(update sesuai mood)
🚫SEBELUM MEMBACA ALANGKAH BAIKNYA FOLLOW DULU AKUN AUTHOR AMATIRAN INI🚫
______________________________
Bila kehidupan ini mengajarimu cinta, maka pengalaman mengajarimu siapa yang kamu cintai dan situasi mengajarkan siapa yang selalu mencintaimu. Begitulah kurang lebih kehidupan mereka saat ini.
Semesta buat mereka kembali bertemu. Menyatukan apa yang belum menjadi satu dan padu. Mengerti dan memahami masa lalu yang pilu. Ada yang membantu dan dibantu keluar dari rasa sakit yang tak pernah bersurai temu. Keduanya akan tetap menyatu walau permasalahan mengiringi kisah kedua insani itu.
____________________________
🚫Mohon maaf bila ada kesamaan tokoh, latar ataupun tempat. Karena itu murni ketidaksengajaan🚫
⛔DON'T COPY MY STORY⛔
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itachi Nurjannah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPS 21
Jika anda menyukai bagian ini, silahkan pertimbangkan untuk memberikan: like, comment and vote boleh juga.
...*...
...*...
...*...
"Emang kau menginginkan balasan apa dariku randy? Katakan saja. Aku akan mengabulkannya untukmu. Kau ingin mobil? Tinggal dipilih. Kau ingin uang? Katakan jumlah nominalnya. Pokoknya keinginan penyelamatku pasti akan ku kabulkan" kata yuki bangga.
"Aku tidak butuh harta keluargamu. Aku hanya minta agar kau mau menikah denganku. Bagaimana?" kata randy kemudian.
"AAAPAAAA!" teriak yuki tak percaya.
"Iya. Lagipula untuk apa aku meminta mobil, uang dan harta berharga keluargamu, Yuki. Aku pun juga memilikinya. Aku hanya ingin kau mau menikah denganku. Itu saja." Randy menjelaskan dengan tenang.
"Itu saja katamu? Yak, aku ini masih berusia 21 tahun. Mana mungkin aku menikah di usia yang terbilang muda ini. Lagipula aku akan menikah dengan orang yang ku cintai. Ayolah, pertimbangkan kembali imbalanmu." Kata yuki serius.
"Aku hanya meminta bantuanmu yuki. Malam ini, orang tuaku akan menjodohkanku dengan orang yang tak ku kenal. Aku tidak ingin menikah dengan wanita yang karakternya belum jelas. Kau pasti mengerti maksudku bukan? Apalagi kita sama-sama gagal dalam kasus percintaan. Aku tidak ingin hal itu terulang kembali. Kepada siapa lagi aku akan meminta pertolongan ini? Aku hanya bisa mempercayai wanita sepertimu saat ini, Yuki" ujar pasrah Randy.
Randy menunggu jawaban dari yuki yang sedari tadi hanya bisa bungkam dan sibuk mempertimbangkan permintaannya. Randy akui, bahwa ia salah karena telah mengambil kesempatan kepada yuki disaat nyawa yuki sedang terancam. Tapi randy tidak bisa memikirkan hal lain, hal ini benar-benar mendesaknya.
Tak lama kemudian yuki pun menjawab.
"Aku menolak. Coba pikirkan kembali randy! Pernikahan adalah sakral, mana bisa kita memainkan pernikahan yang terlampau serius ini. Dan tidak mungkin untuk kita berdua menikah. Aku mengerti posisimu seperti apa. Tapi, jika kita menikah bagaimana dengan... dengan..." yuki tidak bisa melanjutkan pembicaraanya terhadap randy. Karena ini benar-benar memalukan baginya.
"Aku paham...jangan dibahas lagi, Yuki.
Jika ini masalah yg kau khawatirakan, kau tidak perlu takut. Aku tidak akan melakukannya. Setelah kita menikah, aku akan meminta izin kepada orang tuaku agar kita bisa tinggal terpisah dengan mereka, dengan alasan agar kita mandiri dalam membina rumah tangga yang penuh kepura-puraan. Dan dengan begitu juga, kita akan tidur terpisah. Jadi, apalagi yang kau takutkan, Yuki?" kata randy.
"Bagaimana jika aku sudah menemui orang yang kucintai? Apa kau akan melepasku saat itu?" tanya Yuki takut-takut.
"Jadi itu yang kau khawatirkan?" kata randy sambil tertawa. "Aku janji aku akan melepaskanmu setelah kau menemukan tambatan hatimu yuki. Pernikahan ini hanya bersifat sementara saja, untuk mengalihkan kedua orang tuaku agar mereka berhenti menjodohkanku. Aku berjanji akan melepaskanmu setelah itu" randy mencoba meyakinkan yuki.
"Baiklah. Mari kita menikah.
Aku akan memegang semua kata-katamu serta janji-janjimu. Tapi jangan salah paham, aku menerimamu karena kau telah membantuku sebelumnya dan hari ini. Jadi, kini saatnya aku membalas kebaikanmu. Mulai sekarang kita adalah teman. Dan tidak satupun yang dapat di sembunyikan dari seorang teman. Oh ya! Dalam kerja sama ini, jangan pernah libatkan perasaan kita, karena itu akan di anggap sebagai pengkhianat. Ku ingatkan sekali lagi, KITA ADALAH TEMAN YANG SALING MEMBANTU" kata yuki penuh penanganan.
