NovelToon NovelToon
Cinta Salsabila

Cinta Salsabila

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Cintapertama / Cintamanis / Romansa-Percintaan bebas / Masalah Pertumbuhan / Tamat
Popularitas:52.2k
Nilai: 5
Nama Author: Yanti sihite

Salsabila Nugroho adalah putri dari Malik Nugroho dan Kirana. Saat ini Salsabila menduduki bangku kelas tiga SMA, Salsa yang sudah tumbuh dewasa terkenal dengan kenakalanNya bersama dengan sahabatnya Naura.

Saat Salsa melakukan kesalahan, sang wali kelas Salsa selalu memanggil orang tuanya. Tetapi Salsa tidak pernah mendatangkan orang tuannya melainkan ia akan menyewa seseorang teman dekatnya.

Hingga sesuatu hari kenakalan Salsa sampai ke telinga Malik. Apakah yang akan Malik lakukan menghadapai putri bungsunya itu?.

Yok kepoin cerita dari Cinta Salsabila...😊
dan jangan lupa like commet dan beritahu kepada teman-teman sekalian supaya novel ini banyak yang tau.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yanti sihite, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Setibanya Liam di dalam kontrakanNya, ia langsung memasuki kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa bau dan lengket.

Selesai Liam dari dalam kamar mandi, ia segera keluar dari sana menuju lemari pakaianNya. Namun saat Liam membuka lemari pakaianNya, ia melihat paper-bag yang kemarin Salsa berikan kepadanya. Lalu Liam tersenyum menyisikan paper-bag tersebut ke ujung dalam lemarinya.

Begitu Liam memakai pakaian santainya, ia berjalan kearah tempat tidurnya sambil membaringkan tubuhnya yang telah lelah bekerja satu harian. Tidak lama kemudian Liam benar-benar terlelap tampa makan malam terlebih dahulu.

.

Pagi telah tiba, dengan malas Liam terpaksa harus membuka kedua matanya yang masih sangat mengantuk. "Aahh.. Jam berapa sekarang?" Gumam Liam menyambar ponselnya. "Ternyata sudah jam 7 kurang" Liam segera bersiap-siap memasuki kamar mandi.

Seperti biasa Liam tidak suka berlama-lama di dalam kamar mandi. Setelah ia keluar dari sana, Liam segera menyiapkan sarapan pagi seperti biasa ia makan. Sambil menikmati sarapannya Liam tiba-tiba mendapatkan panggilan dari sang ayah. "Iya ayah" Jawab Liam.

"Kamu dimana Liam?".

"Liam di rumah ayah, ini Liam mau berangkat kerja".

"Berangkat kerja?".

"Iya ayah. Maaf ya ayah Liam belum sempat memberitahu ayah dan ibu kalau Liam sudah bekerja di perusahaan SEGI group".

"Apa?" Kaget sang ayah dengan wajah sangat bahagia.

"Iya ayah. Doakan ya ayah yang terbaik untuk Liam".

"Iya nak, ayah dan ibu selalu mendoakan yang terbaik untuk kamu. Terus, sejak kapan kamu sudah bekerja disana?".

"Liam baru semalam bekerja disana ayah. Ini juga Liam harus berangkat kerja".

"Ya sudah, selamat bekerja nak. Kalau kamu punya waktu, pulanglah minggu depan kerumah, ibu kamu pasti sangat bahagia mendengar kabar ini".

"Iya ayah. Liam tutup dulu".

"Iya nak" Angguk sang ayah mematikan ponselnya. "Terima kasih Tuhan, akhirnya putra ku bekerja juga di perusahaan SEGI group yang sedari dulu ia sukai" Senang sang ayah.

Setelah itu, Liam pun segera berangkat kerja menggunakan bus menuju perusahaan, hingga kini ia telah tiba disana. Dengan penampilan sangat rapi Liam berjalan sedikit lagi menuju gedung, "Selamat pagi" Sapa Liam kepada para pejalan kaki yang Liam juga ketahui kalau mereka itu karyawan di tempat ia bekerja.

"Pagi" Balas mereka.

"Aku pikir mereka tidak akan membalas ku meskipun dengan wajah datar" Batin Liam.

Setibanya Liam di dalam ruanganNya, ia segera meletakkan tasnya di bawah meja kerjanya menunggu yang lainnya tiba disana. Lalu Liam mengumpulkan materi yang akan ia bawa ke dalam ruang meeting, dan satu persatu teamnya kerjanya mulai berdatangan. "Pagi semua" Ucap mereka.

"Pagi" Balas Liam.

"Ooo.. Ternyata anak magang kita sudah berada disini. Pagi anak baru" Senyum mereka kepada Liam.

"Pagi".

"Anak manis. Ayo, ini sudah waktunya kita menunggu di ruang meeting sebelum buk Lita datang" Ucap salah satu diantara meraka.

"Tunggu, Naya belum datang".

"Biarkan dia menyusul kita, siapa tau dia datang bersama dengan buk Lita. Ayo anak magang" Ajak mereka membawa Liam ke ruang meeting yang akan di pimpin oleh Lucas.

Di dalam ruang meeting mereka menyuruh Liam menyalakan infokus. Setelah ia selesai, satu persatu team Liam telah berada di ruang meeting, dan juga Lita Naya telah tiba di ruangan tersebut. "Selamat pagi semua, terima kasih sudah berada disini" Senyum Lita.

"Pagi buk" Balas mereka.

Kemudian Lita melihat kearah Liam, "Terima kasih yah, kamu boleh duduk".

