Dalam dunia yang dipenuhi dengan sihir dan legenda, seorang remaja bernama Yin bermimpi menjadi Raja Ksatria Sihir. Impiannya membawanya pada pencarian yang penuh bahaya untuk menemukan harta karun legendaris yang disebut Nirvana, sebuah kekayaan yang dipercayai memiliki kekuatan luar biasa
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zyura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 21 : asgard
Yin membuka matanya secara perlahan-lahan, terbaring di tempat yang tidak dikenal. Ia merasa bingung dan terpisah dari teman-temannya. Tiba-tiba, seorang sosok misterius dengan rambut pirang dan tongkat muncul di dekatnya.
"Siapa kau?" tanya Yin dengan rasa penasaran yang tak terhindarkan.
Orang misterius itu tersenyum dan menjawab, "Aku kira bintang jatuh, ternyata seseorang yang terpental."
Orang misterius itu membantu yin untuk berdiri dan dia memperkenalkan dirinya "namaku heimdall, sekarang buka lah mata mu dengan lebar lebar dan lihat lah sekeliling mu"
Yin membuka matanya lebih lebar dan memandang sekeliling dengan kagum yang tak terkira. Di depannya terhampar padang rumput yang luas dengan istana-istana besar yang menjulang tinggi. Cahaya matahari yang cerah dan hangat menyinari pemandangan indah ini. Banyak sekali penduduk lokal yang sibuk beraktivitas di tempat ini.
Yin, masih merasa bingung, bertanya pada Heimdall, "Ini dimana?"
Heimdall tersenyum dan menjawab, "Selamat datang di Asgard, dunia yang dihuni oleh dewa-dewa Ini adalah tempat yang jauh dari duniamu."
Yin merasa tercengang. Dia telah tiba di tempat yang sepertinya sangat berbeda dari dunianya yang sebelumnya. Petualangan baru dan misteri pun kini akan mengiringi langkahnya di Asgard.
Tiba-tiba, sekelompok prajurit bersenjata mendekati Heimdall dengan wajah marah dan menuntut, "Tuan Heimdall, izinkan kami menangkapnya! Orang asing tidak diperbolehkan memasuki Asgard!"
Heimdall menatap para prajurit tersebut dengan mata yang menyala dan tiba-tiba seluruh prajurit itu pingsan tak sadarkan diri. Heimdall menegur mereka, "Kalian harus bersikap sopan terhadap tamu."
Saat itu, kilat menyambar dan dari dalam gemuruh petir itu muncul sosok pria berbadan kekar dengan janggut merah menyala
Thor berkata dengan suara gemuruh, "Sudah lama sekali sejak orang asing datang ke Asgard. Terakhir kali terjadi adalah 800 tahun yang lalu."
Yin sangat terkejut melihat sesosok dewa ini berdiri di depannya tidak hanya itu yin juga terkejut dengan kekuatan milik heimdall, jantung dia terus berdetak kencang karena terkejut
Yin, yang kembali sadar, terbaring di atas sebuah kasur yang nyaman. Dia melihat Thor, dewa petir, duduk di jendela, menikmati pemandangan indah Asgard.
Thor berkata, "Kau sudah bangun?"
Yin menganggukkan kepalanya, merasa masih tersiksa oleh luka-lukanya. "Apa yang terjadi di dunia saya?" tanyanya.
Thor melihatnya dengan penuh kebaikan. "Kau memiliki luka yang serius. Tulang rusukmu patah, dan tubuhmu dipenuhi memar. Apa yang terjadi?"
Yin menggelengkan kepalanya. "Entahlah, aku tidak bisa mengingatnya. Semuanya begitu kabur."
Tiba-tiba, seseorang masuk ke dalam ruangan. Itu adalah Loki, dengan senyum misterius di wajahnya. "Sepertinya kau kehilangan kesadaran dan menyebabkan kekacauan di satu negeri, bukan?"
Heimdall datang dan membuka pintu lalu Heimdall bergabung dalam percakapan, "Trinity Seven dan Deadly Seven Sins telah kembali, Tuan Thor, Tuan Loki."
Thor sangat terkejut dan marah. "Mereka seharusnya telah tersegel. Apakah ini berarti Urizen juga sudah bebas? Siapa yang membebaskan mereka?"
Loki menjawab dengan senyum misterius, "Apakah kalian akan terkejut jika aku mengatakan bahwa yang membebaskan mereka adalah seorang anak berusia 5 tahun?"
Thor, Yin, dan Heimdall saling bertukar pandang, sama-sama terkejut. "Benarkah?" tanya Thor.
Loki menjelaskan, "Iya, itulah yang terjadi. Saat itu, anak kecil itu adalah saudara kandungmu, Yin. Arlott yang membebaskan bangsa iblis."
