NovelToon NovelToon
Better Days

Better Days

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa-Tata susila / Romansa
Popularitas:30.9k
Nilai: 5
Nama Author: D and D

"Maura, nama gadis yang sedang ku cari, sejak setahun yang lalu aku kehilangan semua tentangnya, satu jejak pun tak pernah ada, hanya sepenggal namanya lah yang ku tahu." Reyhan.

"Apa yang istimewa dari hidupku? Aku pun tidak tahu. Semuanya hancur sejak hari itu, dan semakin bertambah hancur ketika malam mengerikan itu terjadi padaku." Senja.

Mengisahkan seseorang gadis bernama Senja Maura Tsalsabila yang menjalani hidup penuh dengan lika-liku, tak semulus yang terlihat. Senyumnya yang lembut dan teduh menutupi segala kesedihan yang ia rasakan. Trauma yang ia alami selalu membuatnya tidak bisa menjalani hari-harinya dengan damai dan tenang, apalagi untuk menjalin kisah cinta bak dunia fantasi, jelas hal itu di luar dari bayangannya.

Bagaimana kisahnya? Dan bagaimana Senja menghadapi semuanya? Lalu ada hal apa di balik trauma Senja itu? Yuk baca ceritanya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D and D, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bella dan Antusias Tante Mira

Suasana kembali kondusif. Semua sibuk dengan makanan masing-masing. Tak ada pembicaraan saat makan, karena memang itu peraturan di rumah itu. Selain itu, Senja sendiri memang tidak berbicara ketika makan, karena Islam sendiri melarangnya, lagipula, adab dan etika ketika makan sangat tidak menyukai hal-hal diluar kegiatan makan.

Untuk ayam rica-rica dan pancake buatan Bella, Reyhan hanya mengambilnya masing-masing satu, sebatas menghargai pemberian orang lain. Namun untuk udang crispy buatan Senja, entah kenapa ia menyukainya, dan mengambil sangat banyak dari porsi biasanya. Tante Mira yang melihat itu hanya tersenyum tipis tanpa berkomentar apapun. Tapi satu yang pasti, ia sangat senang melihat hal itu.

"Setelah ini aku harus cepat-cepat pulang, aku tidak ingin berlama-lama terjebak di satu tempat dengan Bella." batin Senja.

Dari awal kedatangan Bella, Senja sama sekali tidak bisa menikmati suasana buka bersama itu. Bahkan sekedar duduk dengan nyaman saja ia tidak bisa, apalagi untuk menikmati makanan yang tersaji di atas meja.

"Cewek murahan ini kenapa bisa kenal dengan keluarga Kak Reyhan, bahkan Tante Mira terlihat lebih menyayanginya dari pada aku." Bella melirik Senja dengan tatapan tidak suka.

"Dasar sok kalem." bisiknya pada Senja tanpa menimbulkan kecurigaan siapapun.

Senja yang mendengarnya mencoba untuk tidak peduli, walaupun ia khawatir dengan kekacauan yang akan ditimbulkan Bella nantinya.

***

Pukul 20:15, di ruang keluarga, setelah berbuka dan shalat isya' berjamaah.

"Tante, tadi Mama titip salam untuk Tante, katanya kapan Tante main ke rumah lagi, soalnya Mama udah kangen kumpul keluarga kita seperti dulu." ucap Bella dengan nada dibuat manja, ia sesekali melirik Senja untuk memamerkan betapa dekatnya hubungan antara keluarganya dengan keluarga Reyhan.

"Lo hanya anak dari perusak rumah tangga orang lain, sampai kapanpun gue akan buat hidup lo menderita Senja, dan jangan berharap bisa mengambil apapun yang sudah menjadi milik gue." Bella tersenyum sinis melihat Senja yang hanya menundukkan kepala sejak tadi tanpa sepatah katapun.

"Iya Bella, titip salam balik untuk Mama kamu yah, lebaran nanti Tante ke sana, sekalian silaturahim." Tante Mira menjawab dengan ramah.

"Oh iya, mungkin selama puasa ini Bella akan sering-sering ke sini Tante, Tante tau kan keluarga Bella gak utuh, dan Bella butuh kehangatan keluarga, makanya Bella sering main ke sini." ucapnya lagi, dan kembali melirik Senja untuk melihat reaksinya.

"Kamu masih punya banyak orang yang sayang sama kamu Bella, jangan berkecil hati yah, Tante juga menyayangi Bella, jadi jangan pernah menganggap kalau Bella itu sendirian." ucap Tante Mira dengan tersenyum lembut menatap Bella.

