NovelToon NovelToon
THE MAFIA BRIDE 2

THE MAFIA BRIDE 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Mafia / Poligami / Roman-Angst Mafia / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Supaya tidak bingung, alangkah baiknya membaca The Mafia Bride 1.


Siena gadis berusia 20 tahun harus merelakan suaminya untuk wanita lain dan takdir mempertemukannya dengan Kenzi. Seorang pria dingin dan kejam membawa Siena ke dalam hidupnya. Perjalanan panjang, lika liku kehidupan dan bayang bayang kematian mengiringi perjalanan hidupnya. Hingga takdir memisahkannya dari Kenzi dan kedua putranya.

Dapatkah mereka bersatu kembali menjadi keluarga yang utuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Beginning

Acara pernikahan belum di langsungkan. Namun para undangan kelas atas sudah menunggu di ruangan yang cukup besar dan mewah. Nampak para penjaga di setiap sudut ruangan, baik di dalam atau di luar gedung. Hernet melakukan semua itu supaya pernikahan putrinya berjalan lancar dan aman. Sementara anak buah Siena sudah berbaur dengan para tamu undangan.

Kenzi sendiri berada di ruangan lain bersama Laila dan Hernet. Kenzi baru menyadari dan mengetahui jika Laila adalah putri Hernet. Musuh besar Kenzi yang telah menghancurkan keluarganya. Justru sekarang berbalik akan segera menjadi mertuanya, dia baru menyadari satu hal. Hernet sengaja menjebak Kenzi melalui putrinya yang cantik. Dengan membetikan obat obatan supaya pria itu ketergantungan obat dan juga pada Laila. Marah? pasti, tapi apa gunanya? Kenzi sudah terjebak dan tidak bisa keluar lagi dari lingkaran Hernet. Terlebih Laila tengah mengandung anak Kenzi, wanita itu sedang hamil satu bulan.

"Sudahlah Kenzi, kau tetap harus bertanggungjawab pada anak yang di kandung putriku." Hernet tertawa terkekeh melihat Kenzi tambah terpuruk.

"Ayolah sayang, tamu undangan sudah menunggu kita," timpal Laila.

Namun Kenzi masih diam tidak bergeming dari tempatnya. Laila meminta ayahnya untuk menunggu di luar. Kemudian Hernet membuka pintu ruangan dan berdiri di luar.

Sementara Laila terus menekan Kenzi untuk segera menikahinya demi anak yang ia kandung. Laila tahu, semakin Kenzi di tekan pria itu akan semakin stres. Jika sudah Stres, Kenzi akan sangat membutuhkan Laila.

"Ayolah sayang, tamu sudah menunggu kita. Jangan kau buat anak ini lahir tanpa seorang ayah." Laila terus berbicara seperti itu, hingga Kenzi semakin tertekan dan gelisah. Pria itu bangun dan memeluk Laila erat.

"Berikan obat itu padaku, aku sudah tidak tajan lagi." Kenzi meraba pinggang Laila untuk mengambil obat yang ia sembunyikan. Namun Laila sengaja tidak memberikannya.

Kenzi semakin gelisah dan bernafsu, ia menciumi wajah Laila lalu pindah keleher hingga dada. Laila sengaja membiarkannya hingga Kenzi menyerah.

Tanpa mereka sadari, dari pintu belakang, Siena masuk bersama dua anak buahnya. Melihat Kenzi tengah bercinta. Amarah Siena semakin meledak. Dadanya naik turun mencoba untuk tenang.

"Wah, wah wah, manis sekali," ucap Siena dengan nada bergetar menahan ledakan emosi yang siap membunuh siapa saja di depannya. Sontak Kenzi dan Laila terkejut, mereka berdua langsung membenarkan pakaiannya dan menatap ke arah Siena yang menggunakan topeng.

"Siapa kalian! seru Laila berdiri di belakang Kenzi.

Namun dua anak buah Siena langsung mengarahkan senjata api di pelipis Kenzi dan Laila.

"Diam atau kau memilih mati." Ancam Siena geram. Hatinya yang terbakar cemburu dan sakit hati menjadi satu.

