NovelToon NovelToon
Anak Kembar Sang Mafia

Anak Kembar Sang Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Single Mom / Anak Kembar
Popularitas:329.2k
Nilai: 4.8
Nama Author: Miss AL

Derasnya hujan malam ini, seorang gadis yang sedang merenungkan nasibnya sekarang, air mata terus berjatuhan tak ada niatan untuk di hentikan, bibirnya mengatup hanya ada isakan yang terdengar, matanya hanya tertuju pada satu benda dan kertas foto persegi kotak di tangannya dan seluruh tubuhnya bergetar hebat "Apa, yang harus aku lakukan." Jeritnya pilu.

Keputusan apa yang akan ia pilih. melepas atau menerimanya dan pergi menjauh ia butuh ketenangan.

Dan apa jadinya saat kehidupannya sudah tenang seolah olah takdir sedang mempermainkannya.

Ini tantangan hidup apakah ia bisa melawan traumanya karena masa lalu ataukah ia akan menemukan takdirnya bersamaan kembalinya dia dan orang orang masa lalu yang mulai hadir.


Heyy buat para reader semoga suka karena karya ini asli hasil imajinasi sendiri NO PLAGIAT NO CURI² MILIK ORANG LAIN, murni hasil berpikir sendiri 😁.

selamat membaca 💞

salam dari Author 💋😻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

AKSM 22 (Revisi)

Sudah dua minggu berlalu Yashica keluar dari tempatnya bekerja, saat ini ia sedang menunggu di ruang tunggu pengambilan paspor dan visa. Yashica sudah menentukan akan pergi dari negara ini dengan tabungan yang ia punya ia merasa cukup untuk pergi dari sini. Dan ia juga memutuskan tidak akan memberitahu kepergiannya ini dengan siapa pun termasuk para sahabatnya, Yashica tidak ingin banyak merepotkan mereka biarlah saat mereka tau kepergiannya, mereka akan marah dan pastinya kecewa tapi buat Yashica itu lebih baik, ia tidak ingin menjadi beban para sahabatnya terutama pada Tarissa, selama ini ia tahu kalo Tarissa memendam rasa bersalahnya makanya hampir setiap hari Tarissa mengirim makanan bergizi dan vitamin untuknya melalui pengawalnya dan juga Yashica tau kalo Tarissa menempatkan orang-orangnya untuk menjaganya walau dari jauh makanya sekarang ia menyamar untuk mengecoh para pengawal itu agar tak melaporkannya pada Tarissa, andai Yashica tidak peka pasti saat ini Tarissa dan sahabat-sahabatnya akan datang dan mempertanyakannya. Setelah urusannya selesai ia kembali lagi ke tempat supermarket untuk melepas penyamarannya dan ia membeli beberapa barang agar para pengawal itu tidak curiga kenapa ia lama di dalam.

Hari keberangkatan tiba ia sengaja menumpang pada teman kosannya yang kebetulan juga akan pulang. Mereka berangkat bersama tetapi dengan tujuan yang berbeda padahal jam berangkat mereka juga berbeda teman kosannya memang mengambil jam dini hari agar sampai di tujuan masih pagi hari sedangkan Yashica dapat penerbangan pagi harinya tetapi ia rela menunggu berjam-jam di bandara, lagi-lagi agar tak ketahuan para pengawal Tarissa yang mengawasinya. Setelah berjam-jam menunggu tibalah keberangkatannya ia akan pergi ke negara P yang banyak orang terlahir akan bakatnya di bidang fashion, ia pun punya impian bisa sukses di negara itu. Sementara itu para pengawal Tarissa yang mengawasi Yashica kalang kabut mencari keberadaan Yashica, Mereka mulai sadar saat hari menjelang sore dan dari kamar yang di tempati Yashica tidak ada aktifitas seperti biasanya, akhirnya salah satu dari mereka menyamar agar tak menimbulkan kecurigaan.

"Permisi paketttt," teriak tukang paket berusaha mengedarkan matanya untuk mencari salah satu penghuni kos.

"Paket atas nama siapa mas?" tanya seorang ibu-ibu yang baru saja keluar dari kamar kos.

