“Lanjutan dari The World Emperor System....”
Baca dulu cerita TWES kalau ingin, hehehe...
°°°
Menceritakan perjalanan Reinar dan para istrinya di Dunia Surgawi, dan menjadikan Dunia Surgawi menjadi pijakan untuk menjadikan Reinar sebagai Penguasa Galaksi.
Kisah dan petualangan baru akan Reinar lalui di Dunia SurgawiSurgawi. Banyak rintangan akan menjadi penghambat tujuannya. Kisah cinta dan pengkhianatan akan menjadi bumbu dalam perjalanannya.
Sanggupkah Reinar mencapai tujuannya menjadi seorang Penguasa Galaksi?.... Ikuti terus jalannya cerita Novel Galaxy Sovereign System yang akan update setiap hari.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bangkitnya Kekuatan Sang Maha Dewa
Wilayah perbatasan Kekaisaran Naga Cahaya.
“Kenapa mereka tidak langsung menyerang?....” Kata salah satu prajurit Kekaisaran Naga Cahaya yang sudah hampir satu bulan melakukan pengawasan pada pergerakan musuh.
“Mungkin mereka sedang menunggu perintah dari pemimpinnya....” Ujar prajurit lainnya menimpali.
“Dari kekuatan mereka yang tak lagi bertambah, sepertinya tak lama lagi mereka akan melakukan serangan....” Kata prajurit pertama sambil menatap perkemahan musuh yang tak jauh dari tempatnya.
“Penyusup!....” Teriak prajurit penjaga perkemahan yang entah bagaimana bisa melihat keberadaan mereka yang berada di tempat yang cukup tersembunyi.
“Mundur!....” Teriak kepala prajurit lalu dia dan dua prajurit yang bersamanya segera menghancurkan token teleportasi yang mereka miliki.
“Sialan, mereka berhasil melarikan diri!....” Teriak prajurit istana kegelapan yang datang sepersekian detik setelah kepergian para prajurit Kekaisaran Naga Cahaya.
“Kamu segere laporkan pada Jenderal kalau musuh telah mengetahui lokasi perkemahan kita!....” Kata Kapten prajurit yang memimpin belasan prajurit untuk menangkap penyusup yang memata-matai perkemahan mereka.
Swusshh....
Sosok sang Jenderal muncul sebelum si prajurit menemuinya. “Kalian tidak perlu panik!.... Sekalipun mereka tahu tempat perkemahan kita, pada akhirnya kita juga yang akan tetap menyerang dan mengalahkan mereka....” Katanya begitu tenang.
Kapten prajurit dan prajuritnya segera berlutut saat melihat Jenderal mereka. Setelah sang Jenderal menyuruh mereka bangkit dan pergi melanjutkan tugas penjagaan, barulah si kapten prajurit membawa prajuritnya untuk kembali melakukan penjagaan.
“Dua hari lagi, Benua Langit akan sepenuhnya berada di bawah kekuasaan Yang Mulia Kaisar Semesta....” Kata sang Jenderal lalu dia kembali ke tendanya untuk melanjutkan bersenang-senang dengan para prajurit wanita.
Di sisi lain, para prajurit Kekaisaran Naga Cahaya telah sampai di Istana Kekaisaran dan melaporkan apa yang mereka dapatkan setelah beberapa hari melakukan pengawasan terhadap pergerakan musuh.
“Jumlah mereka dua kali lebih banyak dari jumlah pasukan kita, dan lagi mereka juga melakukan pengepungan kepada Sekte Menara Surgawi yang kini menjadi markas utama seluruh Sekte aliran putih yang ada di Benua Langit....” Kata Kaisar Huang Long.
“Yang Mulia, bagaimana dengan pasukan Kerajaan Rasa Elf, apa mereka bersedia membantu kita?....” Tanya Na Hubai, menteri pertahanan Kekaisaran Naga Cahaya.
Kaisar Huang Long menganggukkan kepalanya. “Ratu Vivian akan memimpin satu juta pasukan Elf nya, dan besok mereka akan sampai di tempat kita. Selain itu, kita juga mendapatkan bantuan dari para kultivator aliran putih, tapi kita tetap akan kalah dalam jumlah dengan mereka....” Ungkapnya.
“Bagaimana dengan Asosiasi Liga Bayangan, apa kali ini mereka akan turun tangan?....” Kaisar Huang Long bertanya balik pada Na Hubai yang juga menjabat sebagai pemimpin tertinggi Asosiasi Liga Bayangan.
“Yang Mulia, satu juta anggota Asosiasi Liga Bayangan telah bergabung dengan pasukan Kekaisaran, dan ada satu juta lainnya yang telah pergi ke Sekte Menara Surgawi untuk menambah kekuatan mereka....” Jawab Na Hubai.