"Apa maumu?" tanya Kenzi, matanya menatap mata Siena. Mereka saling beradu pandang. Di balik topeng, air mata Siena jatuh membasahi pipinya.

"Dulu kau melindungiku dengan segenap jiwamu, tapi kini kau berbalik menjadi musuhku, begitu kejamkah takdir mempermainkaku?" gumam Siena dalam hati.

"Jangan banyak bicara brengsek, lihat saja pertunjukkan yang akan kau lihat." Siena tersenyum getir di balik topengnya.

"Brakkk!!"

Kenzi dan Laila menoleh ke arah pintu yang terbuka lalu di tutup kembali oleh tiga pria dengan senjata api menempel di kepala Hernet.

"Apa apaan ini!" Kenzi memalingkan wajahnya menatap Siena.

"Kau mau tahu?" Siena berjalan mendekati Laila lalu menjambak rambutnya cukup kencang. "Kemarilah wanita murahan!"

"Aww sakit!" pekik Laila yang tak memiliki kemampuan bela diri selain memperlihatkan kemolekan tubuhnya pada Kenzi.

"Apa yang akan kau lakukan? jangan sakiti dia!" bentak Kenzi pada Siena.

"Deg!

Hati Siena serasa di remas, sakit hingga ubun ubun. Amarahnya semakin tidak bisa ia tahan lagi mendengar Kenzi berusaha melindungi Laila.

" Pengkhianat, bukannya mencari keluargamu. Tapi malah bersenang senang," ucap Siena dalam hati.

"Tenang tuan Kenzi, aku hanya ingin mengingatkan kau pada keluargamu." Siena mendorong tubuh Laila hingga tersungkur ke lantai, wanita itu mengerang kesakitan lalu memegang perutnya sendiri.

"Kurang ajar, apa yang kau lakukan pada putriku!" pekik Hernet.

Kenzi berusaha memberontak, namun dua anak buah Siena memukul tengkuk Kenzi hingga pria itu terduduk di lantai. Begitu pula dengan Hernet. Mereka berdua duduk di lantai menyaksikan Siena memerintah anak buahnya yang lain untuk memegang kedua tangan Laila.

"Apa yang kau lakukan, hentikan!" ucap Kenzi khawatir terjadi apa apa dengan Laila.

"Diam kau Brengsek!" bentak Siena pada Kenzi. "Diam dan saksikan apa yang akan aku lakukan!" Tangan Siena di angkat ke atas dengan sebilah pedang tajam di ayunkan ke kaki Laila.

"Sreeeettt!!

" Aaaaahhhhkkkkkk!!! Laila menjerit sekeras kerasnya, detik berikutnya dia tak sadarkan diri melihat kedua kakinya hampir putus.

"Brengsek kau!" pekik Kenzi dan Hernet bersamaan, namun Siena tertawa terbahak bahak melihat Hernet menangis melihat putrinya sendiri dalam keadaan mengenaskan.

Mata Siena menatap tajam Kenzi yang berusaha memeluk Laila, hatinya semakin perih dan di selimuti amarah.

"Itu untuk putraku, Ryu. Dan saksikan pertunjukan berikutnya, aku ingin kalian menderita sebelum kuhabisi nyawa kalian semua," gumam Siena dalam hati.

"Kurang ajar!" Kenzi bangun hendak menerjang Siena. Tentu saja Siena langsung menyambutnya dengan senang hati. Siena yang tengah marah, lalu memukul dan meninju Kenzi tanpa ada perasaan lagi. Kini ia sudah menganggap Kenzi sudah mati. Kenzi yang kondisinya sudah lemah karena obat obatan, dengan mudah Siena lumpuhkan.

'"BUKKK!

Siena menghajar wajah Kenzi hingga tersungkur. "Dulu aku sangat menghormatimu, sekarang tidak lagi," ucap Siena dalam hati.

Kemudian ia mencengkram kerah baju pengantin Kenzi dan mengangkatnya, hanya dengan satu kepalan ia meninju wajah Kenzi hingga kembali tersungkur.

"Dulu aku sangat mencintai dan menyayangimu, tapi pengkhianatan yang kau lakukan memaksaku untuk tidak menghormatimu lagi."

