NovelToon NovelToon
Pernikahan Tanpa Cinta

Pernikahan Tanpa Cinta

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:293.5k
Nilai: 5
Nama Author: Virzha

Karena cinta bertepuk sebelah tangan, Aldin sulit untuk menerima cinta yang baru.


Namun, takdir mempertemukannya dengan seorang wanita sampai keduanya melakukan hubungan terlarang dan menyebabkan gadis itu hamil.


"Kau harus menikahiku! Aku tidak ingin anak ini lahir tanpa seorang Ayah!" Renata Aprilia.


"Aku akan menikahi mu, tapi hubungan kita hanya sampai anak itu lahir." Aldin Maldives.

Lantas, akankah cinta hadir di antara keduanya? Lalu bagaimana kisah rumah tangga mereka?

*****
Lanjutan dari novel I'm Fine

JANGAN LUPA TEKAN LIKE, KOMEN DAN FAVORITNYA YA GUYS!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Virzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ayo Berciuman.

Rere membesarkan matanya mendengar ucapan Aldin, ia menatap pria itu tidak percaya. Ia mencari kebohongan dari sorot matanya, tapi Aldin menatapnya sangat serius.

"Aku mencintaimu. Dan aku sangat yakin dengan perasaanku." Aldin mengulangi perkataannya sekali lagi, kali ini ia mengehentikan mobilnya dan menatap Rere lebih serius dari sebelumnya.

"Al?" Rere malah bingung harus menjawab apa.

"Semua ini pasti tidak mudah bagimu percayaku padaku, Re. Tapi aku mohon, berikan aku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku, aku benar-benar menyesal karena terlambat menyadari jika aku sudah mencintaimu," kata Aldin memegang kedua tangan Rere dan menggenggamnya erat.

"Aku takut Al," ucap Rere lirih. "Aku takut untuk memulai semuanya lagi," sambungnya dengan mata berkaca-kaca.

"Kita akan bersama-sama melewati ini semua. Pertemuan kita dulu tidak diawali dengan baik, sekarang aku ingin mengawali semuanya lagi. Aku Aldin Maldives, berumur 26 tahun, dan aku mencintaimu," ujar Aldin mengulas senyum tipisnya yang sangat manis.

Rere terdiam, perlahan bibirnya terangkat untuk mengulas senyuman yang sangat manis. "Mana ada seseorang yang baru berkenalan langsung menyatakan cinta?" Ujar Rere mencibir pelan.

"Anggap saja aku jatuh cinta pada pandangan pertama," sahut Aldin ikut tertular akan senyuman manis Rere.

"Tapi, jika kita bertemu dalam keadaan normal, aku tidak yakin kau bisa mencintaiku," ucap Rere mengerutkan bibirnya.

"Makanya aku bersyukur bisa dipertemukan mu pada saat itu," kata Aldin kini kembali menatap Rere dengan tatapan dalamnya.

"Kalau aku justru menyesal," ucap Rere menghela nafas panjang. "Andai waktu itu aku tidak ceroboh, aku pasti tidak hamil dan aku tidak akan kehilangan anakku," ucap Rere dengan wajah sedihnya.

"Semua itu sudah takdir Re, kita harus berusaha ikhlas dengan semua takdir yang tertulis. Percayalah jika Tuhan pasti memiliki rencana yang lebih indah dari yang kita bayangkan," kata Aldin mengeratkan genggamannya pada tangan Rere.

"Ehm, bolehkah aku bertanya satu hal padamu?" Rere mengalihkan pandangannya kembali ke arah Aldin.

"Tanyakan saja."

"Kenapa kau dulu begitu mudah menyetujui permintaanku untuk menikah? Apakah kau sudah sering melakukanya? Ehm, maksudku, apakah jika orang lain yang kau hamil i, kau juga akan mempertanggungjawabkannya?" Rere bertanya dengan perasaan gugupnya, bukannya apa-apa, ia hanya penasaran kenapa Aldin begitu mudah menyetujui permintaannya waktu itu.

Aldin mengulas senyum tipisnya, ia mengubah posisi tubuhnya hingga duduk menyerong menatap Rere.

"Tentu aku akan tanggung jawab jika itu memang anakku," ucap Aldin pelan dan tenang.

"Jadi, jika suatu saat nanti ada seorang wanita yang tiba-tiba mengaku hamil anakmu, kau juga akan menikahinya?" seru Rere membulatkan matanya yang indah.

