NovelToon NovelToon
Istri Tebusan

Istri Tebusan

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: imah_nm

Hanaoka Calista, seorang putri cantik yang terlahir dari keluarga kolongmerat dinegaranya, kecantikannya membuat saudara tirinya iri kepada Hana. Hingga waktu tiba Hana harus mengorbankan masa mudanya yang berakhir tragis. Ia terpaksa menjadi barang manusia hidup dipelelangan gelap.
Sungguh ironis bukan!

"Barang lelang manusia hidup, bukan sembarang barang. Ini sungguh-sungguh langka, seorang gadis cantik, seksi, tentunya masih segel. Siapa sih yang tidak tertarik hahaha?"

Hanaoka terisak dengan tangisnya diarena panggung, karena dirinya menjadi gadis lelang tercantik disepanjang sejarah pelelangan, ia hanya bisa pasrah.

"Tuhan, kalau boleh memohon kabulkan doa hambamu ini." Tes air mata Hana terus mengalir membasahi pipinya.

"Aku menawarnya 25 milyar!" Celetus pria yang berada dimeja nomor 1. -Jean Choky.

Selamat membaca.... 👍😉😊

🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎

🚫 DILARANG KERAS PLAGIAT NOVEL INI !!!

🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎🍎

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon imah_nm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu papah Satya

...🌺🌺🌺 Happy Reading 🌺🌺🌺...

Di Hotel Pelita Jaya

Papah Satya dengan seketarisnya itu sudah sampai didalam ruangan meeting Hotel Pelita Jaya. Papah Satya menunggu yang belum datang, dan lagi pula kurang 10 menit lagi, tidak ada salahnya ia menunggu.

Sedangkan Steve, Stela dan Hana sudah sampai di lobby depan hotel tersebut, di belakangnya juga ada mobil yang berhenti ternyata itu adalah Jean. Ia turun dari mobil dengan memakai setelan jas yang elegan ditemani kacamata hitamnya, orang-orang terpesona dengan aura ketampanan Jean.

"Wahhh itu Jean bukan? Tampan sekali." Ucap orang-orang berlalu lalang.

"Iya uh good, seksi emmm bibirnya menggoda."

"Gagah perkasa. Andai saja bukan kekasihnya Isabel, udah aku embat tuh Jean."

Ocehan-ocehan mereka tidak luput dari pendengarana Hana. Ia merasa geram dengan orang-orang yang melihat Jean berlebihan seperti itu, Hana ingin sekali menghampiri Jean, tetapi Steve menarik lengan Hana.

"Steve, aku ingin menghampiri Jean. Apa maksudnya tebar pesona dengan wanita-wanita yang asik melihatnya seperti itu." Ucap ketus Hana yang masih fokus melihat Jean.

"Kakak, tahan lebih dulu. Apa kakak lupa dengan perkataan kak Jean waktu itu jangan sampai ada yang tahu tentang pernikahan kakak dengan kak Jean."

Hana diam sejenak menyerna perkataan Steve barusan, ada benarnya juga.

"Lalu aku harus bagaimana?"

"Kita duluan saja masuk kedalam, untuk sementara ini jangan cari masalah."

Kemudian Hana, Steve dan Stela bersama-sama masuk ke dalam. Tiba-tiba ada pelayan yang ceroboh membawa nampan berisi jus jeruk menumpahkan dibaju Hana.

"Akhhhh..." Hana terkejut dengan seseorang pelayan yang tidak sengaja membasahi bajunya itu.

"Maaf nona, maaf saya tidak sengaja." Ucap maaf pelayan itu karena keteledorannya barusan yang ia buat.

"Mbak, bisa bawa minuman dengan benar tidak? Ceroboh sekali sampai membasahi baju teman saya." Ucap sinis Stela.

"Ma... maaf nona, sungguh saya tidak sengaja."

Stela yang ingin melanjutkan kemarahannya tetapi Hana menghentikannya. Ia tidak kenapa-kenapa, cuma air yang kena bajunya saja bisa dibersihkan ditoilet.

"Udah tidak apa-apa mbak, mbak bisa langsung pergi dari sini saja."

"Iyaa nona, sebelumnya maafkan saya."

"Iya tidak apa-apa."

"Terimakasih nona." Ucap pelayan itu sesekali membungkukkan punggungnya dengan sopan.

"Kak Hana tidak apa-apa?" Ucap Steve setelah kepergian pelayan ceroboh tadi.

"Tidak apa Steve, kalian duluan saja keruangan meetingnya. Aku ketoilet dulu untuk membersihkan dan mengeringkan air minumannya yang tumpah dibajuku ini." Ucap Hana yang masih mengibas-ngibaskan bajunya yang basah.