Wanita itu tersenyum menatap tajam Kenzi, lalu membungkukkan badannya berbisik di telinga Kenzi.

'Suatu hari nanti, kau akan sangat menyesal Kenzi. Di mana penyesalanmu datang, semua sudah terlambat. Ingat itu."

Kenzi hanya diam, mencoba mengingat suara yang sangat familiar di telinganya.

"Siapa dia sebenarnya?" tanya Kenzi dalam hati.

Sementara Hernet tengah meratapi putrinya yang telah kehilangan kakinya. Setelah itu, Siena dan anak buahnya memukul Hernet hingga pingsan.

"Kita tinggalkan tempat ini." Siena memerintahkan anak buahnya untuk menjauh. Sementara Kenzi masih coba menghapal suara Siena.

"Bos, sepertinya di luar terjadi kegaduhan, kita sudah ketahuan." Salah satu anak buah Siena mengingatkan.

"Kita pakai jalan rahasia, ayo cepat!"

"Tunggu! kau mau kemana!" Kenzi menarik tangan Siena. Namun wanita itu malah memukul lengan Kenzi.

"Membusuklah bersama wanita murahan itu, dan jangan harap kau bertemu keluargamu lagi," ucap Siena pelan namun jelas terdengar oleh Kenzi.

"Keluargaku.." ucapnya duduk di lantai menatap kepergian Siena dan anak buahnya.

1
Joel Natan Tarigan
keren bgt...yg udah tamat...
Tita Amelia
bgus bgt ceritanya thor dr awal smpai akhir season 3 psti ga kalah bgus klo d filmkn psti kereeen abis
Tita Amelia
Luar biasa
R.A
MAKSUD KAMU APA WINA (AUTOR NOVEL INI)??? BAYAR !!! JANGAN HANYA BISA JANJI, JANGAN KABUR. BAYAR!!!! INGAT WINA AKU ITU CUMAN MAU MINTA UANG KU, BUKAN UANG KAMU.. BAYAR!!!!
Linda Ratumbuisang
ceritanya seru abis...penasaran mau lanjut baca mafia bride yg ke 3 tpi kok ndak bisa di buka ya thor...🤩
Rina Susilowati
salut aku dengan novel mu thor kalimat kalimat yg disanikan bagiku begutu menakjubkan. sehingga dapat mengubah suasana hati bertubi yubi. senang, sedih, syahdu dan menonjolkan pentingnya seorng ibu ... sungguh luar biasa
inerz
capek terus terusan gak ada bahagianya
Afri Widiasih
sebenernya bagus ceritanya,tp terlalu di putar2 alur ceritanya
Rianti Karmila
aq bru ingat thorr joe itu orang keprcayaan siena..
aq slah dtu reders yg hoby membca novel tentang mafia tpi kli ini aq bru menemuka kisah mafia yg tak pernah membosankan untuk di bca krna alur dan crtanya sngat bgus dan ke'ren.. smgantt dan trus brkarya author ku syank ummaccc😘
......: mafia bride 3 juga sudah ada kakak.
total 1 replies
Riya Azza
bagus angela biar tuh keguguran bayinya..dan kau kenzi..!!! ah..speechless aku..
Riya Azza
gereget aku gereget banget..sumpah pengen tak bejek2 tuh orang..tega banget..sakit hati aku..
Ay
love love bgt sama ceritanya
Yuyun Yuliani
lama sudah aku menanti sepasang sejoli keren ini siena and kenzooo.... dimasa jaya nyaa yg penuh dng perjuangan mempertahan kan ataupun melepaskan sesuatu yg sudah melekat pada kel nya...... epose2 nya menegangkan, penuh dng misteri dan juga penuh derai airmata..... aku sukaaa banget... wellcomeback wina..... aku penggemar mu😘😘
arfan
up
Kartini Rotua Situmorang
typo dikurangi
Kartini Rotua Situmorang
wehhh
Dewi Nurlela
siapa si Joe ini,tp keren thor
Dewi Nurlela
siapa ayahnya zidan
Dewi Nurlela
satu persatu keluarga genzo ditemukan,semoga mereka berkumpul kembali
Dewi Nurlela
syukurlah aranza ga seperti bapaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!