NovelToon NovelToon
Dari Pembantu Jadi Mantu

Dari Pembantu Jadi Mantu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama
Popularitas:124.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Momoy Dandelion

Tangan Scarlett gemetar, ia berusaha meraih celana yang lelaki itu kenakan sambil memejamkan mata.
"Aaa ...," jerit Scarlett. Ia terkejut saat tangannya tanpa sengaja menyentuh sesuatu yang keras.
"Kenapa?" Ethan ikut-ikutan terkejut mendengar teriakan Scarlett yang memekakkan telinga.
"I ... itu! Ada yang keras," ucapnya sambil menunjuk sesuatu yang dimaksud dengan ekspresi malu bercampur takut.

***

Akibat hutang yang ditinggalkan sang ayah, Scarlett harus bekerja keras melakukan apa saja yang dia bisa, termasuk menjadi pelayan di klab malam. Karena sering membuat kekacauan, ia diberi pekerjaan lain untuk merawat seorang kakek tua bernama Kakek Adam. Siapa sangka lelaki tua kaya raya itu akan menjodohkan Scarlett dengan cucunya. Tidak disangka, Cucu sang kakek adalah Ethan, mantan pelatih panahan saat SMA dan merupakan cinta pertamanya. Namun, kondisi Ethan ternyata lumpuh.

Scarlett kira orang lumpuh tidak akan punya hasrat apapun. Ternyata ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Momoy Dandelion, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Kalung yang Hilang

"Apa kamu sedang menungguku?"

Scarlett terlonjak kaget saat tiba-tiba seseorang menggigit lembut telinganya. Ia berbalik, ternyata lelaki brengsek bernama Regan itu pelakunya. Tanpa merasa bersalah, lelaki itu mengembangkan senyuman malaikat terhadap Scarlett.

"Kenapa kamu kaget begitu? Kalau kamu mau, aku bisa melakukan hal yang lebih dari itu."

Tatapan mata Regan terhadap Scarlett seperti seorang lelaki cabvl dan kurang ajar. Lelaki itu benar-benar tidak tahu malu, berani melakukan hal seperti itu kepada wanita yang perupakan adik iparnya.

"Tolong bersikaplah sopan! Ini terakhir kalinya aku diam. Kalau kamu berani sekali lagi, aku tidak akan segan-segan menendangmu sampai masuk rumah sakit," ancam Scarlett. Ia benar-benar geram dengan kelakuan pria cabvl itu. Wajahnya seperti orang berwibawa, tapi kelakuannya seperti setan.

"Wow, adik iparku galak juga. Hahaha ... Sepertinya aku harus memberi hadiah supaya dia bisa bersikap manis," goda Regan.

Scarlett membuang muka. Setelah mertuanya nanti kembali, ia akan langsung kembali ke kamar. Ia tak ingin berhubungan dengan manusia seperti Regan.

"Hm, apa ini semua barang belanjaanmu?" tanya Regan.

"Bukan, ini milik ibu!" jawab Scarlett ketus.

"Ah, sudah aku duga, ini pasti milik ibu. Mana mungkin Ethan mau mengeluarkan banyak uang untukmu," ledek Regan.

"Kalau saja dulu kamu mau tidur denganku, aku pasti sudah membelikan semua benda-benda ini untukmu. Tapi, kalau kamu menginginkannya dan mau memohon padaku, mungkin aku akan membelikannya untukmu."

"Aku tidak tertarik!" Scarlett menjawab dengan ekspresi datar.

Regan sibuk memperhatikan wajah wanita yang membuatnya tertarik itu. Ia benar-benar menginginkannya. Ia bahkan menyesal saat itu kenapa dirinya tidak membawa wanita itu paksa ke dalam kamar lalu mengurungnya semalaman. Ia tidak menyangka jika wanita itu pada akhirnya akan menjadi istri Ethan.

Sikap jual mahal yang Scarlett tunjukkan semakin membuatnya berambisi untuk mendapatkannya. Sama seperti ambisinya untuk menguasai perusahaan. Seumur hidup, baru kali ini ada wanita yang menolaknya, bahkan menolak uangnya.

"Aku heran, kenapa kamu masih bertahan dengan Ethan? Dia itu hanya akan menyusahkan hidupmu. Apa kamu pikir dia bisa mendapatkan perusahaan? Aku kira bahkan sebentar lagi dia akan mati. Seharusnya kamu menurut saja padaku, hidupmu pasti akan bahagia," bujuk Regan.

Scarlett menghela napas. "Maaf, Kak Ragan! Tolong sampaikan kepada Ibu kalau aku mau istirahat di kamar."

"Kamu mau kabur?" ledek Regan.

Scarlett tidak peduli lagi dengan apa yang lelaki itu ucapkan. Ia langsung berlari prrgi meninggalkan tempat itu menuju kamarnya.

Regan tidak percaya dirinya diabaikan. Semakin lama kelakuan Scarlett terhadapnya semakin menyebalkan. Ia bersumpah akan membuat wanita itu bersimpuh dan memohon belas kasihannya suatu saat.