"Aku temani Hana." Sahut Stela

"Tidak perlu, kalian duluan saja aku nanti menyusul."

"Stela, aku titip berkas-berkas penting milik Jean ya." Ucap Hana sambil memberikan berkasnya itu ditangan Stela. Ia pun menerima berkas itu.

"Duluan gih, aku cari toilet dulu ya." Ucap Hana lanjut lalu langsung pergi meninggalkan Stela dan Steve, tanpa menunggu Stela dan Steve berucap.

Setelah kepergian Hana untuk ketoilet, tiba-tiba Jean menghampiri Stela dan Steve yang hendak mau pergi dari sana.

"Steve." Panggil Jean.

"Kak Jean!" Balas Steve melihat Jean sudah menghampirinya, sedangkan Stela hanya membungkuk sopan kepada Jean.

"Dimana Hana?" Tanya Jean mencari keberadaan Hana yang tidak ada di samping Steve maupun disamping Stela.

"Itu tuan, Hana ketoilet sebentar, tadi ada pelayan hotel yang tidak sengaja menumpahkan jus jeruk mengenai baju Hana. Jadi Hana membersihkan bajunya ketoilet." Ucap Stela kepada Jean.

"Iya kak, katanya nanti dia akan menyusul. Kita bisa ke ruangan meeting sekarang." Sambung Steve.

"Baiklah, kita keruangan meeting sekarang."

Jean, Stela dan Steve bergegas pergi keruangan meeting hotel tersebut. berjalan pergi masuk kedalam lift menuju keruangan meeting hotel Pelita Jaya.

Sudah banyak yang hadir disana rupanya, Mereka bertiga masuk kedalam dan mulai duduk dikursinya masing-masing, tetapi Steve melihat papah Satya disana terpelongoh karena ia tahu itu adalah papahnya kak Hana.

"Steve, kenapa kau diam saja? Duduklah!" Ucap Stela yang masih diam berdiri disana.

Kemudian Steve membuyarkan lamunannya itu dan mulai duduk. Disana bukan hanya papah Satya yang hadir tetapi pengusaha-pengusaha dan juga direksi-direksi yang lain ikut hadir.

"Meeting bisa dimulai?" Ucap papah Satya kepada dereksi-dereksi yang lainnya juga.

"Tunggu tuan, bisakah menunggu seketaris saya? karena dirinya sedang ditoilet, sebentar lagi akan sampai disini."

"Baik tuan Jean."

"Oke, tunggu sampai 5 menit."

Sedangkan Steve bingung harus bagaimana, apakah kak Hana siap bertemu dengan papahnya. Atau malah papahnya tidak suka kehadiran Hana disana.

Beberapa kemudian Hana masuk kedalam keruangan meeting tersebut, Hana tersenyum kepada orang-orang yang berada didalam ruangan itu. Tetapi seketika pandangan Hana tertuju kepada papah Satya, begitu juga papah Satya.

"Hana ! " Panggil papah Satya langsung berdiri dari duduknya menatap Hana begitu lekatnya.

"Pa.... Papah!" Ucap Hana terbata-bata.

Jean mendengar sendiri kalau Hana memangil rekan bisnisnya itu yang bernama Satya adalah papahnya Hana.

Entah kenapa Jean melihat tatapan papah Satya seperti tidak suka dengan Hana. Ia merasa ingin menumpahkan sejuta kemarahannya disana kepada Hana.

"Maaf, urusan pribadi biarkan menjadi privasi kalian. Disini adalah tempat untuk meeting, untuk berbisnis. Bisa kerjasamanya tuan Satya dan direksi-direksi lainnya?" Ucap Jean untuk membuyarkan kebingungan orang-orang yang ada diruangan tersebut, yang melihat Papah Satya dengan Hana seperti terkejut ketika bertemu.

Akhirnya meeting dimulai, awalnya Hana begitu bersemangat untuk memprentansikan dari berkas-berkas yang ia susun untuk tuan Jean terhormat selaku derektur disana.

Begitu juga papah Satya juga seorang direktur ditemani seketarisnya itu. Mereka menjalin kerjasama, untung saja berjalan dengan lancar sekali.

Meeting akhirnya usai, direksi-direksi yang lain bergegas pergi dari ruangan itu sedangkan papah Satya seperti memperlambat untuk pergi dari sana.

"Hana, papah ingin bicara kepadamu." Ucap papah Satya mendekati Hana yang hendak pergi.

"Papah mau bicara apa?" Tanya Hana balik.

"Beri saya waktu untuk bicara berdua dengan Hana, tuan Jean?"

"Maaf, Hana adalah seketaris saya. Jadi bicaralah disini tanpa ada yang disembunyikan dari saya. Kalau tuan Satya tidak mau tidak masalah, jangan bicara dengan seketaris saya." balas Jean mengimbangi mereka berdiri. Stela dan Steve masih diam duduk dikursinya.

