NovelToon NovelToon
THE MAFIA'S TWIN GIRLS

THE MAFIA'S TWIN GIRLS

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Mafia / Balas Dendam / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Amha Amalia

Hallo readers ini adalah novel pertamaku, apabila ada kesalahan dalam penulisan mohon untuk di makluminya yaa...

Kisah tentang gadis kembar tapi tak serupa berusia 12 tahun mereka SANDRA dan VANDA, dulunya memiliki sifat yang periang, baik, penyabar serta penyayang. tapi itu dulu, sejak kejadian ITU membuat mereka jadi dingin, kejam, sadis bahkan tak kenal kata ampun apalagi bagi seorang PENGKHIANAT.

Bermula dari sang kakak yang membela kembarannya ketika difitnah membunuh ibu kandungnya oleh tantenya sendiri bahkan sang kakak pertama dan ayah kandungpun tidak mempercayainya malah mengusirnya dari rumah.

Sejak saat itu SANDRA sang kakak bertekad untuk membalas dendam atas kematian sang ibu dengan mendirikan geng mafia LION CLAWS, walaupun baru tapi dalam jangka waktu singkat berhasil meduduki mafia no 1 di dunia, bukan hanya itu ia juga mendirikan perusahaan hingga sukses dan menempati posisi no 1 di dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amha Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perdebatan

"Iya ganteng, kata Mamahnya." celetuk Ryan

"Enak aja lo bilang, asal lo tahu kegantengan gue ini bahkan udah di akui planet mars." Ucap Frans dengan gaya sombongnya

"Ada yah, orang yang PDnya tingkat dewa." Ucap Elsa dingin tanpa menatap Frans

"Itu fakta yang ga bisa di pungkiri. Emang gue ganteng kok, lo juga pasti naksir sama gue."

"Ihh... Ogah."

"Hahaha... baru kali ini ada yang nolak Frans Pradipta Adijaya haha.. " Tawa Ryan pecah

"Udahlah, kak sekarang lo hibur Dea aja." ucap Rosa

"Lo tau namanya?" Tanya Ryan

"Ya taulah, malah kita berdua kenal mereka semua." Ryan hanya ber Oh ria

"Dea sayang udah yah, nanti kalo dea nangis kakak nggak mau kesini loh." ancam Elsa

"Yaelah, kalo cuman ngomong gitu gak bakal mempan." Ceplos Frans

"Iya Dea ga nangis lagi, tapi kakak kesini lagi ya, janji?" ucap Dea setelah berhenti menangis dan menegakkan jari kelingkingnya

"Iya janji." Jawab Elsa mantap sambil melingkarkan jari kelingkingnya

"Hah?! kok bisa?" Frans kaget

"Ya bisalah."

Setelah itu mereka hanya duduk melihat dan memperhatikan semua anak panti bermain dari jauh. Tanpa di sadari bulir bening mengalir di pipi milik Dave.

"Melihat anak kecil seperti mereka membuat gue rindu sama kalian. Sandra, Vanda gue kangen." batin Dave

"Lo nangis Dave?" Tanya Frans melihat Dave yang menangis sontak semuanya beralih menatap Dave

"Gue kangen sama adik gue." ucapnya lirih

"Maksud lo Sandra sama Vanda?" Ucap Frans hati hati. Yupz sahabat Dave sudah tahu semuanya dan mereka tahunya Vanda yang membunuh mommynya walau tidak sengaja

"Iya, tapi kalau boleh jujur gue masih kecewa sama mereka terutama Vanda."

Perkataan Dave kali ini membuat Elsa dan Ryan menatap Rosa yang sudah mencoba menahan air matanya agar tidak jatuh

"Gue tahu itu berat buat lo, sabar ya." Ucap Frans menepuk punggung Dave

"Gue cuma gak habis pikir kenapa dia tega lakuin itu."

"Apa yang dia lakuin?" Tanya Elsa karna ia ingin tau apa jawaban Dave kali ini

"Vanda, dia udah bunuh mommy gue."

Hancur sudah perasaan Rosa kali ini dan membuatnya menintikkan air mata tapi untungnya Dave dan Frans tidak melihatnya

"Lo, ga bisa ambil kesimpulan seperti itu dong, emang lo melihatnya langsung?" ucap Elsa mencoba menahan emosinya

"Gue emang gak liat, tapi tante Risa yang sekarang menjadi mommy gue melihatnya."

"Terus lo percaya gitu?"

"Gue percaya karna buktinya dia yang memegang pisau itu."

"Kan bisa saja dia yang mencabut pisau itu dari mommy lo."

"Terus menurut lo siapa yang bunuh mommy gue? waktu itu juga mommy Risa terluka karna Vanda."

"Itukan bisa aja akal akalan dia."

"Lo kenapa sih belain dia terus, lo aja gak kenal sama dia, dan satu lagi gara gara dia adik gue Sandra juga pergi dari rumah semuanya karna dia. Dia Pembunuh, pembawa sial." Ucap Dave sambil menekankan kata terakhirnya

Plakk..

Satu tamparan mendarat di pipi Dave yang di sebabkan oleh Elsa, karna ia tidak suka adiknya di katai pembunuh.

