NovelToon NovelToon
Love Is On Air With Mr.CEO

Love Is On Air With Mr.CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / CEO / Tamat
Popularitas:874.8k
Nilai: 5
Nama Author: ElizabethMelyna

Kisah cinta seorang pembawa berita (Anchor) bernama Sesil yang bertemu dan terpaksa menjalin hubungan dengan seorang CEO bernama Morgan karena suatu kesalahan saat dirinya sedang On Air membawakan sebuah berita.

Siapa yang menyangka, kesalahan itu membuat mereka menemukan cinta yang kian lama kian bertumbuh dengan keseriusan di antara satu sama lain.

Dapatkan Sesil dan Morgan melalui kisah cinta mereka dengan mulus???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ElizabethMelyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RUTINITAS

Part 22 " Rutinitas "

Tepat pukul 8 pagi, aku dan Morgan sudah bersiap dengan warna pakaian senada..

Gaun dan kemeja merah maroon.

Aku berdandan dengan make up tipis di wajah ku dan rambut yang setengah ku ikat, aku ingin menunjukkan sisi feminim dan aura yang elegan.

Sedangkan Morgan hari ini tampak begitu tampan seperti biasanya.

Yaahh.. meskipun aku memberikan sedikir fondation ke kantung bawah mata nya yang semalaman tidak bisa tidur karena gairah yang gagal disalurkan.

Kami berjalan ke tempat acara pernikahan di gelar, tampak disana beberapa kerabat dan keluarga pengantin sudah menunggu.

Begitu indah nya ketika iringan musik yang lembut mengalun mengiringi langkah demi langkah kedua mempelai berjalan melewati dekorasi bunga warna putih hingga sampai di depan seorang pastur yang siap memberkati pernikahan mereka.

Tanpa terasa aku begitu terharu melihat sakral tapi indahnya sebuah pernikahan, hingga air mata ku menggenang dan ternyata Morgan yang duduk di samping ku memperhatikannya.

" Terharu ya? " Bisik nya padaku.

" Hmm.. indah sekali. " Jawab ku sambil terus memandang ke arah dua pengantin yang sedang mengucap janji.

" Aku akan memberikan pesta pernikahan yang lebih indah untuk mu. " Kata Morgan tiba tiba mengejutkan ku.

" Kamu tahu apa yang membuat pernikahan itu terlihat indah? " Tanya ku meluruskan sebuah makna yang perlu diketahui oleh Morgan.

" Apa?? "

" Kedua mempelainya.. ketika mereka saling menatap, saling bergandengan dan saling berjanji satu sama lain.. itu lebih indah dari apapun. " Kata ku mengungkapkan kekaguman ku pada prosesi pernikahan yang digelar sakral itu.

Morgan pun tersenyum melihat dan mendengar ucapan ku, ia melingkarkan tangannya ke pinggang ku dan membisik kan sesuatu.

" I love you. "

Perkataan yang sudah tidak asing lagi di telinga ku, namun setiap kali mendengarnya terucap dari mulut Morgan.. Jantung ku selalu menemukan debaran tersendiri.

Di tengah tengah kemesraan dan kedekatan kami, tampak Rosa yang duduk bersama teman teman nya di deretan samping.. menatap tajam kepada ku dan Morgan.

" Lihat.. wanita itu memang sengaja pamer di depan umum.. " Kata Siska kompor.

" Iya, dia bisa di sini kan karena Morgan.. padahal ga level sama kita. " Tambah Naomi setuju.

" Rosa.. ayo lakukan sesuatu pada wanita itu. Melihatnya bersama Morgan membuatku sakit mata. " Hasut Merry kepada Rosa yang daritadi hanya diam menatap tajam.

" Untuk apa aku harus repot repot mengotori tangan ku menyingkirkan wanita itu.  Aku hanya perlu menjadikan Morgan milik ku, dan dia pasti akan tersingkir dengan sendirinya. " Jawab Rosa santai sambil percaya diri mengibaskan rambut nya.

Acara lempar bunga yang di nanti nanti kan para gadis pun tiba, Morgan mendorong ku maju untuk ikut berkerumun meski aku tidak mau.

" Ayo.. ikut sana. Dapatkan bunga nya, supaya kamu segera menyusul. " Canda Morgan menggoda ku.

" Aku tidak mau.. tidak menangkap bunga pun, kita kan pasti juga bakal menikah. " Jawab ku to the point tanpa sadar.

Morgan pun semakin menggoda ku yang tiba tiba malu sendiri dengan perkataan ku.

" Ooohhh.. jadi kamu memang cepet pengen menikah sama aku ya. Belum kulamar, tapi aku sudah tahu jawaban mu. " Kata Morgan semakin menggoda ku.

Aku yang sudah terlanjur malu, segera berlari ke kerumunan para gadis untuk menghindari Morgan.