"Baiklah kalau begitu tuan Jean terhormat, kalau begitu saya bicara disini saja."

Akhirnya mau tidak mau papah Satya bicara didepan Jean. Karena Jean juga ingin tahu ada masalah apa mengenai Hana dengan papah Satya selama ini.

"Hana, kenapa kau kabur dari rumah?" Tanya papah Satya to the point.

》Bersambung......

.

.

.

.

Salam hangat dari author imah_nm untuk para pembaca semoga terhibur dan kalian semua suka. 🤗

JIKA TEMAN-TEMAN SUKA BERI AUTHOR DENGAN \=

VOTE 🎖️

LIKE 👍

KOMENTAR 💬

FAVORIT ❤

TIP⭐

RATE 5 BINTANG ⭐⭐⭐⭐⭐

Bantu dengan LIKE dan KOMENTAR kalian disetiap BAB, itu semua bentuk dukungan teman-teman untuk author agar semangat UPnya💝!!!Terima kritik dan saran kalian agar lebih baik lagi dari sebelumnya. Terimakasih sebanyak-banyaknya. 🙏

1
Ayura
👍🥳
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
Aku suka cerita kakak, menarik dan bagus. aku like ceritanya😇
✤͙❁͙⃟͙Z͙S͙༻Karisma Ad🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
aku mampir ya thoorr
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
keren 👍👍👍👍👍
🦋⃟ℛ ᴬ∙ᴴᴀᷟ N⃟ʲᵃᵃ ᭙⃝ᵉˢᵗ
salam kenal dari ucup akak 🤭🤭🤭🤭🤭
・❥・{🦚}᛭ιͫмͤαͬαͣнᷜ᛭・❥・: Hallo salken too Ucup ☺
total 1 replies
Temy Gerrard Ynwa
ATM Card bukan Card ATM ya. Bacanya jadi rancu. maaf cuma koreksi aja.
.
mampir kk aku
・❥・{🦚}᛭ιͫмͤαͬαͣнᷜ᛭・❥・: Iya thanks yy
total 1 replies
.
luar biasa
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
semangat terus IMAH semoga makin sukses ya🙋‍♀️🤩🤩🤩
🦋⃟ℛ⭐ʀᴀᴅɪsʏᴀ⭐🦋ᴬ∙ᴴ࿐
KARYANYA BAGUS LAYAK MENDAPATKAN BINTANG 5.
GOOD JOB👍🤩🤩🤩
❥༅ 𝙁𝙞𝙧𝙖𝙝 肖寅༄ ིྀ
masih awal udah bikin aku sedih
🍾⃝🦚ʜαͩmᷞιͧδαᷠʜͣᵇᵃˢᵉ༄
So bunga bangkek(rose) itu harus dpt karma Thor biar mampus seenaknya aja sm Hana , bapaknya yg durhalek itu jg harus kasih karma😌
🍾⃝🦚ʜαͩmᷞιͧδαᷠʜͣᵇᵃˢᵉ༄
bilang aja jatuh cintrong pandangan pertama , pake ngeles lagi 🤣🤣🤣
🍾⃝🦚ʜαͩmᷞιͧδαᷠʜͣᵇᵃˢᵉ༄
jelas sakit bangett jadi Hana ,,,, selama hidupnya ngk pernah merasakan kebahagiaan dunia tiba2 mendengar dirinya hendak di jual 😭😭😭🤧🤧
🍾⃝🦚ʜαͩmᷞιͧδαᷠʜͣᵇᵃˢᵉ༄
ini bapaknya juga somplak sama anak sendiri benci emang Hana salah apa blo on 🙄,,, bapak durhalekkkk ,,,kasian Hana pasti sakit banget di gituin🥺🥺🥺
🍾⃝🦚ʜαͩmᷞιͧδαᷠʜͣᵇᵃˢᵉ༄
Kompor banget si Prita 🙄🙄😒,,, iri kalah cantik jdi gini ,, inget karma itu real lihat aja km pasti nyesel 😒
Rajo kaciak
kok aku mulai g' suka ya , penuh kebohongan , selamat tinggal thor
Rajo kaciak
kok ada istri bodoh kayak gitu ya ,maaf thor bab ini tdk ada like
Rajo kaciak
ada apa ini ?? , semua main rahasia , jean tak sepenuhnya jujur pada hana ,sementara hana juga main rahasia pada jean , andai mereka sama2 jujur ,bakalan tau siapa biang kerok nya
Rajo kaciak
kamu terlalu licik thor , bikin kami semakin pusing , smua penuh rahasia , bikin kami penasaran , like sama hadiah aja lah buat mu thor 😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!