NovelToon NovelToon
Suami Palsu - 40 Days Husband

Suami Palsu - 40 Days Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Selingkuh / Crazy Rich/Konglomerat / Berbaikan / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 5
Nama Author: Adinasya mahila

Novel ini mendapat JUARA HARAPAN LOMBA YOU ARE A WRITER SEASON 6

Terima kasih atas dukungannya.

_
_

Blurb :


Akibat kesalahpahaman, Xena Fathari memilih bercerai dengan suaminya yang bernama Evan Dimitri. Gadis itu meninggalkan tanah kelahirannya dengan membawa luka hati. Bagaimana tidak? seorang wanita datang dan mengaku mengandung anak Evan. Hingga saat kembali, Xena tidak bisa menghindari pertemuannya dengan pria itu lagi.


Karena sebuah situasi, Xena terpaksa mengungkit keinginan Evan satu tahun lalu yang memintanya menjadi istri selama 40 hari.

Kini semua terbalik, Xena yang meminta Evan menjadi suaminya selama 40 hari. Akankah Evan bersedia menerima tawaran Xena?


cover by Tiadesign_
_
_

Note :
JANGAN PLAGIAT ATAU TAMBAL SULAM!
INGAT AZAB
Carilah Rezeki yang halal dengan mencari ide sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adinasya mahila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Xena masih saja memikirkan kenapa Evan ingin terus mempertahankan dirinya, satu tahun yang lalu dia merasa bodoh karena percaya bahwa pria itu mencintainya. Bahkan Evan sampai berpura-pura memiliki penyakit.

Meskipun Xena sudah diberitahu Hari, bahwa Dimitri mengaku dia yang merekayasa penyakit Evan, tapi tetap saja ada sedikit rasa jengkel di hati Xena. Belum lagi pria itu memang berselingkuh dengan wanita lain saat sudah resmi menjadi suaminya.

Melajukan mobil pulang dari firma hukum Rudi, Xena memilih datang ke sebuah salon untuk mempercantik diri, setidaknya dia harus terlihat berbeda saat menghadiri undangan makan Hana nanti. Xena masih belum sadar bahwa mimpinya akan dipertaruhkan di sana. Evan jelas akan menolak memberikan dana CSR perusahaan tambangnya begitu saja melihat sikapnya tadi.

_

_

_

Dan benar saja, meja bundar restoran yang dipesan oleh Hana, seperti menjadi meja konferensi siang itu. Xena menautkan jemari di atas paha sambil menatap tajam Evan. Bukan tanpa alasan gadis itu melakukannya, penolakan Evan terhadap niatan Hana dan Prawira untuk memberikan dana CSR ke galeri dan sekolah gratis impiannya, membuat Xena kecewa.

"Ini tidak benar Pak, dana CSR itu seharusnya kita berikan ke lembaga-lembaga dengan seleksi ketat, melihat visi dan misi untuk apa dana itu akan digunakan," ucap Evan. "Bukan hanya berdasarkan kedekatan semata." Dia lirik tajam Xena dengan air muka dingin.

"Lagi pula, anda baru mengenal Nona Xena sebentar. Bagaimana jika dia tidak amanah?" senyum cibiran nan mematikan Evan berikan.

Tidak bisa berdiam diri, Xena merasa dia harus ikut angkat bicara. "Baiklah jika harus mengikuti seleksi aku siap," ucapnya tak kalah angkuh. Padahal semua ini akan selesai hanya dengan dia memohon pada Evan untuk memberikan dana CSR itu kepadanya.

"Apa anda bisa? anda harus memiliki lembaga berbadan hukum, memiliki rekening lembaga untuk penyaluran dana CSR itu, NPWP, SOP. Apa anda bisa mengurus semuanya dalam dua minggu?" sinis Evan.

"A-a-apa? dua minggu?" tanya Xena terbata.

"Dana itu miliaran nona Xena, dia juga butuh dipertanggungjawabkan, Anda pikir itu warisan nenek moyang Anda?"

Hana dan Prawira yang sejak tadi berada di ruangan itu dan hanya bisa mendengarkan Evan dan Xena. Mereka bingung melihat gelagat aneh dua orang itu yang seperti musuh.