1 2 3 Lempar

Para gadis bersemangat untuk mendapatkan bucket bunga mempelai, sedangkan aku hanye melihatnya saja.

Bucket bunga itu terbang melewati ku dan tertangkap oleh seorang dibelakang ku, yaitu Rosa.

" Waahh.. Rosa.. pertanda baik. " Sahut Siska menyemangati teman nya di depan ku.

" Benarkah?? Brati apa yang ku mau.. sebentar lagi terwujud. " Kata Rosa menanggapi sambil memandang ku seakan memberi sindiran namun aku mengabaikan nya dan beranjak pergi dari kerumunan itu.

Kebersamaan kami di New Zealand pun berakhir dengan selesai nya acara pernikahan teman Morgan.

Kami kembali ke aktifitas masing masing, terutama Morgan yang meninggalkan pekerjaan selama beberapa hari. Banyak meeting dan dokumen yang kerja sama yang harus ia selesaikan.

Tidak aneh jika perusahaan Morgan semakin berjaya dan nama Morgan semakin melambung hingga masuk ke jajaran top 100 pengusaha muda Asean.

Aku bangga melihat sepak terjang seorang Morgan, hingga di sela sela waktu ku bekerja.. aku selalu menyempatkan diri untuk membaca beberapa artikel terupdate seputar bisnis Morgan Ricardo.

Bahkan tanpa sadar, membaca namanya saja.. membuat ku tersenyum sendiri.

BUUKKK

Suara buku yang jatuh membubarkan lamunan ku, dan ternyata itu adalah ulah Steve yang sekarang duduk bersebelahan dengan ku menjadi junior ku.

" Senyum senyum terus, sampai ga sadar aku datang. " Sindir nya sambil duduk di sebelahku.

" Memamg nya aku mesti tau kalau kamu datang. " Jawab ku acuh.

Steve pun penasaran dan melihat ke arah konputer di meja ku, sekilas membaca artikel Morgan yang sedari tadi membuat ku tersenyum bangga.

" Oh.. jadi itu wajah pacarmu. " Kata Steve.

" Whaatt?? Kamu baru tahu?? Ckckck.. kamu baru keluar dari gua ya. " Jawab ku heran, padahal Morgan sering sekali lalu lalang di pemberitaan terutama news success story.

" Aku tidak tertarik untuk mencari tahu dia. Dia itu kan sombong, sok ganteng juga. " Ejek Steve terang terangan di depan kekasih Morgan, yaitu aku.

" Kalau mau menjelek kan dia.. kamu bisa dalam hati kan. Jangan di depan ku. " Kata ku kesal tetapi Steve malah tertawa.

" Aku lupa kalau kamu pacarnya.. kalian tidak tampak serasi. Kamu itu lebih serasi bersama ku." Ucap Steve tiba tiba menggoda ku, membuat ku ingin sekali memukulnya.

" Sudah.. kita bahas pekerjaan saja. Hari ini pertama kali nya kan kamu ikut siaran.  Nah, aku sudah memberi tanda untuk line yang harus kamu baca nanti. Pelajari. " Kata ku mengalihkan topik agar aku tidak semakin kesal terhadap Steve.

Aku memberikan copy an script kepadanya, dan mengarahkan nya pada bagian bagian yang sudah kuberi tanda.

Hari ini adalah pertama kali nya Steve siaran, se kesal apapun.. aku tetap harus profesional membimbing nya.

Namun lagi lagi dia membuat ku kesal.. ia malah memperhatikan wajah ku, bukan pada script yang sedang kujelaskan.

" Hei.. memang wajah ku ada tulisannya ya?? Lihat kesini. " Kata ku menegurnya sambil menunjuk ke arah Script yang ada di tangannya.

" Setelah selesai cuti, kamu semakin cantik. " Kata Steve lagi lagi menggodaku dan membuat ku malu.

Aku yang sudah geram dan tidak bisa menahannya lagi.. dengan segera memukul lengan Steve cukup keras.

PLaakk

" Jangan iseng. " Tegur ku kepadanya.

" Sesil.. apa yang kamu lakukan? " Bentak pak produser yang kebetulan lewat dan melihatku memukul Steve.

" Oh.. ini pak.. saya.. "

" Kamu sebagai senior tidak boleh semena mena, bimbing dengan baik dong.. jangan main tangan. " Kata pak produser menegur ku dengan cukup keras hingga saat ini pusat perhatian beberapa staf disana menuju kepadaku.

" Tidak pak, jangan salah paham. Kami hanya saling bercanda saja. " Kata Steve melindungi ku dengan gentle.

" Iya pak, kami cuma bercanda. Hehe. " jawab ku dengan senyuman getir.

