NovelToon NovelToon
Pengasuh Tuan Muda

Pengasuh Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Contest / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:19.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Liska Oktaviani

"Pengasuh Tuan Muda"

Kimmy, gadis usia 22 tahun yang tak sengaja menabrak seorang pria di sebuah kantor saat hendak interview, gelas kopi yang dibawanya tumpah mengenai pakaian pria tampan, seorang pemimpin kantor di tempatnya melamar.

Pria dingin, sombong, dan arogan itu meminta Kimmy untuk bertanggung jawab atas perbuatannya dengan mengganti harga baju miliknya seharga 10 Miliyar.

Kimmy merasa tak mampu membayarnya, sedangkan untuk bertahan hidup saja sudah amat susah bagi Kimmy, apalagi mengganti uang sebanyak itu. Pikirnya.

Pria bernama Lucas itu memberikan Kimmy tawaran, sebagai gantinya, Kimmy harus menjadi pengasuh di rumah utama, apabila Kimmy menolak, Kimmy harus bersedia bertanggung jawab, dimasukan ke dalam penjara.

Dengan berat hati, Kimmy menerimanya.

Bagaimana kisah Kimmy selanjutnya? Yuk, cari tahu di novel ini!

________________________________
Instagram Author : @Oktavianii_Offc
©opyright Liska Oktaviani
Visual ada di part 18

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liska Oktaviani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengasuh Tuan Muda : Ch-21

Setelah selesai rapat di kantor, pria itu memilih untuk kembali ke rumah pribadi miliknya. Entah mengapa rasanya tiada Nona Kim di kantor sangat membuatnya suntuk.

“Antoni, Antarkan aku pulang!” titahnya pada Antoni.

“Baik, Tuan Muda.” Antoni bangkit dari sofa ruangan, pria itu bergegas lebih dulu meninggalkan Lucas yang ada di dalam ruangan untuk menyiapkan mobil pribadi untuk laki-laki itu.

Lucas mengembangkan senyuman di wajahnya, entah mengapa ia begitu bersemangat ingin kembali ke rumahnya. Biasanya, suasana hati tidak sebahagia ini. Akankah ini semua karena Nona Kim? Pikirnya.

Kenapa hanya ada Kimmy di pikirannya sekarang? Apakah wanita itu mempunyai tempat tersendiri di hatinya? Entahlah. Rasanya, ia hanya ingin melihat wajah Kimmy untuk saat ini, sebagai penghilang penat.

Pria itu bangkit dari duduknya, perasaan hatinya untuk hari ini begitu bahagia. Ia berjalan menelusuri lorong-lorong menuju lift berada, hendak turun ke lantai bawah, menyusul di mana Antoni berada.

Ia menekan tombol pintu lift hingga pintu tersebut terbuka, lalu ia masuk ke dalamnya. Selang berapa detik, pintu lift terbuka. Pria itu sudah berada di lantai bawah, ia melihat semua para karyawan tengah sibuk bekerja dengan pekerjaan masing-masing, ia hanya mengawasi mereka melalui CCTV ruangan, dengan cepat pria itu berjalan keluar menuju parkiran.

Pintu mobil telah dibuka oleh Antoni, pria itu menunggu Lucas untuk masuk di samping pintu mobil. Dengan cepat, Lucas melangkahkan kedua kakinya masuk ke dalam mobil, setelah ia masuk, Antoni menutup pintu mobil dengan sangat hati-hati.

Antoni ikut menyusul masuk ke dalam mobil, ia segera memasang sabuk pengaman dan menghidupkan mesin mobil.

Mereka pergi meninggalkan gedung pencakar langit tersebut, Lucas mempercayai sekretaris pribadinya di kantor untuk menghandle semua permasalahan kantor selama ia tidak ada di sana, ia ingin bersantai di rumah utama dengan Nona Kim. Untuk urusan Direktur Mu, ia serahkan kepada Antoni. Ia percaya bahwa Antoni bisa mengatasi si tua bangka itu.

