Revisi dari OM DADDY, I LOVE YOU sebelumnya. Terimaksih masih setia menunggu 🙏🙏
Jatuh cinta adalah hal yg biasa bukan ?
Namun tidak dengan Clarisa Andriani. Dia jatuh cinta dengan sahabat papahnya yg dulu dia panggil daddy.
Lalu, apakah sang papah akan merestuinya atau justru melarangnya ?
18+
⚠ WARNING ⚠
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diani Fitria, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TERBONGKAR
Di dalam mobil hanya ada keheningan. Andri dan Alex masih sama sama diam, namun ucapan Andri tiba tiba memecah keheningan keduanya.
"Lo inget, dulu waktu Clarisa umur 7 tahun, kita pernah jalan jalan ke pantai. Waktu itu, lu masih sama Bella."
Mendengar nama Bella, tangan Alex mengepal dengan kerasnya. Hatinya berdenyut sakit mengingat wanita yg dulu di cintainya lebih memilih mengejar karirnya.
"Waktu itu, Clarisa pernah manggil lo daddy"
"Gua inget" ucap Alex
"Dan anak kecil yg dulu menganggap gw daddy nya, sudah berubah menjadi perempuan dewasa yg mau gua miliki" lanjut Alex
"Apa lo lupa dengan umur lo Lex .. lo bisa dapetin perempuan dewasa di luar sana, yg bisa lo jadikan istri."
"Tapi kenapa harus Clarisa Lex .. Bahkan perbedaan umur kalian sampai 18 tahun, dan lo lebih pantas jadi bokap nya dia Lex"
"Kalo gua bilang, hati gua yg memilih, apa lo percaya. Lo tau sendiri kan, gua gak pernah sejatuh ini selain sama Bella." ucap Alex
"Mungkin, perasaan gua untuk Clarisa lebih besar di banding dengan Bella dulu" lanjutnya
"Gua akan tetep ngirim Clarisa ke amerika .. sorry Lex, tapi anak harus punya masa depan"
Alex yg mendengar itu merasa kesal. Dia ingin memberikan Andri pelajaran agar dia tahu bagaimana sakitnya di tinggalkan. Tapi hal itu di urungkan, karna cara menghadapi Andri bukanlah dengan kekerasan tapi dengan pembuktian.
Andri mengantarkan Alex ke rumah sakit untuk mendapatkan karna luka luka yg di perbuat tadi, setelahnya dia kembali ke rumah. Sementara Clarisa yg sudah sampai di rumah terlebih dahulu langsung menemui ibunya dan menangis di pelukan ibunya.
"Mah hiks .. hiks .."
"Kenapa sayang .. kamu kok sudah pulang" tanya mamah Riani
"Aku mencintai om Alex mah"
Mamah Riani yg mendengar itu terkejut. Namun tak mengurungkan niatnya untuk menenangkan anak perempuan satu satunya itu.
"Kamu di jemput papah" tanya mamah Riani dan di balas anggukan oleh Clarisa
"Setiap orang tua ingin yg terbaik untuk anaknya Risa .. Alex baik, mapan, bertanggung jawab, tapi .. umur kalian terlalu jauh untuk menjalin hubungan" jelas sang mamah
Clarisa melepas pelukannya, dan beralih menatap sedu wajah mamahnya.
"Apa Clarisa salah jatuh cinta dengan om Alex .. Sekali ini saja mah, papah dan mamah tidak ikut campur dalam permasalahan hati Clarisa."
"Bagaimana bisa kami tidak ikut campur, sementara kamu saja sudah memilih laki laki yg salah untuk kamu jadikan pasangan" bentak papah Andri setelah sampai di rumah dan ikut bergabung dalam obrolan keluarga
"Apa yg salah, coba papah jelaskan ke Clarisa .. apa yg salah dengan om Alex pah"
"Umur kalian terlalu jauh Risa, apa kata orang di luar sana jika kamu menikah dengan Alex yg notaben nya sahabat papah mu sendiri" ucap Andri dengan emosi yg menggelegar
"Pah .. kita bicarakan baik baik, kasihan Clarisa pah" cegah mamah Riani menenangkan
"Mamah tau .. mamah tau bagaimana tadi papah memergoki Clarisa dengan Alex" tanya Andri
Hening .. suasana menjadi hening, mamah Risa bertanya tanya dalam hati dan pikirannya.
"Anak perempuan kamu ini sedang melayani nafsu bejadnya Alex layaknya seorang wanita ******"
PLAK
Tamparan keras mamah Risa berikan pada suaminya sebagai bentuk kekecewaan karna sudah menghina anak nya.
"Papah boleh emosi .. tapi papah tidak pantas menghina Clarisa seperti itu .. dia anak kita pah .. mamah yg mengandungnya .. mamah yg melahirkannya .. bagiamana bisa seorang ibu bisa sabar ketika anaknya di hina oleh suaminya sendiri." ucap mamah Rina penuh emosi dan kekecewaan
"Sudah cukup papah menekan Clarisa selama ini .. mulai sekarang biarkan dia menentukan jalan hidupnya sendiri" lanjutnya
"Naik ke kamar kamu nak .. mamah merestui hubungan kamu dengan Alex"
CUP
Kecupan mamah Risa berikan di kening Clarisa untuk menenangkan sang anak dan untuk meyakinkan jika semua akan baik baik saja.
