NovelToon NovelToon
Bukan Sugar Baby

Bukan Sugar Baby

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Nikahmuda / Duda / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:41.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: Kaa_Zee

Akibat permainan konyol teman-teman sekolahnya, Agnia Sarasvati,harus terjebak dengan pria tua dalam sebuah kamar hotel.
Namun Agnia berhasil melarikan diri dan keluar dari hotel, dia masuk ke dalam sebuah mobil yang tengah terparkir begitu saja.
"Menjauhlah dariku, kau menekan sesuatu dibawah sana!"
"Aku tidak akan mengubah posisi sampai Om menyalakan mobil dan pergi dari sini!" ujar Agnia yang bersembunyi, dia menelengkup diantara sela paha seorang pria. Ziandra Mahesa, pria 34 tahun. Pemilik hotel di 20 kota.
Hingga mereka terjebak dalam satu hubungan rumit, dimana Ziandra yang terlanjur kecewa, membawa Agnia dalam permainannya.

"Maaf aku bukan Sugar Baby!!" ucap Agnia lantang
"Kalau begitu, anggap aku sebagai Sugar Daddy yang pertama untukmu!"

Bagaimana kelanjutannya? Apakah hubungan beda usia itu akan berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaa_Zee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode. 21

"Uhuk."

Mampus gue, apa nanti yang difikirkan teman-teman disekolah.

Zian bangkit dari duduknya dan berlalu begitu saja ke luar rumah, sementara Agnia masih tertegun memikirkan apa yang akan terjadi disekolah.

"Heh ... gadis liar! Kau mau sekolah tidak?" seru Zian dari ambang pintu.

Agnia menyeruput gelas berisi susu, lalu bangkit dengan menyambar tas sekolah yang dia sampirkan di bahunya.

Tidak ada pilihan lain Nia, ikuti saja perintahnya dulu. Hanya 3 hari, bertahanlah. Batin Nia menguatkan dirinya sendiri.

Agnia masuk kedalam kursi disamping pengemudi, sementara Zian yang sudah menyalakan mobil pun menoleh padanya.

"Siapa yang menyuruhmu duduk di depan?"

Agnia berdecak, lalu tanpa membuka pintu dia melompat ke kursi belakang, "Kau memang gadis liar!"

"Kelamaan kalau harus keluar dulu Om!"

Zian memakai kaca mata hitamnya, setelah itu melajukan mobil keluar dari rumahnya. Sesekali matanya melirik Agnia dari spion dalam, gadis itu tengah mendengarkan musik dari head phone yang terhubung dengan ponselnya.

Kenapa aku terlihat seperti supir yang sedang mengantarkan nona muda. Cih

Ckiiiittt....

Zian mendadak menginjak rem tiba-tiba, membuat tubuh Agnia terhuyung ke depan dan membentur belakang jok mobil kemudi,

"Sial ... Om yang bener dong! Bisa gak sih pelan-pelan nge-remnya!" ujarnya dengan membetulkan head phone yang hampir terjatuh.

"Pindah! Aku bukan supir!"

"Hah ...!"

"Kubilang pindah kedepan, kau pikir aku supir?"

Agnia merengut, "Kau yang menyuruhku kebelakang!" gumamnya.

"Jangan menggerutu! Anak kecil sudah pintar menggerutu seperti orang tua...."

"Ya yayaa terserah saja! Kau bos nya!" ujarnya dengan kembali melompat ke depan.

Agnia memakai sabuk pengaman dengan mendelik ke arah Zian.

Tak lama kemudian, Zian kembali melajukan mobilnya, tidak memperdulikan Agnia yang masih tersungut-sungut disampingnya, namun ujung bibirnya sedikit melengkung, melirik Nia dibalik kaca mata hitamnya.

Lihat bibirnya yang mengerucut seperti itu, membuatku penasaran bagaimana rasanya.

.

Agnia semakin kesal karena Zian sengaja berhenti tepat didepan gerbang sekolah, membuat pada siswa yang yang baru datang melihat ke arah mobil berwarna merah milik Zian.

