NovelToon NovelToon
DEMI UANG

DEMI UANG

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:93.3k
Nilai: 5
Nama Author: Unuy

Qeezya wanita berusia 22 tahun anak satu-satunya dari keluarga berada.. Hidupnya penuh hura-hura.. Suatu ketika terjadi kecelakaan yang mengakibatkan orang tuanya meninggal dunia. Qeezya menjual barang-barangnya untuk bertahan hidup.. Mendapatkan pekerjaan sangat sulit baginya.. Hingga suatu ketika iya berpura-pura menjadi seorang pelacur kepada seorang CEO hanya demi uang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Unuy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PRESDIR DUCAN

Aku masih mematung di depan meja Presdir Ducan.

Pria itu duduk bersandar di kursi empuknya. Aku tak berani menatap wajahnya, aku kembali menundukan kepalaku.

Tubuh ku gemetar, kakiku terasa lemas tak bertenaga. Aku takut kalau pria tua itu akan mengusirku. Karna yang dia tau aku adalah wanita penghibur yang pernah ia bayar.

“Presdir Ducan ini Nona Qeezya Assistant baru saya” Ucap Sekretaris Clarisa memperkenalkan ku “Assistant Qeezya silahkan perkenalkan diri” Lanjut berbisiknya padaku

Aku menganggukkan kepala dan menarik nafas pelan tanpa menimbulkan suara. Kembali ku beranikan diri untuk menatapnya pria tua itu.

Aku tidak tau apa yang akan terjadi setelah aku memperkenalkan diri. Jika memang harus di maki-maki di sini, apa yang bisa aku perbuat. Aku hanya akan malu pada Sekretaris Clarisa. Meskipun aku bukan wanita seperti itu, tetapi tetap saja aku pernah di bayarnya untuk hal semacam itu.

“Nama saya Qeezya Aileen, saya bekerja sebagai Assistant Sekretaris Clarisa” Ucapku singkat memperkenalkan diri

Pria tua itu hanya diam tak merespon sedikitpun, membuat aku semakin merasa gelisah. Mata ku masih menatapnya penuh wanti-wanti. Aku menunggu apa yang akan dia katakan padaku.

Tiba-tiba saja ia berdiri sambil memasukan tangannya ke dalam saku celana. Mataku beralih mengikuti langkah kakinya yang berjalan mendekati kami. Ia berhenti tepat di hadapan ku dan bersandar sedikit duduk di sudut mejanya. Aku semakin menciut dan mengeluarkan keringat dingin di telapak tanganku.

“Berapa usiamu?” Tanyanya

Kenapa dia bertanya usia? Bukankah dia sudah pernah menanyakan ini sebelumnya. Apakah dia ingin memastikan lagi?

“23 tahun Presdir.. Du.. can” Jawabku terbata

Ku lihat dia tersenyum mendengar jawabanku. Aku malah semakin takut, senyumnya seperti ingin membunuhku.

“Pasti kamu belum memiliki banyak pengalaman” Ucapnya membuat aku kaget.

Apa Presdir Ducan bercanda? Dia berbicara seolah aku benar-benar orang yang baru saja ia kenal. Atau.. jangan-jangan dia memang tidak mengenaliku? Bukankah sudah terlihat sangat jelas, aku yang sedang berdiri tegap di hadapannya penuh rasa takut ini adalah wanita yang pernah di bayarnya waktu itu.

“Kamu harus banyak belajar dari Sekretaris Clarisa. Sering-seringlah bertanya padanya. Karena posisi kamu sangat berarti di sini” Lanjutnya memberi saran

Benar, Presdir Ducan tidak mengenali ku. Apa yang aku takutkan ternyata tidak terjadi. Perasaanku sedari tadi gelisah akhirnya mencair setelah mendengar ucapannya barusan.

“Baik Presdir Ducan. Saya akan bekerja keras dan selalu belajar dari Sekretaris Clarisa” Ucapku bersemangat sambil membungkukkan sedikit badanku

“Kalau begitu kamu boleh kembali bekerja, dan Sekretaris Clarisa kamu tetap di sini ada sesuatu yang ingin saya bicarakan” Lanjut perintahnya

“Baik.. Saya permisi” Ucapku sembari membungkukan badan dan meninggalkan ruangan Presdir Ducan

Akhirnya bisa bernapas lega. Seperti habis keluar dari kandang buaya, yang tadinya takut bakal di makan hidup-hidup.

