NovelToon NovelToon
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen Angst / Penyesalan Suami / Pelakor jahat
Popularitas:10.8k
Nilai: 5
Nama Author: hantari

"Kamu di diagnosa kanker otak stadium 3,tapi masih gejala awal jadi tingkat kesembuhan masih ada 75 % lagi,asal secepatnya operasi"

"Jika aku tidak operasi?"

"Jangan gila,kau bahkan tidak akan bertahan sampai 5 bulan"

"Kalau begitu biarkan saja"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sikap yang berubah

POV Author

Sejak kepulangan Shakira,sikap Damar semakin berubah,Ia juga jadi jarang pulang ke rumah.

Adeline yang biasanya akan selalu bertanya dan sedih akan sikap dingin dan cuek suaminya juga terlihat tidak peduli lagi,namun Ia tetap melakukan aktivitas nya seperti biasa dengan hati yang mati rasa.Ia tidak yakin kalau hubungan nya dengan suaminya masih baik-baik saja,tapi meski begitu Ia tetap akan mencoba bersikap seperti biasa mengikuti alur kehidupan yang terus mempermainkan nya.

Seperti hari ini,dimana setiap hari Ia akan mengantarkan makan siang ke kantor suaminya.Sampai karyawan di sana sudah hafal jam kedatangan nya dan akan selalu menyambut nya dengan ramah.

Dengan sepatu hak rendah tak membuat nya terlihat pendek,karna tingginya hampir menyentuh 170 cm, tubuhnya yang kurus di balut dengan slip dress berwarna putih di padu dengan kardigan rajut berwarna hijau, rambutnya seperti biasa hanya di ikat polos dan make up seadanya dan tas tenteng produk lokal yang harganya tidak begitu mahal, juga tas bekal di tangannya.

Terlihat seperti wanita muda yang belum menikah dengan penampilan yang fresh dan memberikan kesan kelembutan.

Mereka semua mengenalnya dengan baik, karna Damar memang memperkenalkan nya secara resmi pada publik dan pada seluruh karyawan di kantor tanpa terkecuali.

Meski semua itu atas permintaan Kakek nya.

Para karyawan juga menyukai nya, karna sebagai istri CEO Ia tidak sombong justru Adeline sebagai istri CEO begitu rendah hati,dan begitu baik dan suka berbagi pada mereka,baik makanan, oleh-oleh atau hal lain, Adeline juga cerdas mengerti dengan bisnis karena sejatinya Ayahnya adalah seorang pebisnis ulung dan seluruh keluarga ayahnya adalah pebisnis sejak nenek moyang,sayangnya Ia tidak bekerja di perusahaan itu hanya mengurus rumah dan suami.

Tapi hari ini tampak berbeda,para karyawan terlihat mengulur waktunya untuk sampai ke ruangan Damar, mereka mengajaknya berbincang bahkan memberikan nya cemilan dan mengajaknya nongkrong sebentar dan bertanya tentang pekerjaan yang mereka tidak mengerti.

Hingga setelah memakan waktu hampir lebih 15 menit,Ia akhirnya sampai di depan ruangan Damar.

Ia menarik nafas dalam dan merapikan pakaiannya sedikit.

Meski penampilan nya selalu tampak sederhana,tapi aura feminim dan kecantikan selalu terpancar,wajah cantik polos dan selalu bersikap tenang dan lemah lembut selalu memberikan kesan baik pada siapapun yang melihatnya.

Ia menampilkan senyum terbaiknya nya,mencoba menenangkan hatinya dari hal-hal sebelumnya yang menganggu hati dan pikirannya dan tetap bersikap tenang dan biasa.

Namun saat membuka pintu,hatinya kembali terasa nyeri dan merasakan cemburu padahal Ia sudah mencoba untuk bersikap biasa apapun yang akan terjadi namun hatinya kembali melemah,ketika melihat pemandangan di depannya sekarang.

Dadanya sesak,hingga Ia memegang erat tas bekal di tangannya sekarang,tapi ekspresi di wajahnya tak bisa menutupi kekecewaan nya.

"Maaf kak Damar aku tidak sengaja,tadi aku terpeleset karena lantai di sini sedikit licin",ujar Shakira segera bangkit dari pangkuan Damar yang duduk di kursi kebesaran nya.

"Tidak masalah,kaki mu baik-baik saja?"

Tanpa peduli dengan keberadaan Adeline di sana,Damar bangkit dari duduknya dan berjongkok memeriksa kaki Shakira.

