NovelToon NovelToon
GORESAN LUKA

GORESAN LUKA

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: noona

Ini karya pertama aku semoga kalian suka!

"Apa kau yakin akan bahagia dengannya,apa cintamu untuknya sungguh besar,jika kau yakin akan bahagia dengannya aku siap melepasmu" Ayrin berkata dengan menahan sesak di dadanya.

Lelaki yang di cintai bertahun tahun lamanya mengatakan dengan mudahnya bahwa dia mencintai wanita lain.

"Ya aku sangat mencintainya dan aku yakin aku akan bahagia dengannya, aku akan segera urus perceraian kita"

Bagaimana kelanjutan kisahnya, marii kita simak!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 21

Setiap hari di sibukkan dengan banyaknya pekerjaan, Belum lagi perjalanan Bisnis ke luar kota bahkan Luar Negri membuat Reynan tidak pernah memikirkan wanita, Baginya tidak ada tempat untuk seorang wanita di hidupnya, Tak jarang Tuan ARIAN dan Nyonya PUSPA menyuruh Reynan Putra semata wayangnya untuk segera menikah, Mereka ingin Putra nya juga memikirkan kehidupan pribadinya bukan hanya pekerjaan saja.

Tak banyak syarat yang Tuan dan Nyonya VICTORI beri untuk menjadi calon menantunya, Cukup menerima kekurangan anaknya dan mau mendampingi anaknya seumur hidup, Namun lagi-lagi Reynan menolak dengan alasan tidak akan ada wanita yang mau menerima lelaki cacat sepertinya, Dia menganggap kekurangannya adalah sebuah kecacatan. Namun seorang ibu percaya bahwa ada wanita yang mau menerima anak nya, Seperti pagi ini Nyonya Puspa masih semangat mencarikan jodoh untuk anaknya.

"Sayang nanti siang kamu temui anak tante Iren ya di cafe XX" Ucap Mami Puspa.

"Mi...Sudah Reynan katakan Stop menjodoh-jodohkan Reynan dengan anak temen-temen Mami" Kesal Reynan karena Maminya masih saja menjodoh-jodohkannya.

"Mami tidak menjodohkan sayang,, Hanya perkenalan saja, Setelah itu terserah kamu,, Siapa tau cocok kan" Rayu Mami Puspa meyakinkan anak nya.

"Kami tidak akan cocok Mi.., Tidak akan ada wanita yang mau menerima lelaki cacat seperti Rey Mi.," Mendengus kesal melihat Maminya yang masih saja merayunya.

"Husst,,, Kamu tidak boleh ngomong begitu Rey, Kamu tidak cacat, Dokter sudah menjelaskan bukan jika itu bisa di sembuhkan, Kamu harus optimis Rey jangan pesimis kaya gini dong" Kesal Mami Puspa pada anaknya yang selalu pesimis.

"Jika memang bisa di sembuhkan pasti sekarang Rey sudah sembuh Mi,, Tapi nyatanya sampai sekarang tidak ada hasilnya" Reynan menatap Maminya yang duduk santai sambil mengupaskan buah untuk Putra kesayangannya.

"Iss kamu tu Rey di bilangin susah banget" Kesal Mami Puspa pada putaranya.

"Ada apa ini kenapa kalian ribut-ribut" Tanya Tuan Arian yang baru keluar dari kamar dengan setelan kerjanya.

"Ini nih anak kesayangan Papi di bilangin ko susah banget" Jawab mami Puspa sambil tanganya cekatan mengambilkan makanan untuk suaminya.

"Ishh" Dengus Reynan sambil matanya melirik sang Mami.

"Tu tu liat Pi anak papi tu gitu kalau di kasih tahu"

"Sudah Sudah jangan bertengkar di depan makanan tidak baik" Jawab bijak Papi Arian.

Akhirnya mereka melanjutkan sarapan dan tidak berdebat lagi, Jika Anak dan Istrinya bertengkar Hanya Tuan Arian lah yang selalu menjadi penengah. Setelah selesai sarapan mereka melanjutkan obrolan merekan yang sempat tertunda tadi.

"Memang apa yang kalian ributkan sampai harus bertengkar di depan makanan" Tanya Tuan Arian.

"Mami hanya menyuruh Rey untuk menemui anaknya Iren pi, Tapi rey mengira Mami akan menjodohkannya, Mami hanya ingin Rey berkenalan, ya siapa tau nantinya cocok" Jawab Nyonya puspa dengan tersenyum di akhir kalimatnya.

Tuan Arian hanya menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Istrinya yang masih saja berniat menjodohkan Putranya, Padahal sudah berkali-kali Rey menolaknya, Rey yang enggan meladeni perkataan Maminya beranjak dari duduk nya dan berlalu pergi untuk berangakat ke kantor Karena Zayn sudah menunggunya dari tadi, Zayn tak ikut sarapan karena dia sudah sarapan saat berangkat menuju rumah Utama. Zayn menunggu di ruang tamu dengan ditemani laptop di pangkuannya.

