Akibat pernikahan paksa dan kesalahan satu malamnya dengan wanita lain membuat rumah tangga Sandi Prayoga dan Aulia Permata menjadi semakin tak terarah.
Keteguhan iman dan kesabaran hati Aulia harus diuji ketika mendapati perselingkuhan sang suami dengan kekasihnya yaitu Renata Putri hingga membuatnya hamil.
Disaat rasa cinta Sandi untuk sang istri mulai tumbuh, dia harus bertanggung jawab terhadap anak yang di kandung oleh Renata.
Bagaimana kisah rumah tangga Sandi dan Aulia setelah kehadiran Renata? Dan siapakah yang akan di pilih oleh Sandi?
Pilih Aku, Suamiku
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navizaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21 (Menyesal)
Happy Reading 😊
Sandi melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Sandi tidak akan kantor melainkan kembali ke rumah untuk memberitahukan semuanya kepada Aulia bahwa dirinya sudah menceraikan Renata.
Sebelumnya Sandi akan menghubungi Aulia terlebih dahulu mengabari bahwa dia akan pulang sekarang.
Entah kenapa setelah melihat perselingkuhan Renata dan kebohongan besarnya, membuat perasaan Sandi malah bahagia dan lega. Bahkan rasanya seperti terbebas dari jeratan rantai yang menjerat lehernya.
Mengetahui keburukan Renata tidak membuatku sedih sama sekali, tetapi malah sangat bersyukur kerena bisa bersama dengan Aulia tanpa ada dua orang istri lagi. Batin Sandi.
Seperti baru saja menang undian lotre dan mendapatkan hadiah jackpot besar.
Sandi mengambil ponselnya di dalam saku setelah sebelumnya menepikan mobil di pinggir jalan.
Sandi melihat notif chat berasal dari Aulia, pria itu langsung membuka pesannya dan membacanya perlahan.
'Assalamualaikum Mas, hari ini Aulia meminta izin kepada mas Sandi untuk pergi ke Jogja Karena ada sebuah urusan, Maaf hanya bisa mengabarimu lewat pesan karena udah g ada waktu untuk meminta izin padamu, semalam kamu memilih tidur bersama Mbak Renata dan **p**aginya Mas juga terburu-buru pergi ke kantor.'
Deg!
Sandi merasa terkejut membaca isi pesan itu. Aulia pergi ke Jogja? kenapa ia tidak tahu? Sandi segera melajukan mobilnya dengan kencang menuju ke rumah.
Setelah beberapa saat, Sandi tiba di rumah, entah kenapa perasaannya kali ini tidak enak. Sandi masuk ke dalam rumah dan langsung berlari naik ke lantai atas menuju ke kamar utamanya.
"Assalamualaikum, Aulia,,, mas sudah pulang!!" seru sandi saat melihat wanita berhijab sedang duduk membelakanginya di sisi ranjang.
"Waalaikumsalam, Sandi kok sudah pulang?" Sandi begitu terkejut melihat wanita itu adalah nenek yang memakai jilbab Aulia.
"Nenek, Kenapa bisa berada di sini? Aulia ke mana, nek?" Tanya Sandi panik.
Wajah nenek terlihat sangat sedih seperti habis menangis.
"Aulia sudah pergi dua jam yang lalu ke bandara, dia akan pergi ke Jogja." Sandi duduk di samping neneknya.
"Kenapa Aulia tidak memberitahu Sandi kalau akan pergi ke Jogja?" Pria itu terlihat frustasi.
"Kamu tidak ada waktu untuk nya, sebenarnya acara itu juga dadakan sekali,, awalnya Aulia ingin meminta izin padamu tadi malam dan ingin kamu meluangkan waktu semalaman bersamamu sebelum dia pergi." Sandi merasa terkejut dengan ucapan nenek.
Sebenarnya tadi malam Sandi memilih tidur bersama Renata karena ingin mengetahui rahasia Renata dan menyelidikinya. Sandi sama sekali tidak tahu bahwa Aulia ingin berbicara padanya dan mengatakan hal yang penting.
"Lalu kenapa dia tidak memberitahu saja padaku waktu aku sudah pulang?" Sandi menarik rambutnya.
"Aulia sudah pergi, Sandi. Mungkin dia akan lama." Tiba-tiba wajah nenek terlihat semakin sedih.
Sandi membuka ponselnya dan langsung menghubungi Aulia. Tetapi hanya jawaban dari operator karena nomernya tidak aktif.
Aulia, kenapa nomernya tidak aktif? seharusnya dia sudah sampai di jogja kalau pergi dua jam yang lalu.
"Aulia bilang akan berada di jogja beberapa hari mungkin seminggu atau lebih." Ucap nenek membuat Sandi sangat terkejut.
"Kenapa, kenapa lama sekali!" Jantung Sandi berdetak kencang tidak karuan.
Sandi merasa perasaannya tidak nyaman. Selama itukah Aulia akan pergi meninggalkannya. Kenapa dia merasa kalau Aulia tidak akan pernah kembali.
"Padahal aku ada kabar baik untuk Aulia, nek." Nenek menatap ke arah Sandi yang matanya sudah memerah.
"Sebenarnya nenek juga ingin mengatakan sesuatu padamu?" Nenek dan Sandi saling memandang.
"Aku telah menceraikan Renata, aku jatuhi talak 3 karena anak yang di kandungnya bukanlah darah dagingku." Nenek membelalakkan matanya shock tidak percaya.
"Ya Allah,,, wanita itu benar-benar iblis, nenek sudah tahu dari awal Sandi, tetapi kamu yang tidak percaya pada nenek, sekarang kamu akan menyesal karena Aulia juga sudah menggugat cerai!" Nenek Sari menangis.
Duaarr!!!
Sandi tiba-tiba mematung, rasanya seperti di sambar petir mendengar berita bahwa Aulia sudah menggugat cerai dirinya.
"Aku akan menyusul Aulia ke Jogja!" Sandi langsung berlari keluar dari dalam kamar.
Aulia, kenapa kamu memutuskan untuk berpisah!! aku tahu salah dan aku sangat menyesali semuanya, kenapa di saat aku sudah menemukan jalan kebahagiaan untuk kita tetapi kamu malah menyerah!!
Sandi langsung masuk ke dalam mobil dan menekan pedal gas kuat, hatinya benar-benar hancur dan remuk.
Bayangan akan kebersamaan indah bersama Aulia hilang sudah. Sandi tidak mau berpisah dengan Aulia, dia akan terus mempertahankan pernikahannya meskipun Aulia ingin bercerai.
Sandi akan terus mengejar cinta istri sah-nya itu sampai kemanapun. Takdir benar-benar mempermainkannya, seperti dirinya memainkan takdi pernikahan yang telah di nodai oleh perselingkuhan dan penghianatan.
"Sayang,, Aulia,, maafkan mas, mas sangat menyesal telah melukaimu, mas akan menebus semua kesalahan yang mas buat, asalkan kamu tidak pergi sayang."
Bayang-bayang Aulia yang selalu tersenyum lembut padanya dengan penuh kasih sayang dan perhatian Aulia selalu menjadi penyemangat hidup kini seakan menghilang terbang bersama raganya yang telah pergi.
Bersambung.
Gimana keadaan Aulia??
Lalu apakah Sandi berhasil mencari keberadaan Aulia?
Mau kopinya donk biar othor tambah semangat 🥰