Yin merasa hatinya berdebar kencang. Semuanya menjadi jelas baginya sekarang. Arlott, saudaranya, adalah orang yang merusak dunianya, dan sekarang ia harus menghadapinya
Loki pun menjelaskan dimulai dari loki yang sedang bosan tinggal di asgard lalu dia mencoba keluar dari asgard dan pergi ke dunia manusia untuk bermain main, hingga suatu ketika loki melihat yin dan arlott sedang latihan dan karena latihan mereka sangat menarik loki pun secara diam diam melihat latihan yin dan arlott
lalu arlott merasa bahwa fisik milik yin jauh lebih kuat di banding miliknya dan yin juga bisa mengeluarkan sihir sedangkan arlott tidak dengan kata lain arlott sudah di pastikan bahwa ia cacat, loki merasa bahwa arlott memiliki rasa iri kepada yin dan sejak saat itu loki terus mengawasi pergerakan arlott hingga suatu ketika arlott latihan sendiri di hutan dan bertemu dengan seorang penyihir tua, penyihir tua itu berkata
"hei apa yang sedang kau lakukan ?" ucap penyihir tua itu dengan senyum misterius
arlott menjawab "aku hanya sedang latihan" penyihir tua itu tertawa dan berkata
"kau iri bukan karena kau tidak bisa mengeluarkan sihir ? itu karena kau cacat ! Itu lah kenyataan nya !" ucap penyihir tua itu lalu arlott yang kesal melemparkan batu lalu dengan cepat penyihir itu berubah menjadi asap agar bisa menghindari serangan itu
loki yang melihat pun sangat curiga dan berkata "siapa penyihir ini ? apa tujuan nya ?"
penyihir tua itu tertawa dan memberikan arlott sebuah buku berwarna merah yang sudah sangat tua dan menyuruh arlott pergi ke sebuah tempat yang bernama devil valley
"pergilah ke tempat devil valley disana kau akan mendapatkan kekuatan dan bacalah mantra yang ada di buku ini" ucap penyihir itu dengan senyum misterius.
Dengan cepat loki menghentikan waktu dan mengambil buku itu dan melanjutkan waktu arlott pun kebingungan karena buku yang ia pegang tiba tiba saja menghilang, loki membawa buku itu di sebua tempat yang memiliki air terjun dan disana dia langsung mengeluarkan sihirnya untuk melenyapkan buku tersebut
Lalu tiba tiba loki di serang tapi untung nya dia berhasil menghindari serangan itu, loki menyuruh orang itu keluar dan yang keluar adalah seorang anak kecil yang berusia 11 tahun, dia adalah fenrir yang masih kecil
"apa maksudmu nak ?" ucap loki lalu fenrir menjawab
"kembalikan buku nenek, nenek sudah memberikan buku itu kepada anak itu" ucap fenrir
Loki merasa bahwa penyihir tua itu adalah neneknya lalu beberapa saat kemudian penyihir tua itu muncul dan tertawa
"untuk apa seorang anak odin turun kemari ?" ucap penyihir tua itu dengan tersenyum misterius
Loki menjawab "tidak ada, aku hanya perlu melenyapkan buku ini saja setelah itu aku akan pulang"
penyihir tua itu menjawab "kau pikir akan semudah itu !?"
penyihir tua itu menggerakkan tangannya dan di telapak tangannya tercipta lah sebuah bola energi berwarna merah kehitaman yang ia sebut sebagai "red hole" lalu red hole itu di lemparkan kepada loki, dengan cepat loki pun menghindari serangan tersebut
"tuan urizen akan memberkati kami jika dia di bebaskan !" ucap penyihir tua itu
"kalian sekumpulan orang orang bodoh menyembah bangsa iblis !" ucap loki
Loki memperkuat daya fisiknya dan mengeluarkan sebuah bola energi yang jauh lebih besar di banding milik si penyihir itu, lalu bola energi itu dia lemparkan kepda penyihir tersebut dan terjadilah getaran di tanah akibat bola energi itu
Loki yang melayang di langit di kejutkan oleh fenrir yang berubah menjadi serigala yang tiba tiba ada di belakangnya, fenrir membuka mulutnya dan mengeluarkan "hollow breath" loki memiliki insting yang cepat sehingga dia tidak terkena serangan itu.
Bola energi yang diciptakan loki membuat tanah menjadi berlubang lalu tidak di sangka sangka ternyata penyihir itu masih hidup, loki bahkan di kejutkan tiba tiba saja banyak sekali penyihir yang datang
"kami disini untuk membebaskan tuan urizen ! Anak itu memiliki potensi, dia memiliki amarah, dendam, dan kekecewaan !" ucap penyihir itu
"serang lah aku sesuka kalian, aku tidak akan terluka" ucap loki
Para segerombolan penyihir itu mencoba menyerang loki tapi setiap mereka menyerang serangan mereka di hindari oleh loki mau itu serangan jarak dekat dan jauh para penyihir pun mulai terkejut karena insting yang dimiliki loki
"harusnya thor datang bukan ?" loki berbicara kepada dirinya sendiri
Tiba tiba gemuruh petir muncul dan thor pun datang dengan membawa Mjolnir nya dengan tatapan yang sangat marah kepada loki
"loki sudah ku bilang jangan pernah sekali sekali ke dunia manusia tanpa seizin ayah !"
"jika aku tidak kemari maka rencana para penyihir ini akan berhasil" ucap loki dengan santai
Thor yang belum sempat melihat tiba tiba saja para penyihir itu hilang begitu saja
"yang benar saja, mereka bahkan takut melihat thor" ucap loki
"apa yang kau bicarakan ? sudahlah ayo kembali !" ucap thor
"(aku melupakan buku merah itu ! Pasti sudah di ambil oleh para penyihir itu sialan !")" ucap loki yang berbicara dalam hati nya
Loki dan thor kembali ke asgard di sisi lain loki khawatir tentang buku merah itu.
-BERSAMBUNG-
/Applaud/
/Proud/