Shakira menoleh sedikit ke arah Adeline,dan memperlihatkan senyum tipis.Entah senyum tidak enak atau senyum mengejek.

"Tidak apa-apa kok kak,aku akan kusuk sedikit nanti.Ada kak Adeline di sini,aku merasa tidak enak",dengan nada manja dan menahan kesakitan Shakira menjauhkan kakinya.

Damar bangkit, berdiri dengan tegap menoleh ke arah Adeline yang berdiri mematung sejak tadi."Baiklah"

Wajah Shakira sedikit kecewa,tapi Ia tidak mengatakan apapun lagi dan pergi meninggalkan ruangan itu dengan berjalan sedikit tertatih.

Setelah pintu tertutup, Adeline masih berdiri diam di tempatnya dengan pikiran yang berkecamuk.

Damar kembali duduk di kursinya,di tatapnya sekilas pada istrinya itu."Letakkan saja makanannya"

Adeline tersadar dan meletakkan tas bekalnya di atas meja sofa,tapi sebelum bekal itu Ia letakkan.Damar tiba-tiba mengatakan sesuatu yang membuat nya terdiam.

"Mulai besok tidak perlu mengantarkan makanan ke kantor,aku bisa pesan sendiri.Kau juga tidak perlu datang ke kantor lagi,beberapa karyawan mengeluhkannya kalau kau sering menganggu mereka"

"Aku tidak pernah menganggu mereka"

Jawaban yang begitu tenang tapi tidak menuntut kebenaran dan keadilan atas tuduhan.

"Tapi mereka mengatakan begitu"

Dengan tatapan dingin dan mengintimidasi Damar mengatakan itu dengan nadanya yang datar dan tidak senang, tatapan nya juga memperlihatkan ketidaksenangan nya melihat wanita yang saat ini depan pandangannya.

Di hadapkan dengan situasi itu Adeline tersenyum tipis, sangat tipis namun Damar masih menangkap nya.

"Baiklah"

Adeline tidak akan memaksa kehendaknya lagi,dimana selalu berujung di bentak oleh Damar dan mempermalukan dirinya sendiri,bahkan menangis dengan menyedihkan namun tak pernah sekalipun di hiraukan oleh pria itu.

Sudah cukup,Ia tidak akan bertindak apapun lagi hanya untuk mempertahankan pernikahan nya dan menarik simpati bahkan membuat suaminya itu jatuh cinta padanya,Ia tidak akan melakukan apapun lagi demi itu semua.

Kalau memang bercerai,Ia tidak akan menghalangi atau menolak nya lagi.

Setelah mengatakan itu, Adeline meletakkan tas bekal itu di atas meja kemudian memperlihatkan senyum nya pada suaminya itu yang menatapnya dengan tatapan yang masih sama dan seperti nya dia masih belum berpaling sejak tadi."Aku akan pergi,permisi"

Setelah mengatakan itu, Adeline benar-benar berbalik pergi dengan langkah yang mantap tanpa menoleh ke belakang lagi.

Setelah kepergian Adeline,Damar terdiam dalam waktu yang cukup lama.Ia merasa ada hal yang tabu, seharusnya tidak begitu.Seharusnya ada drama dan banyak pertanyaan yang di lontarkan oleh wanita itu.

Namun Ia tidak ambil pusing, mencoba mengabaikan berbagai spekulasi yang ada di benaknya dan fokus bekerja,tapi setelah beberapa lama justru tatapan dingin dan senyum tenang Adeline yang menatapnya beberapa saat lalu, membuat nya benar-benar terganggu.

"Kenapa aku memikirkan hal yang tidak perlu seperti ini"

Sementara itu

Setelah keluar dari ruangan Damar, Adeline akan langsung pulang tapi langkah nya terhenti saat melewati ruangan yang bersebelahan dengan ruang CEO,yang dimana itu adalah kantor sekretaris.

"Mulai sekarang ini adalah ruangan anda nona Shakira,anda akan ikut kemanapun tuan Damar melakukan meeting dan juga mengurus semua kebutuhan tuan Damar,mulai dari kopi mengatur makan siang hingga mengatur waktu jadwal harian tuan Damar,anda mungkin akan hampir 24 jam mempunyai waktu saat kapanpun tuan Damar membutuhkan anda"

"Apakah anda bersedia?"

"Saya bersedia dan saya sangat siap dengan pekerjaan ini"

Adeline tersenyum getir,"Jadi ini alasan kamu tidak ingin aku datang lagi ke kantor ini?".

