NovelToon NovelToon
Menikah Karena Amanat

Menikah Karena Amanat

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Duda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:456.3k
Nilai: 5
Nama Author: ShasaVinta

" Jadi ku mohon jika tiba saatnya aku harus meninggalkan kalian , ku harap kamu menggantikanku sebagai Istri bagi suamiku dan Ibu dari Anakku . Ku mohon . Aku percaya padamu "

--------####--------
Seorang gadis kecil harus kehilangan Ibunya dan mengalami penderitaan selama bertahun tahun .

Namun setelah Ia berhasil bangkit , kini Ia di hadapkan pada sebuah amanat yang akan mengubah kehidupannya . Mampukah Ia ?

Dan apakah Ia juga mampu untuk membalas orang orang yang dulu telah membunuh Ibunya dan membuat hidupnya menderita ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20 . Kebetulan yang terencana

Setelah memastikan bayangan Aydin sudah menghilang , Risa segera menuju ke ruang ganti.

Risa melihat loker yang ditempati Esme  sudah tidak terkunci dan kosong .

" Esme kemana lagi ... bisa bisanya ninggalin aku . " batin Risa .

Tidak ingin berlama lama , Risa segera mandi dan berganti pakaian .  Entah mengapa di Jakarta , Risa masih takut berada di luar saat sudah larut . Padahal jika di Korea pulang dini haripun dirinya berani .

Risa menghubungi ponsel Esme , ternyata wanita itu menunggu Risa di cafe yang tak jauh dari tempat Gym .

" Ya udah buruan jemput sekarang yah . " Risa mengirim pesan pada Esme .

" Oke . Aku OTW yah . " Balas Esme .

Risa menghentikan kegiatannya yang sedang mengeringkan rambut , meski rambutnya belum kering sempurna .

Ia mengambil Baguette Bag Di*r miliknya juga tak lupa tas gym .

Sebelum keluar Risa memoleskan sedikit lip tint di bibir merah mudanya .

Risa melangkah keluar menuju depan pintu lobby , agar jika Esme tiba dia tidak perlu menunggu .

Entah suatu kebetulan atau memang takdir . Tak lama setelahnya , Aydin juga keluar .

Pria itu juga sepertinya sudah membersihkan diri. Karena kini dia mengenakan kemeja putih yang digulung , juga celana bahan berwarna dark grey .

Sebuah ide terlintas di benar Risa .

Risa mempercepat langkahnya mengikuti Aydin.

Dan Aydin tidak sadar jika ada seseorang yang mengikutinya .

Hingga Aydin tiba di tempat Ia memarkirkan mobilnya .

Aydin meletakkan tas Gymnya di bagasi mobil , lalu masuk ke bagian kemudi .

Dengan gerakan cepat Risa juga ikut masuk ke dalam mobil Aydin tanpa permisi .

" Astaga .... " teriak Aydin yang terkejut dengan kehadiran Risa yang tiba tiba .

" Annyeong .... " sapa Risa sambil nyengir .

" Kaa...mu ? Kenapa kamu naik mobil saya tanpa permisi . " ujar Aydin .

" Maaf . Tadi saya  niatnya mau izin dulu kok . Tapi lihat kamu yang udah mau jalan , aku takut ketinggalan . " ujar Risa .

" Terus , mau kamu apa ? " tanya Aydin  .

" Aku ingin minta tolong diantar pulang . " pinta Risa dengan puppy eyesnya .

" Loh... bukannya kamu bareng teman kamu . "

" Dia udah pulang duluan . Ada urusan mendadak . "

Risa beralasan .

" Kamu bisa naik taksi saja . Lagian kita baru bertemu . Kenal juga tidak , kenapa kamu berani sekali naik ke mobil pria yang namanya bahkan kamu tidak tahu . " Ujar Aydin .

" Ya udah , kenalin namaku Kim Risa ,  panggil Risa aja . Nama kamu siapa ?  Lagian tadi katanya kamu wajah aku familiar , sekarang kamu bilang kita baru bertemu . " ujar Risa .

Aydin memijit keningnya yang tidak sakit .

