Dua kali menikah dengan pria dari keluarga yang sama, freya sasmita tak menyangka cinta dan takdirnya akan menikah dua kali. yang lebih membuatnya tak percaya adalah pernikahanya yang biasa disebut turun ranjang.
ya, istilah untuk pernikahan yang dilakukan dengan menikahi kakak/adik dari pasangan kita.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri_uncu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bos kandung
mila dua hari izin pada freya untuk menenangkan diri setelah putus dari kekasihnya, awalnya mila tak memberitahukan pada freya masalah apa yang menimpanya. hubungan mila dan dika sudah berjalan tiga tahun dan sudah merencanakan pernikahan.
sayangnya dika lebih tergoda dengan jabatan dan mempertaruhkan hubungannya untuk mengancam mila agar membujuk freya agar mau dengan rangga, karena berbagai cara telah rangga lakukan dari mengirim bunga ham[ir setiap hari ke kantor freya dan juga hadiah
tak ada respon yang mengarahkan bahwa freya juga membalas perasaan rangga. selain menyukai pribadinya, rangga juga mengincar kesuksesannya dan mengiming-iminngi dika dengan jabatan yang lebih bagus lagi jika bos kekasihnya jatuh kepelukannya
mila dengan tegas memilih putus dan meminta dika untuk berhenti memintanya membujuk freya, meski hubungannya hancur mila tak keberatan asal bosnya tak salah lagi memilih calon suami
"maafkan saya ya mil" freya datang mengunjungi mila setelah jam pulang kantor, rasanya ruangannya sangat sepi dan pastinya pekerjaannya pun terbengkalai karena asisten pribadi dan sekaligus di kantornya sedang tidak baik-baik saja
"kenapa ibu minta maaf, ini keputusan saya bu ngga ada hubungannya dengan bu freya" mila masih menutupi masalahnya, tapi tanpa diketahui mila. dika memberitahukan pada freya jika penyebab hubungannya dengan mila hancur adalah keegoisan freya yang menolak rangga
"kamu jangan bohong lagi. jika saya menerima rangga apa kamu akan kembali pada dika?" freya sudah pernah merasakan menikah tanpa cinta, jika sekali lagi demi orang yang selalu ada untuknya mungkin itu tak akan seberapa mengingat betapa tulus dan setianya mila pada freya
"ennga bu, saya ngga mau balikan lagi sama orang yang ngga tulus. tapi hati saya masih sakit bu" mila memeluk freya. orang tuanya tinggal jauh dari kota tempatnya tinggal saat ini dan dika sudah menghasut orang tua mila dan mengatakan bahwa bos mila penyebab putusnya hubungan mereka
mila diminta resign oleh orang tuanya dan kembali menjalin hubungan dengan dika, karena sepengetahuan orang tua mila. dika adalah orang baik dan juga finansialnya terbilang mapan di kampungnya yang tak jauh dengan rumah orang tua mila
"lalu saya harus bagaimana? apa yang bisa saya bantu mil?" freya tak tega melihat mila yang sudah sepert adik kandungnya sendiri itu menangis dan menderita.
"saya mau resign saja bu, ada yang harus saya selesaikan dengan orang tua saya dan dika di kampung dan mungkin tak akan sebentar. jadi ibu cari asisten baru saja" mila tak yakin akan diizinkan kembali oleh orang tuanya, jadi lebih baik pamitan pada freya lebih dulu
"kamu bicara apa, pulang dan selesaikan masalahmu di rumah. saya akan menunggumu kembali kapan pun, tapi jangan lebih dari dua minggu" ucap freya sambil melirik tajam pada mila " ini sedikit uang saku dan untuk mengembalikan lamaran yang sudah dika berikan." freya memberikan amplop coklat berisi uang yang cukup banyak
kondisi keluarga mila memang cukup sulit dan freya tau sejak awal mila bekerja, hampir semua gajihnya harus dikirim ke kampung untuk biaya adik dan orang tuanya yang tak bekerja. sejak mila berpacaran dengan dika, keluarganya merasa mendapat angin segar dan masa depan cerah karena dika anak orang yang cukup berada di kampung
"jangan ditolak, pergilah besok pagi dan selesaikan semuanya, lalu kembali tempat mu disini" freya kembali memeluk mila
"terima kasih banyak bu, saya akan cicil dengan gaji saya nanti" mila tak mau menerima cuma-cuma dan sudah terlalu banyak hutang budi pada freya
"baiklah akan saya tagih jika kamu masih mau gajihan dari saya, sudah malam kita cari makan diluar yuk sambil jalan-jalan" ajak freya sambil mengusap perutnya yang sudah lapar
"saya masakin aja, ibu mau apa?" mila juga pintar memasak demi menghemat uangnya selama ini
"no! saya mau makan diluar dan beli sesuatu, cepat ganti pakaianmu" freya beranjak dan memaksa mila untuk ikut. saat dirinya terpuruk mila lah yang selalu sabar menemaninya dan tak menghakimi kesedihannya. kini saatnya freya melakukan hal yang sama padanya
kali ini freya tak mau diantarkan supir karena ingin berdua saja dengan mila, pertama kali yang dituju adalah tempat makan favorit keduanya saat bosan dengan makanan harian
"pangsit goreng satu, pangsit rebus satu es teh satu" freya memesan makanan yang paling disukai di warung makan sederhana langganannya bersama mila
mila juga memesan tapi lebih suka makan mie ayam bakso dan juga es teh " bu saya hari ini mau makan dua porsi" ucap mila setelah memesan, dulu malu untuk memesan karena pasti bosnya yang bayar. kali ini mila takut tak bisa bertemu dengan freya lagi jadi ingin menghabiskan malam ini dengan penuh kenangan bersama bos rasa kakak kandung baginya
freya mengacungkan dua jempolnya karena sedang makan pangsitnya yang sudah datang, " enak banget ngga pernah berubah"
freya jarang makan di tempat sederhana tapi sejak kenal mila, sering minta rekomendasi makanan enak yang bukan hanya di restoran mahal dan mila adalah orang yang tepat menjadi patner kulinerannya
"ibu jangan diet-diet lagi ya" mila kadang sedih melihat makan bosnya yang terus membatasi demi badan ideal tapi menurutnya terlalu kurus
setelah makan lanjut mencari es krim untuk penutup makan malam, tak lupa freya membelikan banyak makanan dan hadiah untuk orang tua mila di kampung. bahkan mila juga dipesankan bus yang paling mahal dan nyaman untuk asistennya pulang dengan aman
setelah kenyang dan lelah, freya mengantarkan mila pulang ke kontrakannya " tidur yang nyenyak, besok pasti akan baik-baik saja. ingat tak lebih dari dua minggu atau saya seret paksa kamu kembali kesini, paham!"
sebelum pulang freya mengingatkan untuk mila bahwa dia sangat berharga bagi freya tak hanya untuk pekerjaan, tapi adik kedua setelah acha adalah mila
"siap, oh iya bu saya dengar pak aksa sekarang jadi pejabat dan baru dilantik minggu lalu" ucap mila sebelum masuk ke kontrakannya
freya tak peduli mau jadi apa mantan suaminya itu, tak ada sedikit pun penyesalan untuk berpisah dari aksa. namun dalam perjalanan pulang freya mengingat seseorang yang membuat jantungnya tiba-tiba berdetak lebih kencang dari sebelumnya
pria aneh dan bukan tipenya sama sekali tapi membuatnya malu dan terlihat lemah saat bertemu dengannya, freya menepis bayangan itu dan fokus ke jalan untuk pulang