NovelToon NovelToon
Dia Yang Tak Terlihat

Dia Yang Tak Terlihat

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Horor / Cintapertama / Kehidupan di Kantor / Persahabatan / Kumpulan Cerita Horror
Popularitas:34.9k
Nilai: 5
Nama Author: astiasri

kisah 3 orang sahabat yang di pertemukan di suatu perusahaan yang ternyata banyak menyimpan misteri.
ternyata salah satu nya bisa melihat yang tak bisa orang lihat pada umumnya..
dapat kah ketiga nya memecahkan misteri yang ada dan tetap bersahabat walau banyak rintangan yang di hadapi...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon astiasri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TRAGEDI MALAM SENIN

Rizki memperhatikan Lala yang sedang dipeluk oleh Reza ini mengingatkan dirinya dengan Asti.

Semoga saja kesalahpahaman ini bisa cepat selesai,gumam Rizki dalam hati.

Lala terus menangis di pundak Reza bukan hanya karena kisah masa lalu hantu anak kecil tersebut tapi dia juga menangis mengapa Reza tidak bisa menyukainya.

Kini Lala berada seperti di posisi Meli,berharap bahwa seseorang yang dia sukai juga menyukainya.

"Udah belum nangis nya,sayang kan air matanya kalo di buang-buang gitu aja?"tanya pak Reza membuat Lala tersentak kaget dan menegakkan wajahnya,Lala kini malah melihat wajah Reza yang begitu sempurna dan menatap matanya, keduanya pun saling berpandangan.

Reza kini dapat melihat jelas wajah Lala,manis dan cantik namun hati nya telah di miliki oleh seseorang.

"Ehem..saya duluan ya!"ucap Rizki sambil berjalan melewati kedua nya.

Keduanya tampak canggung,terutama Lala.

"Oh iya kak Rizki, hati-hati di jalan ya!"ucap Lala masih dengan mata yang sembab.

"Hati-hati ya bro,makasih dah bantuin!"ujar Reza.

Rizki berjalan pergi sambil melambaikan tangannya.

"Kalo gitu Lala juga duluan ya pak Reza!"seru Lala.

"Kamu biar saya antar pulang aja ya,gak baik cewek pulang sendirian."ucap Reza.

"Tapi motor Lala gimana pak?"sahut Lala.

"Motornya biar di parkiran aja,nanti saya yang bilang satpam buat nitip motor."terang Reza.

"Ya udah kalo gitu,selama Lala gak ngerepotin pak Reza."kata Lala sambil tersenyum.

" Ya udah yuk kita pulang!"ajak Reza.

Malam ini benar-benar malam yang indah bagi Lala.

Dia sangat bahagia sekali bisa sedekat ini dengan pak Reza.

Meskipun dari tadi banyak sekali penampakan makhluk-makhluk halus yang menyeramkan yang mengiringi kepergian mereka,Lala tidak merasa takut dan dihiraukan begitu saja.

Didalam mobil Lala hanya diam saja,sambil sesekali mencuri-curi pandang kepada Reza.

Akhirnya Reza yang memulai obrolan.

"Ternyata cewek itu sama aja ya,gampang banget nangis Asti juga nangis beberapa waktu lalu sampe kemeja saya basah!"cerita Reza.

Deg... hati Lala tiba-tiba berdetak.

Kenapa harus ngomongin cewek lain sih,terus kenapa harus kak Asti,gumam Lala dalam hati.

"Iya karena kita sebagai cewek cenderung lebih mentingin perasaan,kalo cowok kan lebih mentingin logika,iya kan pak Reza?"jawab Lala.

"Iya bener,saya pernah baca buku soal itu."ujar Reza.

Tidak berapa lama akhirnya keduanya sampai di rumah Lala.

Rumahnya memang tidak begitu besar namun terlihat sangat nyaman.

Lala mengajak Reza mampir ke rumah nya tapi Reza menolak dengan alasan sudah malam.

Tanpa menunggu lama setelah Lala turun dan menutup pintu mobilnya,Reza langsung tancap gas agar segera sampai ke rumah nya sendiri.

Rizki sudah sampai lebih dahulu di rumah nya,dia masih memikirkan perkataan Reza tentang Asti.

Dan segera mungkin dia akan memastikan apakah perkataan Reza itu benar adanya.

Ega sedang ada di rumah Meli,dia sengaja memilih untuk ke rumah Meli karena takut Meli melakukan sesuatu yang akan merugikan diri Meli sendiri.