"Ini bu atas nama Yashica Abraham," jawab tukang paket.

"Lah orangnya gak ada mas," ucap ibu itu.

"Kalo gitu saya titip aja bu," ucapnya.

"Masalahnya orangnya sudah tidak ngekos lagi di sini."

"Waduh terus ini paketnya gimana bu?" tanya tukang paket.

"Ya coba di hubungi aja mas atau enggak balikin aja ke ekspedisinya lagi," saran ibu itu.

"Sudah saya hubungi berkali-kali malah, tapi tetap tidak tersambung bu, kalo boleh tau mbaknya kemana ya bu?" tanyanya. "Siapa tahu bisa saya antar ke alamat yang baru," lanjutnya.

"Kalo itu saya kurang tau mas, mbaknya waktu pergi tidak bilang mau kemana," ucap si ibu.

"Oooh, Ya sudah kalo begitu bu saya permisi," ucapnya pamit seyara berlalu pergi.

"Ya silahkan," ucap si ibu seraya berlalu dari kosan setelah menutup pintu gerbang.

Setelah melihat keadaan dan sekitar sepi dan aman pengawal yang menyamar menjadi *ojek pun menemui ketuanya.

"Bos lapor," lapor pengawal yang menyamar.

"Ya Bagaimana?" tanya ketua.

"Ternyata nona Yashica sudah tidak berada di kosan, untuk kapannya saya kurang tau bos," ucap pengawal.

"Kenapa tidak kau tanyakan sekalian tadi!" kesal ketua.

"Maaf bos kalo tadi saya lanjutkan bertanya seperti itu yang ada ibu-ibu itu jadi curiga bos," ucapnya cepat.

"Hem betul juga kata mu, ya sudah kita laporkan saja pada nona muda," ucap ketua pasrah.

"Baik bos," jawab pengawal seraya berlalu.

Sang ketua pun melaporkan apa yang di dapat dari pengawal. Dering pertama tak di angkat, dering ke dua juga belum terangkat, sampai berkali-kali belum juga di angkat, baru deringan kesekian kalinya sudah tersambung dan terangkat dari sebrang sana.

".....,"

"La... Lapor nona, no..., nona Yashica sudah tidak ada di tempat, maaf kami kecolongan," lapor ketua pengawal itu ketakutan.

".....,"

"Sejak pagi tadi kami tidak melihat aktifitas dari nona Yashica sampe menjelang sore, baru sore ini kami sadar bahwa nona Yashica tidak ada di tempat, kami juga sudah mencari nona Yashica di tempat-tempat biasa nona Yashica kunjungi tetapi kami tetap tak menemukannya dan saya baru dapat info kalo nona Yashica sudah tidak bekerja di Cafe Flora lagi nona," ucap ketua.

".....,"

"Ba... Baik nona," jawabnya bergegas menghubungi yang lain untuk kembali ke markas.

Panggilan pun berakhir, mereka para pengawal pun kembali ke markas atas perintah nona muda mereka.

○●

Tarissa yang kebetulan ada di markas sedang berlatih, setelah selesai berlatih ia melihat banyak notif dering dari pengawalnya yang ia tugaskan untuk melindungi Yashica sang sahabat. Setelah dering kesekian kalinya baru ia angkat.

"Hem,"

".....,"

"Jelaskan," ucap Tarissa singkat.

".....,"

"kembali ke markas sekarang!" perintahnya dengan nada dingin.

Setelah mendapat laporan dari bawahannya ia berjalan ke ruangan bagian IT untuk mencari keberadaan sang sahabat yang tiba-tiba menghilang. Ia menimbang apakah perlu memberi tahu para sahabat yang lain kalo Yashica menghilang atau kah nanti saja saat ia tahu posisi dan keberadaan Yashica. Saat ini ia sedang menghubungi nomor Yashica tapi sudah beberapa kali pun tak tersambung. Ia mengirim pesan pun centang satu. Ia beralih ke pesan grup dan melihat kalo nomor Yashica sudah tak aktif lagi akhirnya ia mengirim pesan di grup.