Lucas tahu, Antoni selalu mengambil tindakan terbaik untuk mengatasi setiap permasalahan kantor, maupun persaingan dari kecil sampai besar.

Pandangan mata pria itu berfokus pada jalan raya yang sudah mulai ramai, gedung-gedung tinggi pencakar langit ada di sepanjang jalanan, awan-awan bewarna putih menghiasi langit bewarna biru, sangat indah dan menyejukkan hati dipandang oleh mata.

Tiada percakapan antara Lucas dan Antoni, kedua pria itu sama-sama berfokus pada jalanan.

Sesudah menempuh jalan yang cukup jauh, akhirnya mereka telah memasuki perkarangan rumah mewah milik Lucas.

Semua penjaga gerbang membuka gerbang utama dengan cepat, saat sebuah mobil mewah masuk ke dalam, semua penjaga membungkukkan badan memberi hormat kepada Tuan Muda Lu.

Mereka menghormati tuan muda, karena bagi mereka, Lucas adalah sosok pria yang pengertian, baik hati dan budiman.

Setelah mobil terparkir rapi di dalam garasi, Lucas membuka sabuk pengamannya dengan cepat.

“Antoni, aku serahkan urusan Direktur Mu padamu, aku yakin kau bisa mengatasi pria brengsek itu!” perintahnya sambil membuka pintu mobil hendak keluar.

“Baik, Tuan Muda.” sahutnya.

Lucas menutup pintu mobil mewahnya, segera melangkahkan kedua kakinya meninggalkan Antoni yang masih duduk di dalam mobilnya.

Dengan penuh senyuman pria itu masuk ke dalam rumah pribadinya, semua pelayan tampak memandanginya dengan heran, ada apa dengannya?

Lucas tidak menghiraukan pandangan semua para pelayan rumah, ia berjalan menuju lift hendak menuju kamar pribadinya.

Pria itu menekan tombol lift hendak menuju ke lantai atas, di mana kamarnya berada.

Selang beberapa detik, pintu lift terbuka. Ia melangkahkan kedua kakinya keluar dari sana menuju kamar utamanya, pria itu mengembuskan nafasnya sedikit kasar, lalu membuka pintu kamar.

Kedua bola matanya bebinar saat melihat seorang wanita masih tertidur pulas di ranjangnya.

Lucas melangkahkan kedua kakinya masuk ke dalam kamar, ia menutup pintu kamar dengan pelan-pelan, takut mengganggu tidur wanita itu, ia mengunci pintu kamar. Pria itu mendekat ke arah ranjang, di mana Kimmy berada. Ia duduk di tepian ranjang, lalu melepaskan sepatunya.

Lucas naik ke atas ranjang, ia duduk di samping Kimmy tertidur.

Kedua matanya memperhatikan wajah cantik Kim.

'Kenapa wajahmu se-anggun ini, Nona Kim? Kau sangat mirip dengan ibuku.'

Pria itu menyentuh permukaan kulit wajah Kim, sangat halus terasa di kulitnya.

Deg!

Detak jantung tuan muda berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya, entah mengapa berada di dekat Kim, akhir-akhir ini sering kali membuat jantungnya berdetak lebih kuat dari biasanya.

Jam menunjukkan pukul sebelas siang, rasa kantuk pun melandanya saat ini, karena Kim yang tak kunjung bangun. Akhirnya Lucas memilih untuk memejamkan matanya di samping Kimmy.

Jujur, ini adalah hal pertama kali ia seranjang dengan seorang wanita. Pada saat menjalin asmara dengan Jesica Young, ia tidak pernah seranjang dengan wanita itu. Hanya Kimmy, wanita pertama yang tidur di ranjangnya.

Lucas merebahkan tubuhnya di samping Kimmy, ia memiringkan badannya ke arah Kim, satu tangannya menyentuh pipi Kimmy. Pria itu tersenyum manis, kemudian mengecup pipi Kimmy dengan cepat, ia takut wanita itu terbangun.