Kaisar Huang Long tersenyum puas dengan apa yang dilakukan Na Hubai selaku teman lamanya, bahkan Na Hubai lah yang selama ini berperan penting dalam menjaga keamanan Kekaisarannya.
“Hah, sekarang kita tinggal menunggu pergerakan mereka. Sekalipun kita tahu perkemahan mereka, menyerang mereka bukan pilihan terbaik. Kita kalah jumlah tapi kita punya benteng pertahanan. Daripada keluar menyerang, lebih baik kita memperkuat pertahanan....” Ujar Kaisar Huang Long.
Di Sekte Menara Surgawi.
Lima juta pasukan yang merupakan gabungan dari berbagai Sekte aliran putih telah siap melakukan perang sampai titik darah penghabisan.
Selain lima juta pasukan yang berasal dari gabungan seluruh Sekte aliran putih, ada juga satu juta pasukan dari Asosiasi Liga Bayangan, dan ratusan ribu pasukan yang terdiri dari para kultivator aliran putih.
Di aula utama Sekte, para Patriak dan para petinggi pasukan menyambut kedatangan Patriak Zao Tian yang baru menyelesaikan kultivasi nya, dan kini dia menjadi orang terkuat yang berada di aula utama Sekte Menara Surgawi, bahkan kekuatannya kini berada tiga tahap lebih tinggi dari kekuatan Kaisar Huang Long.
Swusshh....
Tetua Agung Zao Huan muncul di belakang Patriak Zao Tian. Dengan kekuatan kultivasi di tingkat Dewa Berlian Putih tahap dua, Tetua Agung Zao Huan hanya sedikit lebih lemah dibandingkan dengan Patriak Zao Tian.
Semua orang melihat secercah harapan kemenangan saat melihat kekuatan yang dimiliki dua sosok yang baru saja datang ke aula utama Sekte Menara Surgawi.
“Aku hanya ingin mengatakan satu hal saja pada kalian. Berperang dan menang....” Kata Patriak Zao Tian penuh semangat.
Semua orang menganggukkan kepalanya, dan mereka semua akan menjadikan ka ta-kata singkat Patriak Zao Tian sebagai penyemangat mereka.
Swusshh....
Seorang murid masuk ke aula utama Sekte, lalu dia berkata. “Musuh mulai melakukan pergerakan, kemungkinan dalam dua hari mereka akan sampai ke wilayah Sekte Menara Surgawi....”
Patriak Zao Tian menganggukkan kepalanya. “Kalian semua bersiaplah, perang besar sudah di depan mata....” Katanya.
Semua orang secara teratur mulai meninggalkan aula utama Sekte Menara Surgawi untuk menyiapkan pasukan mereka setelah mendengar intruksi Patriak Zao Tian.
°°°
Menara Kultivasi.
Reinar dan Lilia telah sampai di lantai ke seratus Menara Kultivasi, dan mereka langsung disambut oleh Mulan, wanita yang kedua matanya tertutup dengan kain.
Swusshh....
Mulan membawa Reinar dan Lilia menuju istana megah yang berada di tengah-tengah menara kultivasi lantai ke seratus.
Dengan Mulan yang berperan sebagai penunjuk jalan, mereka lalu memasuki sebuah istana yang seluruh bahan bangunannya menggunakan bahan berlian hitam.
Ratusan ribu prajurit di halaman istana segera berlutut saat melihat kedatangan Mulan, Reinar, dan Lilia. Sedangkan untuk pria berjubah hijau, dia telah bersembunyi di balik bayang-bayang Reinar.
“Hormat Pada Yang Mulia Maha Dewa....” Kata seluruh prajurit yang berlutut sambil menundukkan kepalanya, dan tak satu pun dari mereka yang berani memandang langsung kearah Reinar. Selain ratusan ribu prajurit dengan tingkat kultivasi di tingkat Dewa Berlian tahap puncak, ada sepuluh sosok yang tingkat kultivasi nya telah berada di tingkat Dewa Berlian Putih tahap puncak. Namun, sekalipun kuat, mereka tetap berlutut dan memberikan penghormatan kepada Reinar.
“Yang Mulia jangan bingung, lebih baik sekarang kita masuk kedalam istana....” Kata Mulan yang langsung membawa Reinar dan Lilia menuju aula istana yang terlihat bagai gunung harta.
Mata Reinar terbuka dengan sempurna saat dia melihat keindahan aula istana yang baru dia masuki. “Apakah tempat ini mampu menyamai keindahan surga....” Katanya dalam hati lalu dia melihat sebuah singgasana yang jauh lebih megah dari singgasananya yang berada di Kekaisaran Yang.
