NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Kedua

Gairah Cinta Kedua

Status: tamat
Genre:Action / Patahhati / Balas Dendam / Detektif / Cerai / Tamat
Popularitas:69.6k
Nilai: 5
Nama Author: Tya Calysta

"Apa? Ceraii...!" Stela Chaniago Leonal Alkhairi, harus menerima kenyataan diceraikan pada malam pertama, karena alasan tidak jelas.

Dia semakin terpuruk saat mengetahui status William Danu Barata melalui sang orang yang tidak dia kenal.

"Siapa dia, kenapa aku mau menikah dengan pria seperti itu?"

Stela sakit semakin dalam, saat semua terbuka lebar. Dia harus menerima perlakuan yang sangat mengancam keselamatannya, sehingga harus menerima kenyataan.

"Ini sakit, sangat sakit," Stela arut dalam keterpurukan, hingga memberanikan diri untuk melakukan hal tergila yang tidak disangka-sangka.

Membuat syarat untuk balas dendam, lima syarat yang disepakati, tanpa bisa bernegosiasi antara keduanya.

Apakah akan ada cinta diantara mereka...?

Simak kisah menegangkan, mengandung unsur ehem,🔥🔥

Empat saudara kembar yang tumbuh, didunia mereka sendiri,

Stefan Leonal Alkhairi seorang mafia, berurusan dengan hukum internasional,

Stevie Leonal Alkhairi seorang bisnisman perdagangan lebih menyeramkan,

Steiner Leonal Alkhairi seorang pembalap motor cross,

"Apa penyebabnya?"🔥❤️


Author,

Tya Calysta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tya Calysta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kamu mempermainkan aku, baby...

"Run... you're in danger... five, three, one, seven, three, two..!" Stela melempar handphone miliknya, sambungan terputus.

"No....! Aaaaagh... shiiit, baby...! What are you doing..!!!"

BRAAAK....!!!

Adrian benar benar mendapatkan tubuh gadis kepala batu itu, namun tidak dengan handphone yang sudah berada jauh dari mereka yang terjerembab di lantai kamar Stela.

Stela meringis kesakitan karena tubuhnya berada dibawah kungkungan sang komandan, tengah menatapnya dengan sangat sadis.

"Kamu mempermainkan aku, baby...!" Adrian menggeram, mellumat bibir Stela dengan sangat cepat.

Mata Stela seketika membulat, dia benar benar sesak nafas dibuat oleh pria yang sejak semalam menginginkannya dengan cara yang sangat kasar.

"Hmm, ciiih... lepaskan aku, bang...!" Stela berusaha keluar dari dekapan pria, yang sengaja mendekap tubuhnya dengan sangat kuat.

"Iiiighs... uweeeek..."

Stela berusaha menghindar dari serangan sang komandan yang sangat menjijikkan baginya.

Mendengar Stela ingin muntah, Adrian menghentikan gerakannya, menatap wajah gadis yang masih berada dalam kungkungannya dengan sangat lekat.

"Kenapa kamu lakukan ini, baby? Kita bekerja, bukan main main. Dengan kamu mengangkat telepon mereka, kita akan tahu keberadaannya," Adrian melepaskan tubuhnya, agar gadis itu bisa bernafas dengan lega.

Stela hanya terbaring, wajahnya memerah, "Tidak mungkin aku dengan sengaja menjebak mereka dalam waktu yang sangat cepat, Bang. Stefan kembaran ku, William mantan suamiku, apa dengan cara ini kita bisa menangkap mereka, hingga kita tidak tahu, siapa sebenarnya dibelakangnya?"

Adrian terdiam, mengangguk membenarkan perkataan Stela.

"Tapi aku ingin tahu, dimana keberadaan mereka, baby!" Adrian masih penasaran.

Stela tertawa mendengar celotehan Adrian, "Itu tidak penting, aku hanya ingin kita melacak semua mafia yang ada dilingkungan kedua pria itu."

Adrian mengangguk setuju, "Hmm, baik. Aku ikut caramu. Ingat, waktu kita hanya satu tahun. Selebihnya akan langsung ditangani agent luar, dan itu akan menjadi tawanan internasional, bahkan akan tembak ditempat. Kamu mengerti, baby..?"

Stela mengangguk patuh.

Peraturan tetap harus dijalankan sesuai perintah para petinggi. Kalimat yang membuat Stela terus berfikir keras, untuk melindungi Stefan sang kembarannya.

Mereka segera bersiap-siap, Stela memberi kabar kepada kedua orang tuanya, tentu dengan beberapa wejangan yang diberikan Paras pada putri kesayangan mereka.

Sementara Adrian hanya sibuk memberi perintah pada orang orangan sawahnya, yang akan ikut bersama mereka, saat melakukan perjalanan dinas ke beberapa negara Asia dan Eropa.

