NovelToon NovelToon
Gairah Anak Pak Kyai

Gairah Anak Pak Kyai

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Romantis / Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Seindah Permata

setelah orang tuanya meninggal dunia Aulia baru mengetahui bahwa dia bukan anak kandung, tapi tidak lama setelah menemukan orang tua kandung nya ia terjebak di suatu situasi yang membuatnya menikah dengan gurunya sendiri, apakah Aulia bisa meninggalkan kesenangan yang dulu sering ia lakukan dan mencoba menjadi manusia yang lebih baik lewat bimbingan suaminya??


ini karya pertama aku, maaf jika banyak kekurangan. mohon tinggalkan jejak like/komen dan vote ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seindah Permata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 22

jam 12 siang Aulia segera bersiap-siap kesekolah dia dan Fahri berangkat berjalan kaki kesekolah, karena motor Fahri masih belum bisa diperbaiki sebab masih ada yang harus dibeli, dan ia akan membelinya nanti saja setelah mengajar.

"Kakak beli motor baru aja kenapa sih biar nggak rusak-rusak lagi" ucap aulia pada Fahri saat mereka dijalan menuju sekolah.

"Emmm... Pengen sih dek, tapi untuk sekarang kakak harus nabung buat biaya nikah, kan kakak nikahnya 5 bulan lagi" jelas Fahri.

"Kakak sih, masih muda gini udah mau nikah, kebelet ya, hahaha" ledek Aulia sambil tertawa

" Bukan gitu dek, kakak udah lama banget kenal Aisyah terus kita punya perasaan yang sama dan kalau lama-lama pacaran juga nggak baik takut manimbulkan fitnah, lagipun niat baik kan harus disegerakan " jawab Fahri

"Gini nih, susah ngomong sama guru, apa-apa di ceramahin" ucap Aulia pura-pura memanyunkan bibirnya.

" Bukan nyeramahin, kakak cuma ngasih tau, kamu gemes banget kalau ngambek begini" jawab Fahri mencubit gemas pipi Aulia yang agak menyembul itu.

"Ihhhh, kakak sakit tau" kesal Aulia sambil mengusap-usap pipinya yang sebenarnya tidak panas itu hanya ingin bermanja-manja dengan kakak tercintanya ini.

"Lagian kamu sih, nanti awas aja kalau kamu juga nikah muda, kakak bakalan ngatain kamu kebelet, hahaha" balas Fahri meledek Aulia dan segera berlari masuk gerbang sekolah meninggalkan Aulia yang cemberut dan kesal

" ihhhh, kakak ngeselin..." Teriak Aulia karena disana sudah banyak murid yang berdatangan Aulia segera berlari masuk, malu dilihatin banyak orang.

Setelah duduk di bangkunya tidak lama Nabila juga sudah masuk kelas.

"Lia"

"Kok tumben Lo baru Dateng bil?"

"Iya tadi ketiduran, oiya kamu dapat salam dari orang tuaku, kata bapak ibu ku makasih banyak ya barang-barang nya kemarin, mereka hampir gak percaya ada orang sebaik kamu" jelas Nabila menyampaikan pesan orang tua nya.

"Iya sama-sama, gausah gitulah gue biasa aja " jawab Aulia, dan Nabila pun mengangguk.

Pelajaran pun dimulai dan sekarang gurunya adalah Nauval, tidak ada yang berbicara sampai pelajaran selesai, entah karena yang perempuan fokus pada pelajaran atau fokus pada gurunya, pasalnya menurut Aulia, hari ini Nauval benar-benar tampan, wanginya yang mengharumkan seisi kelas ini juga membuat jantung Aulia Dag dig dug tak karuan setiap mereka tak sengaja bertatapan.

"Ihhhhh... Ni orang pake pelet apa gimana sih... Kenapa pikiran gue jadi nggak fokus ginii.. ??" Gumam Aulia dalam hati karena kesal sekali dia benar-benar tidak fokus pada pelajarannya ini, dan kali ini Nauval mengajar pelajaran fisika yang seharusnya penuh konsentrasi.