Setelah tadi dibuat gemas dengan tingkahnya , sekarang wanita ini malah membuat dirinya kesal.

" Please tolongin yah . Aku masih takut pulang sendiran . Aku juga belum hapal jalan disini . " ujar Risa .

Aydin akhirnya mengalah .

Ia menyalakan mesin kendaraannya membuat senyum mengembang di wajah mungil Risa .

" Nah gitu dong .  Lagian yah kalau terjadi sesuatu padaku , kamu yang akan di cari . Karena kamu yang terakhir ketemu aku . " ujar Risa .

Aydin kembali kesal .

" Wanita ini sudah mau di tolong , masih aja ngomong macam macam . "  batin Aydin .

Aydin mematikan mesin lalu menatap Risa .

Risa nyengir , sadar jika Aydin kesal dengan ucapannya terakhir kali . 

" Oke oke .. aku diam . " ujar Risa .

Aydin akhirnya mulai melajukan mobilnya keluar dari area parkin tempat gym .

" Kamu tinggal dimana ? "  tanya Aydin .

Risa menyebutkan nama gedung dan nama jalan apartemennya .

Aydin mengangguk .

" Tadi kamu belum jawab pertanyaanku . Nama kamu siapa ? "  tanya Risa .

" Aydin . " jawabnya singkat .

Aydin menoleh menatap Risa lekat . Dipandanginya Risa dari atas kepala hingga ke kaki .

Risa merasa aneh dengan tatapan Aydin refleks memeluk tas Gym di depan dadanya .

" Sudah ku duga jika aku pernah melihatmu . " ujar Aydin .

" Hah ? Dimana ? " tanya Risa . Ia mulai hawatir jika saja Aydin sempat melihatnya menemui Dafha .

" Di restauran X , siang ini . Salah seorang temanku tadi sepertinya menabrakmu saat berjalan . " Ujar Aydin .

" Aku jadi ingat setelah melihatmu mengenakan dress merah ini . " Lanjutnya .

" Ohh ya , ternyata ada kamu juga yah . Kebetulan sekali . " ujar Risa .

" Iya , hanya saja malam ini kebetulan itu seperti telah direncanakan . " singgung Aydin .

Risa menjadi gugup seketika . Apa Aydin mencurigainya .

Hingga tiba di lampu lalu lintas yang berwarna merah , sehingga mobil harus berhenti .

Aydin menengok ke kursi belakang , seperti sedang meraih sesuatu .

" Aku bercanda kok , jangan dianggap serius ucapanku tadi . " ujar Aydin .

" Nih , keringkan rambutmu . Dibiarkan terlalu lama  , kamu bisa sakit . " lanjutnya  sambil memberi sebuah handuk .

Risa menerima handuk tersebut . Lalu tanpa di duga Aydin juga menaikkan suhu mobilnya agar tidak terlalu dingin .

" Perhatian - perhatian kecil seperti ini yang membuat orang mudah membuka hati padanya. " pikir  Risa .

" Biar ku tebak , apa kamu sudah memiliki anak ? " tanya Risa .

" Benar . Seorang putra . Kamu tahu dari mana ? " tanya Aydin .

" Syukurlah . Ini pasti punya putra mu . Akan aneh jika seorang pria sepertimu memiliki handuk motif kartun anak kembar berkepala botak ini . " Ujar Risa  sambil menahan tawa .

" Jadi itu juga alasan kamu tadi awalnya  nolak ngantar aku ? Pasti kamu takut istrimu berpikiran macam macam . " Ujar Risa .

Aydin tidak menjawab .

Hingga mereka tiba di apartemen .

" Mau masuk dulu ? " Ajak Risa .

Aydin menggeleng .

" Jika istrimu curiga padaku , hubungi aku . Aku akan menjelaskannya . "

Risa memberi kartu nama pada Aydin .

" Tidak perlu . Istriku tidak akan berpikir macam macam , karena dia melihat semua kejadiannya . "

" Dari surga . " Ujar Aydin dengan memelankan suaranya di akhir  ucapannya .

