Selama lebih dari sepuluh tahun Jia Fei mencintai Shen Yuwen. Namun Shen Yuwen tidak pernah mencintainya, dia hanya mencintai kekasihnya Xin Qian.
Hingga suatu hari mereka berdua di jodohkan oleh kedua orang tua mereka.
Shen Yuwen tidak bisa menolak begitu juga Jia Fei. Perjalanan rumah tangga Jia Fei penuh dengan kepahitan. hingga suatu saat Shen Yuwen menceraikannya.
"Jia Fei, Kau harus sadar jika aku dan dirimu itu berbeda, aku bangsawan sedangkan kau rakyat jelata, aku sangat membencimu hingga ke pembuluh darahku.
Zhang Hongli mencintai Jia Fei namun dimasa lalu Jia Fei hanya mencintai Shen Yuwen.
Tiga tahun kemudian takdir mempertemukan mereka kembali.
"Ji-Er, Aku menyesal membiarkanmu menderita, juga menyesal karena aku tidak menjemputmu lebih awal.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ningrum arumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 22 -Pertemuan dengan Zhang Hongli (1)
............
...Jia Fei dan Lin Hua telah sampai di Hotel Grand Beijing. Jia Fei segera mengganti pakaian nya dengan pakaian pelayan....
...dia segera membantu pekerjaan pelayan yang lain....
...Acara akan segera di mulai. Para tamu sudah mulai berdatangan. Melihat dari pakaiannya semua yang hadir adalah para elit bisnis....
...Shen Yuwen datang bersama dengan Sekretarisnya Huanran. Shen Yuwen tidak tau jika Jia Fei menjadi pelayan disini. Dia hanya tau jika Jia Fei pergi ke sebuah acara pesta....
...Shen Yuwen segera menyapa rekan-rekan bisnisnya. Mereka tau jika Shen Yuwen telah menikah, namun tidak ada satupun yang tau wanita mana yang menyandang Nyonya Muda Shen....
...Shen Yuwen tidak pernah membawa atau pun mengenalkannya Jia Fei kepada orang lain....
...Mereka berharap malam ini bisa melihat Nyonya Muda Shen, namun sepertinya Shen Yuwen tidak membawanya. Nyonya Muda Shen seperti terisolasi dari dunia luar....
...Sementara itu Jia Fei sedang memberikan segelas Sampanye kepada beberapa orang yang hadir. Dengan senyum yang terus merekah di wajah indahnya. Jia Fei sebisa mungkin melayani dengan baik....
...Di sudut lain Jie Tian datang bersama dengan Asisten nya. Dia kemudian menyapa beberapa rekan bisnisnya. Jie Tian memang bukan berasal dari kalangan bangsawan, namun ketika dia di Amerika dia berhasil menjadi jenius muda di sana. karier nya naik dia menjadi Direktur di usia mudanya. Semua tidak lepas dari kerja kerasnya selama ini....
...Jie Tian mengedarkan pandangan nya. Namun tatapan nya tertuju pada wanita yang mengenakan baju pelayan. Dia mengernyitkan dahinya. Bukankah itu Jia Fei, "Pikirnya....
...Dia mengedipkan matanya berkali-kali memastikan bahwa dia tidak salah lihat. Setelah yakin bahwa wanita itu adalah Jia Fei. Segera Jie Tian berjalan mendekatinya....
..."Jia Fei, "Ucapnya....
..."Ah...Kaka Senior Jie. Apa yang sedang kau lakukan disini. "Ucap Jia Fei....
..."Harusnya aku yang bertanya seperti itu, apa yang kau lakukan disini, "Tanya Jie Tian....
..."Ah.. Benar, kau tidak lihat aku memakai pakaian pelayan. Aku sedang bekerja disini. "Ucap Jia Fei...
...Jie Tian memperhatikannya, benar dia memakai pakaian pelayan. Dia merasa hatinya sakit. Rumah tangga seperti apa yang Jia Fei alami. Kenapa gadis ini masih harus bekerja banting tulang. Bukankah dia menikahi pria kaya. "Pikir Jie Tian....
..."Jia Fei kenapa kau tidak mengatakan padaku jika kau menjadi pelayan disini. "Ucap Jie Tian....
..."Kaka Senior Jie, aku tidak tau jika kau juga berada disini. Lagipula bayaran nya lumayan,"...
...Jia Fei mengatakan nya dengan senyum yang cerah....
...Jie Tian merasa hatinya semakin sakit dia mengutuk suami Jia Fei berkali-kali dalam hatinya....
...Kenapa tidak di lepaskan saja, aku akan membahagiakan nya, "Pikir Jie Tian....
..."Kaka Jie apa kau mau sampanye, "Tanya Jia Fei....
..."Ah...Iya aku mau. Jia Fei jika aku tau kau berada disini, maka aku akan mengajakmu. Aku akan membayar mu lebih tinggi, kau hanya perlu menjadi partner ku saja,"...
..."Benarkah, harusnya kau katakan itu lebih awal, "Ucap Jia Fei....
..."Baiklah lain kali aku akan mengajakmu, "Ucap Jie Tian....
..."Aku akan mempertimbangkan nya jika kau membayar ku dengan mahal, "Canda Jia Fei...