" Mengerti semua?? Kalau ada yang perlu di tanyakan silahkan saja" tanya Nauval pada semuanya.

Dwi segera berdiri dari bangku nya dan segera menghampiri meja Nauval dan menanyakan yang ia tidak mengerti.

"Modus banget" gumam Aulia masih bisa didengar Nabila.

"Iya padahal kan bisa ya langsung aja tanya dari bangkunya sendiri" Jawab Nabila dan Aulia pun mengangguk.

"Kamu suka nggak sama pak Nauval" tanya Nabila, Aulia yang mendengar itu langsung melotot.

"Ya nggak lah, kayak nggak ada cowok lain aja " bantah Aulia cepat.

" Masa', tapi kok kamu dari tadi liatin dia terus ? Nggak kedip lagi" jawab Nabila yang segera tertawa melihat wajah merah Aulia.

" Siapa juga liatin dia, gaada ya" kata Aulia tidak mau kalah.

"Ati-ati kakak kelas kita ada yang suka banget sama dia, bahkan kalau dia tau ada yang deketin pak Nauval langsung di labrak Sampek nangis-nangis" jelas Nabila berbisik pada Aulia.

"Lah si Dwi kok selamet??" Tanya Aulia

"Iya si Dwi aja yang nggak peduli, kalau dilabrak Dwi selalu ceramahin dia, panas mungkin telinganya" jelas Nabila Aulia hanya mengangguk-anggukan kepalanya dan Nabila sekarang mengerti bahwa temannya ini ada rasa pada pak Nauval guru tampan disekolahnya.

" Kalian berdua kalau mau bicara silahkan keluar saja" ucap nauval agak keras setelah menjelaskan pada Dwi, Aulia dan Nabila pun kaget karena jadi pusat perhatian, tapi Aulia mencoba tetap santai.

"Maaf pak" kata Nabila.

" Lah bapak juga masih ngomong sendiri sama si dwi masa' kita gak boleh ngomong juga" kata Aulia dan Nabila segera menyikut tangan Aulia agar diam saja.

merasa mood Aulia sedang buruk Nauval menghampiri Aulia membawa buku paket lumayan besar.

"kalau gitu kamu kerjakan soal halaman 169, setelah istirahat saya tunggu di kantor" kata Nauval.

"tapi pak" sergah aulia ingin protes pada Nauval.

"sudah ya anak-anak kalau begitu saya akhiri assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh" salam Nauval pada murid-muridnya.

" ngeselin banget sihhh...." ucap Aulia setelah kepergian Nauval.

"udah terima aja, salah sendiri ngobrol aja" ucap Dwi dengan nada mengejek.

"udah gapapa, sini aku bantuin aja biar cepet selesai ya" ucap Nabila yang dijawab anggukan oleh Aulia.

"kita cuma bisa ngasih semangat aja ya Aulia, hehehe" giliran Irfan yang berbicara dan di angguki oleh Saipul, Rizal dan Bima.

"iya bil, kita kalau fisika minta maaf" setuju Bima.

"oke-oke " jawab Aulia.

Aulia baru membuka buku karena dari tadi hanya di pandangi cover bukunya saja membuatnya pusing, tapi ternyata didalam bukunya ada satu batang coklat di halaman yang di katakan Nauval tadi.

Karena takut ketahuan yang lain Aulia segera menutupnya dan memasukkannya ke tasnya, tapi hal itu tidak luput dari perhatian Nabila yang melihat jelas apa isi dari buku tersebut.

"aa... ternyata perasaan kamu terbalas Lia" ucap Nabila heboh tapi bisik-bisik.

"ssssttttttt.... ". hanya itu yang Aulia katakan.

setelah bel istirahat berbunyi Aulia segera menuju ruangan kantor dan menanyakan keberadaan Nauval pada salah satu guru Disana, ternyata Nauval ada di ruangan sebelahnya lagi,.

"hah.... ruang kepala sekolah??, emang dia kepala sekolahnya disini??" tanya aulia dalam hati.