Stela menutup telfonnya, meletakkan handphone miliknya didalam tas ransel kecil, pemberian Steiner beberapa waktu lalu. Wajah cantik alami itu, sedikit menekuk mengingat pesan dari Mama tercinta. Gadis itu menyandarkan kepalanya di jok mobil, mengalihkan pandangannya keluar kaca.

"Harapan hanya tinggal harapan... entahlah," air mata Stela mengalir dengan sendirinya, tanpa diminta.

Perjalanan menuju bandara internasional, hanya menjadi beban bagi gadis berwajah cantik itu.

Adrian menggenggam jemari tangan Stela, dia memiliki pikiran sendiri. Perjalanan dengan seorang gadis yang sangat mandiri, menjadi pengalaman seru dalam hidupnya.

"Kenapa dunia mereka sangat berbeda dari kebanyakan orang kaya diluar sana, dan mereka memiliki passion yang benar-benar aneh. Benar kata Stela, kita harus tahu, siapa dibelakang mereka. Apakah masih orang terdekat atau bahkan orang yang sangat dipercayai keluarga ini," Adrian memiliki pemikiran sendiri.

Tidak menunggu lama velfire hitam terparkir dipintu masuk bandara. Stela dan team lainnya keluar bersamaan, disusul oleh pria tampan yang berdiri tegap dibelakang Stela.

Adrian merangkul pinggul Stela lembut. Gadis itu justru tampak nyaman saat pria mapan itu semakin dekat dengannya, tanpa ada penolakan berarti.

Stela sedikit berbisik ketelinga Adrian, "Ingat Bang, ini hanya propesional kerja. Tidak ada hubungan antara kita," tegasnya.

Adrian mengalihkan pandangannya, hanya menjawab, "Wait and see, baby...! Aku pastikan kamu akan bertekuk lutut dihadapanku!"

Stela menautkan kedua alisnya, "Iiighs," tatapan matanya seketika tampak tidak menyukai ucapan terakhir sang komandan.

"Bisa bengek aku berada dalam genggamannya. Tangannya aja kadang kasar, kadang lembut. Hmm, tapi boleh dicoba untuk pemanasan...!" Stela tertawa dalam hati, mengalihkan pikiran joroknya.

Team Badan informasi internasional terbang menuju Shanghai Cina. Mereka berangkat dengan pengawalan ketat sang ajudan, yang menyamar seperti orang biasa. Dua orang inti pemeran utama dalam operasi penangkapan seorang gembong narkoba terbesar, sekelas internasional saat ini berada didalam genggaman mereka.

.

William Danu Barata, pria tampan yang memiliki sejuta pesona untuk para wanita didaerah ini. Dia menjadi pria patuh saat berada di Jakarta, namun menjadi sang casanova kelas satu saat berada di lingkungan sesungguhnya.

Semenjak barang haram itu terlepas dari penahanan pihak berwajib yang angkatan laut, atas perintah seseorang dibelakang layar Keluarga Langhai Group, mampu merubah William menjadi pria yang liar, dalam waktu singkat saat berada di Shanghai.

Malam ini dia difasilitasi oleh Yu Jing Zhou seorang mafia kelas kakap, bertaraf internasional melayani seorang William dicasino miliknya, ditemani dua orang wanita yang duduk dipangkuannya.

Wajah tampan Will, sangat mempesona gadis cantik oriental dan blesteran Italia yang meraih keberuntungan disana.

Suasana yang semakin hangat, saat beberapa pengawal meletakkan beberapa botol vodka dan minuman mahal lainnya dihadapan Will.

Will tersenyum puas, dia telah menerima bayaran tertinggi dari Yu Jing Zhou saat dinyatakan barang sampai ditangan rekan mereka dengan selamat.

"Senang berbisnis dengan anda Tuan Will. Saya sedang menunggu Stefan, yang sebentar lagi akan datang menemui kita," Yu Jing menjelaskan pada Will.

Will, mengangguk setuju, mereka saling bercerita bak teman lama yang sudah lama tidak bertemu.

"Aku belum memberikan hadiah untuk pernikahanmu, Will," Yu Jing, menghisap rokok yang berada dikedua sisi jari tangannya.

Will tersenyum tipis, "Jangan pernah membicarakan ini dihadapan Stefan, karena aku telah berpisah dari adik kecilnya."

Yu Jing Zhou tertawa keras, sedikit kaget mendengar ucapan Will, yang menganggap pria dihadapannya seperti laki laki pengecut yang tidak memiliki perasaan.

"Apa kamu sudah siap berhadapan dengan Stefan dan Stevie? Mereka sangat menyayangi adiknya. Kamu laki laki yang tidak memiliki perasaan...!" Yu Jing meremehkan William.

