NovelToon NovelToon
Suamiku Selingkuh

Suamiku Selingkuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Single Mom
Popularitas:104.3k
Nilai: 5
Nama Author: Atul Maronge

Renata seorang istria dan ibu rumah tangga, dia mengabdikan hari-harinya untuk sang suami tercintanya Raditya dan anak semata wayang mereka Rindiani.
Dulunya Renata merupakan seorang direktur diperusahaan yang saat ini dipegang oleh suaminya tapi karena dia sudah memiliki anak jadi memilih untuk menyerahkan jabatan ke Raditya suaminya dan akan mengurus anaknya saja dirumah.
Tapi sepertinya keputusan dia salah, karena sang suami ternyata berselingkuh dibelakangnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Atul Maronge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Segalanya Untuk Rindiani

"Kamu dari mana mas seharian ini? Susah banget dihubungin...!" Bentak Ratih saat Raditya baru saja kembali ke apartemen.

"Aku habis jalan-jalan sama Rindiani, kenapa?" Kini Raditya balik bertanya pada Ratih dan tentunya dengan sorot mata yang tajam.

"Harusnya kamu izin dulu sama aku..! Aku ini istri kamu loh mas, gak bisa kamu seenaknya pergi seharian sama anak kamu. Pasti tadi kamu bertemu dengan mantan istri kamu kan..!!?" Ratih meluapkan emosinya dengan menunjuk-nunjuk Raditya.

"Jangan gila kamu..! Rindiani itu anakku jadi sudah sewajarnya aku bertemu dengan dia kapanpun, kalau masalah Renata aku hanya bertemu tadi saat mengembalikan uang ke kantor" Jawab Raditya yang mencoba mengontrol emosinya, jangan sampai dia terpancing oleh Ratih.

Sekeras-kerasnya Raditya dia punya prinsip jangan sampai melakukan kekerasan pada wanita.

"Keterlaluan kamu..! Pokoknya aku gak mau tahu besok-besok kalau kamu mau bertemu dengan anak kamu harus izin dulu sama aku" Bentak Ratih.

"Terserah, aku capek mau mandi" Jawab Raditya dan berlalu meninggalkan Ratih yang masih mencak-mencak di ruang tamu.

Ratih yang masih gusar berniat memeriksa ponsel Raditya, dia takut Raditya bohong kalau hari ini hanya jalan-jalan dengan putrinya saja.

Tapi sial ponsel milik Raditya dipassword dan Ratih sudah dua kali mencoba gagal, mau diulang lagi kalau salah bisa ketahuan.

Jadilah dia yang masih jengkel hanya duduk diruang tamu sambil menunggu suaminya keluar.

Tak butuh waktu lama kini Raditya sudah keluar dengan badan yang lebih segar, dia hanya mengenakan kaos dan juga celana boxer saja.

"Kamu ini kenapa sih? Dari tadi marah-marah terus" Tanya Raditya dan duduk disebelah Ratih.

"Aku takut kamu pergi dengan wanita lain mas" jawab Ratih jujur.

"Kenapa kamu berpikiran kayak gitu?" Kini Raditya bertanya dengan menautkan kedua alisnya.

"Soalnya kamu gampang tergoda oleh wanita, dulu aja kamu tergoda kan olehku" Jawab Ratih.

"Hmmmm..." Raditya hanya berdehem saja.

"Kamu gak macem-macem kan diluar sana mas?" Tanya Ratih memastikan.

"Jangan berfikir macam-macam...! Lebih baik segera transfer uang untuk kita memulai usaha baru, kamu gak ingin segera punya uang banyak lagi?" Tanya Raditya.

"Ya ingin mas, emangnya uang kamu beneran gak cukup?" Tanya Ratih memastikan.

"Kalau uangku cukup mana mungkin aku meminta bantuan" Jawab Raditya.

"Oke oke, aku transfer lima ratus juta. Ini semua uang di rekening aku. Setelahnya aku udah gak punya uang sama sekali" Yang dikatakan Ratih memang jujur, hanya saja uang tunai dan perhiasan di brangkasnya masih ada.