"Siapa tuh?"

"Mobilnya keren!"

"Hooh...."

Melihat beberapa siswa yang masih berdiri didepan nya, Agnia memilih diam, meskipun tangannya sudah menempel dihandle pintu, dia menutup kembali pintu nya dan menyandarkan punggungnya di jok mobil.

"Ayo keluar, tunggu apa lagi!"

Agnia mendengus, "Om tidak lihat teman-temanku melihat ke arah sini! Kalau aku keluar mereka pasti mengira berita itu benar, dan aku sekarang, mereka akan melihatku, dan aku akan semakin dikucilkan, jika ketahuan turun dari mobil ini dan diantarkan oleh om-om. Duniaku akan runtuh seketika tahu gak?!"

"Cerewet sekali!" ujar Zian, namun dia melajukan mobilnya kembali, dan berhenti di tempat yang terlihat sepi.

"Sudah, sekarang sepi! Turun sana!" ucapnya tanpa melihat ke arah Agnia.

Agnia mengedarkan pandangannya, bak seorang pencuri yang tidak ingin ketahuan, dia keluar dari mobil dengan cepat, lalu berlari begitu saja.

"Dasar liar! Dia bahkan tidak berterima kasih, lagipula bagaimana orang lain tahu yang mengantarkannya seorang Om-om, memangnya aku akan keluar dan mengantarnya sampai ke kelas!" gumamnya dengan kembali melaju.

Namun tak disangka, seseorang melihat Agnia turun dari mobil merah itu, dia memasang kamera diponselnya dan mengambil gambarnya.

"Ini akan berguna nanti!"

.

Agnia mengatur nafasnya yang tidak beraturan, dia lantas merapikan rambut panjangnya setelah sampai di gerbang.

"Agnia!"

Agnia menoleh ke arah suara, dan melihat Adam yang mengendarai motornya.

Adam, dia lihat gue turun dari mobil om Zian gak ya?

"Ha--hai Dam?"

"Lo dianter siapa Nia?"

"Magsud lo? Lo tadi lihat gue emangnya?"

Adam merasa heran dengan pertanyaan dari Agnia, namun kepalanya dia gerakkan ke kiri dan ke kanan.

"Tumben lo nanya?" tanya Nia dengan ketus.

"Gitu amat sih! Lo masih marah karena gue nolak lo tempo hari?" ujarnya dengan melaju kan motor dengan pelan mengikuti langkah Agnia.

"Dih ... siapa juga yang marah gara-gara itu! Udah gak penting buat gue." seru Agnia yang langsung berlari menuju kelasnya, sementara Adam harus mencari tempat parkir terlebih dahulu.

.

Agnia masuk kedalam kelas, dia sudah tidak peduli lagi dengan tatapan teman-temannya yang terlihat tidak suka padanya. Serly mengalungkan tangannya dibahu Agnia, "Hai Nia! Kemarin sore gue ke rumah lo, tapi lonya gak ada! Lo kemana kemarin?"

Agnia melepaskan rengkuhan Serly, dia terlihat kaget, "Lo kerumah gue ngapain, biasanya juga kabarin gue dulu kalau lo mau dateng!"

"Gue suntuk dirumah, makanya gue pengen maen ke rumah lo, eeh lo nya gak ada!"

"Bi Yum juga gak tahu lo kemana! Lo kemana sih?" tanyanya lagi penasaran.

"Gue ke tempat saudara gue!" jawabnya dan kembali berjalan ke bangkunya.

Serly yang penasaranpun duduk disebelahnya, "Lo hari ini jadi ke SMA nusantara?"

Agnia mengangguk, "Bareng Adam?" tanya Serly lagi.

"Iya ... kenapa, lo mau gantiin gue?"

Serly mengerjap, "Enggak sih!"

"Terus ngapain lo nanya-nanya mulu, jangan-jangan lo suka lagi sama Adam?" pancingnya.