..."Tentu saja untukmu aku akan membayar mahal."Ucap Jie Tian....
...Kemudian Asisten Jie Tian memanggilnya. "Bos, kita harus segera menyapa yang lain,"...
..."Aku mengerti, Jia Fei aku akan menyapa beberapa temanku lebih dulu. "Ucap Jie Tian....
..."Ah baik aku mengeri, pergilah,"...
...Jie Tian kemudian pergi. Semua orang saling mengobrol aula menjadi riuh. Tiba-tiba seorang pria membuka pintu aula. Dia berjalan seolah hanya dirinya yang berada disini. Aura bangsawan terpancar dari tubuhnya. Menekan orang-orang yang ada di sekeliling nya....
...Lalu seorang pria paruh baya berlari tergopoh-gopoh menghampiri pria tersebut....
..."Tuan Muda Zhang, ada sudah datang, "Ucap nya....
...Tiba-tiba aula menjadi semakin mencekam. Orang-orang mulai berbisik-bisik....
..."Tuan Muda Zhang, dia benar-benar datang.,"...
..."Maksudmu Tuan Muda Zhang Hongli,"...
..."Menurutmu siapa lagi, ayo kita sapa,"...
...Semua orang mulai berusaha mendekati Zhang Hongli....
...Namun tiba-tiba sebuah tangan ramping yang membawa segelas sampanye terdorong ke arahnya....
...Hingga sampanye yang dia bawa tumpah ke Zhang Hongli dan di susul dengan bunyi...
..."Gedebuk... Prang"... Suara gelas jatuh ke lantai memekakkan telinga semua orang....
...Semua orang menatap ke arah wanita tersebut. Wanita sial mana yang mencari masalah dengan Tuan Muda Zhang....
...Tuan Muda Zhang tidak suka jika ada wanita yang menyentuhnya. Apalagi mengotori bajunya seperti ini. "Pikir semua orang....
...Shen Yuwen berjalan ke arah kerumunan. Dia melihat seorang wanita tergeletak di bawah, dengan pecahan gelas di sekelilingnya. Dia tidak tau siapa wanita ini, namun terasa familiar, "Pikirnya....
...Benar saja ketika wanita itu sedikit menolehkan wajahnya. Shen Yuwen sedikit tertegun. Jia Fei apa yang dia lakukan disini, "Pikirnya....
...Apa yang dia katakan bekerja menjadi pelayan apakah itu disini. Shen Yuwen menjadi tegang, pasalnya tidak ada yang tau jika Jia Fei adalah istrinya....
...Jia Fei melihat sekeliling tidak ada yang mau membantunya berdiri. Kemudian sebuah tangan seputih giok terulur ke arahnya....
..."Apa anda baik-baik saja, "Ucapnya....
...Jia Fei masih tertunduk. Dia dia benar-benar gugup, dia sudah melakukan kesalahan. Dia segera bangun dari lantai, kemudian membungkuk berkali-kali dan mengucapkan, "Maaf Tuan saya tidak sengaja,"...
...Zhang Hongli terus menatap wanita yang terus menunduk di hadapannya. "Angkat kepalamu, "Ucapnya....
...Jia Fei tidak tau harus bagaimana, dia sudah gemetaran setengah mati. dia melirik ke samping melalui sudut matanya. Dan melihat Shen Yuwen berdiri di sana. Shen Yuwen bahkan tidak mau berbicara barang satu huruf pun untuk membelanya....
...Zhang Hongli terus menatap wanita di hadapannya yang masih tidak juga mengangkat kepalanya....
...Tiba-tiba seorang pria datang dari arah belakang....
..."Kau pelayan sialan, apa yang kau lakukan, beraninya kau menumpahkan sampanye kearah Tuan Muda Zhang. Apa kau sudah bosan hidup. "Ucapnya....
...Jia Fei semakin gemetar. Jia Fei berkata dalam hati. "Tuan Muda Zhang, apakah itu Tuan Muda Zhang yang sering muncul di Televisi. Bagaimana bisa aku berurusan dengan orang hebat seperti ini. Apa yang harus aku lakukan....
..."Kau masih saja diam bodoh cepat berlutut minta maaf, "Ucap pria itu....
...Jia Fei segera saja berlutut, "...
...Jia Fei buru-buru berlutut dan meminta maaf....
..."Tuan saya minta maaf, sungguh saya benar-benar tidak sengaja,"...
...Shen Yuwen mengepalkan tangannya, Jia Fei berlutut memohon di hadapannya. Namun dia juga tidak ingin orang tau tentang hubungannya dengan Jia Fei....
...Jia Fei semakin gemetar dan sedikit terisak. Zhang Hongli mengerutkan dahinya. Kemudian sekali lagi berkata, "Angkat kepalamu....
...Jia Fei masih tidak bergerak. Pria itu kembali marah, sembari mendorong tubuh ringkih Jia Fei, Hampir saja Jia Fei tersungkur kembali ke lantai....
...Dia berkata, "Kau tidak dengar, Tuan muda memintamu untuk mengangkat wajahmu,"...
...Jia Fei tidak punya pilihan. Dia kemudian mengangkat kepalanya....
sapa jua yg mau mungut x lg ...
pastiii seruuu tuuh