Hal itu membuat Frans dan Dave mengerutkan kening karna tidak tahu mengapa Elsa sangat marah. sedangkan Ryan sudah sedari tadi mengepalkan tangannya mendengar perkataan Dave dan Rosa hanya menangis dalam diam.

Setelah tamparan itu mereka berlima berdiri.

"Lo nampar gue?" Ucap Dave setelah berdiri

"Iya gue nampar lo, biar lo sadar mana yang baik dan mana yang buruk. Lo harusnya selidiki dulu jangan asal main tuduh, karna kalo lo ternyata salah lo akan menyesal."

"Lo gak liat kejadiannya langsung jadi lo gak tahu akar masalahnya."

"Gue emang gak liat kejadiannya, dan bukannya tadi lo bilang juga gak liat langsung, itu hanya kata tante lo dan lo dengan mudahnya percaya sama dia heh.. " Ucap Elsa tersenyum sinis

"Benar kata Elsa, lo juga gak melihatnya secara langsung jadi bisa saja itu hanya rekayasa tante lo." Timpal Ryan yang sedari tadi sudah menahan emosinya

"Itu gak mungkin, tante Risa itu adik kandung mommy gue."

"Dan lebih gak mungkin lagi Vanda pelakunya karna dia anak kandungnya." ucap Elsa menekankan kata terakhirnya

"Bisa saja Vanda pelakunya karna sasaran dia sebenarnya tante Risa, tapi malah salah sasaran."

Ryan yang mendengar itu ingin memukul wajah Dave saat itu tapi tangannya di tahan Rosa, dan Rosa memberi isyarat dengan menggelengkan kepala, jika di ungkapkan dengan kata kata berarti 'jangan melakukannya

"Apa mungkin anak kecil sepertinya bisa sampai senekat itu? apa mungkin seorang anak mempunyai pikiran untuk membunuh orang apalagi ibunya sendiri? Untuk apa dia melakukannya Hah? dia bahkan punya segalanya, jika dia minta sesuatu pasti akan di turuti oleh orang tuanya, jadi untuk apa dia melakukan hal sebodoh itu yang bahkan tidak ada faedahnya buat dia." ucap Elsa panjang lebar

"Lo pikir dong pake otak lo dengan jernih dan hati yang bersih karna kalo ternyata lo yang salah, lo pasti akan sangat menyesal. Ingat... kesempatan tidak datang dua kali." Tanya Esa dengan jari telunjuk di keningnya

Setelah mengatakan itu Elsa langsung menarik Rosa untuk pergi dari sana meninggalkan Dave yang sedang mematung, bahkan ia sampai lupa untuk berpamitan dengan anak panti.

"Sebaiknya lain kali lo jangan main ambil kesimpulan yang bahkan lo sendiri belum tahu kebenarannya." Ucap Ryan kemudian menyusul Elsa dan Rosa

"Apa gue salah yah? Elsa benar gue gak melihat kejadian itu jadi gue juga bingung mau percaya sama siapa." Ucap Dave lirih

"Sabar ya bro, gue ngerti posisi lo." Ucap Frans menenangkan Dave dengan mengelus punggungnya

"Kenapa dia sangat marah? gue baru liat dia semarah ini." batin Frans

Bersambung....

...----------------...

**Gimana episode kali ini Guys, menarik gak? jangan lupa kasih Like dan komentarnya yaa....

Salam manis dari Author**....

1
Oktaviana Eligia Oda
Luar biasa
Hanifah
semangat thor up nya
frans tak tahu malu banget udah tahu salah minta maaf cuman kayak gitu doang, pulang goblok, malah ngintilin orang mau istirahat, dasar pengganggu,,
Tri Arrum
Luar biasa
Kartini Kartini
abang bego dan gak peka
Kartini Kartini
Iyalah kan queen rancing dan queen mafia
Kartini Kartini
bantai semau queen
Kartini Kartini
suka alur cerita nya danakur adek kakak
Kartini Kartini
aku suka ceritanya dan kalau lebih panjang lagi cerita nya lebih seru
Helen Nirawan
rmh penuh kenangan mommy mu , tp jg rmh penuh kuman , tragedi krn virus menyebar dr ulet bulu bau itu
Helen Nirawan
gk ada ya pake di.maafin , pokok ny gk ada maaf
Helen Nirawan
tiada maaf bagi mu , mo lu nangis darah keq , nangis kacang keq , bodo amat , makan tuh bini lu yg kampret itu , ciihh ,
kr_ka
umur ny berapa thor?
Helen Nirawan
no frans , gk banget tau , sampe skr baca cuman gk suka bnget ma frans. ,gk mutu
Helen Nirawan
bpk model gini , buang aj ke jurang
Helen Nirawan
najis bpk gila , piara cacing tanah di rmh isshh byk virus , bau , sinting
Helen Nirawan
ada gk jodoh yg laen buat elsa ? frans ini bener2 lemah dan kyk bkn cowo , kepo , brisik kyk emak2 kurang cucian 😓😓
Helen Nirawan
elsa justin
Helen Nirawan
elsa gt jago hebat masa dpt cowo lembek kyk tahu seh , yg bener aj , kasi yg cool yg macho jgn lumer kyk es model frans , diihh
Helen Nirawan
drtd baca yg bikin emosi tuh si frans doank , bener2 payah , oon gk mutu , ampun d
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!