NovelToon NovelToon
31 Days Of Chasing Love

31 Days Of Chasing Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Bad Boy
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: crowell

BIANCA DEALOVA, gadis tengil yang suka sekali dengan tantangan,ia menjadi pusat perhatian di SMA Karya Bakti semua murid cowok pasti mengenalinya.Hingga pada akhirnya, dia ditantang oleh teman-temannya untuk menaklukkan hati seorang siswa baru, EDGAR GRISSHAM pemuda berwajah dingin dan misterius.

"apakah Allexa berhasil menaklukkan hati seorang pemuda dingin itu atau tidak.yuk, Kepoin kisah mereka selanjutnya!!"👋🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon crowell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31 Days Of Chasing Love

Edgar, Samudra, Kelvin, dan Velix, kumpulan remaja dengan wajah tampan itu, kini kembali melangkahkan kaki mereka memasuki lantai atas, tepatnya di lantai 4.

"Sepi banget," ujar Kelvin, menoleh kanan kiri, mengandeng tangan Samudra.

"Jelas lah sepi, kalo rame di pasar," jawab Velix, dengan nada yang santai.

"Bisa jauh-jauh ngak Lo?" kesal Samudra, menatap Kelvin.

"Gue takut, nanti kalo kuntilanak curi gue gimana?" tanya Kelvin, tak mau melepaskan tangannya dari lengan samudra.

"Palingan yang culik Lo Ailiy, kan yang tewas di sini cuman Ailiy," jawab Samudra, dengan nada yang datar.

"Lagi pula Ailiy culik Lo, pikir-pikir dulu," ujar Velix

"Ruangan ini kan?" tanya Edgar, setelah mereka sampai di satu kelas terbengkalai.

"Iya," jawab mereka serempak, menatap ruangan yang tampak sudah lama tidak digunakan.

"Nih, ponsel Bianca," ujar Edgar, memberikan ponselnya Bianca ke Samudra.

"Lepasin dulu tangan gue, Kel," ujar Samudra, dengan nada yang sedikit kesal.

"Hehehe, maaf," ujar Kelvin, kemudian mendekati Edgar, hanya mendekat tak berani mengandeng.

"Ini foto Lo sama Ailiy kan?" tanya Velix, saat melihat foto di ponsel Bianca.

"Mana, gue lihat," pinta Kelvin, mendekat ke Samudra.

"Hmmm, gue curiga sama nomor itu," ujar Edgar, memperhatikan ponsel Bianca dengan seksama.

"Lah, kenapa bisa kirim ke Bianca nih foto?" tanya Kelvin, penasaran.

"Gue rasa pengirim foto ini ada sangkut pautnya dengan kematian Ailiy," jawab Edgar, dengan nada yang serius.

"Jangan bilang dia juga incar Bianca, pasti pelakunya ada di sekitar sekolah ini," ujar Samudra,

"Dengan ini kita bisa memanfaatkan Bianca, mancing nih orang keluar dari sarangnya," ujar Edgar, dengan rencana yang sudah terlihat di matanya

"Yang bener aja Lo bos, Ailiy aja dibunuh apa lagi Bianca," ujar Kelvin, dengan nada yang tidak setuju.

"Gue setuju sama Edgar," celetuk Velix, dengan nada yang mendukung.

"Lo tahu kan, kalo Varsya, Victoria, dan Almira tahu kita memanfaatkan temannya, bisa-bisa hubungan gue hancur," ujar Kelvin, dengan nada yang khawatir.

"Tunggu sini, gue bales dulu pesan nya," ujar Samudra, mengambil ponsel dari tangan Kelvin.

Setelah membaca pesan di ponsel, Samudra mengetik dengan cepat dan kemudian berhenti sejenak sebelum mengirimkan pesan balasan.

Anda:Sapa Lo yang berani ngelarang Gue?

tulis Samudra di pesan balasan, Samudra mengirimkan pesan itu dan menunggu respons dari pengirim pesan misterius itu.

"Centang satu," ujar Samudra, memperlihatkan pesan yang dikirimnya,

"Cabut, kita nggak boleh lama-lama di sini," ujar Velix, dengan nada yang penuh kekhawatiran.

"Kita harus hati-hati, siapa tahu pengirim pesan itu ada di sekitar sini," tambah Edgar, sambil melihat sekeliling dengan waspada.

"Iya, ayo kita pergi dari sini," ujar Kelvin, sambil mengangguk setuju.

Kelompok remaja itu kemudian bergegas meninggalkan ruangan terbengkalai itu, berusaha untuk tidak menarik perhatian pengirim pesan misterius itu. Mereka berjalan dengan cepat dan hati-hati.

Saat sampai di pantai bawah banyak murid menatap ke arah mereka

Saat sampai di pantai, banyak murid menatap kagum ke arah mereka. Bagaimana tidak, kelima remaja itu memiliki daya tarik tersendiri. Velix, dengan jiwa playboy-nya, tidak bisa menahan diri untuk tidak bermain-main dengan para gadis cantik di sekitar mereka.

"Hello, Dede cantik, nungguin Abang yah?" tanya Velix, dengan senyum mempesona.

