Berawal dari hubungannya dengan seorang pria bernama Aldi, Rindu terlalu naif dan berfikir hanya Aldi lah satu satunya pria yang tulus mencintainya.
hingga suatu kejadian pahit membuat Rindu tersadar,jika Aldi bukanlah pria yang tepat untuknya. dan kisah Rindu pun bermula, kejadian demi kejadian pahit membawanya pada sosok seorang pria angkuh. siapa sangka pria itu akhirnya menjadi suaminya.
akankah Rindu menemukan kebahagiaan setelah pernikahan?
atau cobaan demi cobaan masih harus menguji Rindu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aprilia Riadii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps.21# Obsesi
Selepas aldi mengetahui keberadaan rindu,ia pun tidak membuang waktu.aldi mendatangi kediaman hermawan,ia yakin kalau rindu belum kembali bersama lelaki tadi. maka ia pun memutuskan untuk menunggu di dalam mobil miliknya.
Sementara malam semakin larut, dan acara pesta pun telah usai.
"aku yang akan mengantarmu pulang"
"ti.. tidak usah tuan, biarkan pak bima saja yang mengantarku"
"kau tidak usah khawatir rindu,aku tidak akan memakanmu" rindu membelalakkan mata mendengar perkataan al, dasar pria mesum! ujarnya dalam hati. namun baru kali ini al memanggil nama nya dengan benar. merekapun bergerak menembus jalanan ibukota yang sudah mulai lenggang. tidak terlalu membutuhkan waktu lama untuk mengantarkan rindu pulang.
Sampai di kediaman hermawan, bergegas rindu pamit pada al.
"terimakasih sudah mengantarku pulang"
"masuklah, lekas tidur dan besok jangan terlambat ke kantor" rindu mengangguk patuh. ia menatap kepergian aldebaran hingga kendaraannya menghilang dari penglihatannya.
dengan perasan penat, rindu melangkahkan kakinya hendak memasuki pagar rumah hermawan. namun tiba tiba dari arah belakang ia di kejutkan dengan suara dari seseorang, suara yang tidak asing.
"apa kabar lovely"rindu menoleh ke arah suara itu,tubuhnya bergetar dan matanya terbelalak seketika.
"aldi" mulut nya masih tetap ternganga.
"a..apa yang kau lakukan disini" rindu melangkah mundur,entah kenapa dirinya merasa terancam dengan kehadiran aldi saat itu,seolah aldi yang ada di hadapannya kali ini bukanlah seseorang yang dulu ia kenali.
"tentu saja aku mencarimu" jawab aldi.
"untuk apa lagi kau mencariku lagi"
"untuk membawa pulang kembali bersamaku tentunya"
"aku tidak akan pernah lagi kembali padamu al, biarkan aku hidup dengan tenang"
"segampang itukah kamu melupakan aku lovely? dan semudah itukah kamu berganti pria untuk menggantikan posisiku"
kedua orang ini saling berbalas kata hingga suara mereka terdengar oleh hermawan dari dalam rumah.hermawan yang mendengar adanya keributan dari arah luar segera bergegas untuk melihat apa yang sedang terjadi.
"rin ada apa ini? siapa pria ini"
tanya hermawan.
"saya kekasih rindu" jawab aldi dengan tidak tahu malu.
"mantan,tepatnya mantan" timpal rindu.
"tidak baik ribut ribut di luar, ini sudah larut. tidak enak Jika ada orang lain yang mendengar"
rindu pun segera berlalu dan meninggalkan aldi,tapi langkahnya di tahan oleh aldi.
"aku tidak akan pernah berhenti mengejarmu rindu, dengan cara apapun aku akan membawamu pulang"
"jangan mimpi!! pergi saja dengan jalangmu itu"rindu pun berlari meninggalkan aldi.
***
Rasa ingin mendapatkan hati rindu kembali berubah menjadi sebuah obsesi. aldi merasa sudah gila, dia tidak akan pernah sanggup hidup tanpa rindu.
"kalau memang cara halus tidak berhasil untuk mengembalikanmu seperti dulu, jangan salahkan aku jika sedikit berbuat kasar padamu lovely"
aldi pun pulang dengan perasaan bercampur aduk dalam hatinya.
Rindu hanya termenung di dalam kamarnya.
ia merasa hidupnya tidak akan tenang lagi karena jejaknya sudah diketahui aldi.
rindu faham betul dengan sifatnya, aldi tidak akan pernah menyerah sampai dia mendapatkan keinginan nya.
yang lebih menjadi beban untuk rindu ialah aldi sudah mengetahui kediaman hermawan.
dan rindu yakin aldi akan sering mengujunginya kesini.
"apa aku terima saja tawaran aldebaran untuk tinggal di apartemen itu"
ia mengacak rambutnya dengan frustrasi mengapa semuanya menjadi semakin rumit.
Kalau hanya bermain bermain dengan wanita sambil lalu, mungkin rindu masih bisa memaafkan aldi.
namun ketika itu terjadi dengan sahabat nya sendiri,orang terdekat yang sangat ia percayai.mungkin hanya perempuan sakit jiwa saja yang masih mau menerima kembali kekasih seperti itu.
Rindu meraih ponsel pada meja sebelah ranjangnya. tanpa ragu dia pun mengirimkan sebuah pesan telegram pada aldebaran.
-tuan,bolehkah saya segera menempati apartemen yang anda tawarkan?
aldebaran sedikit menaikan alisnya, saat itu al sedang merebahkan diri di ranjangnya.
-tentu saja, kapanpun kamu mau.
tidak menunggu lama rindu pun kembali membalas pesan darinya.
-terimakasih.
singkat dan padat, al hanya termenung menatapi layar ponsel miliknya.
aldebaran bertanya tanya dalam hatinya. apa yang terjadi dengan gadis itu, bukankah kemarin dia masih ragu untuk meninggalkan kediaman hermawan?
al pun segera menelpon sahabatnya, bima.
"coba kau ari tahu apa yang terjadi dengan gadis itu" mendapat perintah yang tiba tiba seperti itu, tentu saja membuatnya tidak mengerti akan maksud pembicaraan al.
"maksudmu mencari tahu soal apa, aku tidak mengerti" tanya bima.
"secara mendadak ia ingin menempati apartemen yang aku tawarkan, mungkin ada masalah yang terjadi di rumah hermawan"
"baiklah besok aku akan segera mencari tahu"
dimata bima, kehadiran rindu membawa secercah kehangatan untuk aldebaran.bima berharap rindu bisa membawa pengaruh positif untuk al.
Malam itu, setelah membaca pesan dari rindu al tidak henti hentinya memikirkan gadis itu.perasaan yang sudah hampir tidak pernah lagi ia rasakan setelah sekian lama.dan kini perasan semacam itu kembali hadir dalam jiwa keras nan kelam itu.
menciptakan segaris kekhawatiran di dalam hati alldebaran.ia khawatir ada hal buruk yang terjadi pada diri rindu.
Sementara rindu masih bergulat dengan fikirannya.ia memikirkan alasan apa yang harus ia katakan kepada hermawan dan lina.
"mungkin mereka tidak akan mengizinka ku.sudah lah besok aku akan berbicara kepada mereka''
ia pun memejamkan matanya melepas lelah dan mengubur bayangan bayangan tentang aldi ke dasar mimpi dalam tidurnya.
***
Mohon maaf apabila ada penulisan yang salah
silahkan berkomentar untuk koreksi&masukannya💖💖