Dan ternyata benar dugaan Ega,Meli demam karena terus menangis.

Untung nya mamah Meli sedang ada di rumah, meskipun mamah Meli seperti nya cuek dengan Meli tapi sesungguhnya dia begitu menyayangi Meli.

Dia melakukan hal-hal yang tidak baik karena dia merasa kesepian.

Mamah Meli pun langsung mengompres Meli hingga akhirnya dia tertidur dekat dengan Meli.

Meli terbangun di tengah malam,dan melihat mamahnya berada didekatnya dia merasa tenang dan nyaman ternyata mamahnya masih menyayangi nya.

Malam berlalu berganti pagi hari.

Meli ingin bersiap untuk berangkat bekerja namun dilarang oleh mamahnya karena menurut mamahnya Meli masih demam,Meli pun menuruti perintah mamahnya asalkan mamahnya menemani Meli selama di rumah.

Meli telah mengabarkan bu Novi bahwa dia tidak bisa masuk bekerja dahulu hari ini karena sakit.

Sedangkan Asti sudah bersiap untuk bekerja,dia menunggu bus jemputan.

Tidak berapa lama bus jemputan pun tiba,Asti langsung menaiki bus dan tidak lupa sambil menyapa pak supir.

Tepat di tempat biasa Meli menuggu bus,ternyata Meli tidak ada malah Ega yang menaiki bus dan duduk di sebelah Asti.

"Kak Meli gak masuk kerja dulu,lagi demam semaleman nangis aja!"ucap Ega.

"Oh pantesan gak ada,nanti pulang kerja kita jenguk ya ajak Lala segala!"seru Asti.

Semenjak Ega memberi tahu bahwa Lala menyukai Reza kini Asti tidak terlalu membencinya lagi.

Bus telah sampai di depan pabrik,para karyawan pun mulai turun satu persatu.

Ketika memasuki pintu gerbang Asti memang sudah merasakan hawa yang tidak enak.

Asti pun mempercepat langkahnya agar cepat sampai di ruangan kerja nya.

Di dalam ruangan kerja ternyata sudah ada Lala.

Lala pun menceritakan kejadian tadi malam tentang KONTAINER BERHANTU.Dia tidak marah sama sekali dengan Asti.

"Sayang banget,Asti gak ikut semalam."ujar Asti.

"Kan kak Asti rumah nya jauh nanti malah repot lagi,udah selesai gini masalahnya cuma ya Lala sedih banget mendengar cerita nya."ucap Lala.

Ibu Novi masuk ruangan di ikuti oleh pak Reza.

"Pak Reza hari ini Meli tidak masuk bekerja,karena sakit."kata ibu Novi.

"Iya bu Novi,oh iya Asti nanti selesai meeting awal kerja ikut saya ke gudang ya!"perintah pak Reza.

"Baik pak."jawab Asti.

Lala yang mendengarnya hanya mengerucut kan bibirnya,kenapa bukan dirinya yang diajak.

Meeting pun selesai,pak Reza dan Asti keluar ruangan dan bergegas menuju gudang.

Namun di tengah perjalanan,ada seseorang yang mengikuti Asti dan kini berbarengan berjalan bersama Asti.

Saking terkejutnya Asti menginjak sepatu Reza karena mencoba menghindari nya.

"Aduh,Asti kamu kenapa?"tanya pak Reza sambil mengangkat dan membersihkan sepatunya.

"Aduh Asti minta maaf gak sengaja,ini tiba-tiba ada orang disebelah Asti."jawab Asti.

"Orang siapa?disebelah kamu gak ada siapa-siapa gitu!"ujar pak Reza.

"Ini pak disebelah Asti, jangan-jangan...."ucap Asti.

Belum sempat Asti melanjutkan perkataannya,seseorang itu mulai berbicara dengan Asti.

"HAI NAMAKU RANI, IYA AKU ADALAH HANTU."ucap seseorang tersebut.

"Jangan-jangan apa Asti?"tanya pak Reza penasaran.

"Iya dia bukan manusia pak Reza,Asti boleh ngobrol sama dia sebentar gak?"kata Asti.

"Iya silakan,selama gak nyakitin kamu." seru pak Reza.

Asti pun mengobrol dengan hantu tersebut.

Wujudnya tidak begitu menyeramkan hanya muka yang pucat dengan rambut sebahu dan luka kering ditangan dan kakinya.

