeankoeh Tuuk
begitu cemburunya yas
Jeankoeh Tuuk
ada kemajuan
Jeankoeh Tuuk
hati Yas tersentuh melihat kesedihan Kiara istrinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!