NovelToon NovelToon
Obsession Of Love

Obsession Of Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:72.5k
Nilai: 5
Nama Author: ARSI

Bukan kisah tentang benci menjadi cinta tapi tentang cinta pertama yang datang kembali ketika hidup Azia sedang sangat kacau. Dalam badai yang tiba-tiba menerpa hidupnya, sebuah cahaya menyelamatkan hari-hari buruknya. Pria hangat yang membuat dia tidak bisa mengalihkan pikirannya, berada dekat meskipun tidak sanggup dia gapai. Banyak hal yang terjadi setelah bersama hingga membuat mereka tak ingin saling kehilangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARSI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sensasi yang luar biasa

Senin pagi yang sama membosankan seperti biasanya, upacara yang lama, matahari yang terik seakan sedang memanggang murid yang baru selesai dengan akhir pekan yang indahnya. Mendengarkan beberapa nasehat dari guru yang kadang di ulang ucapan yang sama hingga aku hampir bisa menghafal setiap kalimat yang ingin di sampaikan nya, semua murid terlihat kesal tapi tak berani mengeluh pada Pembina upacara yang membuat mereka harus merasakan teriknya matahari di senin yang menyebalkan. Ketika upacara selesai rasanya ingin berteriak dan berlari kearah kantin sekolah dan membeli minuman segar tapi, sayangnya guru ku yang teramat rajin membuat kelas kami masuk lebih awal dari jadwal, hingga kami tidak bisa mampir ke kantin untuk menyuarakan kegerahan kami dan kekesalan pada senin pagi yang panas itu.

“Menyebalkan sekali ibu itu, padahal aku udah hampir kearah kantin, aku udah harus banget sampai dia panggil buat masuk!” Ucap Lamia yang kesal di sebelahku.

“Sabar! Kita semua juga merasakan hal yang sama, gimana kalau kita izin ke wc beberapa menit lagi?”

“Ide bagus tu! Eh, kok tiba-tiba kamu jadi anak bandel sih, Azia?”

“Aku haus, anak baik dan rajin tidak bisa membuat dahagaku hilangkan?”

‘tak’ Sebuah spidol hampir mengenai Lamia karena kami ketahuan sedang berbincang, itu karena Lamia terus melirik kearah bangku belakang dimana aku duduk di belakangnya.

“Kalian berdua, kalau mau bicara di luar!”

“Maaf, bu!”

Tak lama kemudian aku meminta izin untuk ke wc dan di susul oleh Lamia, kami langsung menuju kearah kantin yang sejalan dengan arah ke wc. Indahnya dunia karena tidak ada siapapun di kantin dan hanya ada kami berdua, kami duduk dan sedikit berbincang lalu karena terlalu asik makan kami sampai lupa kalau kami sedang masuk mata pelajaran pertama.

“Duh, kalau balik ke kelas nanggung banget, kita bolos aja sekali gimana?” Aja Lamia padaku.

“Oke!” Aku setuju karena aku memang sedang tidak ingin masuk ke kelas.

Beberapa hari terakhir terasa berat terlebih dengan keanehan sikap kak Alex yang membuat aku bingung, disaat aku mencoba untuk melupakan dia, dianya malah seakan sok care dan memperlihatkan sisi yang membuat aku sedikit merasa takut padanya. Jelas-jelas kami tidak memiliki hubungan apapun tapi, dia bertingkah seakan kami memiliki sebuah hubungan dimana aku harus menjelaskan semua hubunganku dengan cowok yang lain. Dia jadi sering datang menjemput ku di halte sekolah hingga kadang hal itu menjadi masalah untuk Bobi yang juga menungguku. Sebenarnya aku bisa saja menolak ajakannya tapi, mana ada orang yang akan nolak jalan sama cowok sekeren kak Alex, terlebih kayak dapat kesempatan emas buat menarik perhatiannya.

“Sorry ya Bob, hari ini kamu bisa langsung pulang aja, soalnya kak Alex udah jemput.”

“Beberapa hari ini dia selalu datang! Nyebelin banget, kalau emang mau jemput bilang kek dari awal biar aku bisa langsung ketemu sama pacarku, bikin kesel aja”

“Sorry, lain kali aku kasih tahu lebih awal deh, sebagai gantinya nih buat jajan”

“Kalau kayak gini sih, ya boleh deh dia sering datang, makasih ya Azia. Aku duluan!”

Lalu aku masuk ke dalam mobil kak Alex yang sedang menunggu kami selesai bicara.

“Kalian ngobrol apa?”

“Ada lah sedikit, ayo kita berangkat!”

“Azia, tadi kamu kasih uang ke dia, ya?”

“Iya, lalu?”

“Gak, cuma buat apa?”

“Buat dia jajan sama pacaranya yang lagi ngambek gara-gara dia sering anterin aku dan gak sempat pacaran.”

“Oh, dia punya pacar?”

“Emm”

“Aku pikir kalian pacaran.”

“Kak, udahlah jangan mulai lagi! Harus berapa kali aku bilang kalau kami berdua cuma temanan?!”

“Aku minta maaf, gimana kalau kita beli es krim?”