Randy yang mendengar perkataan yuki langsung menyetujuinya tanpa tau kedepannya akan bagaimana. Kita hanya manusia biasa yang tak berdaya. Dengan segala keterbatasan jiwa mencoba memahami rasa pada setiap peristiwa. Kita hanya mencoba terus berdiri kokoh menopang diri menikmati aliran takdir yang diberi oleh sang pencipta.
*****
Malam harinya, Yuki dan Randy datang sambil bergenggaman tangan. Awalnya, yuki sempat menolak ide randy yang menurutnya berlebihan. Tapi, randy selalu memperingatinya. Katanya, jika ia tidak mau dengan posisi seperti ini orang tua randy akan langsung curiga. Terpaksa yuki setuju dengan ide randy.
Mereka masuk kedalam restoran tempat janjian makan malam keluarga randy. Disana randy telah melihat siluet orang tuanya dan anggota keluarga gadis yang akan dijodohkan bersamanya. Randy tanpa meminta izin yuki langsung memeluk pinggang yuki intim yang membuat yuki kesal bukan kepalang.
Brengsek. Randy mencoba mencuri kesempatan dariku. Awas saja kau randy! - batin yuki.
Orang tua randy dan yang lainnya sempat bingung dengan kehadiran yuki diantara mereka. Randy yang tak ingin menunda langsung mengenalkan yuki ke semuanya.
"Salam semuanya. Maafkan aku yang terlambat ini. Maklum saja, aku menunggu kekasihku yang sempat berdandan setengah jam" kata randy tak merasa bersalah sedikitpun.
Yuki hanya pasrah dengan apa yang akan dikatakan randy.
Mikha yang mendengar anaknya yang menyebut yuki sebagai kekasihnya merasa ragu. Karena ia takut, anaknya hanya berbohong untuk menyelamatkan diri dari perjodohan ini. Karena bagaimanapun, randy harus menikah secepat mungkin. Tanpa ragu, mikha datang menghampiri yuki yang masih dipeluk oleh anaknya dengan intim.
"Yuki, apa benar kau kekasih dari anak mami? Jawab yang jujur ke mami" Mikha bertanya serius.
Sedangkan yang ditanya merasa takut untuk menjawab. Ia benar-benar tidak mau berbohong ke mami mikha. Yuki benar-benar tidak tega. Namun, mengingat kembali randy yang telah menolongnya beberapa kali membuatnya ingin berbohong ke mami mikha. Bagaimanapun ia harus membayar hutang ini ke randy. Sejenak, yuki menatap raut wajah randy yang tenang setenang air di lautan.
"Iya mami. Yuki adalah kekasih randy" jawab yuki tegas dan penuh keseriusan.
Sedangkan wanita yang ingin dijodohkan dengan randy murka dan mengeplak meja dengan keras sehingga membuat beberapa pengunjung menoleh ke arah mereka semua.
"Apa-apaan ini. Berani sekali keluarga Yosep mempermainkan keluargaku. Ayah... Ayo lakukan sesuatu. Berani sekali keluarga mereka mempermalukanku seperti ini dengan tidak menganggapku sama sekali" ujar wanita tersebut berapi-api.
Randy menyeringai sinis dan penuh dengan aura keangkuhan.
"Jadi mami dan papi mencoba menjodohkanku dengan wanita ular ini. Lihatlah wanita ini! Apa ia pantas disandingkan denganku? Wajah tua penuh kesombongan, ambisi dan pembenci. Apa seperti wanita jalang ini menantu idaman kalian? Atau jangan-jangan kalian ingin keadaanku seperti dulu lagi karena salah dalam memilih pasangan?" tanya randy meremehkan.
"Randy, tenang nak. Papi tidak tau akan seperti ini kejadiannya. Papi juga sudah menyelidiki tingkah laku perempuan ini. Tapi ternyata sifatnya tidak sesuai dengan yang di berkas biodatanya" juan mencoba menjelaskan ke anak satu-satunya.
"Sudah-sudah. Aku sudah muak dengan drama sepasang ayah dan anak yang penuh kasih sayang. Ayah, lebih baik kau batalkan saja kerja sama perusahaan kita dengan perusahaan Yosep. Kita lihat, apa mereka akan mengemis ke kita" sombong Sabian, wanita yang akan dijodohkan dengan randy.
"Saburo, bagaimana kau akan menjelaskan hal ini padaku?" tanya juan dengan raut tak bersahabat.
Saburo yang mendengar nada suara juan yang tidak akrab lagi mulai ketakutan. Terpaksa ia menyuruh anak gadis kesayangannya untuk meminta maaf ke keluarga Yosep.
"Gadis bodoh. Cepat minta maaf sekarang" suruh saburo ke Sabian.
"Ayah, apa-apaan ini. Mengapa menyuruhku untuk meminta maaf ke bawahan ayah?" tanya sabian sambil marah-marah.
"Bawahan katamu? Mereka adalah atasan ayah" marah saburo karena kebodohan anaknya.
"Sepertinya kerja sama kita harus batal saburo. Aku tidak menginginkan lagi kerja sama ini. Silahkan kalian pergi. Aku sudah muak dengan kelakuan anakmu" juan berkata kemudian.
Sebelum pergi, sabian melirik ke arah yuki dengan tatapan kebencian. Karena menurutnya, semua yang terjadi malam ini dikarenakan oleh wanita ini.
"Awas saja kau dan tunggu pembalasanku"
"Baik. Aku tunggu" ujar yuki sambil mengibaskan tangannya.
- TBC -
(^_^)😁