Tarissa

"Yashica hilang.(dibaca)

^^^Alexa^^^

^^^"Maksud lo apa Sa?^^^

^^^Callena^^^

^^^"Ha... Jangan ngandi-ngandi lo Sa!^^^

^^^Areta^^^

^^^"Serius Sa? Eh ko nomor Shica gak aktif sih?^^^

^^^Callena^^^

^^^"Ih iya nomor Shica gak aktif, ko tiba-tiba gini sih.^^^

^^^Alexa^^^

^^^"Lo dimana Sa?^^^

Tarissa

"Markas. (dibaca)

^^^Alexa^^^

^^^"OTW.^^^

^^^Areta^^^

^^^"Gue juga.^^^

^^^Callena^^^

^^^"Gue juga.^^^

Tarissa

"Temui gue di ruang IT. (dibaca)

Setelah urusan selesai dengan para sahabat ia lanjut melangkah ke ruang IT yang sempat tertunda.

"Robby," panggil Tarissa begitu tiba di belakang anak buahnya.

Robby yang merasa namanya di panggil pun menoleh ke belakang punggungnya "Nona, ada yang bisa saya bantu?" tanyanya seraya berdiri dan menundukan kepalanya.

"Hem, kau duduk lah kembali dan bantu aku mencari sahabat ku Yashica. Retas cctv dari kosan Shica sampai sepanjang jalan yang ia lalui hari ini!" perintahnya.

Robby pun kembali mendudukan diri kembali untuk melaksanakan perintah nona mudanya dan jari jemarinya mulai bekerja. Sedangkan Tarissa matanya mulai fokus menatap layar besar yang ada di hadapannya. Tak berapa lama para sahabat pun mulai datang dan sekarang mereka sudah ada di ruang IT dan mereka pun sama seperti Tarissa yang fokus melihat gambar di layar besar yang ada di hadapan mereka.

Robby masih berusaha meretas setiap cctv dari kosan Yashica dan sepanjang jalan yang di lalui Yashica. Tak membutuhkan waktu lama Robby pun berhasil mendapatkan aktifitas Yashica pada dini hari dimana dari Yashica keluar kamar kos membawa koper sedang lalu memasuki mobil teman kosannya setelah itu mobil yang di tumpangi Yashica melaju ke jalan tol lalu mobil itu sampai di bandara dan Yashica memasuki bandara ke berangkatan luar negeri. Ternyata Robby pun meretas cctv bandara. Mereka para sahabat yang melihat Yashica sudah tidak ada di negara I pun bertanya-tanya, berbagai ekspresi mereka tunjukan. Areta dan Callena kebinggungan kenapa sahabat mereka harus pergi dari sini dan Shica kenapa tak menghubungi mereka kalo ia pergi ke luar negeri, sedangkan Tarissa dan Alexa saling pandang dan pandangan itu hanya mereka berdua yang tau.

"Kenapa Yashica tidak ada yang menghubungi kita atau salah satu dari kita kalo dia pergi?" tanya Callena. Entah bertanya dengan siapa, ketiga nya tak ada yang menjawab.

"Tapi anehnya kenapa Shica harus pergi dini hari tadi?" tanya Areta. Sama seperti Callena tak ada jawaban dari pertanyaannya.

Saat ini mereka sudah pindah di ruang kumpul. Sejak tadi Alexa dan Tarissa saling lirik dan menimbulkan kecurigaan pada Areta.

"Aku perhatikan sejak kita pindah dari ruang IT ke sini kalian berdua saling pandang, apa ada yang kalian sembunyikan dari kami? Atau ada sesuatu yang kami tidak tahu?" tanya Areta pada Alexa dan Tarissa. Sejenak Alexa memandang Tarissa untuk meminta persetujuan dan Tarissa hanya menganggukan kepala tanda setuju.

"Fhuhh. Oke saat nanti gue ngejelasin ke kalian berdua, gue minta gak ada yang menyela omongan, gue cuman butuh gelengan atau anggukan kepala kalian," ucap Alexa meminta persetujuan.

"Oke," ucap Areta dan Callena.

