NovelToon NovelToon
MAHLIGAI KEDUA

MAHLIGAI KEDUA

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Romansa / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Identitas Tersembunyi / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:66.6k
Nilai: 5
Nama Author: sichuz

Rasa sakit dari cinta yang tak berjalan dengan baik. Menjadi salah satu pengalaman pribadi keduanya.

Mencoba bersatu karena permintaan orang tua membuat keduanya mau tidak mau mencoba mahligai yang pernah mereka rasakan dulu untuk mereka reguk kembali.

Apakah cinta diantara mereka akan lebih besar dari apa yang pernah keduanya rasakan?

Yuk ikuti kisah Sasi dan Nathan meraih rumah tangga yang indah serta perjuangan Sasi bersabar akan kekurangan yang suaminya miliki.

Jangan lupa follow ya...❤️❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sichuz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 - Berkah atau Masalah baru?

Setelah drama terima kasih yang dilakukan mbak Diah yang justru membuat Nathan tertawa, kini ia dan sang istri tengah duduk di jet pribadi milik sang ayah menuju ke Jakarta. Sasi yang duduk tepat di sampingnya sedang menikmati pemandangan di bawah sana dengan degup jantung yang lumayan membuatnya mual.

Sasi yang sudah cukup lama tidak menaiki kendaraan bersayap itu merasa sedikit was - was bukan tanpa alasan, dia hanya merasa cemas akan Aslan yang tidak pernah menaiki kendaraan terbang ini. Namun, melihat Aslan yang justru tampak senang sambil mengobrol riang bersama dengan eyang kakung dan eyang putri barunya itu membuat seulas senyum di wajah Sasi.

Nathan yang sedari tadi melihat kecemasan di wajah sang istri mengambil telapak tangan Sasi dan terus menggenggamnya hingga saat ini.

“Apa, kau masih cemas? Sedangkan orang yang kau cemaskan sedang asyik dengan dua orang tua itu?” tanya Nathan sambil tersenyum menggoda sang istri.

“Tadi aku cemas. Tapi, sekarang tidak lagi Mas. Apalagi tanganku selalu digenggam seperti ini. Aku tidak akan kabur,” goda Sasi pada Nathan.

“Kabur? Jangankan melakukannya, berpikir saja aku tidak membiarkanmu walau hanya satu detik saja!” tegas Nathan.

Sasi mengangguk sambil menarik kedua sudut bibirnya, “Aku rasa tidak ada alasan untukku kabur darimu Mas. Dibandingkan keluarga Mahardika sepertinya kuasa keluarga ini lebih mengerikan,” benak Sasi sambil memandang kedua netra milik sang suami. Entah kenapa, dibalik senyum dan mata teduh Nathan, Sasi melihat sosok lain disana. Namun, Sasi berharap dia tidak akan melihat sosok itu di kemudian hari.

Penerbangan selama satu jam itu akhirnya telah mereka lalui. Sekarang para rombongan Suryabrata tengah berada di mobil yang sudah menunggu kedatangan mereka setengah jam lalu.

Sasi yang tadinya berharap tidak mendapat kejutan kembali, justri kini dia sedang merasa was - was saat keluarga ini turun dari pesawat. Beberapa pengawal datang menyambut mereka dengan sangat hormat. Bahkan tuan besar Suryabrata yang terlihat hangat menjadi dingin dan penuh wibawa di hadapan para bawahannya. Mobil yang mereka kendarai pun berbeda. Aslan bersama kedua eyang barunya itu sedangkan Nathan dan Sasi memakai mobil yang lain.

“Mas,” bisik Sasi.

Nathan menoleh menatap sang istri dan menutup tab yang di pegangnya.

“Ada apa, Sayang?”

“Kenapa harus memakai pengawal sebanyak ini? Saat di Jogja, aku tidak pernah melihat hal seperti ini?” tanya Sasi.

Nathan meraih tangan Sasi dan mengusapnya pelan, “Bukan tidak dikawal, hanya saja mereka melakukannya dari jarak jauh. Makanya waktu Mama belanja dengan menggunakan layanan ojek online kamu itu, semua baik - baik sajakan? Padahal jika mau pasti akan banyak yang mengincar Mama atau berniat jahat. Jika kamu perhatikan dengan baik, kamu pasti paham ketika kamu mengantar Mama pasti banyak kendaraan roda dua yang seirama dengan motormu,’ ujar Nathan.

Sasi mencoba mengingat saat itu. Jika dipikir kembali memang ada beberapa motor yang terus seirama dengan kendaraanya dan mulai melajukan kendaraan mereka saat Sasi berbelok masuk ke dalam halaman hotel. Kini, Sasi paham bahwa keluarga ini bukan keluarga sembarang. Dia paham satu hal jika laki - laki yang dinikahinya memang memiliki kuasa di atas keluarga Mahardika. Apakah ini baik? Atau justru sebaliknya. Sasi tidak tahu.

“Jangan khawatir. Apa yang kamu lihat tentang aku dan Ayah memang benar dan sesungguhnya seperti penglihatanmu. Kami menciptakan kesan berwibawa dan dingin hanya kepada mereka para pekerja dan bawahan. Namun, bukan berarti kami kejam seperti di film - film itu,” ujar Nathan sambil tersenyum.