Sedikit banyak Tante Mira tahu bagaimana kondisi keluarga Bella. Ia juga tahu bagaimana tumbuh kembang Bella selama ini, hidup dalam keluarga yang berantakan, dan kurang kasih sayang.

"Senja sayang, kok diam aja sih?" tanya Tante Mira pada Senja yang terlihat murung tak semangat sejak tadi.

Geri dan Reyhan hanya menjadi pengamat dan pendengar bagi semuanya, tanpa berniat ikut campur.

"Senja tiba-tiba kurang enak badan Tante, kalau boleh Senja mau izin pulang, takut kemalaman dan taksi semakin sulit di cari." ucap Senja dengan tersenyum.

"Nginap aja yah sayang, nanti tidur sama Tante, Tante kan belum puas ketemu Senja." ucap Tante Mira dengan nada manja, berbeda ketika berbicara dengan Bella.

"Ma, kalau Mama tidur sama Senja, Papa nanti tidur sama siapa?" Papa Alex langsung memprotes usulan Tante Mira yang dianggap tidak tepat itu.

Mendengar hal itu Tante Mira hanya melongos tak menanggapi, dan kembali menatap Senja.

"Mau yah sayang." bujuk Tante Mira lagi

"Maaf Tante, bukan maksud Senja menolaknya, kebetulan besok jadwal Senja bimbingan skripsi, dan Senja belum mempersiapkan beberapa hal, jadi pulang dari sini Senja mau menyiapkan hal-hal itu Tante." ucap Senja memberikan alasan.

"Emang Senja bimbingannya jam berapa?" tanya Tante Mira.

"Jam 09:11 Tante, itu sudah jadwal setiap minggunya." jawab Senja, kali ini ia sudah terlihat lebih nyaman saat berbicara, bahkan ia sudah tidak lagi menundukkan kepalanya.

"Besok diantar subuh-subuh deh, jadi masih ada waktu untuk Senja mempersiapkan semuanya." bujuknya lagi.

Senja meringis mendengar bujukan Tante Mira, ia hanya bisa menampilkan senyuman kikuk saat ini.

"Senja juga nyaman dekat Tante Mira, tapi Senja tidak nyaman jika berada di dekat dengan Bella Tante, maafkan Senja, tapi gimana cara nolaknya."

"Ma jangan dipaksa dong, Senja kan besok sangat sibuk, Mama mau karena disuruh nginap sama Mama, malah dia kena teguran keras sama dosennya, terus isi dari skripsi dia banyak salahnya karena gak ada waktu untuk mempersiapkan semuanya." Reyhan membantu Senja memberi alasan pada Mamanya. Ia tadi melihat bagaimana Senja yang hanya bisa tersenyum karena bingung untuk menolak ajakan Tante Mira.

"Benar yang dikatakan Reyhan Ma." timpal Geri.

"Benar-benar, kamu ini malah setuju aja." ucap Tante Mira.

"Lah iya dong Ma, kan Reyhan itu dosen, otomatis dia tahu gimana susahnya jadi mahasiswa yang penuh tekanan di kampus, apalagi karena skripsi, yah kan Senja." ucap Geri, sambil membawa-bawa nama Senja.

Senja kembali tersenyum kikuk.

"Yaudah deh kalau gitu, tapi besok-besok kalau Tante ajak buka bersama lagi mau yah sayang." ucap Tante Mira.

"Iya Tante, pasti Senja mau." ucap Senja dengan tersenyum lega.

"Dengan satu syarat, Senja pulangnya di antar sama Reyhan yah." ucap Tante Mira lagi.

Hah! Itulah salah satu kata yang keluar dari mulut semuanya, dan yang paling heboh adalah Bella, jelas dia tidak setuju dengan usulan Tante Mira.

"Gak bisa Tante, kalaupun ada yang mengantar dia itu bukan Kak Reyhan, tapi Kak Geri! Kak Reyhan harus mengantar aku pulang." ucap Bella mengutarakan ketidaksetujuan dia terhadap usulan Tante Mira.

"Kamu biasa pulang pakai supir kan Bella, tidak usah berlebihan." ucap Tante Mira tidak suka.

"Tante, biar Senja pulang sendiri, Tante tenang saja, jam segini taksi di luar masih ada kok Tante, lagian besok Pak Reyhan juga pasti ada jam ngajar, Senja tidak ingin merepotkan siapapun Tante." ucap Senja memberikan alasan untuk menolak, ia tidak ingin sampai menambah masalah dengan Bella.

"Biar saya mengantar kamu pulang." ucap Reyhan dengan tak berekspresi.

