NovelToon NovelToon
Aku Bukan Perawan Tua

Aku Bukan Perawan Tua

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: lusiana senja

Novel ini menceritakan tentang Nadia Maharani, perempuan berusia 28 tahun yang belum menikah dan sering disebut perawan tua oleh tetangganya, memiliki wajah yang cantik namun memiliki kepribadian yang galak dan berani, dia bekerja sebagai pelayan Kafe.

Nadia akhirnya bertemu laki-laki idamannya yang tak lain adalah pemilik kafenya. Namun ternyata si boss telah memiliki kekasih yang cantik.

Akankah Nadia mendapatkan hati bossnya?

Di sisi lain, ada laki-laki yang amat mencintai nya, yang tak lain adalah sahabat Nathan, yaitu Satrio.

Siapakah yang akhirnya bersama Nadia ?
Nathan atau Satrio?

Kita lihat kisah lebih lengkapnya dinovel ini, jangan lupa like dan komentar nya ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lusiana senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejadian lucu dan Haru di Warung Nasi Padang

"Nggak, aku alergi sama wanita bawel aja." ucapnya santai

"Hahaha, baguslah kalau alergi, berarti saya aman." ucapku tersenyum

"Ngomong-ngomong, kamu koq tahu banyak hal tentang Nathan, bahkan makanan yang dia tidak suka, terus bisa sarapan bareng, aku curiga, apa kamu selingkuhan dia." tanyanya menyelidiki

"Hah? selingkuhan apa sih ! yaa saya tahu makanan yang dia tidak suka karena dia cerita lah, kalau masalah sarapan bareng yaa jelas aja bareng kan saya tinggal di Paviliun Pak Nathan." ucapku keceplosan

"A...apa?." ucapnya menggebrak meja makan

Lalu pengunjung lain menatap kami sinis.

"Waduh gawat aku keceplosan lagi." ucapku lirih

"Huss jangan berisik Pak, Bapak kira ini rumah Bapak apa, pakai segala gebuk-gebuk meja, kasihan lho Pak mejanya kan nggak salah !" ucapku mengalihkan pembicaraan

"Iya maaf aku kaget, aku gak percaya aja, kamu koq bisa tinggal di sana? coba jelasin !" ucapnya

"Iya pas saya datang ke Bandung, temen saya Mimin ngajak saya cari kos dekat Kafe, eh taunya ketemu Pak Nathan, jadinya ditawari tinggal gratis di Paviliun kosongnya, yaudah saya mau, lumayan kan, lagian saya di sana terpisah tempat sama Pak Nathan, saya kan dibelakang, terus juga ada asisten rumah tangga dia juga, jadi amanlah." ucapku santai

"Oh begitu, nanti kalau kamu sudah jadi pacar bohongan aku, kamu pindah aja, masa pacar Satrio tinggal dirumah cowok lain." ucapnya ketus

"Ya Bapak emang ngasih uang ke saya, tapi bukan berarti Bapak bisa ngatur saya seenaknya dong, saya masih mau disana pokoknya." ucapku tegas

"Oh gitu, apa jangan-jangan kamu suka sama Nathan?" tanyanya melotot

"Ya nggak lah, bukan gitu Pak, saya sudah janji akan menemani asisten rumah tangga Pak Nathan, namanya Bi Asih, dia sudah seperti Ibu saya sendiri." ucapku takut salah ucap

"Ok baiklah, kalau memang mau mu begitu, tapi sewaktu-waktu kalau kamu mau pindah atau beli rumah, kasih tahu aku saja, oh ya uang yang kamu minta, nanti malam akan aku transfer." ucapnya

"Makasih Pak, maaf saya jadi banyak merepotkan Bapak, saya juga terpaksa minta uang secepatnya, karena itu untuk keluarga saya dikampung, terutama untuk biaya Adik-adik saya sekolah dan biaya Bapak dirumah sakit." ucapku pelan

"Iyaa nggak apa-apa, kapanpun kamu butuh uang laporkan saja ke aku, kalau memang Bapakmu sakit, nanti kita jenguk saja, kalau perlu besok, nanti biar aku izinkan ke Nathan." ucapnya padaku