"Tentu saja, tapi aku sangat yakin 100%, tidak akan ada wanita yang mendatangiku," ucap Aldin sangat serius.

"Kenapa kau begitu yakin?" Rere mengerutkan dahinya, ia malah berpikir yang tidak-tidak karena jawaban itu.

"Karena, hanya kau satu-satunya wanita yang pernah aku sentuh." Aldin menjawab dengan mata lurus menatap Rere.

Rere lagi-lagi dibuat syok mendengar jawaban Aldin. "Benarkah?" tanya Rere.

"Aku memang telah berbuat salah karena belum menyadari perasaanku lebih cepat. Tapi, sampai detik ini, aku bisa pastikan kalau aku tidak pernah berbohong padamu," ujar Aldin masih sama seriusnya.

Rere langsung bungkam, ia menatap wajah Aldin lekat-lekat. Ia tidak percaya jika ia satu-satunya wanita yang pernah tidur dengan Aldin. Tapi, melihat jawaban yang begitu tegas dan sorot mata yang sangat serius, membuat hati Rere seperti disirami air yang sangat menyejukkan.

Apa ini maksud kata-kata Zoya tadi? Aldin benar-benar tidak pernah dekat dengan wanita manapun?

"Ehm baiklah kalau begitu, aku setuju," kata Rere menganggukkan kepalanya.

"Setuju apa?" Aldin mengangkat alisnya.

"Setuju untuk memulai semuanya dari awal denganmu," ucap Rere mengulas senyum tipisnya.

"Kau serius? Itu artinya kau menerima cintaku?" Aldin langsung semangat, ia bahkan semakin menggenggam tangan Rere sangat erat.

"Ya, tapi-"

"Terima kasih, terima kasih Rere, aku sangat mencintaimu." Aldin tidak menunggu Rere menyelesaikan ucapannya, ia langsung saja menarik wanita itu kedalam pelukan hangatnya.

Rere terkejut, tapi ia langsung membalas pelukan Aldin dengan sama eratnya. Begini kah rasanya jika cinta kita terbalas? Begitu hangat dan menyenangkan.

"Terima kasih, aku berjanji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini," ucap Aldin mengurai pelukannya, ia memegang kedua pipi Rere dengan sangat lembut.

"Janji ya? Kalau kau berani menyakitiku, aku benar-benar akan meninggalkanmu." Rere mengancam dengan wajah seriusnya.

"Lebih baik kau membunuhku daripada kau meninggalkanku, Re." Ucap Aldin mengusap pipi Rere.

"Jangan ..." Rere merengek dengan suaranya yang manja.

"Kenapa?" Tanya Aldin tidak melepaskan tatapan matanya barang sedetikpun dari sosok Rere.

"Karena ... aku juga mencintaimu Al," ucap Rere malu-malu.

"Aku tahu itu, jadi?" Aldin semakin bersemangat, jantungnya bahkan terasa ingin meledak karena sangking senangnya.

"Jadi apa?" Rere menatap Aldin bingung.

"Ayo berciuman, kau pasti akan tahu."

"Apa?"

Rere membulatkan matanya saat Aldin tiba-tiba menarik kepalanya lalu mencium bibirnya dengan sangat lembut. Ia memperhatikan mata pria itu tertutup membuat ia ikut menutup matanya.

Perlahan Rere mulai membalas ciuman Aldin meski dengan gerakan sangat kaku. Ciuman itu benar-benar sangat lembut, tidak terburu-buru dan menemukan iramanya. Aldin seolah meluapkan rasa cintanya yang membuncah lewat sebuah ciuman penuh makna itu.

Keduanya hanyut dalam ciuman perayaan cinta yang indah. Namun, sedetik kemudian tiba-tiba terdengar suara klakson yang berbunyi sangat nyaring hingga mengejutkan keduanya.

"Astaga Al, kita masih dijalan," kata Rere menatap sekelilingnya dengan wajah kaget, ia baru ingat kalau tadi Aldin mengehentikan mobilnya begitu saja. Untung saja mereka tadi berciuman didalam mobil, jadi tidak ada orang yang melihat.

"Sial, mereka sangat menganggu." Aldin malah kesal karena momen romantisnya terganggu.

"Kau yang salah, ayo cepat bawa mobilnya," kata Rere tersenyum geli melihat wajah kesal Aldin.

