NovelToon NovelToon
My Heart

My Heart

Status: tamat
Genre:Romantis / BTS / Tamat
Popularitas:362.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: TK

Jangan memaksa seseorang untuk tetap bersamamu, jika Ia tulus pasti Ia akan berfikir berjuta kali untuk pindah ke lain hati.

Bercerita tentang kesabaran seorang istri mempertahankan rumah tangganya, menjadi wanita yang harus rela di madu. Apa Ia akan tetap bertahan demi putrinya? Atau lebih memilih pergi?


Versi Korea

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

Vote sebelum membaca ❤

.

.

"Aku mohon jangan bilang Jungkook, Chaeyoung."

Kata-kata itu terus terngiang di pikiran Chaeyoung. Bimbang itulah yang Ia rasakan. Ada dua pilihan yang harus Ia tentukan, memberi tahu atau tidak.

Tapi jika Chaeyoung tak memberi tahu Jungkook tentang masalah penyakit Sana, Ia khawatir pada wanita itu. Dan sekarang masalahnya Chaeyoung sudah janji tak akan memberi tahu Jungkook dengan sebuah syarat.

"Aku gak bakal kasih tahu Jungkook asal ada satu syarat."

"Apa?"

"Kamu harus kemoterapi Sana, sembuhlah dari penyakit itu. Demi kamu dan juga Yeonjun."

Jika Chaeyoung memberi tahu suaminya, maka Sana akan menghentikan terapinya. Bukankah itu pilihan yang membuat Chaeyoung bingung.

Cup!

Chaeyoung langsung menoleh saat merasakan pipi kanannya di cium. Terlihatlah Jungkook yang memasang wajah polos padanya, dasar.

"Melamun apa sih sayang, sampai aku di abain." Rengek Jungkook.

Melihat sifat manja Jungkook setiap hari entah kenapa malah membuat Chaeyoung aneh. Oh ayolah, pria itu sudah tua memiliki dua anak dan masih bisa bersikap seperti itu?

"Kenapa sih?"

"Ayo main yuk!" Seru Jungkook.

"Hah?"

"Ayo main sayang, bawa anak-anak aku bosen di rumah."

Chaeyoung akhirnya mengerti, memang agak susah sih memahami bahasa alien!

Wanita itu masuk ke dalam kamarnya, saat masuk Ia sudah di suguhkan pemandangan yang membuatnya tersenyum. Yuri dan Yeonjun sedang bermain bersama. Mereka layaknya saudara kandung, padahal bukan.

Sudah hampir tiga hari ini Yeonjun menginap disini, tentu saja Chaeyoung yang membawa. Ia tak mau meninggalkan bayi tampan itu di rumah sakit, karena Sana memang di rawat disana.

Jika ada yang bertanya apa Jungkook tahu Sana di rawat? Maka jawabannya tidak. Pria itu tak pernah mengobrolkan wanita itu saat bersamanya. Jujur Chaeyoung merasa sikap Jungkook pada Sana berubah. Jika dulu Jungkook terlihat sangat mencintai Sana, tapi kini suaminya itu seperti tak peduli.

"Sayang ayo main, Daddy ajak keluar."

Yuri bersorak riang. "Kita mau kemana Mommy?"

"Gak tau, Daddynya gak ngomong. Udah ya sekarang ganti baju aja dulu, Mommy mau gantiin baju dedek."

Di lain tempat terlihat seorang wanita duduk termenung menatap kosong danau di depannya.

Walaupun hari mulai sore tapi taman yang sedang dikunjunginya ini semakin ramai. Entah itu dengan anak-anak ataupun pasangan kekasih.

"Aku harus bagaimana?"

"Berobatlah Sana, kau masih bisa sembuh."

Sana menoleh pada pria yang duduk di sampingnya. Mark adalah sahabatnya, pria yang selalu ada di sampingnya.

"Tapi aku lelah." Ucap Sana lirih.

Mark mengusap bahu Sana pelan, Ia tersenyum mencoba menguatkan sahabatnya ini. "Aku tahu."

Lima tahun lalu menjadi saksi Mark saat tahu jika Sana mempunyai penyakit itu. Dengan penuh kesabaran Mark menemani Sana berobat di luar negeri, Ia yang selalu menjaga dan ada di samping wanita yang paling di cintainya itu, tapi sayang Sana mencintai pria lain.

"Aku tau kau adalah wanita kuat Sana, jangan menyerah. Aku janji akan selalu ada di sampingmu."

Sana tak kuasa menahan air matanya lagi, wanita itu terisak di pelukan Mark. Mark adalah pria yang baik yang selalu sabar ada di sampingnya, tapi Sana tak bisa membalas semua kebaikan itu. Sana juga sadar jika Mark mencintainya tapi Ia hanya menganggap Mark sebagai sahabat saja.

"Mulai besok kau akan mulai kemoterapi, aku akan menjadi dokter yang siap dua puluh empat jam menjagamu." Ucap Mark.

Sana tersenyum lalu menghapus air matanya pelan. Disaat seperti ini masih bisa saja pria itu membuat lelucon.

"Aku harus pergi, sebenatar lagi ada operasi. Maaf ya."

"Tak apa, pergilah."

Sebelum pergi, Mark tak lupa mengusap puncak kepala Sana, itulah kebiasaannya.

Setelah Mark pergi, Sana kembali murung. Apa berobat kembali adalah pilihan yang tepat baginya? Tapi Sana lelah, kenapa penyakit ini kembali padanya? Tak cukupkah pentakit itu dulu membuatnya menderita?

