Arga seorang ketua geng motor tidak menyangka akan bertemu dengan alya seorang gadis muslimah disaat dirinya sedang merasakan patah hati karena sahabat dari kecilnya eva.
Kehadiran alya mampu membuat arga dengan mudah melupakan eva dan mulai memberikan hatinya pada alya
namun disaat arga memantapkan dirinya untuk bersatu dengan alya yang juga mencintainya justru cobaan dan rintangan silih berganti menghampiri mereka
"Aku tidak menyangka kehadiranmu yang aku kira bisa menyembuhkan luka ku ternyata justru malah memberikan luka baru yang jauh lebih sakit..."Arga
"Ternyata patah hati tidak hanya untuk orang yang cintanya bertepuk sebelah tangan tapi orang yang saling mencintaipun bisa merasakannya..."Alya
Apa saja rintangan yang menghalangi bersatunya dua manusia yang hidupnya jauh berbeda ini?
Akankah mereka bisa bersatu dan melewati rintangan juga cobaan itu?
Ikuti kisahnya ya...😊
selamat membaca😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cuiszy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 22
"arga"panggil pak surya begitu melihat putranya
Arga dan sena saling pandang begitu menyadari ada banyak orang diruang tamu,keluarganya dan keluarga eva berkumpul dengan pakaian yang terlihat formal
"dari mana saja kalian?papa sudah menghubungi kalian berkali kali tapi tidak ada satupun yang menjawab ponsel kalian!"ucap pak surya dengan nada tinggi
"sudahlah mas,tenang dulu kita bicara pelan pelan biarkan anak anak duduk dulu"maya ikut berdiri menenangkan suaminya yang terlihat emosi
Arga dan sena langsung mengecek ponsel mereka yang keduanya sama sama mati kehabisan baterai,
"ponselnya mati pa,maaf sena nggak ngecek kapan ponselnya lowbat"sena terlihat merasa bersalah
"ponsel saya juga lowbat"arga juga menunjukkan layar ponselnya yang gelap
"papa senang kalian kembali kompak lagi,tapi kekompakan kalian diacara penting ini membuat papa kecewa"ucap pak surya kembali duduk
"kalau memang ini acara penting,kenapa papa nggak ngasih tau kita lebih awal?kenapa harus via telpon dari pagi sampai siang juga kita dirumah papa tidak bicara apapun soal acara penting"ucap sena kesal
"sudahlah pak surya,benar yang dikatakan sena ini salah kita yang membuat acara mendadak membuat mereka tidak punya persiapan"ucap fendi papinya eva
"memang ada acara apa?"tanya arga heran
"duduk dulu nak,kita bicara baik baik"kata maya lembut
"sebaiknya kalian mandi dan ganti baju lebih dulu"ucapan pak surya membuat arga dan sena mengurungkan niatnya yang akan duduk
"sudahlah pak tidak apa apa,lagipula ini hanya diskusi biasa nanti kalau acara resminya baru kita mempersiapkan kostumnya"bu farah maminya eva mencoba bercanda
"jadi nak arga kami kesini ingin mendiskusikan rencana pertunangan kamu dan eva"jelas pak fendi yang membuat arga dan sena terkejut
"tunangan?sejak kapan saya setuju untuk tunangan?"tanya arga emosi
"arga,jaga sikap kamu!"bentak pak surya
"saya kira papa sudah bisa mengerti perasaan saya,tapi ternyata saya salah"ucap arga beranjak pergi
"arga,berhenti!"pak surya semakin terlihat marah melihat arga yang meninggalkan acara yang bahkan belum dimulai karena menunggu kedatangan arga
"biar saya yang bicara dengan arga dulu om,permisi"ucap eva menyusul arga
"ar.."eva ikut duduk disamping arga yang duduk dikursi taman belakang rumah
"sejak kapan lo tau rencana pertunangan ini?"tanya arga menatap lurus tanpa melihat eva
"sejak kamu keluar dari penjara,orang tua kita langsung membicarakan tentang pertunangan ini"ucap eva yang juga tidak melihat arga pandangannya menunduk
"dan lo setuju?bukankah kita nggak saling cinta terus kenapa lo mau?"ucap arga sedikit kesal
"aku cinta sama kamu ar,bahkan sejak kita masih duduk dibangku sekolah dasar
aku kira itu hanya cinta monyet atau mungkin rasa nyaman karena aku hanya deket sama kamu tapi semakin lama membuat aku semakin yakin ini cinta yang sebenarnya"pernyataan eva mampu membuat arga menatap eva dengan ekspresi tak percaya jadi selama ini eva juga mencintainya harusnya cinta mereka tidak bertepuk sebelah tangankan namun kenapa harus sekarang mereka sadar disaat arga sudah mulai memberikan hatinya pada gadis lain,gadis yang saat ini sedang ia perjuangkan
