Tina menggantikan Dinda, karena Dinda tidak menyukai Alex.
Bagaimanakah pernikahan Tina dan Alex?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eke manroe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
part (21)
Tina pun bersiap dan ia lupa memberi tahu neneknya, sampai akhirnya ia pun memutuskan untuk memberi tahu nenek nya yang ia ketahui dikamar.
tok... tok... tok
"masuk" ucap nenek tina
"grandmi, aku hari ini harus pergi kejakarta untuk meeting" kata Tina
"owh yasudah hati-hati oky Tina, kabari grandmi jika sudah sampai" ucap nenek Tina
"baiklah grandmi, aku pergi dulu, owh iya dimana kakak dina? " tanya Tina
"dia sedang ke pasar aku akan menyampaikan salammu" ucap nenek
"Trimakasih grandmi, aku pergi dulu" ucap Tina
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Tina pun pergi menggunakan taxi dan sampai lah dibandara dan ia melihat ria yang menunggu nya.
"Ria maaf, aku terlambat" ucap Tina
"Tidak apa-apa nona Tina" ucap Ria
"berapa jam lagi kita akan berangkat? " tanya Tina
"sebentar lagi nona, Tunggu lah sebentar" kata ria
sampai beberapa menit akhirnya pramugari mengucapkan bahwa pesawat akan terbang sebentar lagi, mendengar hal itu Tina dan Ria pun menuju pesawat itu sampai keesokan paginya akhir mereka pun sampai lah bandara jakarta,
"nona itu taxi yang telah ku pesan kan untuk kita naiki menuju Rumah anda" ucap Ria
"yasudah, mari biar kutunjukkan dimana tempatnya" ucap Tina
mereka pun menaiki mobil itu menuju kediaman pramaja, jarak antara rumah Tina dan bandara memerlukan l jam,
"pukul berapa kita akan ke prusahaan itu ria? " tanya Tina
"nona, kita akan kesana besok pukul 10:00 memang harusnya sekarang tapi mereka menghubungi ku untuk menunda nya besok"ucap Ria
memang jo menelpon Ria untuk memberi tahu bahwa hari ini jadwal Atasan ya sangat padat.
" baiklah Ria, aku senang mendengar nya" ucap Tina
sampai akhirnya mereka pun sampai di kediaman pramaja
tok.. tok... tok
mama Tina pun membukakan, melihat Tina dihadapan ya membuat dia sangat senang
"dia sedang bekerja ini masih pukul 03:00 sayang, sebentar lagi dia pasti pulang" sambil memeluk Tina
"ma, ini Ria sekretaris ku" kata Tina
"tante saya Ria sekretaris nya nona Tina" kata Ria dengan senyuman
"yasudah ayo masuk, kamu kok ngak ngabarin mau datang" tanya mama
"maaf ma Tina lupa" kata Tina
"Ria kamu Tidur bareng aku aja, bik tolong antarkan ria kekamar saya" kata Tina
"baiklah nona" ucap Art tersebut
"mari nona saya antarkan" lanjut Art itu lagi
Ria dan Art itu pun pergi Tinggal mama dan Tina
"ma apa alex menikah dengan dinda, soalnya aku Tidak melihat nya? " tanya Tina
"kau tau Tina sejak kau pergi alex menjadi alex yang berbeda" kata mama
"maksudnya ma? " tanya Tina
"dulu alex tidak pernah mau menyakiti hati wanita lain termasuk dirimu bukan? " kata mama
"tapi sekarang alex menjadi orang yang suka pergi ke club malam dan memberikan harapan palsu kepada wanita lain, termasuk adikmu sendiri" kata Mama
Sampai akhirnya dinda Tiba-Tiba muncul
"dinda" kata Tina
"aku Tidak ingin bicara dengan mu, untuk apa kau datang ha"kata dinda
setelah mengatakan itu dinda pun pergi meninggalkan mereka berdua
" sudahlah sayang, kau pergi lah kekamar mu dan istirahat lah"ucap mama
"baiklah ma aku naik dulu" ucap Tina lalu pergi kekamar nya
Dikamar Tina melihat Ria tertidur langsung menuju kamar mandi untuk mandi karna ia juga sudah sangat lelah setelah selesai mandi ia pun tertidur disamping Ria, sore harinya reza telah pulang dan langsung di sapa oleh mama nya.
"reza, mama ada suprise untuk kamu" kata mama
"apa ma? " tanya reza
"nanti kamu lihat aja oky" kata mama
"ya mama, yaudah deh reza mau mandi dulu" kata reza
reza pun menuju kamar nya, pukul 07:09 Tina dan Ria sudah bangun dan mereka mandi bergantian sampai mereka pun turun untuk makan malam
"ayo Ria kita makan" ucap tina
"tapi nona.... saya malu" kata Ria
"Ria ayo.... " ucap Tina sambil menarik tangan Ria
sampai mereka berdua di meja makan, reza juga sudah ada disitu
"Tina.. kau" ucap reza sambil memeluk adiknya
"aku sangat merindukan mu kak" kata Tina
"aku lebih merindukan mu adikku" ucap reza
"bagaimana kabar mu? " tanya reza sambil melepaskan pelukan nya
"kak, aku baik, bagaimana dengan mu? " tanya Tina
"aku Tidak baik tanpamu" kata reza bercanda
"kakakkkkk" ucap Tina
"yaudah makanan udah mulai basi mari makan" ucap mama
"oh iya ma dimana dinda? " tanya Tina
"sejak kau pergi Tina dia Tidak pernah makan malam dia pergi ke club xlllx" ucap reza
"kenapa kalian Tidak menjemput nya" tanya Tina
"aku sudah pernah menjemputnya tapi dia truss saja melakukannya" kata reza
"hmmmm" kata Tina yang sedih mendengar nya
"oh iya Ria kau juga ikut bersama Tina, gimana kabar prusahaan? " tanya reza
"pak prusahaan sangat baik" kata Ria
"aku senang mendengarnya, yasudah makanlah Ria" kata reza
makan malam pun berakhir dengan pembicaraan yang sangat panjang
ikuti trus ya jangan sampai ketinggalan