Xena memilih untuk mengalah, dia tidak ingin ngotot karena sadar posisinya tidak menguntungkan sekarang.

Sampai acara makan siang itu selesai, Xena masih duduk memikirkan setiap ucapan Evan. Ia juga memikirkan tentang status pernikahannya yang masih menggantung bak tiang jemuran.

Pernikahan mereka yang terbilang cukup singkat hanya lima bulan sebelum Xena memutuskan pergi ke Inggris memang tidak diketahui banyak orang, terlebih Evan termasuk pengusaha yang introvert, pria itu berkali-kali menolak wawancara untuk majalah bisnis, sehingga dia terkenal sombong. Bahkan mungkin tidak semua karyawan di perusahan Evan tahu kalau Xena adalah istrinya.

Xena bingung harus berbuat apa, meskipun putri tunggal pemilik peternakan yang cukup besar, tetap saja dia pantang meminta warisan ke papanya. Bagi Xena meminta warisan sekarang sama saja berharap agar papanya cepat mati. Terlebih Hari dari dulu ingin Xena membuka bisnis yang berhubungan dengan peternakannya, bukan mengurusi galeri dan malah terlalu berbaik hati memikirkan anak-anak miskin terlantar yang seharusnya dilindungi oleh negara.

Xena mendengkus kasar, Ia memilih keluar dari restoran itu, meski harus menyeret langkah. Kebetulan saat di parkiran, dia melihat mobil Evan yang masih berada di sana.

Xena merapikan rambut dan mengobarkan keberanian yang ada di dalam dada, dia pun mendekat, berdiri tepat di samping mobil Evan dan mengetuk kaca.

"Ada yang harus aku katakan padamu!"

Evan tersenyum miring, membuka kaca jendela mobil sambil memasang muka malas. "Apa yang ingin kamu katakan! aku tidak punya banyak waktu."

"Berikan dana CSR itu untuk galeri dan sekolahku, sebagai imbalannya aku akan melakukan permintaanmu satu tahun yang lalu," ucap Xena.

"Permintaan apa?"

"Menjadi istrimu selama 40 hari."

"Jangan bercanda! aku sudah tidak memikirkan itu," ketus Evan mencoba menyembunyikan kegembiraannya.

"Kalau begitu, jadi lah suamiku selama 40 hari," ucap Xena cepat.

Evan pun terbahak-bahak tapi beberapa menit kemudian mukanya berubah dingin lagi, dia menutup kaca jendela mobil, menyalakan mesin dan menginjak pedal gas. Evan meninggalkan Xena sendirian dengan rasa malu dan perasaan kesal.

"Kamu!" Xena menghentakkan kakinya ke tanah berulang, ingin rasanya menjambak rambut Evan.

_

_

_

_

_

Like

Komen

1
Sweet Girl
Bolos saat Penataran P4.
Sweet Girl
Dasar keturunan wong Alus.
Sweet Girl
Yakin... tidak bakal terjadi ape ape....
Sweet Girl
Aku bikin kau Bucin padaku.
shesil
keren ceritanya
sherina
Na... vakum lama dari noveltoon.. balik2 inget nya kamu naaaaa.... na.. na.. aku pembaca lama,tau ga na.. aku sekarang udah punya anak . anak ku di namain Nasya..😂
Samsiyah Samsiyah
lucu bangat dan seru
dikala senja
iih harusnya Xena jngn menyerah dulu kan ngga seru jadinya
dikala senja
kasihan di kerjain ama papanya jngn sombong makanya
nurhayatirahman ruqayyahzidan
Buruk
Sweet Girl
Cihuuuiii
Sweet Girl
Kalah Truk gandeng
Sweet Girl
udah... bantu habisin lukisan istri mu itu...
jangan ngembek terus, jadi kayak Zoya kamu.
Sweet Girl
Enak tenan... punya suami Kayan Epan yoooo
Sweet Girl
preeet
Sweet Girl
Bwahahahaha pinter sekali si Papi cipta lagu dadakan.
di nyanyiin sendiri lagi...
Sweet Girl
Luar biasa si Madam
Sweet Girl
ternyata lukisannya Xena sendiri.
Sweet Girl
Menjaga om...
jagal JD kayak sapi om...
Sweet Girl
bwahahahaha emboh wes om...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!