Aku langsung berlari ke toilet terdekat dan becermin. Apa sesusah itu mengenaliku. Ku perhatikan wajahku dengan seksama.

Aku rasa tidak ada yang berubah dari wajahku. Apa karena gaya berpakaian ku hari ini? Atau karena make up ku?

Tapi apa bedanya dari yang kemarin. Aku juga berpakaian sexy hari ini, hanya saja waktu itu aku mengenakan dress bukan kemeja dengan rok pendek seperti sekarang. Tapi kan sama-sama pendek. Kalau soal make up, aku juga mengenakan make up hari ini.

Apa karena lipstick merah pemberian dari Kekey?

Benar aku rasa gara-gara lipstick itu, yang membuat penampilanku jauh berbeda dari sekarang.

kalau benar karena itu, syukurlah aku jadi bisa bernafas lega. Tak ada lagi yang perlu aku cemaskan. Hanya saja aku tidak akan pernah mau lagi mengenakan lipstick itu.

Aku kembali ke meja ku, ku lihat Sekretaris Clarisa sudah ada di mejanya. Ia terlihat senyum-senyum sendiri, seperti orang yang sedang berbunga hatinya. Terlihat jelas dari rona pipinya yang memerah.

Bukankah dia baru saja keluar dari ruangan Presdir Ducan. Apa yang mereka bicarakan? Sampai-sampai Sekretaris Clarisa tersenyum seperti itu. Atau jangan-jangan mereka punya hubungan sepesial.

Kenapa aku jadi memikirkan masalah pribadi orang lain. Apa hubungannya dengan ku. Meskipun itu benar, biarkan saja mereka. Lagi pula itu hal yang wajar, karena mereka selalu bersama. Tidak salah jika muncul perasaan satu sama lain.

Sekretaris Clarisa wanita yang cantik dan juga pintar, sedangkan Presdir Ducan pria yang sempurna, mereka benar-benar pasangan yang cocok.

“Assistant Qeezya.. Laporan kerja anak perusahaan dari kota P apa sudah selesai kamu input? Tanya Sekretaris Clarisa dari meja kerjanya

“Hampir selesai Sekretaris Clarisa” Jawabku

“Bagus.. Segera kamu selesaikan ya, karena laporan itu akan di meetingkan 3 hari lagi” Jelasnya

“Baik.. Segera saya selesaikan” Jawabku tegas

Aku masih saja bersikap kaku pada Sekretaris Clarisa. Padahal ini sudah hari ketiga aku bekerja dengannya.

BERSAMBUNG...

Autor: Jika kalian suka jangan lupa likenya. Dan silahkan komen jika ada saran ataupun keritik agar dapat mengispirasi saya dalam membuat cerita.

1
Astyaja
sering²lah update Thor biar ga lupa sm jalan ceritanya
Jevi Tutut Sutrisni
gazzz ..
Jevi Tutut Sutrisni
lanjutttt
Rina Aldzikra
setelah sekian purnama baru update lagi Thor..makasih thor
Jevi Tutut Sutrisni
lanjut....
Rina Aldzikra: setelah sekian purnama baru update lagi tor..mkasiih tor
total 1 replies
Sry Natalia
makasi untk update a hr ini thor, dh lama bngt soal a gk pernah update lagi. ditunggu update selanjut a.
Jevi Tutut Sutrisni
up thor
Dee Dee
nybelin
Astyaja
kok lama banget update terbaru nya thor
Sita Sakira
memangnya ayah sama mamahnya gak kerja apa? kirain sebelumnya punya kantor gitu kan enak bisa gantiin orang tuanya
Meninder Kaur Sandhu
nga niat ..bkin kecewa org
Riyana Aja
apa GK mau di lanjut lgi tah
IKA ATIKA
lanjutin Thor please 😍
IKA ATIKA
lanjutin Thor please 😍
shasya
up dong thor..
Riyana Aja
kok abis,, lanjutan nya mana
IKA ATIKA
apa Khabar Thor 💪
Riyana Aja
hahaha bener dugaan ku
Riyana Aja
lanjut
cumi manis
kaya nya ceritanya bagus deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!