Kalau di rekening memang dikosongkan" agar Raditya percaya dan loyal seperti dulu.

"Sudah masuk kan?" Tanya Ratih memastikan.

"Sudah makasih ya sayang, besok kita cari tempat untuk membuka usaha" Jawab Raditya.

"Oke besok aku ikut" Ucap Ratih yang dibalas anggukan oleh Raditya.

         ********

Keesokan harinya Ratih dan Raditya melakukan survey ke tempat-tempat yang dijual oleh pemilik sebelumnya.

Akhirnya mereka cocok di lokasi ruko dengan dua lantai, dulunya bekas Cafe tapi karena sepi di jual oleh pemiliknya.

Didalamnya juga sudah lengkap perabotannya, sebuah keuntungan bagi Raditya karena hanya tinggal sedikit menambah perabotan saja.

"Akhirnya kita udah dapat tempat usaha ya mas" Ucap Ratih.

"Iya sayang, semoga saja usaha kita berjalan dengan lancar dan sukses" Jawab Raditya.

"Kamu pulang duluan aja gak apa kalau capek, mas mau lanjut ke notaris dan cari tambahan. perabot buat didalam" Ucap Raditya karena melihat Ratih yang terlihat lelah.

"Iya mas aku pulang duluan aja, kamu jangan pulang larut malam" jawab Ratih dan percaya pada Raditya.

Padahal niat Raditya memang menyuruh Ratih pulang dulu agar dia bisa membalik nama pemilik tempat usaha ini hanya menjadi namanya dan kelak kalau ada apa-apa dengan dirinya semua usahanya akan diwariskan ke putri satu-satunya yakni Rindiani.

Begitupula dengan apartemen yang ditinggali saat ini olehnya.

"Jadi kita ke notaris sekarang pak?" Tanya pemilik ruko sebelumnya.

"Jadi pak, ayo kita segera berangkat agar semuanya langsung beres" Jawab Raditya.

Sesampainya di notaris Raditya segera mengutarakan keinginannya, dan langsung di iyakan oleh notaris karena memang sudah sepatutnya begitu.

Anak akan tetap menjadi anak meskipun mereka kini sudah bercerai.

"Jadi kapan suratnya selesai pak?" Tanya Raditya.

"Paling cepat tiga sampai empat hari pak" Jawabnya.

"Baik saya tunggu kabar baiknya, saya permisi dulu" Ucap Raditya dan menjabat tangan notaris tersebut.

Raditya segera keluar meninggalkan kantor notaris itu, dia melanjutkan langkahnya ketoko furniture khusus restoran atau cafe.

Saat Raditya tengah memesan aneka furniture ada seseorang yang mengenal dirinya siapa lagi kalau bukan Rohana sahabat Renata.

"Mas Raditya sedang apa?" Tanya Rohana menyapa.

"Oh ini lagi cari perabotan buat restoran" Jawab Raditya.

"Mas Raditya mau buka restoran?" Tanya Rohana memastikan.

"Iya doakan saja semua lancar, bukan restoran besar sih hanya kecil saja" jawab Raditya.

"Iya mas saya doakan semuanya lancar, yaudah saya permisi dulu" Ucap Rohana dan berlalu dari pandangan Raditya.

Setelah Rohana berlalu Raditya kembali melanjutkan berpetualang mencari furniture yang cocok untuk restoran barunya.

Raditya cukup menguras tabungannya untuk membuat restoran barunya ini, untung saja di suplay Ratih setidaknya cukup untuk menambah biaya beli ruko.

Saat Raditya tengah dijalan pulang ponselnya berdering, ternyata sang adik yang menghubungi.

[hallo assalamualaikum Rani ada apa?] Tanya Raditya tanpa basa basi.

[apa benar mas Raditya dipecat dari kantor?]Tanya Rani.

[iya Ran, kemarin mas sudah bilang sama ibu] Jawab Raditya.

[terus uang kuliah Rani gimana dong mas?] Tanya Rani.

[kan ada ayah sama kak Romi Ran, kamu jangan bingung kan selama ini mereka juga membantu uang kuliah] Ucap Raditya.

