NovelToon NovelToon
Zylvanca

Zylvanca

Status: tamat
Genre:Mafia / Teen Angst / Romansa / Roman-Angst Mafia / Chicklit / Tamat
Popularitas:38.6k
Nilai: 5
Nama Author: RR

Ketika seorang gadis yang hidupnya hanya untuk membalaskan dendam kematian keluarganya, tapi hati gadis itu ditakdirkan untuk mencintai pembunuh keluarganya. Akankah gadis itu memilih memaafkan pembunuh keluarganya atau terus pada tujuan utamanya yaitu balas dendam? Ikuti keseruannya yuk!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

"Setelah Zylva dan Gibran pulang sekolah, kita ke makam." ucap Matthew. Kemudian cowok itu beranjak pergi ke kamarnya dan menutup pintunya dengan keras.

"Untung pintunya kuat." gumam Reygan.

Di kamarnya Matthew melemparkan belati-belati kecil ke arah foto Raka yang tertempel di dinding kamarnya. Foto tersebut sudah tidak berbentuk. Karena terlalu sering menjadi sasaran belati dan juga anak panah.

"Sebentar lagi, jantung Lo bakal jadi pajangan di kamar gue." ucap Matthew dengan tangan yang mengepal erat belatinya hingga membuat telapak tangannya robek.

 

Setelah Zylva pulang sekolah sesuai apa yang dikatakan Matthew mereka pergi ke makam. Tapi, ada hal yang membuat mereka sangat terkejut ketika baru datang. Darah mereka seketika mendidih melihat siapa yang ada disana.

"Get out of there b*stard!" ucap Matthew dengan nada yang sangat dingin. Aura kebencian terpancar jelas di matanya.

Seseorang yang jongkok di samping makam orang tua Zylva dan Matthew menoleh. Tersenyum miris, lalu berdiri menghampiri mereka.

"Pergi! Jangan kotori peristirahatan keluarga gue!" ucap Zylva tanpa menatap cowok tersebut.

"Gue pengen minta maaf sama mereka." ucap cowok itu dengan tulus.

Duagh!! Matthew kehilangan kesabarannya. Rasanya dia ingin menghabisi orang yang membantai keluarganya tersebut saat ini juga. Tetapi tidak bisa, dia harus membuat Raka merasakan apa yang dia dan adiknya rasakan.

"Raka." panggil Varrel dengan nada bariton.

Cowok itu menoleh ke arah Varrel, tetapi tidak menjawab.

"Pergi. Yang Lo hadapin sekarang kumpulan monster. " ucap Varrel dengan tegas.

"Bunuh gue! Gue gak mau lihat orang-orang kesayangan gue pergi satu-persatu." ujar Raka.

"Cih, pengecut." sinis Matthew.

Kakak dari Zylva tersebut mendekati makam kedua orang tuanya. Di atas makam keduanya terdapat bunga mawar merah. Matthew langsung mengambilnya. Satu persatu kelopak bunga tersebut di lepaskan setelah tinggal sedikit Matthew menjatuhkannya lalu di injaknya hingga hancur tidak berbentuk.

"Lo bakal kayak bunga itu. You understand?" tanya Matthew.

Raka tidak menjawab, cowok itu berbalik berniat pergi dari makam tersebut. Tetapi langkahnya terhenti ketika mendengar kalimat yang diucapkan Zylva.

"Cainsley Ayexxa"

"Jangan sakiti dia!" ucap Raka spontan.

Zylva hanya menaikkan sebelah alisnya sambil tersenyum miring. Gadis itu mengacungkan ibu jarinya ke arah Raka, kemudian di detik berikutnya dia langsung membalikkan ibu jarinya mengejek Raka.

Jantung Raka langsung berdebar dengan cepat. Bukan karena Zylva. Melainkan karena dia sudah tidak sanggup membayangkan sepupunya tersebut akan menjadi sasaran balas dendam Zylva. Cowok itu langsung berlari pergi dari sana sambil berusaha menghubungi Cainsley.

"Angkat! Gue mohon angkat!" gumam Raka. Dia akan berusaha semampunya untuk melindungi keluarganya.

Tidak lama kemudian adik sepupunya tersebut mengangkat telepon darinya.

"Kak! Gue udah di kereta. Bentar lagi sampai Stasiun Kroya." ucap gadis di seberang telepon antusias.

"Jangan kesini!"

"Hah? Apa sih kak?"

"Please, Ley. Balik ke Yogyakarta. Jangan kesini."

"Lah? Kenapa? Gak usah bercanda deh, gue udah hampir sampai!"

"Gue gak bercanda. Gue mohon. Balik ke Yogyakarta. Atau berhenti di stasiun Kroya. Jangan kesini!"

"Bodo amat wlee, gue kangen Tante. Pokoknya gue tetap kesana!" ucap Cainsley ngeyel. Kemudian langsung memutuskan telepon secara sepihak.

"Cainsley!! Sial..."

Kita kembali ke makam.

"Mama, papa.. malam ini Zylva bakal jadi pembunuh. Mama gak marah kan?" tanya Zylva sambil melihat makam mamanya.

Mama gadis itu tidak pernah mengizinkan anak-anaknya membunuh seseorang. Tetapi bukan berarti dia tidak kejam. Mama dari Zylva dan Matthew lebih suka menyiksa korbannya tidak sampai mati. Di obati kemudian di siksa lagi sampai mati dengan sendirinya. Berbeda dengan papanya. Papa Zylva adalah definisi psikopat berdarah dingin yang sesungguhnya. Dia tidak ragu membelah dada orang hidup-hidup hanya untuk di ambil jantungnya.

