Hanya karena kesalahpahaman yang mengakibatkan cinta terlarang,
Elis dan Dolfin pun berpisah,
Namun karena suatu kebetulan,
Mereka akhirnya bertemu setelah Dolfin menyandang status Duda beranak satu,
karena cinta Elis pada Anjeli yang adalah anak dari Dolfin,
dan dengan segala pertimbangan,
Mereka mendapat kesempatan untuk menikah dan bersatu kembali,
Tapi tiba tiba Ayu sang mantan istri dari Dolfin kembali dan merayu Dolfin hingga mereka terlibat dalam hubungan perselingkuhan,
Dolfin pun berjanji akan mengakhiri hubungannya perselingkuhannya dengan sang mantan istri,
Namun karena sudah terlalu lama memendam sakit hati dan kekecewaan hingga air mata yang turun tiada henti,
Elis pun membalas perbuatan Dolfin dengan cara berselingkuh dengan seniornya Ari,
namun siapa sangka kalau ternyata cinta Ari membuat Elis begitu nyaman,
Dolfin yang mengetahui hal itu pun memutuskan untuk mengakhiri hidupnya,
karena tak rela jika wanita yang dicintainya meninggalkannya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lewier Lisye, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 22 KETIDURAN DI RUMAHNYA
Karena melihat Elis yang sudah kedinginan,
Dolfin menawarkan dirinya untuk menyetir,
sementara Elis dan Anjeli duduk disampingnya dengan saling berpelukan,
Sepanjang perjalanan,
Elis dan Anjeli tertidur karena saking lelahnya,
Dolfin yang melihat hal itu,
merasa amat senang karena melihat kedekatan antara dua orang yang Ia cintai,
Setelah beberapa jam kemudian,
mereka tiba di kediaman Dolfin,
Dolfin pun membangunkan Elis dan Anjeli yang masih tertidur,
Setelah bangun,
Elis membuka pintu mobilnya dan mengantarkan Anjeli masuk ke rumah,
Namun karena sudah beberapa jam dengan pakaian yang basah,
Elis terlihat kedinginan,
Dolfin yang melihat hal itu, merasa kasihan pada Elis,
"ehm El",
"Gimana kalo kamu ganti baju aja dulu di dalam,
"Nanti aku minta tolong Bi Idah buatkan kamu teh jahe biar ngga kedinginan",
"Habis itu baru kamu balik diantar Pak Adi",
"ngga papa Fin",
"Aku langsung balik aja",
"tapi perjalanan kamu masih jauh loh",
"masih tiga puluh lima menit lagi",
"kamu bakal kena demam entar",
"Iya dokter",
"Dokter ganti baju aja",
"kan bajunya mama masih ada",
"Dokter pake aja",
"Ngga Anjeli",
"kita ngga boleh pake barang orang tanpa izin",
"Kalo pake baju saya aja Dok",
"Makasih bi",
"tapi saya ngga ingin merepotkan Bi Idah sama Pak Adi",
"begini saja",
"kamu mandi air hangat aja dulu",
"soal pakaian nanti aku yang atur",
Karena Elis terus menolak,
Anjeli langsung menarik tangan Elis menuju kamar tamu,
"Ayo Dokter",
"ngga apa apa",
"Semua orang di rumah ini baik baik semua Dokter",
Walaupun Elis sudah berjanji untuk tidak ingin berhubungan terlalu jauh dengan Dolfin dan keluarganya,
Namun tetap saja hatinya selalu tersentuh oleh ajakan Anjeli, Ia selalu tak bisa menolak permintaan gadis kecil Dolfin itu,
dengan terpaksa Elis pun menuruti permintaan Anjeli,
Setelah Elis memasuki kamar tamu yang ditunjuk Anjeli, Ia merasa takjub melihat isi kamar itu,
Wah....
kamar orang kaya,
ternyata dia benar benar berubah,
ngga seperti yang dibilang Ayah dulu,
dia ternyata udah jadi pekerja keras dan bertanggung jawab,
Elis kemudian membuka pintu kamar mandi dan ia tercengang melihat bathtub yang sudah dipersiapkan dengan air hangat dan dengan aroma wewangian dari busa di air tersebut,
Aku mandi di sower aja kali yah?
ngga enak ah mandi di sini,
entar aku dibilang kuno lagi,
tapi kasian juga sama Bi Idah yang udah nyiapin,
ya udahlah,
di buthtub aja deh,
Elis akhirnya memilih untuk berendam,
ia menikmati air hangat yang membantu tubuhnya yang kedinginan menjadi hangat,
Namun karena terlalu lelah,
Elis pun terlelap tak sadarkan diri dalam rendaman air hangat itu,
Dolfin yang menyadari Elis belum kembali sejak tadi, menyuruh Bi Idah untuk memeriksa keadaan Elis di kamar tamu,
TOK TOK..........!
"Dokter"..........!
TOK TOK..........!
"Dokter",
Karena ketukan pintu yang begitu lama,
Elis pun tersadar dari tidurnya,
Oh Tuhan,
aku kok ketiduran sih?
Ya ampun,
jangan bilang kalau aku tadi tidurnya lama,
mereka pasti sudah menungguku,
Elis segera membersihkan dirinya dengan panik dan bergegas membukakan pintu untuk Bi Idah,
"Ya Ampun Bi",
"aku kelamaan yah"?,
"Maaf yah",
"aku ketiduran di bak mandi",
"Iya ngga apa apa Dok",
"karena Dokter lama",
"Makanya Tuan menyuruh saya untuk memeriksa",
"iya makasih yah Bi",
"aku akan segera turun",
Setelah Elis menutup pintu,
Ia terkejut melihat Kemeja putih wanita dan juga jeans wanita beserta dengan dalaman,
dan juga ada beberapa perlengkapan wanita lainnya tersedia di atas ranjang,
ternyata Dolfin sudah memerintahkan Hendra untuk membelinya.
Benar benar membuatku kesal,
apa dia ingin menghinaku dengan dalaman ini?
memangnya dia tau ukuranku?
dasar hidung belang.
Karena pakaiannya sudah basah,
Elis terpaksa memakai pakaian yang sudah disediakan untuknya itu dan bersiap untuk kembali ke rumahnya.
#hai pembacaku yang setia,
jangan bosan bosan yah sama ceritanya,
lanjut Episode berikut yah,
jangan lupa folow dan ikuti terus episode selanjutnya.
🙏🤗