"Hai juga nama ku Asti,apa ada yang bisa Asti bantu?"tanya Asti.

"Aku juga sama dulu kerja disini,lihat seragam kita sama kan?"tanya hantu Rani.

"Iya seragam kita sama,Asti penasaran sebenarnya apa yang terjadi sama kamu Rani?"ucap Asti.

Pak Reza tetap berdiri di samping Asti yang dia lihat Asti bercakap-cakap seorang diri.

Di situ Rani menceritakan kejadian yang dahulu menimpanya,jadi pada saat itu pabrik sedang banyak orderan akhirnya para karyawan di buat nya lembur,termasuk Rani.

Conveyor Rani lebih banyak orderan nya sampai hari Sabtu dan Minggu pun Rani masuk bekerja.

Tepatnya hari Minggu malam Senin ketika semua teman-teman Rani sedang bekerja dengan seriusnya tiba-tiba keluar asap dari salah satu saklar lampu tapi semua karyawan belum menyadari nya hingga merambat ke conveyor Rani yang sedang berjalan dengan kencangnya.

Karena saking kencangnya hingga baut yang ada di conveyor mulai terlepas dan....

BRUUUK..

Conveyor ambruk dan mengenai seluruh karyawan.

Kaki semua karyawan yang ada di conveyor Rani tertindih besi-besi conveyor.

Rani dan teman-teman nya meminta tolong namun asap yang keluar dari salah satu saklar lampu tersebut sudah menjadi api yang besar hingga menutupi Rani dan teman-teman nya.

Seluruh karyawan panik,mereka menyelamatkan dirinya masing-masing.

Karena itu merupakan hari lembur jadi hanya ada sedikit karyawan yang bekerja.

Dan para karyawan tersebut tidak dapat berbuat apa-apa selain menunggu bantuan dari luar.

Sedangkan Rani dan teman-teman nya terjebak didalam ruangan dan tidak ada yang berani menolong nya karena api semakin besar hingga akhirnya mereka semua menghembuskan nafasnya yang terakhir bersama-sama karena lambat nya pertolongan.

Rani menggambarkan visual kejadian hingga seperti nyata dan Asti bisa merasakan sakit nya ketika itu tertindih besi-besi conveyor dan terbakar api juga.

Asti memegang erat tangan pak Reza,merasakan kengerian yang begitu hebat.

Pantas saja semua satpam bilang bahwa setiap malam Senin ada conveyor yang berjalan lengkap dengan para karyawan yang menunduk kan kepalanya.

Dan Asti sering mendengar cerita nya.

Ternyata telah terjadi TRAGEDI MALAM SENIN.

Tubuh Asti mulai melemah karena banyak nya energi dari para makhluk halus,dan dia hampir terjatuh pak Reza pun dengan sigap memapah Asti dan mencarikan tempat duduk untuk Asti beristirahat.

Ketika Asti sedang duduk Rani pun menghilang.

"Kamu ga papa?"tanya Reza.

"Maaf pak Reza bisa tolong panggilkan Lala,Asti gak kuat energinya terlalu besar."pinta Asti.

"Iya bisa kamu tunggu sebentar disini ya,jangan kemana-mana!"ucap pak Reza.

Meskipun Reza tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi tapi dia tetap memanggil Lala.

Ketika Reza pergi Rani mendekati Asti lagi.

"Asti tolong,Sashi ingin karyawan yang sedang bekerja ini mati semua dia sengaja ingin mencopoti baut yang ada di conveyor ini,dia ingin balas dendam

karena tidak terima tewas secara mengenaskan." ucap Rani dengan wajah penuh kekhawatiran.

"Sashi itu siapa Rani?"tanya Asti.

"Dia temanku,dia tidak ikhlas mati mengenaskan,itu dia Asti!"ujar Rani sambil menunjuk seseorang.

Sashi sama dengan Rani wajah nya pucat dan mempunyai luka di tangan dan kakinya.

Di tengah kebingungan Asti melihat Rizki,Asti langsung memanggil nya.Dan menjelaskan apa yang terjadi meski sedikit canggung karena kejadian kemarin dia menolak Rizki.

"kak Rizki tolong ya bantuin!"ucap Asti.

Rizki tidak dapat berkata apa-apa dia hanya mengangguk dan pergi untuk memangil pak Isnan.Reza pun datang dengan Lala,dia langsung memegang erat tangan Asti karena kalau tidak Asti bisa pingsan.