Sana melihat jam di pergelangan tangannya, lebih baik sekarang Ia pulang saja lagi pula angin sore kurang baik baginya yang sedang sakit.

Baru beberapa langkah berjalan, Sana menghentikan langkahnya saat mendengar suara tawa bayi yang familiar di telinganya. Dengan perlahan Sana menoleh ke belakang.

Dadanya seperti di hantam sesuatu yang keras melihat pemandangan itu. Tak jauh dari tempatnya berdiri, terlihat Jungkook, Chaeyoung, Yuri dan juga Yeonjun sedang bermain bersama.

Entah apa yang Sana rasakan. Tapi Ia terharu melihat pemadangan itu. Melihat tawa mereka membuatnya ikut tersenyum, tapi kenapa air matanya menetes.

Sana mengusap air matanya pelan, sambil tertawa kecil. Mereka seperti keluarga bahagia. Dan seharusnya selamanya, tanpa ada dirinya yang sudah menghancurkan kebahagiaan itu.

Perhatian Sana teralih pada Yeonjun yang sedang di pangku Chaeyoung. Putranya itu bahkan terlihat sangat nyaman dengan wanita itu, seperti pada ibunya. Dan Jungkook, suaminya itu bahkan tak pernah tertawa selebar itu saat bersamanya.

"Maaf.. maafkan aku karena sudah menghalangi kebahagiaan kalian." Isaknya pelan.

Dengan tergesa Sana pun pergi dari situ. Ia tak kuat melihat pemandangan itu. Hatinya tak sekuat yang di bayangkan.

"Sayang aku mau kimchi lagi."

Chaeyoung mengangguk lalu menyimpan potongan kimchi di piring Jungkook.

"Yuri tambah ya nasinya." Ucap Chaeyoung lalu menambahkan nasi di piring Yuri.

"Mamama."

Celotehan Yeonjun membuat Chaeyoung beralih menatap putranya itu. "Kenapa sayang, dedek mau makan lagi?"

"***** *****."

"Dedek mau susu? Sini duduk sama Mama."

Jungkook yang mendengar itu langsung tersedak makanannya.

Uhuk

Pria itu tergesa-gesa meminum air putih sambil mengusap dadanya yang sakit. Jungkook kemudian menatap horor anak dan juga istrinya.

"Apa?" Tanya Chaeyoung heran. Wanita itu memangku Yeonjun agar duduk di pangkuannya.

"Bagaimana bisa? Sayang kau mau menyusui Yeonjun?"

"Hah?"

"Gak mungkin, kamu kan gak lahiran."

"Apasih!"

"Aku aja udah lama gak sentuh kamu, terus gimana bisa air susunya_"

"Ihhhh mesum dasar!!" Teriak Chaeyoung. Tangan wanita itu memukul bahu suaminya keras.

"Aduhh sayang sakit, kenapa aku di pukul sih?"

"Kamu sih mesum banget ngomongnya ya ampun, disini ada anak-anak Jungkook." Desis Chaeyoung melotot pada suaminya.

"Ya kan aku cuma bingung kenapa susu kamu_"

"Bukan!! Yeounjun minum susu formula lah, bukan dari aku. Dasar pria mesum, ngomong aja seenaknya!"

Jungkook menggaruk belakang kepalanya salah tingkah, ternyata Ia salah pengertian ya. Ya mau bagaimana lagi, Ia kan cemburu pada Yeonjun. Masa saja putranya sudah bisa minum susu dari Chaeyoung, sedangkan Ia yang sudah berbulan-bulan tak bisa.

"Udah ah yuk pulang, udah sore. Yeonjun juga kayanya ngantuk."

Dan Jungkook hanya mengangguk menyetujui ajakan istrinya.

   

                                     

1
Aster
halu mana ada perempuan ada yg iklas ini hayalan buat yg laki doyan poligami
Aster
kunyuk laki Kya gini Mao potong2 perkutut nya😅😅😅
Swinarni Ryadi
kho... menyakitkan banget, cm baca rasanya sakit banget jd cheng
Swinarni Ryadi
klu aku pilih cerai laj
Mutiara
.
Mirna Azah
good ,,, mampus kau jongkok 🤣
Mirna Azah
egois kau jongkok ☹️☹️☹️
Mirna Azah
auuuuuu ga sanggup aku thour 😭🤣
Mirna Azah
jongkok jongkok keterlaluan kau 😔
Mirna Azah
kalo aku baca namanya Jungkook jadi jongkok 🤣🤣🤣
Sri Yanti
tinggalin ...menyepi dulu pulang ....biar dia tahu ..ditinggal itu sakit
AN1R
masukan ya Thor tapi jangan marah
klo menikahnya digereja berarti Kristen ya.
di Kristen,gak boleh memiliki istri 2 loh.apalagi blm cerai
sudah cerai saja,klo menikah lagi, ada gereja yg TDK mau memberkati.kecuali cerai mati.
Sri Hartini
walaupun bacanya nyesek,tapi entah kenapa aku tuh suka sama novel2 perselingkuhan ky gini
Sri Hartini
next
Sri Hartini
nyesek...next
ᴄᴏʀɴ ꜱᴀʟᴀᴅꜱ 🌽
kumenangis......
Juli Juliana Ambar
bacanya sambil nyesek thor 😭😭😭
Juli Juliana Ambar
Jungkook ..namanya mengingatkan dgn grup terkenal 7 pangeran hehe..barusan nyimakk..kerenn thorr Novelnya 😍😍
Yusneli Usman
itu lebih baik
Dian Andriani
bodoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!