Tanpa Raditya tahu selama ini uang dari Raditya digunakan berfoya-foya oleh Rani.

Jadi uang kuliahnya memang berasal dari sang ayah dan kakaknya saja.

[ah udahlah kakak gak ngerti..!] Jawab Rani dan mematikan panggilan telepon secara sepihak.

"Kenapa pula anak itu, aneh sekali" Gumam Raditya.

Raditya tak jadi mengendarai mobilnya ke apartemen melainkan kerumah ibunya.

"Assalamualaikum" Ucap Raditya saat masuk kedalam rumah.

"Waalaikumsalam, dari mana kamu?" Tanya sang ayah karena ini sudah menjelang maghrib dan tentu saja Raditya habis keluar.

"Habis dari tokok furniture yah, Rani mana?" Tanya Raditya.

"Belum pulang katanya masih ada tugas kelompok dirumah temannya" Jawab sang ayah.

"Oh yaudah kirain udah pulang, ibu mana yah?"

"Lagi masak itu samperin aja, kakakmu juga ada didapur tuh gak tahu ngapain" Ucap sang ayah.

Raditya segera melangkahkan kaki kedapur dimana sang kakak tengah berekperimen membuat minuman yang lagi viral dan sang ibu tengah memasak untuk makan malam.

"Raditya baru datang?" Sapa sang ibu.

"Hmm iya bu, tadi Rani telepon marah-marah karena masalah uang kuliah" Jawab Raditya.

"Bukannya uang kuliah udah kamu kasih Rom?" Tanya ibu.

"Sudah bu, kemarin aku kasih satu juta katanya mau ada praktikum" jawab Romi.

"Waah ada yang gak beres sama Rani ini, aku harus memata-matai adikku jangan sampai dia melakukan hal bodoh diluar" Ucap Raditya dalam hati.

1
Nyoman Kusumayani
lanjut
cinta semu 2
di grebek warga makin seru ...biar kapok tu pengkhianat tapi masih setia selalu pemain ny pake huruf R lagi
Rohana sahabat Renata
Ratih pelakor
Rusdi mantan suami pelakor
Rudi pak RT
Ramdan kepala keamanan
Rona nama tetangga
🤭
cinta semu 2
tambah lagi nama pake huruf R
Roni kakak Raditya
Rena adik Raditya
Ramli tukang cctv
Rahmi pembantu
😄😄kira nama ibu mertua SM ayah mertua pake huruf R juga g ya🤔
cinta semu 2
semua tokoh ny pake huruf R
Raditya
Renata
Rindiani
Rangga
Rendi
🤭🤔
Kale Ganindra Awan
apakah laki"_jika ketahuan selingkuh,slalu ada noda lipstick dibajunya???
Normida Naibaho
Mertua serakah...wah merepotkan.🤣🤣
Normida Naibaho
SadarRaditya....
Kale Ganindra Awan
baguslah langsung talak 3,,jadi gk bisa rujuk jika rena blm menikah dn orang lain
Yeyet Rohaeti
lanjut
Yeyet Rohaeti
lanjut thor, semangat 💪
AfganSyah Rezky
gak usah pake baju ketat itu hanya mimpi ku 🤍 apa itu
AfganSyah Rezky
p
Agustina Tina
double up date dong KK seru banget cerita nya kurang panjang kk up date nya🙏
Lee Mba Young
tumben gk viral, ratih kn model biasa nya kl Ada bginian gmpang viral kn.
Lee Mba Young
Semoga Ada yg live streaming atau memvidio biar viral 🔥.
Agustina Tina
jadi ga sabar nunggu reaksi suami nya Ratih semangat kk up thank you udh double update🙏
Agustina Tina
double ubdate dong kak 🙏
Yuni Ngsih
Authoooor ceritramu bgs bangeeeet kaya fakta ku bcnya asyik meskipun agak jelimet jg sih ,tp bikin ku yg baca semangat ...cuma penyakitmu klw lg betul " tuh ceritra mau mengungkap masalah eh malah dipotong jd ......nanggyng deh....dasar Author ...he
Agustina Tina
double up donk kk🙏
stela aza
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!