Dia merasa bersalah membuat Sasi menjadi tegang seperti sekarang ini. Mungkin seharusnya sedari awal dia menceritakan bagaimana keluarga Suryabrata. Agar Sasi tidak terkejut. Namun, karena sudah seperti ini biarlah mengalir bagai air saja.

Gerbang rumah kediaman Suryabrata sudah ada di depan mata. Rumah megah dan mewah itu terpampang jelas di depan mata Sasi. Pengawal serta beberapa maid sudah berjajar sambil menunduk hormat untuk menyambut kedatangan mereka.

“Ya Allah. Apalagi ini!” Jerit Sasi dalam hatinya.

“Wah, Eyang. Banyak sekali orang - orang yang datang menyambut kita, lebih banyak dari kita turun dari pesawat tadi. Apa Eyang seorang presiden?” tanya Aslan.

Tuan dan Nyonya Suryabrata tersenyum menanggapi tingkah Aslan yang justru terlihat seperti seumurannya. Tidak terlihat Aslan yang cerdas dan dewasa.

“Bukan, Sayang. Kita hanya orang biasa saja. Mereka semua itu pekerja disini, nanti kenalan ya,” ucap sang nyonya besar.

“Iya, Eyang.” Dengan patuh Aslan turun bersamaan dengan kedua paruh baya itu.

“Yuk!” Ajak Nathan pada Sasi, saat melihat kedua orang tuanya keluar dari dalam mobil.

“Selamat datang, Nyonya Muda dan Tuan muda.”

Sasi yang mendengar sambutan itu terdiam. Dia tidak tahu harus melakukan apa, dia takut jika apa yang dilakukannya akan berwujud sebuah kesalahan.

“Kenapa, Sayang?” tanya Nathan.

“Nggak Mas. A.. aku hanya terkejut saja.”

Nathan menarik pelan tangan sang istri dan membawanya masuk menyusul Aslan dan kedua orang tuanya.

Setelah sampai di dalam Sasi dibuat ternganga akan pemandangan yang cukup menyilaukan kedua matanya. Barang - barang mewah yang ada di dalam kediamanan itu membuatnya terpana beberapa saat.

“Ya ampun, ini keberuntungan atau kesialan ku yang lain,” gumam Sasi dalam benaknya.

Dulu saat masuk ke keluarga Mahardika Sasi sudah merasa kecil dan merasa tidak cukup memiliki kekuatan atas pondasi besar keluarga itu. Lalu, apa sekarang dia akan mengalami hal yang sama? Dengan keluarga suami barunya ini. Ketakutan tak beralasan pun mulai bersarang di hatinya.

Nathan yang sedang menuju ke kamar pribadinya bersama dengan Sasi merasa jika ada yang aneh pada sang istri. Terlihat dari tangannya yang hangat kini berubah menjadi dingin dan berkeringat, seperti sedang cemas akan sesuatu.

“Selamat datang. Ini kamarku.”

Sasi tak merespon ucapan suaminya, bahkan dia ingin pingsan saja dan terbangun kembali dengan semua hal ini hanyalah khayalan dia saja. Namun sayangnya, apa yang ada di hadapannya saat ini adalah kenyataan yang harus ia emban mulai sekarang, sebagai nyonya muda keluarga Suryabrata.

“Kamu tidak apa - apa, Sas?” tanya Nathan.

“A .. Aku nggak apa - apa, Mas.”

Sasi menggeleng sambil berusaha mengembalikan kesadarannya. Apa kira - kira Aslan tidak terkejut sepertinya?

“Eyang, apa kamar ini khusus untukku?” tanya Aslan pada nyonya Anggi.

“Tentu, Sayang. Semua yang ada di kamar ini milikmu.”

Aslan terdiam, mulutnya yang terus bertanya ini dan itu seketika membisu. Jangankan membayangkan apa yang ada di hadapannya ini, memikirkannya saja Aslan dan Sasi tidak pernah melakukannya. Karena bagi mereka, bisa makan dan tak menyusahkan orang lain saja itu sudah cukup bagi keduanya.

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
Santi Haryanti
syuukkaaaaa 👍👍👍
Santi Haryanti
ceritanya bagus kak 👍👍
Santi Haryanti
cerita nya bagus thor gak bertele2 juga .. aku sukaaa tp sayang kenapa harus hiatus, tapi apapun keputusan author aku dukung, semangat berkarya dimana pun 💪💪
Santi Haryanti
semangat berkarya thorrrr💪💪
Ummi Salsa
aku kecewa banget thor,pd hal aku suka banget sama alur cerita nya😭😭😭
Fay
👍
Fay
⚘️⚘️
Fay
👍👍
Fay
lanjut baca👍👍
Fay
setiap selesai baca per bab pasti q kasi ⚘️
Fay
Ceritanya ringan dan bab nya ngk banyak👍👍👍
Fay
👍👍
Fay
🤗👍
Fay
ceritanya 👍👍Q kasi ⚘️
Fay
mampir baca karena sdh tamat dan ngk banyak bab nya ku kasi vote thor🙏
Mila Karmila
Yaaaah digantung🤦🤦
wind_ari
bagus
Nur Rohmah
apa,aku juga penasaran
Samsung J1acee
secepatny y thor udah nggk sabar tau ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!