"Gak banyak kok ma, cuma 4 orang nanti yang Zylva bunuh. Hehe.." ucap Zylva sambil terkekeh.

"Maafin kita ma, pa. Baru bisa balas kematian kalian, Zelva, dan Felly sekarang. Maaf dulu kita lemah." ucap Matthew di dalam hatinya. Karena jika sampai keluar sepatah kalimat saja, pasti air matanya tidak dapat dibendung. Dia tidak ingin menangis di depan sepupunya.

"Om, sama Tante yang tenang di sana. Jangan gentayangan. Kita pasti balas perbuatan dia kok." celetuk Gibran dan langsung dihadiahi Bogeman dari kakaknya di pipi kanannya.

"Mulut Lo kalau ngomong yang benar dikit!" tegur Reygan.

"Diam kalian." ucap Varrel dan langsung membuat keduanya diam.

"Om, Tante. Maaf kalau Varrel belum bisa jadi kakak yang baik buat Matthew dan Zylva. Tapi, Varrel akan selalu melindungi mereka apapun yang terjadi. Sekalipun nyawa taruhannya." ucap Varrel di dalam hatinya sambil menatap dua batu nisan yang bertuliskan Mahendra Jjoxaviel dan Kayvara Queenza Gracella bergantian.

"Doain kita om tante. Semoga semuanya berjalan sesuai rencana." ucap Reygan.

Setelah selesai berziarah dari makam orang tua Zylva dan Matthew mereka menghampiri makan Zelva dan Felly. Mereka tidak banyak berbicara disana. Mereka hanya menaburkan bunga dan mendoakan mendiang kedua gadis tersebut.

Setelah itu mereka kembali ke markas utama Mafia The Blood Moon dan menyiapkan segala yang dibutuhkan untuk membunuh Cainsley tepat di depan Raka. Terlalu kejam bukan? Membunuh seseorang yang tidak bersalah? Tetapi Zylva hanya menirukan apa yang dilakukan Raka kepada keluarganya.

"Kak Varrel Lo tutup semua jalan utama bagaimanapun caranya agar cewek itu lewat jalan yang sudah kita siapkan." ucap Zylva sambil menunjuk jalan di sebuah peta. Sedangkan Varrel hanya mengangguk.

"Rey, lo tunggu kedatangan cewek itu di stasiun. Setelah itu ikuti dia pastikan dia naik taksi yang bakal di sopir Gibran." jelas Zylva.

"Lah anjr? Kenapa gue?" tanya Gibran.

"Lo yang paling pintar ngibul!" ucap Reygan sambil menoyor kepala adiknya.

Zylva hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kakak beradik itu. Kemudian gadis itu menatap kakaknya. "Dan Lo kak..." Zylva menggantung kalimatnya.

"Hm, gue tahu tugas gue."

Setelah pertemuan kecil-kecilan ini. Mereka pergi melaksanakan tugasnya masing-masing. Gibran ambil taksi. Reygan melesat ke stasiun. Varrel meretas lampu lalulintas agar terjadi kemacetan. Sedangkan Zylva dan Matthew pergi ke hutan kecil yang tempatnya tersembunyi untuk menyiapkan semuanya. Ya, di tempat itulah mereka akan mengeksekusi korban pertamanya. Yaitu Cainsley Ayexxa. Adik sepupu kesayangannya Raka.

...***...

...Bersambung......

1
Vvirgo☆
extra part thorr
prist dapet reygan ya thor 😁✌
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: sok ambil😌
total 1 replies
jatuh cinta sama novel ini😩, crazy up thor 😁☝🏻
hohoh, 😌
Memang pengecut,,,, heh, setidaknya tunggu sampai bawahan lo dateng, malah di tinggalin itu mayat orang kesayangan lo.... kgak punya otak memang di Raka ini🤦‍♀️
hohoh, 😌
Lanjutkan kerjs kerasmu thor!!!
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: siappp
total 1 replies
hohoh, 😌
tidk up kah hari ini??
hohoh, 😌: gak sabar nunggu kelanjutannya 😋
total 2 replies
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎
bagus
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
SELIR!!
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: Terserah mo oleng ke siapa aja, asal jangan ke list suami aku😊👍 cukup a'a Sunghoon:)
total 3 replies
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
PUNYA SAYA TITIK!! NO DEBAT
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: Ga nyampe gaplokannya 🤣✌️
total 3 replies
hohoh, 😌
bukanya Matthew ya yng memutuskan telepon nya
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: oh iya salah😭
total 1 replies
hohoh, 😌
gitu amat sih 😆
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎
Gilang punya saya 😌
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱ѕυϲнιє αℓєѕγα❀シ︎: ahh iya tau 😗
total 4 replies
hohoh, 😌
telinganya aja yang tajam, tapi bukan otaknya😆😆
hohoh, 😌
lanjut kak !...
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎
yang di sensor itu "jalang"
hohoh, 😌
bukan cewek lagi itu mah 😆
hohoh, 😌
marah ko bilang bilang🤣
hohoh, 😌
nge-JJ?
❥︎𝐦𝐢𝐧🐱{Hyura🐺}❀シ︎: tanya aja gapapa, uthor malah seneng kok kalau ada pembaca yang aktif berkomentar nanya ini itu😌
total 4 replies
hohoh, 😌
beuh😖
hohoh, 😌
Wah.... benar benar tak pandang Umur😌😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!