"Regan ... Kamu sudah pulang?" tanya Suliya. Ia baru saja keluar dari kamar membawa beberapa gaun pilihan yang ingin diperlihatkan pada Scarlett. Namun, ternyata Scarlett sudah tidak ada di sana.

"Loh, Scarlett mana?" tanya Suliya lagi.

"Dia masuk ke kamar."

"Kenapa kamu datang tidak mengabari ibu?" Suliya berjalan mendekat dan duduk di samping putranya.

"Aku hanya kebetulan mampir saja karena merindukanmu, Ibu."

Suliya tersenyum lebar. Ia terharu dengan ucapan putra sulungnya. "Oh, kamu memang anak yang manis." ia memeluk putranya dengan penuh kehangatan.

"Kenapa ibu memajang banyak perhiasan di sini?" tanya Regan.

"Ah, sebenarnya tadi aku sedang meminta pendapat Scarlett untuk acara nanti malam. Ibu bingung mau pakai yang mana," kata Suliya.

"Ibu cocok memakai apa saja. Ibu selalu cantik," puji Regan.

Suliya kembali tersenyum senang.

"Wanita itu memang kurang ajar! Aku suruh menunggu di sini malah pergi tanpa bilang-bilang. Padahal niatnya mau aku beri salah satu perhiasan untuknya. Yah, mungkin ini susahnya punya menantu miskin." Suliya menggerutu, ia kesal Scarlett meninggalkannya.

"Pokoknya nanti kalau kamu menikah, carilah wanita yang setara, Regan!"

Regan mengembangkan senyum. "Pasti, Ibu," jawabnya. Padahal, saat ini pikirannya masih dipenuhi oleh Scarlett. Sebenci apapun ibunya terhadap wanita itu, ia benar-benar menginginkan istri adik tirinya sendiri.

"Loh! Kalung berlianku mana!" Suliya tiba-tiba panik saat menyadari kalungnya hilang.

Kalung itu adalah kalung termahal dari koleksinya yang paling berharga. Ia berniat mengenakannya untuk pesta dan memamerkannya kepada semua orang. Wajahnya langsung pucat melihat benda itu tidak ada di tempatnya.

"Aduh! Dimana kalungku!" teriak Suliya sembari mencari-cari.

"Kalung apa, Ibu?" tanya Regan heran.

"Kalung berlian ... Yang besar itu dan bentuknya seperti bintang!" Suliya tetap sibuk mencari barangnya yang hilang. Ia acak-acal semua kotak perhiasannya demi menemukan benda tersebut.

"Pelayan ... Pelayan ... Cepat kesini!"

Teriakan Suliya akhirnya membuat para pelayan berlarian mendekat.

"Ada apa, Nyonya?" tanya mereka bingung.

"Cepat bantu aku menemukan kalung berlianku! Cari dimana saja sampai ketemu!" perintah Suliya.

Seketika semua orang menjadi panik dan sibuk. Mereka mencari-cari benda yang Suliya maksud di seluruh ruangan itu.

"Sudahlah, Ibu. Ibu kan bisa memakai perhiasan yang lain dulu," bujuk Regan.

"Aku tidak mau! Itu perhiasan terbaru dan edisi terbatas! Susah sekali mendapatkannya!" Suliya menolak. Ia keras kepala dan masih tetap mencari.

"Mungkin ibu lupa menaruhnya," ujar Regan.

"Itu tidak mungkin! Tadi baru saja aku dan Scarlett membahas perhiasan itu bersama. Ibu meletakkannya di sini!" ucapnya yakin.

"Apa mungkin Scarlett yang mengambilnya?"

Suliya tertegun sejenak mencerna ucapan Regan. Memang bisa saja Scarlett yang mengambilnya karena sejak tadi mereka bersama.

1
Lusy ani
q suka alur ceritanya
Jelita S
lanjut thor suka banget ceritanya
Arnad
kak author aq ikut baca ya
Dian Soedarminto
kok gak dilanjut lg critanya?
semoga sehat2 ya
Momoy Dandelion: cari waktu buat bisa lanjut 😊
total 1 replies
Arif Arif
Digi sama iklan dong biar semangat
Arif Arif
lanjut 1 hari 1 capter
Dian Soedarminto
duh kirain
ceritanya tamat...ternyata belum to?
ayuk Thor...ojo sue2...aq menunggu lanjutannya♥️
Momoy Dandelion: belum, kak. lagi malas up 🫣
total 1 replies
Dian Soedarminto
bagus ceritanya
lanjoottt
sara sara(^◇^)
apa??? matthias??
Berliana Marpaung
lanjuk
Bunda alzatafa
ceritanya bagus
Angel nirwana Desvino anggara
lanjut kak...ga sabar nunggu kelanjutannya
Angel nirwana Desvino anggara
ayo kak kelanjutannya....aeru banget
Susy Wahyuni
😍😍
Uswatul Khasana
lanjut
reza indrayana
Luar biasa
reza indrayana
Lanjuaiutatt....👍🏻👍👍🏻💛💙💛😘😘😘
reza indrayana
Mampir Thor....👍🏻👍💙💛💙😘😘
Nayosha
ko blm up date jg ya🤔
Bunda Ida
bahasanga bagus dan ceritanga cukup menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!