Keyra clarinta, seorang gadis desa berumur 18 tahun. Memiliki kulit putih, wajah yang imut, dan mempunyai lesung pipi disebelah kanan membuat dirinya terlihat sangat manis. Anak tunggal dari pasangan Denis dan Sista.
Hidupnya berubah setelah kepergian kedua orang tua nya dalam sebuah kecelakaan yang tak pernah terbayang kan oleh Keyra sebelum nya. Pada saat yang bersamaan ia harus menerima sebuah pernikahan yang diwasiatkan ayah nya sebelum meninggal dunia.
Happy Reading😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yaya genza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part 21
keyra melotot dengan marah.
"IZROILL!! " teriaknya dengan kencang.
tanpa rasa bersalah, elvanno kembali menutup pintu dan masuk ke dalam kamarnya.
ada yang mereka lupakan. sebelum perdebatan dengan keyra, elvanno sempat mengangkat telfon. dan ada yang mendengar semua obrolan mereka diseberang sana.
kejadian kemaren terulang lagi. elvanno membuntuti ninja hitam milik bryan dengan sangat kesal. keyra tetap engga mau dibonceng, memilih ikut bryan yang sudah jelas jomblo dan engga akan ninggalin dia dipinggir jalan.
berhenti berbarengan di parkiran sekolah. keyra turun dengan memegang erat bahu bryan. merapikan rambut yang berantakan. tangan bryan terulur membantu merapikan rambut keyra.
"rambut lo dari sono emang ikal gini ya, key? " tanya bryan yang merapikan helai helai rambut keyra yang menutupi wajah.
"engga sih, mama yang udah bikin rambut ku gini" jawab nya jujur.
"mama? " bryan membeo.
keyra gelagapan.
"mamanya izroil, eh. elvanno maksudku. aku biasa manggil mama soalnya"
bryan nyengir.
"iya, iya, key. santai aja. yuk ke kelas" ajaknya.
"yaudah, yuk" keyra segera berjalan meninggalkan parkiran.
elvanno tambah kesel, merasa engga dianggap. tapi dia tetap diam, stay cool seperti tidak terjadi apapun.
"beib! " seru devi, lalu melingkarkan tangan nya di lengan elvanno. cup! mencium pipi putih itu dengan gemes.
elvanno hanya tersenyum menatap devi, berjalan dengan mesra menuju ke kelas. devi menarik tangan elvanno menuju ke kantin.
"kenapa ke kantin? " tanya elvanno heran.
"aku mau ngomong penting sama kamu" ungkapnya.
"buk, jus mangga dua ya! "pesan devi pada si pemilik kantin.
mereka berdua duduk bersampingan, tak hentinya devi menggenggam tangan elvanno.
" mau ngomong apa? " tanya elvanno menatap devi dengan serius.
"yang tadi pagi itu, siapa? " devi balas natap dengan serius. elvanno terlihat gelagapan, mengalihkan pandanganya .
"kok kamu manggilnya key, siapa dia? "
membuang nafas panjang terlebih dahulu. lalu tersenyum menatap devi.
"dia keyra, sepupuku"
devi melotot, matanya hampir keluar.
"keyra? yang ditaksir bryan? " elvanno hanya ngangguk.
"jadi dia serumah sama kamu beib? " kembali elvanno ngangguk.
devi menunduk, meremas kedua tangannya dengan kasar. rasa takut jika keyra menceritakan kejadian yang semalam itu membuatnya sangat tak tenang. keringat mulai bermunculan di kening dan hidung nya.
"yank, kamu kenapa? tadi lari lari ya? kok sampai keringetan gitu? " tanya elvanno yang engga tau apa pun.
devi memaksa untuk tetap tersenyum. menggelengkan kepala.
"gerah aja, engga tau kenapa"
"yaudah, aku ambilin minum ya, biar cepat. buk imah kek nya lagi sibuk. mangkanya belum sempat anter kesini" devi tersenyum dan ngangguk.
setelah elvanno pergi, devi ngambil ponsel dan mulai mengetikkan pesan.
{bungkam mulut gadis yang semalam, namanya keyra} send om andra
{siyap baby}
tersenyum lega membaca pesan balasan dari andra.
"nih, udah gue simpan nomor elo" bryan menyerahkan ponsel keyra.
bhukk!
dava nimpa kepala bryan pakai buku paket.
"ayokk! " ajaknya.
"anjeeng! sakitt! " keluhnya sambil mengelus kepala.
dava merangkul bryan untuk keluar dari kelas. tak begitu lama, elvanno masuk bareng viko. menaruh tas di tempat duduknya, lalu keluar lagi bareng viko.
keyra geleng kepala melihatnya sambil membuang nafas panjang.
"udah biasanya, key. mereka dari kelas 10 dulu emang gitu. masuk kelas cuma kalo lagi mood aja" ucap dara sambil mengelap kacamata.
"apa mereka engga punya cita cita ya ra? "
dara tertawa kecil.
"engga tau juga key"
keyra tak ingin terlalu memikirkan itu. dia kembali fokus membaca buku. tetiba ponselnya bergetar, ada pesan wa masuk. ia segera mengambilnya dari dalam tas.
pesan masuk dari nomor baru.