Will mengangguk setuju, "Lebih baik aku kehilangan adik mereka, daripada harus berpura-pura baik saat berada dihadapannya."

Yu Jing membenarkan ucapan Will, "Kamu memang laki laki paling gentle, bagaimana kita berpesta untuk hal ini."

Yu Jing Zhou mengangkat gelas dalam genggaman, "Cheers....!"

Mereka saling tertawa bahagia, menikmati keindahan malam yang sangat sempurna, dengan mencium lembut bibir wanita yang berada dipangkuannya. Will melakukan semua ini, tanpa memikirkan perasaan Stela yang dia pikir masih berada di Jakarta.

"Selamat malam," suara bariton Stefan sedikit mengejutkan Will yang tengah menikmati indahnya bibir lembut kedua wanita itu diatas tubuhnya.

Yu Jing menyambut kedatangan Stefan, memeluk erat tubuh sahabatnya, menjentikkan jari, agar wanita lain ikut menemani mereka yang berada di private room.

Mata Stefan tertuju pada seorang gadis yang menyamar menjadi wanita malam, dengan menggunakan topeng seksi bak penari telanjang.

"Hmm, mereka sudah berada disini... Brengsek..!!"

1
erma wahyuningsih
bagus
sandi Gelau
tergantung...
Yuli Ged Chris
katanya sudah tamat, tapi tanggung banget
Dea
up
❄️ sin rui ❄️
sukurin suruh siapa ke jalang, dasar pelakor
❄️ sin rui ❄️
gua gak terima babang ichang gua jadi baandit narkoboy
❄️ sin rui ❄️
jendral bintang 2, seketika ingat si sambo🤣
Nenny Azza
up thor
Nenny Azza
suami halu Drakor Wak koh Thor🤣
Pemenang YAWW 9 😴🤕: augh ..mm.
total 1 replies
Norintan Nazmie Tim's Sha
next thor
amalia gati subagio
males lanjut, kisah halunya terlalu kasar!!! berjinah
amalia gati subagio
poor suku padang penghasil jalang pejinah berseragam!!! poor indonesia memberikan jabatan terhormat utk manusia bejat sok moralis seperti si jin A & stafnya sundalnya S
amalia gati subagio
dasarnya perenpuan bebal gen jalang, di skema jin dr neraka institusi negara suka aja, bawa2 demi tugas lg??? kok bisa lulus ya org cam ni??? poor indonesia dpt apat bajigur jalang sok moralis!!! bawa suku lg??? kasian suku padang, penghasil jalang berseragam dgn otak bebal di jabatan terhormat institusi negara penwgak keamanan & nilai kemanusiaan!!! Zahanam kau S & A, azab utk x!!! kehormatan??? halu ilusi utk org2 bezat cam x, cam sam bo cs itu he
amalia gati subagio
yeeee gw mao banget jd jalangmu jin
amalia gati subagio
itu menunjukkan kamu tidak layak!!!
si bejad juga tak layak!!!!
seting tempat lain, atau lbh halus dikit!!!? gak ada itu rapat pangku2 jalang & panggil2 baby, kecuali lg di set penyamaran!!! selingkuhan dilakukan tertutup!!! TNI polri gak boleh poligami !!!
amalia gati subagio
he rapat pati dgn staf lengkap ada pangkuan jalang & panggil baby??? hadeh ngerusak negara nih apatat!!! lebih bagus jd gerombolan mafia deh!!! mencederai sumpah prajurit, upz... ini bukan indonesia raya haya negeri antah berantah, yo napa di set badan narkoba toh???
amalia gati subagio
rapat terbesar membedarkan lubangmu dgn torpedo si bejad komandan tampanmu yg berhati hitam abu dari neraka 😁
amalia gati subagio
TNI boleh poligami resmi???
jd jalang sumpanan budak nafsu ranjang & pion jabatan sih iya!!! masih ada harga diri tuh perempuan??? di nodai paksa gak di catat dlm administrasi negara??? masih terhormat jd janda, dari pada jalang elite dgn status guram
amalia gati subagio
narasi laku bejat haram halal hantam pemangku jabatan di institusi terhormat pemerintah bikin miris, perkosaan oleh atasan yg bangga dgn bintang dipundak, staf diperlakukan bak jalang pemuas nafsu & tetap harus tunduk??? gak manusiawi utk pelaku memanusiakan manusia!!!! gak ada kode etik ttg moral etika utk pejabat negara??? pejabat korup agen portitusi membawa negara pd kehancuran!!!!
amalia gati subagio
aparat bejad sok kuasa zalim!!! he bikin anggotanya jd budak bafsu??? rugi rakyat bayar anda nam!! binta 2😈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!