"Kalian ingat bukan saat malam acara kelulusan kita dan paginya saat Areta menghubungi Shica dan posisi Shica ternyata sudah ada di kosan. Malam itu sudah terjadi sesuatu sama Shica yang kita gak tau." Areta dan Callena serius menyimak tanpa menyela Alexa. "Malam dimana acara berlangsung, Shica tidur dengan seseorang yang gak kita kenal," saat Alexa akan lanjut bicara terlihat Callena ingin menyela tetapi tangan Alexa sudah terangkat pertanda untuk tidak memotong pembicaraannya. "Tarissa sudah berusaha mencari siapa laki-laki itu yang tidur dengan Shica di malam itu, tetapi sampai saat ini belum ketemu karena ketatnya informasi tentang laki-laki itu dan aku punya firasat kalo laki-laki yang bersama Shica bukan lah orang biasa. Dan setelah kejadian itu, beberapa bulan kemudian saat Shica di tempat kerja, beberapa informasi yang gue dapat dari Dito bahwa Shica mengalami muntah-muntah dan sempat pingsan, saat Shica di bawa ke rumah sakit Dito hubungi gue dan saat itu gue posisi lagi sama Tarissa jadi gue ke rumah sakit bareng Tarissa dan disana kita kedapatan kalo Shica sedang hamil," ucap Alexa menyelesaikan penjelasannya.

"Apa!!!" teriak Callena kaget.

Sedangkan Areta hanya mematung syok mendengar sang sahabat sedang ada masalah pelik, selama ini setiap mereka bertemu ia melihat keadaan Shica baik-baik saja walau saat itu wajah Shica terlihat pucat. Sebagai sahabat ia benar benar kurang peka.

"Jadi sekarang kita harus gimana?" lanjut tanya Callena saat ia mulai tenang dari rasa syoknya.

"Untuk saat ini kita biarin dulu Shica tenang, kita gak bisa gegabah gitu saja, saat ini gue udah utus orang untuk cari tau ke bagian negara mana yang Shica tuju, kita tunggu aja informasi dari orang orang gue," ucap Tarissa datar.

"Benar yang di bilang Rissa, kita berdoa saja semoga Shica baik-baik saja di sana," Ucap Alexa.

Pada akhirnya para sahabat membiarkan Shica tenang tanpa gangguan dulu dari siapa pun.

♤♡◇♧

1
Agustina Amy
lanjut kak tambah seru aj ceritany
Agustina Amy
percaya diri bngt tuch si bella...blom tahu dy siapa ansel
Agustina Amy
Lanjut kak tambah seru ceritanya
fatmawati (pipit)
mungkin gk ya shica hamil muda
Farida Irwanq: mereka kayaknya belum,menjalankan malam pertama setelah menikah.
total 1 replies
Glastor Roy
update ya torku yg baik hati
Glastor Roy
torku update ya
Farida Irwanq
Terimakasih kak thor.. semoga anaknya cepet sembuh.
Farida Irwanq
Di tunggu bab selanjutnya kak thor. nanggung nih.. apa kah itu mama nya yasicha
Farida Irwanq
di tunggu bab selanjutnya kak thor🙏
Farida Irwanq
semangat up kak thor di tunggu bab selanjutnya. terimakasih banyak🙏
Farida Irwanq
Semangat up nya kak thor. trimakasih🙏
Farida Irwanq
makasih kak thor. selalu menunggu
Agustina Amy
sllu d' tunggu updatenya Thor...jng lama" ya
Farida Irwanq
di tunggu bab selanjutnya kak thor,trimakasih🙏
Agustina Amy
Jujur Thor aq kasihan sma leo... bikin bs melarikan dri aj Thor Leony...biar logan g' makin dendam yg akhirnya merugikan dri logan sndri
Farida Irwanq
Di tunggu bab selanjutnya kak thor
Farida Irwanq
Di tunggu bab selanjutnya kak thor trimakasih banyak🙏
Glastor Roy
makasih torku update ya
Farida Irwanq
up lgai kak thor
reza indrayana
ai kembal sudah kenal ternyata dengan sang opa.. 🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!