"Eh yang bener Pak, tapi jangan besok deh, saya nggak enak, masa baru kerja sudah libur, gimana kalau 3 hari lagi? itu saya bisa tuh ambil libur." ucapku antusias

"Ok, baiklah terserah kamu aja, selama aku nggak sibuk , aku pasti bantu kamu, bagaimanapun kalau kita punya orang tua kita harus pandai menjaga nya, sebelum Tuhan mengambil mereka." ucap Pak Satrio berkaca-kaca

"I..iya Pak." ucapku pelan

Sebenarnya aku malas sih pergi ke kampung berduaan sama dia, tapi demi Bapak nggak apa-apa lah, sekalian aku mau ngenalin dia ke keluarga ku, supaya mereka gak mendesak aku nikah, lagian ini kan udah jadi kesepakatan bersama, apa salahnya aku manfaatin kontrak ini.

Ditengah lamunanku, tiba-tiba pesanan kami sudah datang dan ditaruh di meja.

"Makasih yaa Uda." ucapku pada pemilik warung langganan ku

"Iyo Neng Nadia, selamat menikmati bareng pacar nya." ucap Uda meledek

"Ih uda apaan sih." ucapku kesal

Lalu Uda Ramdan hanya tersenyum dan meninggalkan kita.

Aku pun langsung mencuci tangan di wadah air yang disediakan. Dan sepertinya Pak Satrio jijik dan nggak paham.

"Pak, udah cuci tangan disitu, kalau makan disini nikmatnya pakai tangan , nggak pakai sendok dan garpu." ucapku menahan tawa

"Ih koq gitu sih, menjijikkan banget, aku itu gak pernah makan nggak pakai sendok." ucapnya frustasi

"Udah dicoba dulu, besok-besok juga akan terbiasa, kan nanti jadi pacar saya, yaa harus menyesuaikan gaya hidup saya lah." ucap aku tertawa

"I..iya, baiklah, terpaksa deh , habis lapar banget." ucapnya menggerutu

Lalu ku perhatikan dia tampak masih jijik dan mencelupkan tangannya ke wadah cuci tangan lalu dia mengelap tangannya dengan tissue.

"Yuk Pak kita makan, jangan lupa doa dulu biar setan gak ikut Bapak melulu, ntar ngomel-ngomel mulu, selamat makan calon pacar bohongan." ucapku meledek

Dia pun hanya diam dan terlihat kesal, kamu ku perhatikan akhirnya dia melakukan suapan pertama dari tangannya. Awalnya jijik namun lama-kelamaan malah lahap, seperti orang kelaparan selama 3 hari.

Aku termenung tidak percaya, malah aku yang kelaparan saja belum sempat menyuap, lah dia malah udah habis dan minta tambah + air mineral.

"Hei malah bengong, katanya lapar, malah ngeliatin aku terus, kamu naksir yaa, yah nggak heran sih, emang aku kan idola para perempuan."ucapnya percaya diri

"Dih, siapa yang terpesona, yang ada saya bingung, katanya jijik lah malah nambah, aneh banget kayak orang kelaparan." ucapku kesal

"Ya emang aku lapar, dari pagi aku kan gak sarapan, habis pacar aku malah bikin sarapan buat cowok lain." ucapnya menggoda

Karena aku malas bicara, akhirnya aku langsung makan saja.

Akhirnya kami selesai makan, tiba-tiba ada anak kecil yang mengamen diluar warung dan diusir, lalu Pak Satrio membelanya.

"Bu, maaf jangan usir dia, biar dia menghibur kami disini, kasihan dia seperti nya kelaparan." ucap Pak Satrio

"Oh iyaa maaf Pak, kamu anak kecil silakan masuk." ucap Uni

"Makasih Uni, makasih om Tante." ucap Anak itu

"Baik saya akan bernyanyi buat kalian suami istri yang baik." ucapnya

"Eh eh dek, kami belum nikah dan bukan suami istri." ucapku kesal

"Huss, udah biarin aja sih, dek kamu nggak usah nyanyi, sini makan aja disini, biar om yang bayarin." ucap Pak Satrio