"assalamualaikum " salam Aulia sambil masuk kedalam ruangan itu.

lumayan besar satu ruangan dan hanya ada 1 kamar mandi, tapi penataan ruang yang estetik membuat ruangan itu menjadi unik, meja komputer dan sofa menerima tamu disekat oleh rak buku dan meja kerjanya yang tidak jauh dari kamar mandi di tutupi oleh rak buku besar yang di lapisi kaca bening tempat beberapa piala.

"waalaikumsalam, sini masuk Lia" jawab Nauval. Aulia pun masuk menuju kursi depan meja kerja Nauval.

" eh pak, emang bapak disini kepala sekolahnya ya kok kak Fahri nggak bilang apa-apa?" pasalnya Aulia sudah kurang ajar pada Nauval waktu itu dan Aulia menjadi tidak enak.

" enggak kok, ini ruangan abah, tapi Abah lebih sibuk sama undangan pengajian nya jadi beliau suruh aku mengerjakan tugasnya disini" jawab Nauval dan Aulia mengangguk anggukan kepalanya tanda mengerti.

"oh ya .. gimana??" tanya Nauval lagi, ucap nauval membuat Aulia membuka tasnya dan mengembalikan buku nya.

"saya liat kok dihalaman yang bapak sebuk tadi nggak ada pertanyaan pak? malah ada coklat. Nauval yang mendengar pertanyaan Aulia itu kemudian tersenyum.

" iya maaf ya, tadi saya marahin kamu padahal cuma pengen ngasih itu" jawab Nauval lembut sambil tersenyum membuat Aulia memeleh seketika.

"duhhh.... senyumnya kenapa manis begini sihh" batin Aulia yang terpesona.

"dan.... ini deh saya kasih sekalian sekarang aja" ucapnya menyerahkan satu paperbag ukuran sedang kedepan Aulia.

1
♡ Sachi_ Kapuet ♡
bjirrrr gua udah tamat nnt 3 season 😭🤣🤣🤣
qinara vio
cerita makin seru nih
Saiya Iranie Susianty
sumuk coyyy gaec slimut 🤣🤣🤣🤣
Saiya Iranie Susianty
beberan ini Gus 🤣🤣🤣🤣
M Fakhrul Mfakhrul
Luar biasa
pecinta cogan
hot parah pak ustaaadz 🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Nety: hooh sampe berkali kali orgasme 😅😅
total 1 replies
Singgih Winarni
bagus
Martini 123
Masya Allah Gus Naufal Soo sweet
Martini 123
tambah asyik aja ya gaeees 👉👉👉👉👉
bayinah iin
bagusss
Qaisaa Nazarudin
Ntar mereka berjodoh nih percaya deh😅😅
Qaisaa Nazarudin
Udah ku duga,gak mungkin secepat itu Reno melupain Aulia dan Nabila juga rasanya cuman pelarian..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa gak jujur aja sih Nabila? gengsi di gedein,,
Qaisaa Nazarudin
Pasti gadis itu calonya Reno ya,,Semoga Reno bahagia ya??🤲🏻🤲🏻
Qaisaa Nazarudin
Kok abah nya gitu sih,sama aja sama Nauval,nyebelin,mantu udah di gituin masih aja bicara baik2,,
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Nauval udah ceritain semuanya ke ortu nya, noh si ulet bulu sok caper🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Makanya harusnya dr dulu kamu harus tegas sama ulet bulu itu,kamu nya aja yg selalu diemin,katanya gak mau memperbesarin masalah,Noh sekarang kenapa harus marah2,salahkan aja diri kamu sendiri..
Qaisaa Nazarudin
Aulia terlalu keras kepala menurut ku,,ngenyel banget..Semua istri tuh mau lahiran nya nirmal tapi kalo keadaan nya darurat gak papa caeser aja..
Qaisaa Nazarudin
Astaga..Yg sabar Aulian..Sakit saat lahiran emang kayak gitu,bahasa nya di jaga ,jgn ngomong yg aneh2 deh..
Qaisaa Nazarudin
# gak bisa cium bau asap dr nasi..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!