"bukankah kamu juga mencintaiku ar?aku tau saat aku dan sena masuk kekamar kamu semua fotoku dan foto kita tertulis perasaan kamu ke aku.kenapa kamu nggak pernah mengungkapkannya ar?kamu tau aku selalu menunggu saat saat itu"ucap eva menggenggam tangan arga yang mengalihkan pandangan
"maaf va,tapi itu dulu. perasaan gue sama lo sekarang udah berubah gue sekarang sayang sama lo hanya sebatas adik sama seperti sena"ucap arga menarik pelan tangannya dari genggaman eva
"kamu bohong kan ar?liat aku tatap mataku ar!katakan kalau kamu bohong nggak mungkin perasaan kamu hilang begitu saja kan?"eva menangkup wajah arga untuk menatap matanya,kini mereka sudah berdiri
"maaf va,tapi itu memang kenyataannya tepat waktu lo mengatakan kalau lo jadian sama mike saat itu sebenarnya gue ingin mengungkapkan perasaan.lalu sejak saat itu gue mulai berhenti mencintai lo"ucap arga jujur
Eva melepaskan tangannya dari pipi arga,dia tidak melihat kebohongan dari sorot mata arga memang sudah tidak ada cinta untuknya dan eva bisa melihat itu semua. eva sudah tidak bisa menahan tangisnya,ini terasa sangat menyakitkan untuknya dalam hati dia merutuki kebodohannya kenapa dia dulu tidak percaya dengan arga kenapa dia justru memilih cowok brengs*k seperti mike,jadi waktu itu bunga yang diberikan arga adalah bunga untuk menembaknya kenapa dia begitu bodoh yang tidak melihat cinta itu dimata arga dan sekarang semuanya sudah terlambat.
Arga yang melihat eva menangis tidak tega melihatnya,arga memeluk eva yang justru semakin pecah tangisannya dipelukan arga
"aku hamil ar,aku hamil..."pengakuan eva membuat gerakan arga yang mengelus rambutnya jadi terhenti arga mematung hamil?mungkinkah eva hamil anak ...
"aku hamil anaknya,aku hamil anak baj*ng*n itu "ucapan eva selanjutnya menjadi jawaban atas pertanyaan yang ada dipikiran arga
"gue harus gimana sekarang?gue nggak mau bayi ini gue benci bayi ini"arga langsung memegang kedua tangan eva yang memukul perutnya berkali kali
"tenang va,tenang lo nggak sendiri ada gue disini.percaya sama gue,gue nggak akan ninggalin lo"arga kembali memeluk eva lagi
"lo liat gue,lo harus janji sama gue apapun yang terjadi lo nggak akan mengugurkan kandungan lo,oke?"arga menangkup pipi eva yang mulai tenang meski air matanya masih mengalir
"lo janji kan?"tanya arga sekali lagi membuat eva mengangguk dan kembali memeluk arga
maafin aku al,maaf aku akan berusaha menepati janji ku meski aku nggak tau Allah akan meridhoinya atau tidak aku akan tetap memperjuangkan kamu. untuk saat ini izinkan aku mengkhianati kamu untuk kali ini saja al,maafkan aku...batin arga memejamkan matanya penuh penyesalan
***
"kak,boleh aku masuk?"tanya sena yang menyembulkan kepalanya di pintu kamar arga yang dia buka sedikit
"hm,masuklah"ucap arga yang berbaring menatap langit langit kamarnya dengan berbantalkan lengannya
"mau curhat?aku siap dengerin kog"ucap sena yang kini duduk dikasur arga membuat arga beranjak duduk
"tau apa kamu anak kecil"arga mengacak rambut sena gemas
"ih kak arga,kebiasaan deh rambut aku berantakan tauk"sena kesal mengerucutkan bibirnya
"rambut kamu terlalu rapi sih makanya kakak berantakin"arga tertawa melihat adiknya yang cemberut
"ya udah aku pake hijab aja kayak kak alya biar kak arga nggak bisa berantakin rambutku lagi"ucapan sena membuat arga terdiam
ah di merasa bersalah pada alya,tapi dia bingung harus bagaimana. eva membutuhkan dirinya setidaknya untuk sebentar saja sampai eva bisa menerima dirinya sendiri.
"maaf,aku salah ngomong ya"tanya sena merasa bersalah karena kakaknya jadi terdiam mendengar nama alya disebut
"kenapa kamu jadi merasa bersalah?"tanya arga heran
"aku nggak sengaja denger pembicaraan kak arga sama kak eva"ucap sena lirih
"ngomong aja kamu kepo,makanya kamu ngikutin kita kan?"arga kembali mengacak rambut sena namun kali ini eva hanya nyengir tidak protes lagi rambutnya dibuat berantakan
"kak arga tau aja,abis aku penasaran si...terus sekarang rencana kak arga apa?"tanya sena
dan arga hanya menghedikkan bahunya acuh dia masih bingung apa yang akan dia lakukan selanjutnya
semangat
sukses thor
anaknya Eva jg Dateng !!!
ga jelas ?!!