"Kau senang sekali melihatku seperti ini," gerutu Aldin segera menjalankan mobilnya agar pengguna jalan berisik itu diam.

"Wajahmu sangat jelek kalau seperti itu," ejek Rere dengan tawa renyahnya.

"Tidak masalah, yang penting kau mencintaiku," sahut Aldin penuh percaya diri.

"Siapa bilang? Aku tidak pernah berkata seperti itu," kata Rere berpura-pura tidak tahu.

"Aku tidak lupa ingatan, Nyonya." Aldin melirik Rere dengan tatapan kesalnya.

"Aku menarik kata-kataku tadi," ucap Rere sengaja membuat Aldin semakin kesal.

"Kau ini, kau benar-benar tidak mencintaiku ya? Baiklah tidak apa-apa, kalau kau tidak mencintaiku, biarkan aku saja yang mencintaimu," ucap Aldin masih kesal tapi ia tidak ingin memperpanjang masalah.

"Hahaha, kau ini sangat payah ya? Baru begini saja sudah menyerah, dasar Tuan Payah." Rere tertawa renyah, ia mencubit pipi Aldin karena sangking gemasnya dengan pria itu.

"Tidak, aku hanya ingin kau tahu, meski kau menolak ku berkali-kali, aku akan tetap mencintaimu 1000 kali," ucap Aldin terdengar sangat gombal, tapi entah kenapa membuat hati Rere menghangat.

Happy Reading.

TBC.

1
Umi Fitri
visual nya saya suka ganteng dan cantik
Afternoon Honey
Aldin bodoh 👎😡
Rere keras kepala 👎😡
Afternoon Honey
keras kepala Rere!
tris tanto
heran nich ama rere emosian mulu bawaannya,,
tris tanto
ngapain dibhs mulu re,,orng kalo mo pergi ya bersikap biasa ja gk usah marah2 giliran diomelin melow,,mungkin jg hormon hamil,,tp kok kesel aja sm sipat rere ngomel2 mulu..
Mom Dee 🥰 IG : devinton_01
namanya juga masih ada rasa re, jd maafkanlah si Aldin lagi mode ngeselin 😂
Helda Watie
setiap kli aku membaca novel di sini.mesti si penulis selalu menggunakan wajah artis korea..apa salah nya .memakai wajah artis tanah air sendiri..setahu aku. wajah artis indonesia boleh tahan loh..hensem2 semua🤣🤣🤣
Umi Fitri: artis indo gak menarik
total 9 replies
lisa
aaa lusiii
Titik Novrianti
rere egois bin GOBLOK,,, bukannya kau yang ingin menggugurkan anak itu,,,yg bilang anak sialan,,, ucapan itu do'a goblok,,,aku harap kau jadikan masalah itu pelajaran untuk masa yg akan yg datang,, egois boleh tapi otak di pake juga
Titik Novrianti
cinta itu buta
buta itu gelaff
gelap itu banyak nyamuknya 😂😂😂🤣🤣🤣
princess manjaa
baru kali ini Nemu novel kelewat bodohh
Ig: @putriaayu_98: Nggak suka nggak usah bacalahhh
total 1 replies
AR Althafunisa
bodohhh... seharusnya di tlp. bilang aja siapa orangnya, ngeselin... tapi kasihan bayi jadi korban 😭
AR Althafunisa
Alhamdulillah.... klo hamil anaknya Aladin, semoga Bayu dan videonya selamat dan ketahuan pria brengseknya 😡
AR Althafunisa
itu bukan anak penjahat itu kan? aku takut anak penjahat itu, kasihan Rere sama Aladin 😭
yunna
yg ku takutkn Melani yg jd pelakor nti
Jose Sasi
mantap
Ig: @putriaayu_98: terimakasih dukungannya kak, baca karya aku lainnya juga ya 🥰
total 1 replies
Mom Dee🥰🥰
dipart saling melupakan disitu dijelaskan 3bln berlalu, knp hamilnya masih 5 minggu ya
Jeje 12: hamil memang cpt mba ...bukan d lihat dr bulan nya...tp perkembangannya
total 3 replies
Momy Haikal
entahlah aku tetap sayang zoya
Momy Haikal
cerita cinta zoya dan dewa paling the best
Dennyanto Suryadi Siregar: apa judul kisah zoya nd dewa?
total 1 replies
Ita rahmawati
terlalu cantik 🤔🤔🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!