“Permaisuri, aku akan mulai membuka seluruh ingatan dan kekuatan Yang Mulia, yang selama jutaan tahun telah tersegel....” Kata Mulan pada Lilia melalui telepati.
Lilia menghela nafas, terlihat dia sangat belum siap kalau Reinar mengingat semuanya. “Apa kita tidak bisa menundanya?....” Katanya.
“Permaisuri, ini sudah terlalu lama, dan di luar sana sudah banyak sosok yang ingin merebut kursi penguasa alam semesta milik Yang Mulia....” Kata Mulan yang selama ini selalu menjaga kursi penguasa milik Reinar.
“Kalau seperti itu, biar aku sendiri yang melakukannya....” Kata Lilia lalu dia berjalan mendekat ke arah Reinar.
“Tuan, apa kamu ingin mengingat semuanya dari awal sampai akhir?....” Tanya Lilia kepada Reinar.
“Kalau memang bisa, aku sangat ingin mengingatnya....” Kata Reinar serius, namu sekalipun gagal mengingat tentang seluruh kehidupan masa lalunya, dia tak akan menyesalinya. Baginya, ingatan di kehidupannya saat ini sudah merupakan ingatan terbaiknya.
Sekalipun Reinar berpikir kalau dia tak akan mendapatkan ingatan kehidupan masa lalunya, sebenarnya Lilia hanya perlu menjentikkan jarinya untuk membuka segel yang menyegel ingatan dan kekuatan Reinar.
“Tuan tenang saja, ingatan tuan akan kembali, dan bersamaan dengan itu seluruh kekuatan tuan juga akan kembali....” Kata Lilia yang tahu dengan pasti apa yang sedang dipikirkan oleh tuannya.
Reinar yang mendengar itu akhirnya menganggukkan kepalanya, dan detik berikutnya dia merasakan sakit kepala yang teramat menyakitkan sesaat setelah Lilia menjentikkan jarinya. Selain rasa sakit, Reinar dapat melihat seluruh kilasan-kilasan kejadian di masa lalu yang terus menerus masuk kedalam pikirannya.
Sambil menahan rasa sakit, Reinar telah berhasil mengingat siapa dia di kehidupan pertamanya, dan kenapa dia memilih bereinkarnasi daripada terus melanjutkan hidupnya. Dalam ingatannya itu dia mulai tahu siapa Lilia, dan siapa kesebelas istrinya. Dia tidak pernah menyangka kalau Lilia adalah sosok ibu pertamanya, dan kesebelas istrinya adalah wanita yang sama dengan sebelas istri yang memutuskan ikut bereinkarnasi bersamanya.
Permaisuri Kehidupan adalah gelar Lilia, dan dia juga mendapat julukan Penguasa Putri dari para pengikut dan pelayan putranya.
Setelah putranya memutuskan memilih jalur Reinkarnasi, dirinya memutuskan meleburkan diri dan menyatukan jiwanya dengan jiwa putranya. Dan berkat kuasa sang Pencipta, terwujudkan dirinya yang muncul sebagai sistem yang berada dalam diri Reinar. Namun dirinya dapat mengambil wujud kehidupan saat Reinar telah berhasil mengingat semuanya.
Sekalipun dirinya telah memiliki wujud layaknya manusia biasa dan terpisah dari tubuh putranya. Kekuatan sistem akan tetap berada di diri putranya, dan sistem itu sepenuhnya dapat dikendalikan oleh putranya.
“Apa dia akan marah setelah mengingat semuanya?.... Atau dia justru akan merajuk layaknya seorang anak kecil yang merindukan ibunya?....” Tanya Lilia pada Mula yang merupakan putri angkatnya, atau bisa dikatakan Mulan adalah kakak Reinar.
“Aku yakin adik kecil akan berlari dan memeluk Ibunda....” Balas Mulan menjawab pertanyaan Lilia.
Lilia tersenyum mendengar itu, namun tak lama senyum Lilia semakin lebar saat melihat luapan energi yang terlepas dari tubuh Reinar.
Swoosshh... Swoosshh...
Boomm...
Boomm...
Boomm...
Dewa Emas Hitam tahap satu....
Dewa Emas Hitam tahap dua....
....
....
....
Setelah segel kekuatannya terbuka, kini kekuatan Reinar telah sepenuhnya pulih sepeti kehidupan pertamanya, bahkan dia kini jauh lebih kuat.
“Tingkat Maha Dewa Rendah tahap lima?.... Dia jauh lebih kuat dari jutaan tahun yang lalu....” Kata Lilia sambil tersenyum senang.
°°°
Jangan lupa like, vote, dan komentarnya setelah selesai membaca, terimakasih....