Para gadis itu tersenyum dan mulai mendekati mereka, membawa coklat dan surat-surat.

"Ini buat Lo dan ini buat Edgar, tolong," ujar seorang gadis, sambil memberikan coklat dan surat kepada Velix.

"Ini juga bagi-bagi yah, Lix," tambah seorang gadis lain, memberikan lima coklat dan lima surat.

"Ini buat kalian berlima," kata gadis itu, sambil tersenyum.

remaja itu menerima coklat dan surat-surat itu dengan senyum, kecuali Edgar pemuda itu menatap para gadis gadis itu datar sedangkan Kelvin panik toh Takut Varsya lihat bisa mampus

"Ini buat Kak Kelvin, tapi jangan lapor Kak Varsya, ini coklat tutup mulut," ujar seorang gadis, sambil memberikan coklat kepada Velix.

"Ini buat Kak Samudra, bilangin dia Kak aku cemburu kalo dia dekat cewek lain," tambah seorang gadis lain.

"Ini buat Edgar, bilang dia jangan galak-galak," kata seorang gadis, sambil memberikan surat kepada Velix

Setelah memberikan semua coklat dan surat-surat itu, para gadis itu berlari dengan tertawa riang, meninggalkan kelompok remaja itu.

"nih buat kalian, senang banget nih dapat coklat kayak gini, apa lagi banyak cewek cantik setiap hari deh gue ke sini," ujar Velix dengan gembira.

"Gak, buat lo aja," tolak keempatnya serempak menolak coklat dan surat-surat itu.

"Ngak usah nolak rezeki yah, ini buat lo berdua, kalo lo Kel ,ngak usah mau gue aduhin lo terima coklat pemberian cewek lain," ujar Velix dengan mengancam

"Siapa juga yang mau terima, jijik bet," ujar Kelvin dengan nada jijik.

"Buat lo aja," tolak Edgar dengan tegas.

"Yah udah kalo kalian ngak mau, di kasih hati malah minta jantung," ujar Velix dengan nada kesal, sambil memasukkan coklat dan surat-surat itu ke dalam tasnya.

"Gue simpen aja deh, siapa tahu nanti ada yang mau," tambahnya dengan senyum licik menatap wajah samudra dan Kelvin

1
Iqueena
Tiati Edgar, nanti kalau Bianca berhenti gangguin kamu, ujung2nya kamu yang gangguin dia, jangan dingin2 lah 😌
sjulerjn29
siapa yang dateng bianca kah? masih misteri sih kurasa itu cowo deh cuma habis krimbat jadi belum diiket rambutnya🤭
Afriyeni Official
yg kayak gitu mukanya tebal 100 inci /Facepalm/
Afriyeni Official
ada lagi yg beginian. kenapa dalam setiap kehidupan biang kerok tak pernah hilang /Sleep/
༺𝑨𝒕𝒉𝒆𝒏𝒂_𝟐𝟓༻
mgkn dg bhsa kucing si Bianca ngrt bang😂😂😂
༺𝑨𝒕𝒉𝒆𝒏𝒂_𝟐𝟓༻
Enggak, aku pgn selalu deket dg mu bang, mlh klo bs aku tempelin kek perangko😂😂😂😂
Ceyra Heelshire
taruhannya segini mana mau nolak dia
Drezzlle
Hayo mamahmu nangis Bianca, jangan sampai nyakiti, nanti hidupmu jadi nggak berjalan dengan baik
Alyanceyoumee
itu cemburu woy
Alyanceyoumee
waduh aksara... 🫣
@dadan_kusuma89
Jangan begitu Bianca, apapun kesalahannya, dan mungkin telah membuatmu sakit hati, Beliau adalah Ibumu yang tetap harus kamu hormati. Jangan pernah membentaknya!
Nurul An-nisa
Anak IPS pindah ke IPA, jomplang banget sih. mereka keren kalo bisa ngikutin dg cepat
Nurul An-nisa
Nah lo
Sarifah Aini
Edgar tuh kayak lagi jaga jarak, padahal Wilona pengen dia lebih deket sama keluarganya 😔
Muffin🧚🏻‍♀️
Aku jadi kasian sama biancaaa. Peejuangannya pasti susah sih kalau edgar gam bisa lupa sm masalalunya
Anyelir
anak perempuan selalu jadi tuan putri bagi ayahnya. Irinyaaa
Afriyeni Official
iyaa iya,, enggak enggak. padahal dalam hati iya mauuuuu
Dasyah🤍: benar banget kak, Bianca sengaja ngak mau 🤣
total 2 replies
Muffin🧚🏻‍♀️
Ngeri juga we bawaan bianca 🤏🏻🤏🏻
Muffin🧚🏻‍♀️
Saya suka percaya diri bianca hihi
Dasyah🤍: Bianca: makasih makasih kak 🤣
total 1 replies
bluemoon
Edgar kepo deh , cowok jangan kepo kepo kalu ga nanti ku suruh pakai daster loh kamu biar jadi cewek
Dasyah🤍: Kenapa musti daster kak,rok aja rok juga bisa🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!