Kemudian pak produser pun meninggalkan kami. Aku dan Steve menahan tawa kami, entah mengapa kesalah pahaman pak produser membuat kami ingin tertawa.

" Gara gara kamu. " Kata ku sekali lagi memukul Steve dengan pelan.

" Paakk... " Canda Steve yang seakan ingin melapor kepada pak produser karena pukulan kecil ku.

Dan suasana kami menjadi akrab, membuat kami mudah untuk bekerja sama.

Sedangkan di ruang meeting kantor Morgan..

Group JJ dan Group Triple S sedang melakukan tanda tangan kerja sama untuk menepis berita yang waktu itu menyebutkan bahwa mereka tidak lagi bekerja sama.

Morgan dan Rosa saling berhadapan di ruangan yang sama, di dampingi asisten masing masing.

Morgan tampak canggung dan tidak nyaman berada di dekat Rosa.

Melihat perlakuan Morgan, dalam benak Rosa.. ia yakin bahwa sebenarnya Morgan masih menyukai dirinya dan menjadi Sesil hanya sebagai kamuflase saja.

" Bisa tinggalkan kami berdua? " Kata Rosa tiba tiba kepada para asisten setelah selesai tanda tangan.

Para asisten pun menuruti dan meninggalkan mereka berdua.

" Mau apa lagi Rosa? Bersikaplah profesional. " Kata Morgan merasa terganggu.

" Jangan khawatir Morgan, aku cuma mau minta maaf atas kelancangan ku saat kita di MAkau kemarin. " Kata Rosa memasang ekspresi merasa bersalah.

" Sudahlah.. jangan dibahas lagi. " Jawab Morgan acuh.

" Jadi, kamu memaafkan aku? " Tanya Rosa mengkonformasi sambil menyentuh tangan Morgan.

Dengan sekejap Morgan menarik tangannya dari genggaman Rosa.

" Lupakan saja. Aku tidak ingin mengingatnya. Anggap saja kamu sedang mabuk saat itu. " Kata Morgan ingin segera megakhiri pembicaraan.

" Morgan.. bagaimana kalau kita makan malam bersama, kita rayakan kerja sama kita hari ini. " Ajak Rosa merasa senang karena Morgan mau memaafkannya.

" Tidak perlu. Aku tidak ingin kekasihku salah paham. " Kata Morgan tidak ingin menimbulkan masalah lagi.

" Kamu keterlaluan Morgan. Hanya ajakan makan malam saja.. kamu menolakku, kamu mempermalukan aku.. padahal sebelum kamu mengenal wanita itu, kamu sempat menyukai ku. Apa tidak bisa, setidaknya perlakukan aku sebagai teman mu.. aku tidak meminta lebih.. " Sahut Rosa sambil meneteskan air mata nya.

" Hmm.. " Morgan pun sangat berat memberi jawaban, apalagi melihat Rosa sampai memohon menangis seperti itu.

1
Sri Ariyanti
monica n steve ❤
Sri Ariyanti
aku turut sedih sil dengan kondisi mu 😭
Sri Ariyanti
jangan tergoda dengan air mata buayanya morgan, please
Sri Ariyanti
sempat deg degan bacanya terbawa alur, tapi othornya pinter akhirnya yg tidak terjadi
Sri Ariyanti
ah ternyata uncle morgan mau kiss juga
Sri Ariyanti
ah kalian so sweet. Semoga semua menjadi jelas untuk hubungan kalian
Jaspit Elmiyanti
kisah yg menguras air mata, tapi aku senang karna akhirnya mereka bersatu dalam bahagia, memang betul kata pepatah, kalo jodoh tak kan kemana. good job thuor
Jaspit Elmiyanti
temukan kembali mereka dalam cinta thour...
Mei Mei
Luar biasa
BYSS
love it
Siti Sukaenah
sukaaa dengan ceritanya
Mawar berduri
kisah yg hebat penuh drama & airmataku. trima kasih. sukses sll yaa
Mawar berduri
apapun alasannya sdh terjd morgan...
Mawar berduri
telat bos...basi...
Mawar berduri
asekkk steve...ambil sesil.biar morgan tau betapa berharganya seorg sesil
Mawar berduri
bodo amat😡
Mawar berduri
wlo ini cm cerita halu tp aku tetap esmosi...kok seorg CEO goblok...mana asisten pintarnya kok gk turun tangan...
Mawar berduri
maaf morgan...aku tdk simpati apalg empati sm kamu...makan tuh rosa...
Mawar berduri
wanita sebaikmu sesil pasti akn dipertemukan jgn dgn lelaki yg baik & penuh cinta kesetiaan...semangattt sesil
Mawar berduri
aneh jg seorg morgan yg sepak terjangnya yg luas. tampan berkuasa kok bs terjebak...kok bs terperangkap actting rosa. kok kayak lelaki cupu aja🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!