Sequel "Pak TARA dan Mantan Istri Pengganti"
Zalsa Karina pergi untuk selama-lamanya dengan meninggalkan surat wasiat untuk suami, mertua dan orang tuanya.
Zabina Kartika gadis cantik, lincah, cuek dan terkesan masa bodoh dengan sekitarnya namun harus dihadapkan pada kenyataan yang mengaitkan dirinya dan masa depannya dengan suami kakaknya.
Oman Fathan adalah pria yang memiliki rahasia dan menyimpannya jauh didasar hatinya yang paling dalam berharap semua akan baik-baik saja demi kebaikan bersama.
Takdir manusia tidak ada yang bisa menebak akan seperti apa kedepannya, terkadang sesuatu terjadi tanpa bisa dicegah oleh manusia karena jika Sang Pencipta sudah berkehendak, manusia hanya bisa menjalani dengan pasrah.
Bagaimana kehidupan mereka selanjutnya ???? Penasaran ????
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Roslaniar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CSW # 21
...Selamat membaca...
Selesai menjelajahi rumahnya, Oman membawa Zabina ke perusahaannya. Meskipun Zabina memintanya agar mengantarkannya ke perusahaan TripZA, namun Oman tetap melajukan kendaraannya menuju Global’s Fath Corp, perusahaan miliknya
“Kak, pekerjaanku masih banyak, kasian kak Zayyan jika aku resign tapi pekerjaanku belum kelar. “
“Mas juga ingin ditemani kerja oleh istri .” Oman ngotot membawa Zabina ke perusahaannya.
Zabina hanya bisa melotot mendengar ucapan Oman kemudian mengalihkan pandangannya keluar jalan raya menikmati hiruk pikuk jalanan yang ramai dengan suara klakson yang ingin saling mendahului.
Tiga puluh menit kemudian mobil yang mereka tumpangi tiba di depan lobby perusahaan. Zabina segera keluar dan berjalan mendahului Oman memasuki lobby perusahaan. Semua mata tertutup padanya namun Zabina tetap melangkahkan kakinya menuju ke arah lift. Oman mengikuti langkah Zabina dan langsung menarik tangan halus milik wanita yang telah berhasil mengisi hatinya.
Baru saja mereka memasuki ruangan kerja Oman yang luas dan berkelas, tiba-tiba ponsel Zabina berdering dan langsung dijawab disertai senyuman manis menghiasi wajah cantiknya.
📲”Assalamualaikum beib, tumben nelpon. “ Zabina menyapa dengan lembut dan senyum bahagia yang menghiasi wajah cantiknya dan mampu membuat mood Oman memburuk mendengar sapaan mesra istrinya.
📱”Waalaikumsalam,,,kangen beib,,,” terdengar jawaban dari ujung telpon. Meskipun tidak terdengar jelas ditelinga Oman namun ia bisa memastikan jika yang menghubungi istrinya adalah Alif. Pria yang sangat dekat dengan istrinya.
Rahang Oman mengeras dan segera memanggil Dirga dan Rangga keruangannya kemudian memerintahkan agar segera memanggil kandidat asisten Dirga
“Pilih yang paling cantik, menarik dan cerdas. “ titah Oman pada keduanya dingin dan terdengar dengan jelas ditelinga Zabina.
Zabina tak mempermasalahkan apalagi protes dengan kata-kata Oman, baginya wajar saja jika mereka memilih sekretaris yang menarik dan pintar. Bukankah seorang sekretaris memang harus seperti itu ??? Sewaktu-waktu harus bisa mewakili bosnya jika diperlukan.
“Mereka dipanggil masuk ke ruangan ini, bos ?” Dirga bertanya karena tidak ingin mendapat omelan dari bos sekaligus sahabatnya.
Melihat kepala bosnya mengangguk, Dirga segera keluar memanggil ketiga kandidat asisten sekretaris yang telah lolos seleksi. Rangga dan Dirga menyeleksi mereka dengan sangat ketat hingga tersisa tiga kandidat utama.
Zabina yang merasa terganggu dengan keributan dari ketiga wanita cantik nan seksi segera keluar ruangan melanjutkan pembicaraannya dengan Alif. Nampak Zabina sesekali tertawa mendengar guyonan Alif dibalik telpon. Oman yang melihat Zabina tertawa lepas semakin mengeraskan rahangnya. Tangannya terkepal dibawah meja kerjanya. Ia tidak fokus lagi dengan ketiga kandidat tersebut.
Ketiga wanita cantik didepannya memasang senyuman manisnya berharap dirinya diterima menjadi asisten sekretaris utama salah satu perusahaan terbesar dinegeri ini. Entah ketiganya tulus ingin bekerja dan mengais rejeki atau memillik maksud tertentu mengingat ketiga pria dewasa tersebut sangat tampan dan sayang jika hanya dipandang.
“Ga, kamu pilih aja yang cocok untuk menjadi asistenmu, begitu juga dengan Rangga agar kalian bisa lebih fokus bekerja. “ Oman memutuskan untuk memberikan keduanya asisten agar pekerjaan yang tidak terlalu penting bisa dikerjakan oleh para asisten mereka.
“Tapi bos, akan ada satu yang harus ditolak. “ Rangga merasa tidak enak dengan ketiga wanita cantik. Rangga adalah tipe pria yang tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada apalagi menyangkut seorang gadis.
Mendengar ucapan Rangga, Oman mendengus kasar sedangkan Dirga hanya menatap datar sahabatnya yang suka berpetualang dengan wanita.
“Itu urusanmu, bukankah aku hanya menyuruhmu mencari asisten. Tempatkan dia ditempat yang cocok untuknya dan ingat jangan melewati batasan yang ada apalagi melanggar aturan perusahaan.” Oman jengah melihat mereka dan tidak ingin berada dalam satu ruangan berlama-lama dengan para wanita itu.
Rangga dan Dirga yang mengerti dengan bahasa tubuh Oman segera mengajak calon asisten mereka keluar ruangan kerja Oman, sementara Zabina nampak serius berbicara dengan lawan bicaranya ditelpon entah apa yang mereka bicarakan.
🍒🍒🍒🍒
selamat menikmati dan jangan lupa dukungannya
Ku si berharap.. kk othor bikin Oman dan Zabina tau klo Zalsa mang sengaja melakukannya.. supaya Oman dan Zabina tersiksa rasa bersalah seumur hidupnya!
Oman egois.. dah nikah tapi hatinya masih di Sabina n ngga berusaha nerima Zalsa.. dahal salah ngelamar itu artinya takdir Oman yaa Zalsa
Zabina egois.. dahal tau kk nya mang punya kondisi khusus harusnya bisa paham bukan malah jadi pembangkang
Coba ajaa Zabina berpikir andai posisinya dibalik.. .Zabina yang sakit dan punya masalah dengan ginjalnya.. gimana?
Intinya Zabina dan Oman ini sama2 manusia yang kurang bersyukur.. 🤔🤔😬😬
malas lihat nama Sabina dan Oman harus menikah,🤮🤮🤮