Dengan perlahan-lahan pria itu menutup matanya, ia menyusul Kim ikut ke alam mimpi, tak lama, pria itu sudah masuk ke dalam alam mimpi.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Pov Adam

Kini pria itu telah berpakaian rapi, mereka menginap di sebuah hotel bintang lima terkenal di Kota ini, ia tidak tinggal di rumah putranya. Ia hanya bisa menatap rumah pribadi Lucas dari kejauan, ia tidak berani untuk menginjakkan kedua kakinya masuk ke sana, tidak ada tempat untuknya di sana.

Ia hendak mengunjungi tempat peristirahatan Alice hari ini, ia telah siap untuk pergi. Hanya saja, menunggu kedatangan Albert untuk menjemputnya di kamar hotel ini.

Pria itu pergi berjalan menuju balkon, ia melihat pemandangan indah di luar gedung, entah mengapa kerinduan ini begitu menyiksa hatinya.

Di lubuk hatinya, hanya terdapat Alice seorang, bahkan Serin-istri keduanya tak ada tempat di hatinya selama ini.

Statusnya hanyalah sebagai istri, tapi cintanya hanya untuk Alice.

Egosikah dirinya? Hanya mencintai Alice?

Mengabdikan cinta hanya untuk wanita itu?

Pernikahannya dengan Serin hanyalah di atas keterpaksaan, surat kontrak pernikahan masih berada di dalam brangkas pribadinya. Ia menyetujui pernikahan itu demi orang tuanya.

Kehadiran putra keduanya tanpa ia inginkan. Kehadiran putranya hanyalah sebagai penghibur untuk kedua orang tuanya.

“Tuan Besar, mari kita berangkat ke pemakaman, mobil sudah disiapkan oleh anak buah lainnya,” ujar Albert dengan sopan pada Adam.

“Baik, apakah semuanya sudah kau persiapkan Albert?” tanyanya.

“Semua sudah saya persiapkan, Tuan.” Albert tersenyum.

“Baiklah. Ayo kita pergi.” Adam berjalan lebih dulu meninggalkan Albert.

Ia sudah tidak sabar ingin ke pemakaman Alice.

1
Nur Syamsi
biarpun Shiren adalah ibu kandungnya ttp hukum tetap diberlakukan untuk menebus perbuatannya , walau sbntar baru dicarikan solusix tergantung dr Aslan bgamna kebijkannya
Nur Syamsi
😭😭😭😭😭 andai Adam cpat menjelaskan pada Lucas yg sbnarnya Tdk ada penyesalan PD diri Lucas
Nur Syamsi
ya dijelaskan cepat Adam alasanmu mnitipkan Lucas di Panti, spya Tdk ada kesalah fahaman
Nur Syamsi
ap kematian sang bunda ada sangkut pautnya dg keberadaannya Lucas di panti
Nur Syamsi
sabar dan kuat Lukas
Nur Syamsi
terus terang saja Lucas PD Kimmy bahwa dianya mirif mommynya yg masih kecil jg ditinggal mommynya
Nur Syamsi
terus terang saja Lucas PD Kimmy bahwa dianya mirif mommynya yg masih kecil jg ditinggal mommynya
Siti Maskanah
hadehh thor mnghalunya terlalu deh masak harga 10 m .hehe ..q suka karakter kimmy ...
Misaza Sumiati
waduuh ada yah baju 10M😂
Ipunkjr4
Luar biasa
gempi
tuan tua gak ada
Likah kim
kimmmy mirip ibunya..jangan2 adiknya thor
ros
Luar biasa
Mamake Zahra
opo Lo Iki
Yenni Sa'u
😭😭😭😭😭
Susi Khayla
ga cocok thor klo lee ming ho yg jdi visualnya
Winsulistyowati
Sabar Bos..Ngalah sama Darren Dong..🥰🤭
Winsulistyowati
Mau..Mau...Mkasih🖐️👍
Winsulistyowati
Kim..Jodohmu Tuan Bos..💪😍
Winsulistyowati
Lucu y Critanya..kog Isa di Gendong..he he.. enak dong..!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!