"Haha benar juga, mulai sekarang sudah ada wanita yang kamu cintai yang akan mengurus semua kebutuhan mu hingga makan siang yang selalu ku siapkan".

Ia mengusap sedikit cairan di pelupuk matanya, dan kembali melangkah,namun saat melewati karyawan ada begitu banyak bisikan yang sampai di telinganya.

"Katanya sekretaris baru ini itu seorang aktris terkenal,dia juga seorang model"

"Kalau dia aktris dan model,kenapa dia menjadi sekretaris CEO?"

"Entahlah,tapi katanya dengar-dengar dia itu kekasih masa kecil Tuan Damar CEO kita"

"Aku juga tau itu,tuan Damar dulu katanya sangat mencintai Bu Shakira tapi terpaksa menikah dengan Nyonya Adeline"

"Masuk akal sih,lihat sendiri bagaimana selama ini tuan Damar selalu bersikap dingin dan acuh tak acuh pada nyonya Adeline, kelihatan nya juga selama ini nyonya Adeline yang kecintaan sendirian"

"Kasihan sekali ya nyonya Adeline"

Adeline terus berjalan, tak menghiraukan gosip yang sepertinya sedang hangat di kantor itu sehingga setiap karyawan yang Ia lewati membicarakan hal yang sama.

Namun Ia tidak berhenti,Ia terus berjalan tanpa menghiraukan semua gosip hubungan suaminya dengan wanita lain.

"Mereka memang cocok,dan sebenarnya akulah yang menjadi penghalang bagi mereka"

***

JANGAN LUPA

LIKE

KOMEN

Nya ya, memberikan dukungan dan semangat author untuk Update terus😘

1
Melinda Cen
lanjutkan perbyk dong eps nya, semangat💪
Inarrr Ulfah
KLO up nya sedikit bgt,mana lama lagi
Yuliana Tunru
knp damar jd marah gitu pdhl kan mmg mau x adel hilang dr hidup x
Inarrr Ulfah
kenapa hidup BPK nya bahagia bgt,,gak ada karma kah buat Bpk nya benci bgt sama BPK nya Adeline,,,KLO Ema nya masih hidup apa bakal jahat juga,,KLO iya fix Adeline biar koma dulu bikin menyesal orang2 yg buat jahat sama dia
Rizky Manik
semoga Adel segera bertemu mamanya. btw mamanya jangan jahat² ya thor🤭
Deasy Suryandari
ceritanya seru
Deasy Suryandari
mantap thor ceritanya seru
pengen lihat adel bangkit dan melihat karma si dua perempua jahat itu
Vie
jadi pelakor dan keturunan pelakor kok bangga sih....
Rizky Manik
iya bagus itu del, jngan mau kalah lagi sama mereka. tunjukkan bahwa kau bisa. buat mereka menyesal
Mardiana
perempuan tetap harus punya tempat untuk diri sendiri... jaga jaga kalo dirinya sewaktu waktu tersati dan di sakiti hingga punya tempat ternyaman untuk berlindung dan melindungi dirinya. semangat Adeline... walaupun fifikmu lemah hajar semuanya orang yg menyakiti mu 😘😘🤭🤭
Wahyuningsih
thor buat mantan suami menyesal d buat segan matipun tk mau
Melinda Cen
lanjut
Rizky Manik
keren Adel udh beli apartemen buat dirinya sendiri. good job girl🤗
Melinda Cen
sedikit sekali cerita nya br baca eh malah ud abis. lanjut byk kan dikit eps nya 💪
Inarrr Ulfah
drama apa lagi yg di buat manusia iblis itu,,semoga karma cepat datang pada keluarga durzana itu,,wahay othor yg baik hati dan tidak sombong,,sudahilah menyiksa Adeline nya atuh 😭
Nining Sariningsih
nyonya belum tahu saja kalo yang nyonya perihara adalah ular tunggu saja sampai nyonya tahu karena penyesalan itu datang di akhir bukan di awal seperti pendaftaran🤣🤣🤣
Penulis Jalur langit: nah betul🤬
total 1 replies
Inarrr Ulfah
woilah menderita bgt Adeline,,belum cukup ke enya othor buat Adeline menderita apa lagi ya yang kurang 😭🤣
Penulis Jalur langit: hmmmm🤔
total 1 replies
Rizky Manik
lanjut thor
kucing kawai
bagus thor cerita nya lanjut terus ya thor jangan sampai ngantung cerita nya thor 💪💪
Rohmi Yatun
😭😭😭nyesek banget rasanya..
jangan mau Terima apapun dr mereka Adeline..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!