{kok nomor ku kamu blokir, key?}
keyra mengerutkan kening. ini nomornya siapa ya? bathinnya.
{kamu marah sama aku? }
{maaf, aku engga akan bilang lagi kek semalam}
keyra mulai mengetik pesan balasan
{kamu siapa? } send nomor baru.
{ini aku ansel, pinjam hp ilham, buka blokirannya ya, please. kita tetep temenan kan? }
keyra membulatkan mata, cukup terkejut.
"jadi semalam izroil engga hanya hapus nomor, dia juga memblokir nomornya ansel. dasar jahat! ngerecokin hidupku terus! " merutuki suaminya sambil mengepalkan tangan.
keyra mencolek dara yang duduk di depannya.
"cara buka nomor yang diblokir gimana? " menyodorkan ponselnya.
tanpa nunggu, dara meraih ponsel keyra.
"nomor siapa yang mau dibuka blokirannya? "
mulutnya mengerucut.
"nomornya udah dihapus, " suaranya melemah.
"kertas yang ada tulisan nomornya itu pun udah aku buang".
drrttt... drrtttt...
ponsel yang ada di tangan dara bergetar. ada pesan masuk lagi, terlulis nama bryan disana. dara mengulurkan ponsel keyra.
"ada chat masuk, dari bryan"
"iissshhh, anak itu! bukannya masuk malah ngechat"
sampai jam terakhir pun elvanno dan teman temannya tidak masuk kelas. lalu untuk apa mereka pergi dari rumah dengan berseragam dan membawa tas? beneran membuang waktu banget.
beberapa menit sebelum bel tanda pulang berbunyi, elvanno masuk kelas. langsung duduk di samping keyra. kebetulan pak ibrahim sedang keluar mengambil sesuatu.
keyra menatap elvanno dengan heran
"dari mana aja kamu? "
"biasa" nyengir balas natap keyra
"pulang bareng gue ya" ajaknya.
keyra menutup mulut dengan buku tulis. lalu menggeleng. takut ntar kena cium lagi.
"nggak mau" tolaknya cepat.
elvanno menjatuhkan kepala di atas meja
"kenapa sih? " tanyanya frustasi dengan mulut manyun.
"janji deh, engga gue tinggalin lagi"mengangkat dua jari berbentuk v di samping kepala.
keyra tetap geleng kepala
"engga pokoknya! "
mendekatkan wajahnya
"gimana kalo elo gue cium sekarang? "
bhuukk!
nimpuk kepala elvanno dengan buku yang ia pegang.
"mesumm! "
elvanno malah cengenges.
"makanya, pulang bareng gue, ya"
keyra cemberut.
"kamu jahat! ngapain blokir nomornya ansel? "
"gue engga suka lo chat an sama dia" jawab elvanno dengan muka cemburunya
keyra tetap cemberut. tak berapa lama pak ibrahim balik ke kelas. hanya meninggalkan beberapa tugas rumah lalu kembali keluar.
elvanno tak henti natap keyra dengan kepala yang nempel di atas meja. keyra langsung mukul kening elvanno dengan pena.
"ngapain sih liatin sambil senyum gaje gitu? bikin risih! " memasukkan beberapa bukunya ke dalam tas.
"kamu.. cantik.. " ungkapnya dengan senyum yang manis. sangat tampan.
pipi keyra langsung memerah. bibirnya menahan senyum. membuat lesung pipi itu jelas terlihat.
"hahahaha... seneng ya, dibilang cantik" makin semangat menggoda istrinya. wajah merahnya membuatnya semakin gemes.
keyra memukul bahu elvanno pelan
"apa sih! nyebelin! " cemberut lalu berdiri. mencolek punggung dara.
"aku mau ke kamar mandi"
dara hanya ngangguk.
"aku enggak, key"
"diantar ngak? " tawar elvanno.
keyra cemberut natapnya.
"enggak! dasar modus! " segera melangkah keluar kelas.
elvanno langsung ngambil ponsel keyra dari dalam tas. membaca beberapa pesan yang masuk dari nomor baru. yang tentunya adalah ansel.
{keyra itu udah jadi istri sah gue, jangan lagi sering chat sama dia! }
selfie dengan wajah imut, lalu mengirimkan fotonya ke nomor ansel.
{akalan lo aja} pesan balasan masuk dari ansel.
elvanno mencibirkan bibir.
"lha.. si babi engga percaya"
{tanya saja sama pak dukuh yang ada dikamoung keyra, dia kemaren jadi saksi} send.
kembali tangannya mengusap layar ponsel. masuk ke galery, mengirim foto keyra saat mengenakan dress abu abu semalam. lalu menghapus semua foto yang tersimpan di galery. mengganti walpaper layar utama dengan fotonya saat memegang microfon. lalu terkekeh sendiri.
"keknya besok harus selfie berdua deh, yang mesra gitu kan" bathin nya sambil mengamati foto keyra yang udah ada di ponselnya.
_Happy Reading😘_
sukses
semangat
mksh
𝗸𝗼𝗸 𝗮𝗱𝗮 𝘆𝗮 𝗮𝗻𝗲𝗵