" Maaf jika aku membuatmu jadi mengingatnya . " Ujar Risa merasa bersalah .

" Hemm ... masuklah. Akan semakin larut jika kamu terus disini . "

Tringggg ..... tringggg..... tringggg.....

Bunyi alarm di atas nakas .

Risa menurunkan selimut yang menutup hampir seluruh wajahnya .

" Udah pagi lagi yah ? " gumamnya .

Dengan kepala yang terasa berat , Risa memaksakan dirinya untuk bangun .

Bersandar di kepala ranjang , Risa mulai memeriksa ponselnya . Memeriksa akun akun media sosialnya . Seperti biasa , banyak pesan dari penggemar yang masuk .

Satu pesan yang menarik perhatian Risa adalah pesan dari akun ' ' @AyanaSyauqi ' . Isi pesannya biasa saja , hanya ucapan kagum dan harapan Ayana agar dia bisa terpilih menjadi salah satu model yang akan mengikuti kelas dari Kim Risa nanti di Stars Academy .

" Hemmm sepertinya gadis ini sangat mengidolakanku . " batin Ayana .

Risa segera mengirimkan pesan balasan untuk Ayana dalam bahasa inggris , karena Ayana juga mengirimkan pesan padanya dalam bahasa inggris .

" *Thanks for the enthusiasm . Do your best and I'll see you there* . "

Setelah selesai dengan ponselnya , Risa segera ke kamar mandi untuk menyegarkan dirinya lalu bersiap .

Saat merias wajahnya , Risa melihat lingkaran hitam di bawah matanya . Lingkaran hitam ini mengingatkannya masa masa dulu Ia masih menjadi model trainee di Korea . Demi mengejar karir bahkan jam latihannya lebih banyak dibanding dengan jam istirahatnya .

Semalaman dia tidak bisa tidur karena terus memikirkan Aydin . Raut wajah Aydin terus terbayang di benaknya . Risa ingat jelas bagaimana perubahan wajah Aydin saat Risa membahas istrinya , Rani .

Raut wajah Aydin saat itu , menggambarkan banyak sekali kerinduan , penyesalan , kesedihan , dan rasa lelah .

Sepertinya seorang Rani telah mengakar di dalam hati Aydin . Seberapa besar cinta Aydin pada Rani membuat Risa menjadi tak percaya diri .

" Apa aku mampu menggantikanmu di hatinya ? "

" Jika tidak bisa menggantikanmu , apa masih ada sedikit tempat kosong untuk aku masuk disana ? "

Ujar Risa menatap foto dua gadis SMA di atas meja riasnya .

.

.

.

.

.

"*Aku tidak pernah membenci pertemuan, karena yang aku benci ialah kenyamanan*."

.

.

.

.

To be continue

1
Susana Widjaja
Luar biasa
Ratu Fadira
bawang jahat bngt ini bikin mata gw bengkak😭😭😭😭😭😭
Rita Khairina
Luar biasa
Fenti
aku mampir kak 😁
Hearty💕💕
Selamat ya Romi dapat boss ajaib
Hearty💕💕
Eijaz parahkah sakitnya?
Hearty💕💕
Bener....
Hearty💕💕
Duh penjahat nih kayaknya
Hearty💕💕
Serem bener part ini... dunia sedang dalam kejatuhannya
Hearty💕💕
Cie 😀😍
Hearty💕💕
Sedap Gio....
Hearty💕💕
Ya pasti sesak karena nggak tahu merek bahas apa sebenarnya
Hearty💕💕
Udah jadian nih Gio ❤ Amora
Hearty💕💕
Sakitnya hati ini.....
Hearty💕💕
Akhirnya Gio nggak patah hagi lagi

Echa juga semangat kejar gadis masing²
Hearty💕💕
Wow Franda sampai segitunya
Hearty💕💕
Terim kasih Kk, sudah diajak jalan² ke Raja Ampat
Hearty💕💕
Jadi keluarga beneran nih 😍
Hearty💕💕
Maksudnya apa ya?
Hearty💕💕
Hebat nih Papanya Dafha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!