Sebelum benar-benar pergi keluar Langkah Rey dan Zayn terhenti mendengar ucapan Tuan Arian "Rey... Temui anak tante Iren nanti, Walaupun kau tak menyukainya kau tetap harus menghargai seseorang"

"Baik Pi," Jawab pasrah Rey karena harus menemui anak tante Iren, Bukan rey tidak mau di jodohkan hanya saja Rey takut ketika dia sudah jatuh cinta Rey akan di tinggalkan karena kecacatannya.

Setelah selesai berbicara dengan Tuan Arian Rey dan Zayn melanjutkan langkahnya keluar rumah, Zayn membukakan pintu penumpang untuk Rey dan mempersilahkan Rey untuk masuk.

"Sudah aku katakan jangan perlakukan dirimu seperti bawahanku, Kau temanku bukan bawahanku" Kesal Reynan kepada Zayn, Karena sudah berkali kali Rey mengatakan kepada Zayn untukTidak memperlakukannya seperti Atasanya tapi Zayn tetap tidak menuruti.

"Ini susah menjadi tugas saya Tuan" Jawab Zayn santai.

"Hahh...Terserah kau" Jawab singkat Rey, Mood nya hilang, Pagi-pagi Rey harus di Hadapan dengan tiga orang yang menyebalkan dan sayang nya tiga orang itu adalah orang yang berharga untuknya.

Zayn menutup pintu mobil yang di duduki Rey, Kemudian membukakan pintu untuk dirinya sendiri, Zayn duduk di balik kemudi melajukan mobil menuju ke Perusahaan. Di perjalanan Rey masih memikirkan perkataan Papinya, Haruskah dia menemui anak tante Iren, Sebernarnya Rey sangat malas untuk bertemu anat tante Irene tapi karena perkataan Tuan Arian tadi mau tidak mau akhirnya Rey harus menemui Anak tante Iren.

"Zayn nanti kau ikut denganku untuk menemui anak tante Iren" Ajak Rey pada Zayn, Saat melihat Zayn ingin menolak permintaan nya Rey kembali berbicara "Aku tidak ingin ada penolakan Zayn" Akhirnya mau tidak mau Zayn mengikuti permintaan Rey.

"Baik Tuan" Pasrah Zayn, Bertambah satu pekerjaanyanya, Karena setelah ini pasti ia akan di sibukan dengan mencari alasan untuk menolak wanita yang akan Rey temui nanti.

Saat mobil berhenti di lampu merah mata Rey tanpa sengaja melihat seorang wanita yang tengah membagikan makanan kepada para pengemis, pemulung dan para pengamen, Rey tersenyum melihat wanita itu tanpa rasa jijik duduk bersamaan dengan mereka, Rey berfikir ternyata masih ada wanita sepertinya, Lama Rey menatap wajah wanita itu sampai matanya tak dapat menjangkau wajah wanita itu lagi karena mobil sudah kembali melaju membelah jalanan menuju Perusahaan.

Tungguin Next episodenya ya Terimakasih.😊

1
Enih Rustini
mewek aku bacanya ...
Enih Rustini
nyesek banget
RisaRio
baguss
RisaRio
halllo otthor kita sama2 EXO-L
we are one EXOSaranghaja 😍
noona: Hallo EXO-L👋
total 1 replies
Suci Dava
Ayrin msh masa iddah
nurneni karim
Luar biasa
Tasya
Bagus se x ceritamu Thorr..
gak bosan aku membacanya..
cerita mu Menyentuh Hati dan Menceritakan Kehidupan Dunia yg Nyata...
Dewa Dewi
😭😭😭😭😭
Dewa Dewi
kok Caterine engga dpt karma apa2 thor? enak amat udh buang anak malah hidup bahagia
Modish Line
nih ibu2 tukang gosip blm pernah dijejalin cabe sekilo ya di mulutnya?
Bahrul Ulum
yah, Tuhan tg maha membolak balikkan hati manusia, begitu jg apa yg d katakan dokter, dokter menfonis tdk bs mempunyai keturunan, tp klo Allah sdh berkata" kun fayakun... " maka jadilah yg yg d kehendak Allah
YULIA cute: lllllllllll
total 1 replies
Bahrul Ulum
tuh kan, baru sj berganti setatus, sudah ada yg mau mendekati, mungkin karena ayein orang yg berhati baik.
Bahrul Ulum
baru mampir thor...
menarik ceritanya
Modish Line
akhirnya Albiyan hidup bahagia 👏👏
Modish Line
harusnya engga usah dikasih duit aja ..... keenakan bgt udh buang & telantarin anak kok enak amat malah dpt duit
Nadia
Dava sama Bima kenapa hidupnya ayem" aja,
Dewa Dewi
Happy wedding Ray & Ayrin🎉🎉🥳🥳🍷🍷🍾🍾
Santi Rizal
thanks for story
Santi Rizal
horang kaya mah bebas
Santi Rizal
semoga bahagia Rey dan ay
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!