"Iya buk" Angguk Liam mendudukan diri diatas kursinya. Hampir 10 menit lamanya mereka menunggu Lucas tiba disana, tidak lama kemudian mereka telah melihat asisten Lucas langsung membukakan pintu untuk sang tuanNya. "Dia sudang datang" Gumam Liam melihat kearah Lucas yang kini melihat kearah mereka satu persatu dengan wajah datar.

"Pagi semua" Ucap Lucas.

"Pagi tuan" Balas mereka dengan disiplin.

Setelah itu Lucas mendudukan diri diatas kursinya, lalu Lita memulai meeting pagi mereka, "Terima kasih kepada tuan Lucas saya ucapkan kerena sudah memberikan saya izin berdiri di depan sini" Ucap Lita menyalakan laptopnya. "Baiklah, untuk saat ini tingkat penjualan kita semakin hari semakin meningkat baik di pasar tradisional dan internasional bahkan saat ini produk kita semakin berjalan dengan baik di pasar global" Ucap Lita menjelaskan hasil penjualan mereka minggu ke minggu.

"Lalu berapa pendapat minggu ini?" Tanya Lucas.

"Maaf tuan. Pendapatan minggu ini belum kita masuk ke dalam list penjurnalan tuan".

"Kenapa? saya ingin tau seberapa banyak pendapatan satu minggu ini" Ucap Lucas melihat mereka.

Lalu Naya mengeluarkan jurnal pendapatan mereka itu dari dalam proposalnya. "Tuan saya selalu membawanya, tapi disini kita belum menjurnalnya".

"Saya akan memberi mu waktu 5 menit di mulai dari sekarang".

Dengan mata membulat, Naya tampak sangat kewalahan bagaimana ia bisa menjurnalnya dalam waktu hanya 5 menit saja. "Bagaimana ini? apa yang harus aku lakukan?" Bingung Naya. Sedangkan Liam yang sedang melihatnya tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu Naya kalau Lucas tidak menyuruhnya untuk membantu Naya.

"Tuan" Panggil Naya.

"Mmmm?".

"Maaf tuan, sa-saya harus membutuhkan waktu sedikit lama untuk menjurnalnya secara manual, bisakah tuan memberikan saya sedikit banyak waktu?".

Lucas mendengus kecewa kepada Naya hingga kedua matanya tertuju kepada Liam, "Kamu, saya mau kamu yang menjurnalnya" Ucap Lucas kepada Liam.

"Saya tuan?".

"Iya, dimulai dari sekarang".

"Baik tuan" Liam segera bangkit berdiri dari atas kursinya menuju kursi Naya yang sedang menunduk malu kepada mereka semua. "Nay, berikan kepada ku".

"Mmmmm" Naya memberinya ditangan Liam.

Begitu data hasil penjualan mereka berada ditangan Liam, ia kembali keatas kursinya tampa mengerjakanNya terlebih dahulu. "Bagaimana? apa kamu juga tidak bisa?" Tanya Lucas.

"Saya bisa tuan. Jadi, hasil penjualan dari produk xx yang beredar di pasar tradisional, internasional dan juga di pasar global mencapai nilai jual sebesar 1, 2 M dari keseluruhan penjualan minggu ini tuan".

Mendengar jawaban Liam, Lucas langsung tersenyum tipis, "Berikan kepada saya datanya".

"Baik tuan" Liam segera memberinya kepada Lucas.

Lalu Lucas menerimanya dari tangan Liam sambil memperhatikan wajah Liam yang sedang menunduk dihadapannya. "Kamu boleh duduk".

"Terima kasih tuan".

Lucas memperhatikan hasil data penjualan minggu ini, sama halnya dengan Liam, Lucas tidak perlu menghabiskan waktu 5 menit untuk mengetahui hasilnya. "Anak pintar" Batin Lucas. Setelah itu ia meletakkan data itu di atas mejanya sambil memperhatikan mereka satu persatu. "Jawaban dia benar, saya harap kalian juga bisa seperti dia".

"Wah.. " Kagum mereka langsung melihat kearah Liam yang sedang tersenyum segan. "Hebat sekali dia, bahkan dia tidak membutuhkan waktu untuk menjurnalnya. Luar biasa" Ucap mereka dalam hati.

1
lanjut thor!
Pacar Leeminho
Thank you thour sudah menghibur ku dengan cerita menarik ini meskipun dengan air mata. Ayo semangat thour berkarya selalu👍
Ratna Anjeli
lanjut thour
Ratna Anjeli
Singgah thour
Evita L.S
Yah udah tamat ajah😥 enggak kelanjutannya kk?
Evita L.S
Semangat thor
Evita L.S
Masa cerita sebagus ini masih sepi sih? semangat thor
Evita L.S
Bagus thor
Evita L.S
Wah
Endang Setiyowati
kakkk up kak
Endang Setiyowati
lanjut kak
Wo Aini
lanjut kak
Endang Setiyowati
lanjut kaaaak
Wo Aini
kak kok gak up
Wo Aini
lanjut kak
Wo Aini
kak upx kok 1bab sich
Wo Aini
lanjut kak.tissu mna tissu
Wo Aini
lanjut kak.kak kenap sekarang upx cuma 1,biasax lho 1hari upx 3bab
Efrianti Sihite: Sorry ya.. Author sedikit sibuk😊
total 1 replies
Endang Setiyowati
lanjut kak.gimna ya espresix keluarga salsa klo tw salsa sakit🤔🤔😜😜
Endang Setiyowati
lanjuttt kakk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!