"Enggak, siapa yang suka sama Adam, gue hanya nanya Nia! Lagian lo kenapa sih ... gitu amat ke gue!"

Agnia tersenyum, "Perasaan lo aja kali Serly, lo kayak nyembunyiin sesuatu dari gue, makanya lo mikir gue kayak gitu ke lo."

"Apaan sih Agnia, lo gak percaya lagi ke gue?"

"Percaya kok! Bahkan gue percaya banget sama lo! Melebihi siapapun! Lo kan sahabat gue."

Agnia ... Agnia, lo polos amat sih.

Gue gak tahu motif lo Serl, yang jelas ... gue udah gak bisa percaya lo lagi.

Sementara Vina menatap mereka berdua dengan pandangan nanar, dia ingin sekali menyapa Agnia, satu-satu nya teman yang menganggap nya ada, dan selalu bersikap baik padanya.

Adam masuk dan melewati bangku yang diduduki Agnia dan Serly, dia melirik ke arah mereka sebentar lalu kembali ke bangkunya sendiri, sementara Serly menkleh ke arahnya dengan tatapan mencurigakan.

Pak Sopian masuk ke dalam kelas, membuat kebisingan kelas mendadak berhenti, satu persatu dia lihat, "Bapa kemari menggantikan tugas guru kalian yang berhalangan hadir, Nia kau catat ini di papan tulis, sementara yang lain jangan berisik!"

"Iya pak!" mereka menjawab serentak.

Agnia maju dan membawa buku sesuai perintah pak Sopian.

"Nia ... jangan lupa, nanti sepulang sekolah, kau harus pergi ke SMA nusantara bareng Adam.

Agnia menoleh ke Adam, begitu pun Serly yang menoleh ke arahnya.

"Dan satu lagi! Selesai menulis, kau menghadap ku di ruang BK."

"Ada apa lagi pak?"

Pak Sopian pun kembali keluar. Sementara semua teman-temannya menatap kearahnya.

"Nia lo bikin ulah apa lagi?

1
herlin meigo
kangen sama cerita mereka ..akhirnya baca lagi keren 😍
Zєє wallupattma: sama authornya kangen gak?? hihihi
total 1 replies
Wani Ihwani
Luar biasa
Wani Ihwani
asek asek jos pertama x pasti penasaran kan Nia, 😚😚😚
Wani Ihwani
dam batu jadi kepo😂😂
Anggun Peratiwi
Luar biasa
Retno Anggiri Milagros Excellent
terimakasih. ceritanya benar-benar imdah
Retno Anggiri Milagros Excellent
Suamimu itu the best Nia.. sayamglah terus... 🤭😂😂
Retno Anggiri Milagros Excellent
wah..Sharly.. mosok masih jahat sama Nia . 🤭😂
Retno Anggiri Milagros Excellent
yah.. salah paham lagi..
Retno Anggiri Milagros Excellent
sabar ya Nia.. semoga ada jalan terbaik. 🤭😂😂
Retno Anggiri Milagros Excellent
Hem.. yang buat cerita nih memang the best
.. menggemaskan.. 🤭😂😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
akhirnya Nia merasakan ada pernikahan meskipun tidak terlalu mengharapkan.. 🤭😅😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
selalu teristimewa ya.. Nia dan Zian hehe 🤭😂😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
hatimu baik Nia... Allah akan melindungimu
Retno Anggiri Milagros Excellent
ya langsung ke rumah Sharly aja.
Retno Anggiri Milagros Excellent
begitulah ibu hamil.. gpamg tertidur hehe..
Retno Anggiri Milagros Excellent
Nia . Nia.. sudah ketularan Zian.
hehe
Retno Anggiri Milagros Excellent
nah.. emang Nia cerdas hehe 🤭😍
Retno Anggiri Milagros Excellent
dan.. menikahlah.. Dave dengan Ayana Hslim.. biarkan Laras dengan Carl
Retno Anggiri Milagros Excellent
Zian bahagia ya puny istri yang ga matre.. hehe . 🤭😅😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!