“Oke”

Entah ada angin apa yang menerpa hingga awan di wajahnya mulai menghilang dan dia tampak lebih ceria dari biasanya, kami berhanti di supermarket di jalan lalu membeli beberapa es krim untuk di bawa ke rumahnya. Entah ini hanya khayalanku atau memang dia sesekali melirik kearahku yang sedang memakan es krim, aku merasa terbebani dengan tatapannya dan senyum yang tak bisa aku maknai itu.

“Kak, tolong fokus ke jalan. Aku belum siap mati muda!”

“Kamu.. Baiklah, aku akan berusaha fokus ke jalan”

Aku pikir dia benar-benar patuh tapi, yang terjadi malah kami berhenti di pinggir jalan, aku tidak mengerti apa yang sedang terjadi. Apa ada masalah dengan mobilnya atau ada masalah dengan otak kak Alex waktu itu. Dia melepas sabuk pengamannya lalu memandangiku dengan tatapan aneh, aku pikir dia akan murka atau sesuatu hal buruk lainnya bisa terjadi tapi, yang terjadi malah di luar perkiraanku. Dia menciumku dengan bibirnya yang begitu lembut, aku bisa merasakan aroma tubuhnya lebih jelas dari biasanya, dia mengendalikan ku hingga aku tidak bisa menolak kecupan lembutnya, dia tidak bicara sepatah katapun, lalu mengarakanku pada hal yang tidak aku mengerti tapi aku menikmatinya. Ciuman pertamaku melayang di siang itu bersama cinta pertama yang selalu aku pandang dari kejauhan, aku tidak memiliki pengalaman dalam berciuman tapi, bersamanya rasanya aku seakan sudah lihai dan tahu apa yang harus aku lakukan pada bibir lembut dan manis itu.

Aku benar-benar terdorong ke kursiku, dia seperti seorang yang tidak aku kenal, dia benar-benar di luar kendali, ciuman itu semakin lama mulai berlebihan. Hampir saja aku kehilangan akal sehatku karena terbawa suasana, untung aku cepat sadar karena es krim yang ada di tanganku melelah. Aku segera mendorongnya, dan menutup mulutku yang terasa sedikit sakit ketika dia melepasku.

“Apa yang kakak lakukan?”

“Maafkan aku, kamu membuatku hilang kendali, maafkan aku!” Dia berulang kali meminta maaf dan seakan dia telah membuat dosa yang tidak dapat di bayarnya.

“Lupakan itu, ayo kita cepat ke rumahmu, aku punya jadwal lain setelah mengajari Andra!”

“Iya aku tahu, sekali lagi aku minta maaf”

Setelah kejadian itu kami tidak lagi bicara satu sama lain hingga sampai di rumahnya, setelah aku turun dari mobil dia kembali pergi dari rumah dan entah kemana kali ini dia akan pergi.

“Luar biasa! Aku berciuman dangan pangeranku! Aaaa….” Aku berteriak dalam hati karena sangat bahagia.

“Meski sedikit sakit tapi, aku merasakan sensasi yang luar biasa dari pengalaman pertama bersama cinta petama, aku semakin menyukai kakak Alex” Aku benar-benar tidak bisa berhenti memikirkan kejadian itu.

Meski setelah itu aku kembali dia buat kesal oleh tingkah Andra yang menyebalkan dan sikap dinginnya yang membuatku ingin sekali memukulnya, andaikan aku tidak di bayar untuk mengajari dia, aku pastikan dia akan jadi target pukulanku.

“Hai! Kenapa kamu senyum-senyum sendiri dan bibir kamu kenapa?” Andra memang tidak pernah memanggilku kakak padahal aku lebih tua dari dia dan yang paling parahnya dia tidak pernah bicara dengan sopan padaku yang menjadi guru lesnya.

“Bukan urusanmu! Fokus saja pada pelajaran hari ini!”

“Iya iya dasar bawel!”

BERSAMBUNG

Jangan lupa buat like dan komentar, kalau bisa jangan lupa kasih sedikit tips untuk novel ini😉

1
darins
bagus
Dimas Rianto
terus dukung teman kita dalam berkarya
Andri Aglin
ko zakia ada david jga... gimna certa alex ini...berarti ngk sesuai ni kata cinta zaskia waktu seklah dulu untyk alex.
ARSI: terus amati cerita Azia jangan sampai ketinggalan episode terbaru. ini masih terlalu awal untuk menebak dengan siapa Azia akan bersama
total 1 replies
Dimas Rianto
Ayo buat Alex putus aja dari Azia
Andri Aglin
kenapa bca bab ini aku sedih ya lhat alex..thor
satukan cinta alex dan azia ya..udah terllu bnyak rintangan nya..
Andri Aglin
knpa rumit benar kisah cinta alex dan Zakia thor....
ARSI: makasih telah berkunjung
total 2 replies
Dimas Rianto
lanjut terusssssss
pat_pat
lanjut mangats 🔥

mampir juga yuk ke Preman Cantik 🤗
Dimas Rianto
hilang kata²
Dimas Rianto
Jangan kendor upnya
Indrayani Safitri
lanjut terusssss
Luvi Afrijal
semangat up
ARSI
Terimakasih sudah mendukung
Luvi Afrijal
Kapan update
Luvi Afrijal
menunggu
Mayank Kacau
lagian jadi temen koq ngatur banget
Mayank Kacau
azia dkk emang keterlaluan
Mayank Kacau
q rasa azia g adil sama alex
Gusni Ati
lanjuttt
Luvi Afrijal
aku sukaaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!