"Mah"
"Sini, pasti papah capek kan" pinta sang istri setelah kepergian Clarisa
"Clarisa anak kita satu satu nya kan pah .. apa papah tega melihatnya meneteskan air mata seperti tadi .. apa papah tega melihatnya terluka .. dan kejamnya dia terluka karna orang tuanya sendiri"
"Sudah cukup pengorbanan Clarisa selama ini untuk kita, untuk perusahaan kita .. apa salahnya jika sekarang kita mendukung keputusan hatinya. Mamah yakin, Alex akan membahagiakan anak kita." jelas Riani
"Hiks .. hiks .. hiks .."
Andri memeluk istrinya dan menangis dalam pelukan istrinya, karna baru kali ini dia melampiaskan kemarahan pada Clarisa anaknya hanya demi ego nya sendiri.
"Temui anak mu, minta maaf dan katakan kita mendukung mereka"
Di depan kamar Clarisa
Andri masih ragu untuk mengetuk pintu dan memberikan restu. Tapi, perkataan istrinya terniang begitu saja di kepala Andri. Namun akhirnya, setelah keraguan melanda, dia memutuskan untuk mengetuk pintu kamar Clarisa.
tok .. tok .. tok ..
"Masuk"
"Kak" panggil Andri
Clarisa tersenyum, menyembunyikan kesedihan dan sakit hatinya. Dan saat itu juga Andri merasakan sakit melihat senyuman palsu sang anak.
"Papah egois ya kak .. papah sudah gagal menjadi orang tua" ucap Andri setelah masuk dan duduk di samping Clarisa
"Papah bukan orang tua yg baik"
Clarisa terenyuh mendengar penuturan sang papah. Dia reflek memeluk papahnya dari samping, dan menyenderkan kepalanya di bahu kekar sang papah.
"Papah akan selalu menjadi cinta pertama Clarisa .. papah akan selalu menjadi pahlawan Clarisa .. dan papah akan selalu menjadi panutan Clarisa"
"Maafkan Clarisa pah hiks .. hiks .. hiks" author nangis ini, cem mana lanjutinnya
"Rumah sakit Dermawan"
"Maksud papah" tanya Clarisa
"Besok, temui Alex di sana. Tadi papah mengantarnya ke sana untuk mendapatkan perawatan"
Clarisa terkejut dan melepaskan pelukannya pada sang papah. Dia terdiam sesaat untuk mencerna kata kata papahnya.
"Temui dia nak .. sampaikan permohonan maaf papah untuk dia dan jalani hubungan secara sehat. Papah tidak mau terjadi sesuatu dengan kamu sebelum kalian menikah."
Clarisa kembali memeluk papahnya dan menangis dalam pelukan sang papah. Dia tidak menyangka jika pengorbanan Alex yg rela di pukuli papahnya, membuahkan hasil yg baik untuk hubungan mereka
"Terimakasih pah .. Clarisa menyayangi papah" ucap Clarisa dalam pelukan sang papah
• • • • •
Sementara di kediaman Reno, saat ini dia sedang bersiap untuk kembali ke kanada. Setelah dia tau maksud dari papihnya meminta dia pulang itu apa, dia kecewa dan memilih pulang dan melanjutkan hidup di kanada.
"Kamu mau kemana ?" tanya papih Reno saat melihat anaknya sedang packing
"Pulang"
"Pulang .. maksudnya kamu mau kembali ke kanada ?" tanya Ridwan lagi
"Iya"
"Apa apaan ini Reno .. kamu punya tanggung jawab di sini" ucap Ridwan
"Tanggung jawab untuk menjalankan rencana gila papih"
"Rencana gila apa maksud kamu" balas Ridwan dengan berpura pura tidak tau
Bukan menjawab, Reno memutar rekaman penyadapan suara yg di dapat dari orang suruhan Vivian. Dan terdengar jelas suara Ridwan yg menyebutkan tujuannya menikahkan Reno dan Clarisa.
"Sudah jelas semuanya .. dan mungkin saat ini pak Andri pun sudah tau. Jadi percuma saja aku masih berada di sini" ucap Reno dengan melangkah pergi
"Tunggu"
"Sekali ini saja Ren papih memohon .. kalopun kamu tidak mau menikah dengan Clarisa, setidaknya bantu papih mengembalikan lagi stabilitas perusahaan .. papih menyekolahkanmu juga untuk menjadi penerus papih Ren"
"Penerus .. penerus .. dan penerus .. slalu itu yg papih tanamkan dalam pikiran papih .. apa papih sadar, semua yg papih lakukan selama ini sudah membuat banyak orang kecewa, terluka, dan puncaknya adalah kematian mamih." ucap Reno penuh penekanan
"Apa papih belum puas .. mau sampai kapan pih, sampai kapan papih mengorbankan kami hanya untuk keegoisan papah"
Ridwan terdiam, bukan karna menyesal tapi karna sedang memikirkan langkah lain agar Reno tetap berada di sini untuk mewujudkan ambisinya.
Author patah hati di tinggal om Alex deh 😭😭 Reno ooh Reno, mau gak sama author 🤣🤣
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK 🙏🙏