"Good, ayo sayang siap-siap yah, Tante udah siapkan makanan untuk kamu sahur, karena Tante tahu kamu pasti tidak sempat masak nanti." ucap Tante Mira dengan antusias, kemudian berjalan mengambil paper bag yang sudah disiapkan sejak tadi.

"Tapi Kak Rey..." ucapan Bella terpotong sebelum ia menyelesaikan kalimatnya.

"Lo pulang sama gue." ucap Geri tiba-tiba. Sepertinya ia memahami situasi sulit saat ini, dan ia lebih mendukung rencana Mamanya untuk menjodohkan Senja dengan Reyhan.

Reyhan yang mendengar ucapan Geri seketika mengalihkan pandangannya pada Geri, ia menatap dengan tak berekspresi pula.

"Have fun, jaga anak gadis orang." ucap Geri sambil menepuk pundak Reyhan.

Bella tidak bisa berbuat apa-apa saat ini, karena semua anggota keluarga mendukung Senja untuk dekat dengan Reyhan.

"Kurang ajar lo cewek murahan!."

"Ayo." Reyhan mengajak Senja untuk segera pulang.

"Tante, Om, semuanya, Senja pamit pulang dulu, dan terimakasih karena sudah mengundang Senja untuk bisa berbuka bersama di sini." ucap Senja dengan sopan.

"Hati-hati di jalan yah sayang, kalau anak Tante ngebut-ngebut pukul aja yah, biar lebih pelan bawa mobilnya." Reyhan yang mendengar pesan dari Mamanya hanya memutar malas bola matanya.

"Semoga selamat sampai tujuan." ucap Papa Alex pada Senja dengan tersenyum.

Senja menganggukkan kepala kemudian mulai memasuki mobil milik Reyhan. Mobil berlalu meninggalkan pelataran rumah megah milik keluarga Alfarisi. Sementara mobil yang dikemudikan Reyhan sudah dalam perjalanan menuju kosan Senja, kini Geri langsung mengantar Bella pulang juga. Sebenarnya ia tidak ada niat untuk itu, hanya membantu mensukseskan rencana aneh Mamanya.

1
Berkah Kafa Jaya
Kak Thor DD kemana ini🤔🤔🤔
Chucky
Sangat direkomendasikan
Firda
Saya suka cerita ini, sangat bagus
Assyifa
Sangat menarik
fadhila
semoga cepet pulih kak seperti sedia kala dan bisa lanjut nulis jg ngurus skripsi dgn lancar...☺️☺️☺️semoga kita semua selalu diberi kesehatan dan kelancaran rezeki 🤲🤲🤗🤗
fadhila
berati smpe skrg reyhan jg blum ngeh ya soal nama panjang nya senja juga orang yg dijodohkan dg dy dlu...
Atoen_
wah makin menarik nih
Atoen_
uwooow co cweeet....
Kaisar Tampan
Kak aku udah mampir ni.
bantu dukung karyaku juga ya teman-teman
simpanan brondong tampan
terima Kasih
D n D: Semangat Kak, nanti DD mampir
total 3 replies
fadhila
aduh babang Reyhan bikin melelehh..bner2 suami idaman dunia akhirat ☺️☺️☺️😄
meeee: hai aku penulis baru disini

baca juga karyaku dengan genre misteri yang berjudul "the purge" ya kak ^^
total 1 replies
Atoen_
bintang kabur bintaaang.... kamu jadi obat nyamuk 😂😂😂
Aqila Yulianis
mungkin banyak yg Lom tau novel ni, aku suka novel ini
Aqila Yulianis
ceritanya bagus banget,semangat truzzzz
meeee: hai aku penulis baru disini

baca juga karyaku dengan genre misteri yang berjudul "the purge" ya kak ^^
total 2 replies
fadhila
langgeng terus ya Reyhan dan senja 🤗🤗
fadhila
suka dech baca keuwuan pasanga bucin tu☺️☺️☺️
Atoen_
sedih sampai sesek dadanya, tapi setelah itu legaaa... leganya berasa ngalami sendiri...
fadhila
akhirnya ketakutan q slma ni terjawab sudah...ikut plong senja☺️☺️
fadhila
gmna ya reaksi reyhan klo tahu kbnran ttg senja??🤔🤔🤔
meeee: ikut promo ya kakak

hai aku penulis baru disini

baca juga karyaku dengan genre misteri yang berjudul "the purge" ya kak ^^
total 1 replies
Firda
Lanjut thor!
Chucky
Lanjut Thor!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!