"Makasih om, tapi saya mau bawa pulang aja boleh?, kasian emak lagi sakit dan Adik-adik saya juga masih kecil." ucap anak yang umurnya sekitar 8 tahun itu

"Lho Ayah kamu kemana dek, kasian udah kerja masih kecil juga?." tanyaku

"Maaf Tante, Ayah saya sudah meninggal sejak saya usia 6 tahun dan Ibu tidak menikah lagi." ucapnya sedih

"Maafin Tante yaa adik kecil, sekarang kamu duduk sini." ucapku sambil memberikan kursi

"Udah kamu nggak boleh sedih, Om juga sudah nggak punya orang tua sejak kecil, sekarang kamu makan , nanti Om belikan juga untuk Adik-adik mu dan Ibu mu." ucap Pak Satrio

"Makasih yaa Om Tante." ucapnya kegirangan

Lalu Pak Satrio memesan makanan yang banyak untuk anak itu.

"Dek, nanti makanan nya kamu ambil yaa, sudah Om bayar, ini ada uang sedikit untuk biaya berobat Ibu mu." ucap Pak Satrio sambil memberikan uang Rp 1.000.000,-

"Ya Allah makasih banyak Om Tante." ucapnya sambil menangis

"Iya sama-sama, kamu taruh uangnya ditasmu yaa, jangan sampai ada yang mengambil nya." ucapku hanya bisa memberi pesan padanya, karena uangpun aku tak bawa

Lalu akhirnya Anak itu makan , aku dan Pak Satrio kembali ke Kafe lagi, nggak menyangka dibalik tingkah menyebalkan nya dia ternyata orang baik. Bahkan aku saja dibayarin.heheh

*Author jadi bingung pilih Satrio apa Nathan yaa? Kalau kalian jadi Nadia gimana?

1
Yvonne Siwabessy
sudah Tamat ya
jungkookie ayang aquhh💜
Thor...itu idola aquh Thor...quen reba..dilraba dilmurat..cocok Ama aktor yang yang thorrr😁😘❤️
Helena Rusliana
mmg dasar bodoh Si Nadia, entah kenapa kurang Suka Karakternya, gx cocok banget sudah tua tapi sok2an sembunyikan kecantikannya
JELEKKK
Helena Rusliana
dasar Nadia
Riska Wulandari
knp enggak emaknya aja yg d suruh kawin sama tuh om-om kaya...
Pak Eko
Satrio aja
Linda
aaa jdi mewek , jangan ya thor ku mohon
Runika Efendi
Boleh pesen 1 aja nggak thor pria sholeh ky satrio buat d jadiin mantu 🤣🤣🤣
Mistiyanah
Author baik deh...mau ikut nimbrung dikomentar.Sllu semangat y thor😊😊
Mak_Berdazter
aduhhh buat akumah apalagi yg dfikirin.. kl dunia nyata mah dan kl jg tjadi dhdupku.. ak mding sm satrio aja.. baik d rajin ibadah juga.. apalgi cb..
Mak_Berdazter
kl akumah mgkn bs jatuh cinta bnran sm satrio... walaupn awalnya pura2 atau jg kasihan sm hidupny.. tp lama2 bs jd cinta. tp apalhah jodoh dtngn author
Eha Syarifah
keren nih novel 👍
𝔔𝔲𝔢𝔢𝔫 𝔅𝔲𝔨𝔞𝔫 𝔯𝔞𝔱𝔲
nathan cakep banget,,satrio kurang greget thor😂
Mega Sriwahyuni_08
y Allah Thor kaget akunya
Nadia yg manggil kok ngeliatnya ke aku😜😜😜
rindu senja
knp hrs d hadirkan masalah lg thor ??
Fani Husniyyah
Syukak critanya Thorrr..
gk ngebosenin...
Fani Husniyyah
sekuntum mawar merah buatmu Thoorrr....
Desi Ummu Ihsan
Happy ending...aku suka novel mu thor...Bagus dan tidak ada adegan yang bikin deg deg ser...sukses selalu untuk karya2mu thor...Semangat
Desi Ummu Ihsan
Rasain.kamu ulat keket
Desi Ummu Ihsan
Hempaskan saja pelakor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!