Rizki pun datang dengan pak Isnan,melihat situasi tersebut pak Isnan menyuruh para karyawan yang sedang bekerja untuk berhenti dan memulai untuk doa bersama.

Ketika semua karyawan berdoa kekuatan Sashi pun melemah dan Rizki langsung berinisiatif membetulkan baut-baut yang terlepas.

"AAAAAAAAAA PANAS......."ucap Sashi.

Rani pun menjauh dari Asti dan Lala.

Sashi merasuki salah satu karyawan wanita.

"KENAPA KALIAN IKUT CAMPUR?"bentak Sashi.

"KALIAN SEMUA TIDAK MERASAKAN BAGAIMANA MENDERITA NYA KAMI DI TINGGALKAN BEGITU SAJA TANPA ADA YANG MENOLONG HINGGA KAMI SEMUA MATI SECARA PERLAHAN-LAHAN."bentak Sashi lagi.

Pak Isnan pun membuka suaranya.

"Maafkan kami semua yang ada di sini,kami terlambat menolong kalian,tapi sebaiknya kalian semua pergi dengan ikhlas karena dengan begitu kalian akan mendapatkan tempat yang paling indah di sana kalian semua meninggal dalam keadaan syahid dikarenakan kalian sedang bekerja,tolong maafkan kami semua ya!"ucap pak Isnan panjang lebar.

Semua karyawan yang menyaksikan itu semua menangis terharu.

Sashi pun keluar dari raga salah satu karyawan wanita,sepertinya hati nya sudah mulai menerima.

Asti dan Lala melihat,Rani dan Sashi berpelukan sambil menangis dan menghilang.

WUSSH....

Akhirnya pak Isnan meminta kepada pimpinan perusahaan agar setiap hari Minggu pagi diadakan pengajian untuk mendoakan para karyawan yang telah tiada pada TRAGEDI MALAM SENIN.

Asti dan Lala pun saling berpelukan untuk menguatkan satu sama lain.

1
yuyun Rahayu
ngakak thooorr kayany kita harus kaburrr
yuyun Rahayu
mulai mampir thor krn mulai tertarik
sharing_genes
Makin seru nihh!! Aku pun kepo!!
floufrouu
Saya suka kalau alur dan ceritanya jelas kayak gini nih! Semangka! Semangat kakaaaak~
moonstrucktraveller
Seperti mati lampu, ya author~ hariku tanpa kelanjutaaan ceritamu~
SENJA ROMANCE
assalamualaikum wr wb kak, saya mampir, semangat ya menulis nya.

Kak @Andini Andana yuk mampir.
TwilightQueenbee
Yoyo lengket diatas motor, yok diupdate thor!
Diambil Oleh Anggur
Sumpah! Sampai lupa waktu bacanya!
HotBabe
Lanjutannya yang banyak yang thor hahaha *banyak nawarnya
Pin-Up Yang Elegan
Seperti mati lampu, ya author‾ hariku tanpa kelanjutaaan ceritamu‾
random acts of pastel
ditiunggu kelanjutannya thor
Intan Haryanti
sumpah!! thorr ceritanya seruu banget
Be your self
lanjut Thor
SugarGenius
Thor, aku doain sehat terus ya, soalnya kalau othor gak sehat, aku bisa gak tidur mikirin cerita ini :(
Astianasari: makasih udah baca ya
total 1 replies
enjouecollectif
Hiiii.. makasih loh thor karena udah bikin aku baper parah sama ceritanya hiks
Astianasari: emang sengaja,tetap setia ya bacanya,,
total 1 replies
theseafiles
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
Astianasari: makasih ya
total 6 replies
champagnefabulous
Kak jangan lupa jaga kesehatan, biar tetep bisa berkarya! Aku menunggumu‾
Astianasari: makasih ya
total 1 replies
Bulbul
sumpah sihh ini novelnya bagus banget ...総晶亊笶、 tapi yg buat saya sedih author kga mw up gila gilaa. 亊亊
Astianasari: makasih,sabar ya buat up nya
total 1 replies
Berkilau
Thor tolong ya aku ini udh penasaran banget sama kelanjutannya nih
Astianasari: sabar ya,tetep terus baca ya
total 1 replies
Manah Dabukke
Thor, please bagi tips gimana caranya biar bisa keren gini ceritanya!!
Astianasari: makasih sebelum nya udah baca,gak ada tips sebenernya ngalir gitu aja ceritanya..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!